Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 67


__ADS_3

Dan ya setiap malam saat aku akan pulang aku tak pernah di antar oleh crisan setiap aku berdebat kak Chelsea selaku datang dan menolong ku ya dia mengatakan ku sampai gerbang bahkan mau menemani ku sampai bryan datang menjumput ku.


"Al " kata kak Chelsea kepada ku.


"Iya kak?" Kata ku kepada kak Chelsea sambil.melihat ke arah kak Chelsea


"Makasih ya kamu bertahan untuk satu bulan ini ya walau pun kalian hanya bisa jadi kekasih pura pura saja. Tapi aku seneng kamu mau bantu crisan bahkan tunangan kamu pun gak masalah dengan hal itu. Sebetulnya aku gak enak sama tunangan kamu tapi aku gak bisa berbuat apa apa" kata kak Chelsea kepada ku sambil memegang sebelah tangan ku ya aku bisa melihat di matanya ada sebuah penyesalan di matanya dan juga rasa bersalah.


"Iya gak papa kok kak udah kak gak usah di bahas lagi. Lagian sekarang yang terpenting itu kesehatan crisan siapa tau dia bisa ingat lebih cepat dari pada yang dokter bilang" kata ku kepada kak Chelsea


"Iya betul kata mu. Dan aku harap begitu" kata kak Chelsea kepada ku sambil tersenyum ke arah ku. Tak lama kemudian mobil bryan pun berhenti tepat di depan mobil kak Chelsea.


"Kak aku turun dulu ya sudah di jumput Sama bryan" kata ku kepada kak Chelsea


"Iya hati hati di jalan" kata kak Chelsea kepada ku.


"Iya kak" kata ku kepada kak Chelsea


Setelah itu aku pun turun dari mobil kak Chelsea bryan langsung menghampiri ku dan memeluk erat diri ku setelah itu dia langsung membuka kan pintu untuk ku. Aku pun masuk begitu pun dengan bryan. Bryan menjalan kan mobilnya menjauh dari rumah crisan saat di lampu merah bryan memegang tangan ku aku hanya diam dan tersenyum ke arahnya.


"Sayang" kata bryan kepada ku


"Hemm apa?" Kata ku kepada bryan.


"Gimana keadaan crisan sekarang?" Kata bryan kepada ku dengan mata yang masih fokus menyetir dan juga ya tangannya masih mengenggam tangan ku dengan sangat erat.


"Ya gitu gitu aja. Aku harap dia bisa cepat pulih ingatannya. Biar kita juga bisa balik ke Amerika buat ngasih tau Mama dan papa kalau kita akan menikah" kata ku kepada bryan.


"Sabar sayang, apa kamu mau aku nikahi sekarang? Ayo kita ke gereja dan ngucapin janji suci berdua aja dulu gimana?" Kata bryan kepada ku dia melihat ku dengan wajah yang tampak sangat serius.


"Aku mau tapi aju pengen di hari pernikahan ku ada Mama dan juga papa di samping ku. Aku pengen pernikahan ku dan kamu itu berlangsung dengan baik tanpa sembunyi sembunyi sayabg. Aku sayang sama kamu kok jadi kita gak perlu buru buru" kata ku kepada bryan sambil mengenggam tangan nya yang mengenggam tangan ku.


"I ya sayang aku tau kok" kata bryan kepada ku smabil mencium kening ku ya karena kita sedang ada di lampu merah sekarang.


"Oiya sayabg Mama telfon katanya pengen bicara sama kamu" kata bryan kepada ku.


"Oh iya kalau gitu kita berhenti di taman aja dulu. Terus telfon Mama kayaknya sih di sana masih gak terlalu malam dan mungkin mama masih belum tidur" kata ku kepada bryan sambil menunjuk ke arah taman yang tak jauh dari kami berada saat ini.


"Apa pun buat tuan putri ku" kata bryan kepada ku sambil meminggirkan mobilnya ke taman yang aku tunjuk.


"Apa sih gombal banget udah ayo turun aku buru buru mau dengerin suaranya Mama" kata kunkepada bryan.


Setelah itu bryan pun. Turun membuka kan pintu untuk ku. Aku pun keluar setelah itu kami pun langsung mencari tempat duduk entah ada apa tapi malam ini taman sangat ramai dengan pasangan muda mudi yang sedang berpacaran. Akhirnya setelah berkeliling taman aku dan bryan menemukan kursi kosong kami pun langsung mendudukinya. Setelah itu aku pun langsung menyuruh bryan menelfon mamanya dan ya dia mengangguk dan langsung emnelfon mamanya. Tak lama kemudian telfon pun terhubung dengan mamanya.


"Halo ma" kata bryan kepada mamanya.


"Ini alecia pengen bicara sama Mama" kata bryan lagi kepada mamanya ya aku tak dengar apa yang di bicarakan oleh Tante Ratna bryan pun memberikan HPnya kepada ku sambil tersenyum.


"Halo ma" kata ku kepada Tante Ratna saat sudah mengambil hp bryan dan menaruhnya di telinga ku.


"Halo sayang apa kabar kamu sayang?" Kata Tante Ratna kepada ku.

__ADS_1


"Baik kok ma. Kabarnya Mama sama papa gimana di sana?" Kata ku kepada Tante ratna entah lah tapi aku merasa bahagia saat mendengar suara tabte Ratna.


"Baik kami di sini baik baik aja kok" kata Tante Ratna kepada ku.


"Oiya ma kabmta bryan Mama pengen bicara sama aku. Emang Mama mau bicara apa?" Kata ku kepada Tante Ratna.


"Mama hanya pengen tanyak kabar kamu. Soalnya akmu kan ngerawat bryan dan juga crisan Mama hanya takut kalau kamu kecapekan aja sayang" kata Tante Ratna kepada ku.


"Gak kok ma aku gak papa aku baik baik aja." Kata ku kepada Tante Ratna.


"Terus gimana kabar crisan sekarang?" Kata Tante Ratna kepada ku


"Ya gitu gitu aja ma gak ada perkembangan apa pun masih sama seperti dulu" kata ku kepada Tante Ratna.


"Kamu yang sabar ya sayang dan harus semangat jalanin ini semua" kata Tante Ratna kepada ku sambil menyemangati diri ku.


"Iya ma aku sabar kok. Dan lagi pula ada bryan di sini yang selalu semabgataij aku. Bahkan rasanya aku sudah gak kuat ma buat ngerawat laki laki yang bukan siapa siapa aku apa lagi dia laki laki yang sudah nyakitin aku. Tapi berkat bryan aku bisa hadapin ini semua soalnya setiap hari bryan selalu semangatin aku biar aku bisa nyembuhin crisan" kata ku kepada Tante Ratna.


"Bagus lah kalau bryan selaku ada di saat kamu butuh. Sayang di sini sudah malam dan Mama juga sudah mengantuk jadi kita lanjut besok ya soalnya papa kamu sudah ngajak tidur nih" kata Tante Ratna kepada ku


"Oh iya iya ma. Kalau gitu selamat malama ma" kata ku kepada Tante Ratna


"Selamat malam sayang" kata Tante Ratna kepada ku sambil menutup telfonnya yang terhubung dengan ku.


"Nih" kata ku kepada bryan smabil memberikan HPnya kembali kepadanya.


"Apa kata Mama" kata bryan kepada ku tampaknya dia penasaran dengan pembicaraan ku dan juga mamanya.


"Oh mau maen rahasia rahasia an nih jadinya sekarang?" Kata bryan kepada ku dia pun langsung emngelitiki tubuh ku sehingga membuat ku geli aku oun tertawa karena merasa sangat geli.


"Jadi masih gak mau bilang?" Kata bryan kepada ku terus menggelitik diri ku.


"Ha ha ha ha ha ha geli" kata ku sambil mencoba menyingkirkan tangan bryan tapi dia sia saja usahaa ku dia masih saja terus mengalir diri ku sambil rasnaya aku ingin buang air kecil karena bryan


"Mangkanya bilang apa yang kamu bicarakan baru aku amu berhenti ha ha ha ha ha ha ha" kata bryan kepada ku sambil mengancam ku dan juga tertawa sangat keras.


"Ha ha ha ha ha ha ha oke oke aku bakalan bilang tapi berhtni dulu" kata ku kepada bryan


"Oke jadi apa kata Mama?" Kata bryan kepada ku smabil.mengehbtikan Gelitikannya.


"Ha ha ha ha hah kamu ini ngebuat geli aja. Gak ada kok Mama hanya tanyak kabar aku gimana gitu aja soalnya kan aku ngerawat dua cowok sekali Gus gitu jadi Mama kamu khawatir sama kesehatan aku" kata ku kepada bryan smabil.emngusao air mata yang keluar karena terlalu alma tertawa.


"Oh gitu tapi Mama kok gak tanyak kabar aku sih?" Kata bryan kepada ku


"Soalnya di sayangnya sama aku" kata ku keoada bryan sambil menjulurkan lidah ku.


"Iya iya deh ngaku kalah deh kalau sekarang" kata bryan kepada ku


"Sayang?" Kata bryan kepada ku


"Hemm apa sayang?" Kata ku kepada bryan.

__ADS_1


"Minggu ini kita jalan yuk sudah lama loh kita gak jalan berfua soalnya kamu kan banyak ngabisin waktu sama crisan" kata bryan kepada ku.


"Tapi aku gak bisa kan aku harus ada sama crisan" kata ku kepada bryan aku rasnaya tak enak hati saat menolaknya aku snagat ingin sekali pergi berdua dengannya ya bisa di sebut berkencan dengannya tapi aku tak bisa karena crisan akan mengamuk jika aku tak datang satu hari.


"Ayo lah sayang. Kamu bilangan aj ada urusan yang mendesak gitu dia oasti ngerti kok" kata bryan kepada ku memegang tangan ku sambil melihat ku.


"Ya sudah besok aku bakalan bicara sama crisan. Dan ya liat nantika aja ya tapi aku bakalan berusaha kok biar kita berdua bisa jalan" kata ku kepada bryan.


"Ok siap nyobya" kata bryan sambil hormat kepada ku


"Apaan sih" kata ku kepada bryan sambil menurun kan tangannya.


"Ha ha ha ha ya sudah ayo kita pulang. Kamu pasti capek atau kamu laper sayabg." Kata bryan kepada ku.


"Gak kok tadia ku sudah makan" kata kunkepada bryan sambil menggelengkan kepala.


"Oh ya sudah kita pulang yuk. Kamu kan butuh istirahat biar besok akmu bisa bicara ke crisan kalau kamu mau libur satu hari" kata bryan.kepada ku


"Libur emang aku pelayannya ijin libur" kata ku kepada bryan


"Ha ha ha ha ya ngak deh" kata bryan kepada ku lagi lagi dia tertawa.


Setelah itu kami pun pulang saat sampai di rumah aku tak langsung masuk ke kamar ya aku dan bryan masih berbincang bincang dengan Mama dan juga papa ku mereka bertanya tentang keadaan crisan saat aku mengatakan keadaannya Mama dan papa ku marah karena aku masih saja mau merawat laki laki yang menyakiti diri ku. Dan ya mereka marah karena mereka sebenarnya tak suka jika aku harus terus terusan kembali ke rumahnya crisan. Tapi bryan mencoba menjelaskan kepada Mama dan papa ku setelah itu ya mereka bisa mengendalikan dirinya. Aku rasa aku tak salah pilih calon suami bahkan bryan bisa menenangkan pikiran dari Mama dan papa ku. Bahkan aku dan adik ku sjaa tidak bisa. Cukup lama kami berbincang bincang aku pun masuk ke kamar begitu pun dengan bryan. Aku pun langsung mandi setelah selesai aku labgsubg naik ke tempat tidur. Semoga aku besok bisa mengatakan semua kepada crisan kalau aku tak aakn menemuinya di hari Minggu ya aku harus berusaha karena aku juga merasa kasihan kepada bryan dia sudah lama menunggu ku tapi dia hanya diam. Dan sekarang ini adalah pertama kalinya dia meminta sesuatu kepada ku dan ya aku tak boelh mengecewakannya. Aku oun menarik selimut laku tidur.


Keesokan harinya seperti biasa aku naik taxi ke rumah crisan dan ya saya sampai aku masih ahrus membuat kan bubur untuk crisan setelah itu menyuruhnya untuk minum obat. Setelah selesai aku pun mencoba mencari suasana yang enak untuk membicarakan semua ini kepada crisan. Setelah makan siang aku oun menghampiri crisan dan duduk di sebelahnya.


"Cris" kata ku kepada crisan dia pun.alngsung melihat ke arah ku dna tersenyum kepada ku smabil menaruh buku yang di pegangnnya sejaj tadi.


"Iya ada apa sayang" kata crisan meliaht diri ku dan hal itu membuat ku jadi gugup untuk membicarakannya.


"Hmm... mmmmm..... mmmmm anu itu anu" kata ku kepada crisan ya aku bingung baagiamana aku harus bicara kepada nya aku bingung.


"Ada apa sayang ayo bilang aja" kata crisan kepada ku.


"Anu itu. Ka...... ka.... kalau.... kalau hati Minggu aku gak ke sini gak papa kan" kata ku kepada crisan.


"Emang kamu mau kemana syaang?" Kata crisan kepada ku sambil mengerutkan dahinya dia tampak curiga kepada ku.


"Anu itu itu itu saudara ya saudara ku datang dan aku mau ngajak dia jalan jalan keliling kota Korea biar dia tau gitu" kataa ku kepada crisan


"Oh ya sudah kalau gitu kita pergi bareng bareng ya sayang Minggu" kata crisan kepada ku.


"Gak usah" kata ku spontan dan mengibas ngibaskan tangan ku kepada crisan an di depan wajahnya.


"Kenapa sayang?" Kata crisan kepada ku.


"Gak papa kok hanya aja aku juga sekalian mau nenagin fikirkan soalnya..... soalnya...... aku aku harus cari kerja. Jadi biar gak stres aja waktu cari kerja. Jadi boleh ya aku Minggu gak ke sini. Lagi pula aku kan setiap hari ke sini dari pagi sampai malam baru pulang dan aku hanya gak ke sini satu hari aja jadi gak masalah donk cris" kata kunkepada crisan


"Ya sudah kalau gitu gak papa kamu hati hati di jalan ya" kata crisan kepada aku aku kaget sekaligus senang dia mengizinkan ku untuk pergi.


"Iya iya pasti . Makasih ya cris" kata ku kepada crisan bahkan ku sangat bahagia ya bahkan aku gak bisa menutupi kebahagian ku.

__ADS_1


__ADS_2