Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 58


__ADS_3

“aku mau tanya sama kamu?” kata alzelfin duduk dengan menghadap ke arahku


“coba kamu tanya ke diri kamu sendiri kamu sayang ngak sama aku?” kata alzelfin kepadaku


“tapi al.” kataku kepadanya. Tapi dia menyruhku untuk memikirkannya aku diam dan memikirkan semua yang sudah kita lalu termaksud memberikan keperawananku kepadanya. Cukup lama aku memikirkannya saat membayangkan dia bersama dengan wanita lain entah kenapa tapi hati ku rasanya sakit


“gimana?” kata alzelfin kepadaku


“kamus serius sama aku?” kata ku bertanya tentang dirinya


“tentu aja aku serius sayang, aku itu sayang banget sama kamu. Aku gak mau kehilangan kamu mangkanya aku ngajak kamu nikah.” Kata alzefin sambil mengenggam kedua tanganku


“terus orang tua kamu gimana?” kataku kepadanya karena aku takut kalau orang tua alzelfin tak menyetujui hubunganku dengannya


“kamu tenang ajah, mereka pasti setuju dengan hubungan kita.” Kata alzelfin kepadaku


“kamu yakin mereka bakalan setuju dengan hubungaan kita?” kata ku kepadanya karena aku masih takut kalau orang tuanya tak setuju dengan hubunganku dengannya


“iya yakin banget aku, mereka pasti setuju sama hubunganku dan kamu. Terus orang tua kamu gimana?” kata alzelfin kepadaku


“kalau itu kamu bisa ketemu langsung sama orang tua ku.” Kata ku kepadanya karena aku tak yakin dengan keputusan orang tauku


“oke kapan kita ke orang tua kamu dan orang tua ku?” kata alzelfin


“terserah kamu.” Kataku kepadanya


“habis liburan ini gimana?” kata alzelfin kepada ku


“boleh juga kalau gitu kita ke orang tua kamu dulu apa orang tua ku?” kataku kepadanya


“gimana kalau ke orang tua aku dulu habis itu ke orang tua kamu?” katanya kepadaku


“mmmm boleh.” Kataku kepadanya Setelah selesai berbicara bell pintu berbunyi aku berjalan membukannya ternyata Jason dan ratna


“ayo masuk.” Kata ku kepada ratna dan juga Jason


“ada apa rat?” kata alzelfin


“jangan judes judes kenapa, aku bosen di kamar jadi kesini.” Kata ratna


“ya sudah sini duduk.” Kata ku sambil mengajak mereka duduk di sofa


Aku berjalan ke arah kulkas kecil yang tersedia untuk mengambil minuman untuk Jason dan juga ratna. Alzelfin turun dari ranjang dan berjalan kea rah Jason dan ratna


“al?” kata ratna kepada alzelfin


“hmmm iya ap?” kata alzelfin


“kamu sama syasa gimana?” kata ratna dia tampak sangat serius dengan ucapannya


“ini di minum rat jas?” kataku kepada Jason dan ratna


“iya sya makasih.” Kata Jason aku mengangguk dan duduk di sebelah alzelfin


“kita mau nikah?” kata alzelfin membuat ratna membelalakkan matanya


“kamu serius?” kata ratna


“iya aku serius dan habis liburan ini kita bakalan ke rumah orang tua aku dulu habis itu ke orang tua syasa.” Kata Jason menjelaskan rencana kita


“orang tua kamu apa bakalan setuju sama hubungan kalian?” kata ratna khawatir


“mereka pasti ngerestuin hubungan kita.” Kata alzelfin

__ADS_1


“apa kamu yakin, nanti kamu pas  bawak syasa kesana eh gak taunya kamu sudah di jodohin dulu sama cewek lain?” kata ratna kepada alzelfin


“aku yakin aku sudah nelfon orang tua ku, kalau aku bakalan kesana ngenalin calon istri ku.” Kata alzelfin membuatku kaget Karena aku tak tau


“oiya kapan kamu hubungin mereka, aku kok gak tau?” kata ku penasaran


“kemaren setelah itu tuh.” Kata alzelfin memainkan matanya dengan mesum


“oh kalian sudah ngelakuin itu.” Kata Jason


“ya begitulah.” Kata alzelfin sambil memeluk diriku


“jangan sampek dia nangis.” Kata ratna sambil mengepalkan tangannya kepada alzelfin


“kamu mau apa?” kata alzelfin mengoda ratna


“aku bakalan hajar kamu.” Kata ratna dengan beraninya


“wow oke oke, aku janji gak bakaln nyakitin dia. Aku sayang banget sama dia dan aku gak bakalan nyia nyiain dia karena aku sudah nunggu dia 10 tahun.” Kata alzelfin sambil melihat kepadaku aku pun tersenyum kepadanya


“aku percaya sama kamu.” Kata ku kepada alzelfin


“terus rencananya kalian kapan mau nikah?” kata ratna kepadaku


“gak tau, itu terserah orang tua kita.” Kata ku kepada ratna


“oke terus habis kalian nikah, mau tinggal dimana jangan jauh jauh lah al aku kan kalau kangen sama syasa bisa langsung ke syasa.” Kata ratna kepada alzelfin dan kepada ku


“gak kok gak bakalan jauh, lagian Jason selalu ada buat kamu nganterin ke syasa.” Kata alzelfin sambil menunjuk ke arah alzelfin


“iya aku bakalan ada buat kamu sayang, kemana pun kamu pergi pasti aku bakalan anterin kamu.” Kata Jason sambil mencium kening ratna


“aku bahagia kamu sudah nemuin kebahagian kamu rat.” Kataku kepada ratna karena aku terharu melihat Jason yang sangat mencintai ratna


“pasti, dan aku janji kalau aku menjadi yang terakhir di hati dan kehidupan syasa.” Kata alzelfin kepada ratna


Setelah itu kami pun berbincang bincang tentang rencana yang akan kita lakukan beberapa hari kedepan tak terasa hari sudah mulai gelap jadi kami bersiap siap untuk pergi diner. Setelah selesai berdandan kami berjalan kea rah lobi saat sampai alzelfin mengajak kami ke sebuah mobil yang sangat mewah sekitar 1 jam perjalananan kami sampai dan nama restoranya adalah 24/7 Plus ya itu lah yang tertulis di depan restoran itu saat masuk kami di sambut dengan lampu lampu yang mengantung dengan beberapa bunga yang bergantung juga dan di bagian lainnya banyak property dan aksesoris yang membuat suasana disini menjadi sangat romantic. Setelah itu ratna dan aku mengambil beberapa foto karena tempatnya sangat indah dan juga romantic.setelah itu kami duduk pertama kami di suguhi dengan kopi susu ya kata alzelfin menu utaman di restoran ini adalah kopi jadi setelah itu tak lama kemudian hidangan utama pun datang yaitu Beef Steak kami pun mulai makan setelah selesai makanan penutup pun di antaran oleh beberapa karyawan yaitu Ice Cream Cake Coffe. Koki disini memasukkan kopi di dalam makanan penutup karena menu utaman dari restoran ini adalah kopi tapi saat aku memakannya rasanya bercampur aduk. Ada rasa manis, pahit dan juga dingin yang aku rasakan bersamaan dan tak lupa dengan harum kopi yang sangat menyengat di hidung. Setelah selesai makan kami pun kembali ke hotel karena besok kita masih akan berkeliling di korea ini.


Hari ini kami akan pergi ke beberapa tempat dan sekarang kami sudah ada di namsan park ya ini adalah taman kota yang paling besar di korea kami menyisiri setiap jalan yang ada di sepanjang jalan berbagai macam bunga dan pepohonan yang membuat suasananya menjadi sejuk beberapa kali kami mengambil foto di tempat tempat yang menurut kita bagus aku dan alzelfin foto bedua dengan kamera yang di bawa oleh Jason setelah selesai kami melihat lihat kami lanjut ke Bukchon Hanok Village perjalanan dari namsan park ke Bukchon Hanok Village sekitar 2 jam perjalanan saat sampai kami di suguhi dengan adat dan rumah tradisional korea banyak sekali wisatawan yang datang ke tempat ini karena tempat ini masih 100% sama saat di era dinasti joseon dan masuk kesini juga tak di pungut biaya sedikit pun kami mengelilingi setiap rumah saat sampai di tempat penyewaan hanbok kami berhenti dan menyewa beberapa baju karena bagus untuk berfoto-foto aku mengambil yang sering di pakai oleh sang permaisuri tentu saja dengan hiasan kepalanya juga begitu pun ratna kami sekitar setengah jam selesai kami keluar dan berjalan ke beberapa bagian untuk mengambil foto. Setelah mengambil foto kami mencoba beberapa permainan kuno yang masih melekap pada masyarakat disini seperti yang kami mainkan saat ini namanya adalah TUHO ya itu adalah permainan yang melemparkan panah pada wadah atau tempat yang mtelah di sediakan. Aku hanya bisa memasukkan 1 panah sedangkan ratna dia tak memasukkan satu panah pun. Sekarang alzelfin dan Jason sedang bertanding melempar panah ke dalam wadah dengan tempat alhasil mereka hanya bisa memasukkan 3 panah saja. Setelah selesai akmi kembali ke  tempat penyewaan baju karena kami harus mengembalikannya.


Setela selesai kami pun menuju ke tempat yang terakhir yaitu Uleung Island Seaside Road yang sering dis ebuh sebagai pulau misterius entah apa alasannya tapi disini sangat indah bahkan alamnya masih alami dan terjaga beberapa tempat ada bebatuan yang cukup besar dan tebing yang sangat kokoh. Katanya sih pulau ini terbuat dari letusan gunung berapi saat kami berjalan menyusuri tebing kami menikmati pemandangan desa desa yang


terletak di pinggir pantai alzelfin terus mengandeng tanganku sejak kami keluar dari hotel entah mengapa tapi aku bahagia kami berjalan menyusuri jalanan yang terbuat dari bamboo saat sampai di ujung jalan. Kami berlayar ke sikitar Gwaneumdo,Ulleungdo,elephant rock,Samseonan dan Lion rock. Tak terasa hari sudah malam kami memutuskan untuk mencari restoran setelah menemukan restoran yang cocok kami pun memesan beberapa makanan khas korea tak lama kemudian makanan pun datang kami pun mulai menyantapnya setelah selesai makan kami kembali ke hotel dengan mengunakan taxi karena tadi kami dari hotel naik taxi. Saat di perjalanan aku menyenderkan kepalaku pada bahu alzelfin


“capek?” kata alzelfin kepadaku


“iya tapi seru banget.” Kata ku kepada alzelfin


“kamu suka sama tempat tempat yang tadi?” kata alzelfin kepadaku


“iya suka donk. Indah banget.” Kataku sambil tersenyum kepada alzelfin


“syukur lah kalau kamu suka aku juga ikut seneng.” Kata alzelfin sambil mengelus pipi ku


“besok kita mau kemana?” kataku kepada alzelfin


“gimana kalau kita besok ke Bomun Pavilion, Gyeongju?” kata alzelfin


“hmmm dimana itu?” kata ku bingung karena aku tak tau itu dimana


“yang pastinya masih di korsel.” Kata alzelfin sambil mencubit pipiku


“aduh sakit.” Kataku sambil mengusap usap pipiku yang di cubit oleh alzelfin

__ADS_1


“maaf maff, gimana?” kata alzelfin bertanya tentang wisata kita besok


“boleh lah, lagian kan masih di korsel.” Kataku kepada alzelfin


Setelah itu taxi yang kami tumpangi sampai hotel. Saat sampai aku langsung ke meja rias untuk menghapus make up yang aku pakai karena rasanya sudah tak nyaman sama sekali setelah selesai aku menunggu alzelfin yang masih mandi. Tak lama kemudian alzelfin pun keluar dari kamar mandi, aku langsung masuk dan berendam karena badanku mulai lengket dengan parfum yang aku pakai. Setelah selesai aku membilas badanku lalu berpakaian


setelah selesai aku mengeringkan ra,but sedangkan alzelfin dia masih sibuk dengan laptopnya ya dia sedang mengurus beberapa perkerjaannya setelah selesai aku naik ke atas tempat tidur. Awalnya aku ingin tidur duluan tapi alzelfin mengajakku untuk berbicara


“sayang?” katanya sambil memeluk diriku


“hmmm apa.” Kataku sambil tetap melihat ke arah hp


“sibuk banget sih.” Kata alzelfin sambil menenggelamkan wajahnya di leherku


“ini aku lagi uploud fotoku di instagram.” Kataku kepadanya


“foto yang bareng aku di uploud apa ngak?” kata alzelfin sambil merebut hand phone yang aku pegang


“ngak.” Kataku kepada alzelfin


“kok gak di uploud kenapa?” kata alzelfin dengan memasang muka yang tak dapat aku mengerti


“ya takut ada yang marah.” Kata ku asal asallan


“sayang, aku ini hanya punya kamu bukan punya siapa siapa .” kata alzelfin memelukku dengan erat


“iya aku percaya.” Kataku kepadanya


“aku tu sayang banget sama kamu yank, aku gak bakalan pernah hianatin kamu.” Kata alzelfin kepadaku


“iya sudah aku gak butuh omong kosong yang aku bututhin itu bukti.” Kataku kepada alzelfin


“aku bakaln buktiin sama kamu kalau aku sayang sama kamu.” Kata alzelfin dengan sangat yakinnya kepada ku


“iya, kamu tau kan dalam 2 tahun ini aku sudah di kecewain 2 kali.” Kata ku sambil melihat ke alzelfin


“dan aku gak akan pernah ngecewain kamu, apa pun yang terjadi.” Kata alzelfin kepadaku


“iya aku percaya kok sama kamu.” Kata ku


“oiya sayang, orang tua kamu itu gimana?” kata alzelfin bertanya tentang papa dan mama


“hmmmm papa itu tegas dan bijaksana tapi dia selalu manjain kemauan aku. Pas kalau mama dia itu tegas banget terus kalau soal pendidikan mama itu nomer 1 tapi waktu aku dalam keadaan susah mama selalu ada buat aku. Oh kamu tau waktu aku kelas 12 SMA aku sakit tipes pas mama sama ratna itu jagain aku sampek aku pulang dari rumah sakit gak pulang pulang sedangkan joni dia malah jenguk aku satu kali.” Kataku  kepada alzelfin


“kenapa emangnya?” kataku penasaran karena dia bertanya tentang orang tuaku


“gak papa biar nanti waktu aku sudah ke rumah kamu bisa hadapin pertanyaan orang tua kamu.” Kata alzelfin dengan bangganya


“kamu serius mau nikahin aku.” Kata ku kepadanya karena jujur saja aku masih tak begitu percaya dengan apa yang di katakannya kepada ku


“iya serius donk sayang.” Kata alzelfin kepadaku


“oke kalau gitu kamu ceritaain papa sama mama kamu gimana oranganya.” Kataku kepadanya Karen aku juga penasaran dengan orang tua alzelfin


“mereka ya.” Kata alzelfin diam


“iya gimana?” kata ku sangat penasaran


Diam terdiam sebentar seperti memikirkan sesuatu


“sayang aku ada yang mau aku bilang sama kamu?” kata alzelfin tiba-tiba serius


“apa itu?” kata ku penasaran

__ADS_1


__ADS_2