
"Iya makasih ya yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Ya udah sekarang S I L A H K A N J E L A S K A N S E M U A N Y A SEKARANGGG" kata ku kepada kak sanusi sambil berteriak kepadanya ya biarkan lah aku juga sudah lelah dengan dirinya biarkan dia menganggap ku wanita apa yang penting aku merasa kalau aku benar.
"Oke aku mintak maaf ya yank karena udah ingkar janji sama kamu tapi di kecamatan banyak banget masalh yank waktu aku masuk gak ada masalah apa apa tapi dua hari kemudian pak camat mintak laporan ke uang selama sebulan nah akhirnya aku cari tapi selama sebulan pengeluaran banyak banget yank karena aku gak tau apa apa ya aku langsung kasih ke pak camat akhirnya pak camat liat laporannya itu nah pak camat bilang kalau beberapa proyek di dalam laporan itu pak camat gak tau dan gak tau sama sekali dengan keuangannya akhirnya aku di mintak buat cari tahu semua proyek itu yank jadi setiap hari dari pagi Sampek sore aku cari semua proyek proyek itu yank tapi di laporan itu gak ada satu pun proyek yang dikerjakan akhirnya aku pun cari tahu siapa yang megang uang ini yank. Kan aku gak bisa ke sana gara gara aku sibuk banget ngurusin itu nah setelah itu akhir ya orangnya ketemu dan langsung di pecat dengan syarat uang beberapa ratus juta itu harus dikembalikan dalam wkatu yang gak lama. Nah aku ke kamu pas yank karena aku sudha gak sibuk lagi. Aku ingat yank kalau aku bakalan jumput kamu jadi setiap hari aku lingkari tanggal yang ada di meja ku biar aku gak lupa tapi sekitar tiga hari kemudian beberapa orang nyalahin aku gara gara orang yang korupsi itu di pecat dan semua orang bicarain aku di kontor yank bahkan gak ada yang mau bicara sama aku yank di kantor satu pun gak ada bahkan waktu makan siang ibu kantin pun gak mau bicara dan layanin aku buat beli nasi akhirnya sampai dua hari aku bawa nasi ke kantor makin hari aku biarin tapi makin hari makin parah akhir ya aku gak tahan dan niat buat berhenti yank. Akhirnya aku ke pak camat dan bilang ke pak camat yang aku alami tiga hari terakhir yank.terus aku bilang ke pak camat kalau aku sudha gak betah dan mau berhenti yank. Tapi pak camat gak ngebolehin aku buat berhenti yank. Nah akhirnya asmeua orang orang yang gak suka ke aku di kumpulin semua ya termaksud ibu kantin dan juga suaminya ya akhir ya mereka bilang kalau gak ada yang suka ke aku karena di pembuka rahasia orang dan bilang kalau aku ini cari muka ke pak camat gitu yank nah terus aku sudah ngebela diri ku donk yank aku bilang ke mereka kalau aku ngelakuin itu atas kemauan pak camat dan perintah dari pak camat tapi gak ada yang percaya sama ucapan ku yank ya akhirnya mau gak mau akhirnya pak camat sendiri yang bilang kalau memang aku di suruh sama pak camat. Ya akhirnya mereka pun percaya yank sama aku ya akhirnya masalah pun selesai tapi waktu itu juga orang yang korupsi datang ke kantor dan ngadu ngadu yang ngak ngak ke pak camat. Ya akhirnya pak camat marah marah ke aku dan ya akhirnya aku bilang ke pak camat kalau aku mau berhenti karena pak camat udah percaya sama ucapannya orang yang korupsi itu akhinya aku gak bilang apa apa aku langsung keluar dari kantor dan langsung keluar Sampek rumah aku capek jadi langsung tidur pas sorenya aku niat buat ke sekolah kami yank tapi pak camat datang ke aku dan mintak aku buat kembali ke kantor ya pak camat udah cari tahu dan semua yang di katakan oleh orang yang korupsi itu gak betul ya udah aku kembali deh yank ke kantor. Tapi waktu aku kembali ke kantor semua orang gak ada yang bicara Sam aaku. Bahkan gak ada yang bicara satu dengan yang lainnya semuanya kayak sibuk banget aku gak tau kenapa tapi aku nyobak buat gak peduli akan hal itu tapi lama lama aku jadi risih akhirnya aku pun tanyak ke pak camat dan ya sekarang setiap orang ada pekerjaannya masing masing dan aku juga ada yank juga dapat pekejaannya dan setiap pekerjaan yang di kasih pak camat setiap hari harus selesai sebelum jam lima sore kalau gak selesai boleh di teruskan besok gitu yank. Nah jadi beberapa hari terakhir pekerjaan ku banyak banget yank bahkan beberapa aku kerjakan di rumah yank tapi tetep gak nutut yank. Akhirnya aku pun Sampek lupa kalau aku itu janji buat jumput kamu yank karena masih banyak pekerjaan yang belom aku selsaikan yank. Dan kemarena setelah aku selesaikan pekerjaan ku aku ke sini buat Dateng ke kamu karena aku bener bener kangen sama kamu yank. Tapi kamu malah salah paham ke aku yank. Aku bener bener gak selingkuhin kamu kok yank. Kalau kamu gak percaya smaa aku kamu bisa pegang hp ku kok yank ini hp ku kamu pegang aja yank. Dan aku juga udah berhenti dari kerjaan ku di kecamatan yank karena aku ingin punya waktu banyak buat kamu yank. Aku bener bener gak selingkuhin kamu yank jangankan buat selingkuhin kamu aku berfikir ke sana pun ngak yank. Jadi aku sangat sangat berharap kalau kamu itu bisa percaya sama aku yank. Aku udah janji bukan yank sama kamu kalau aku bakalan jujur dan setia sama kamu yank dana ku sudah berusaha dengan sangat keras buat nepatin semua janji janji ku ke kamu yank" kata kak Sanusi kepada ku sambil mengeluarkan hpnya dari dalam saku celannya dan memberikannya kepada ku.
"Gak usah aku gak butuh" kata ku kepada kak Sanusi sambil mengembalikan hpnya.
"Gak papa kok yank kamu bisa pegang hp ku karena aku benar benar gak selingkuh di belakang mu yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Gak usah nih pegang aja dah hp mu" kata ku kepada kak Sanusi.
"Tapi yank aku cuman mau kalau kamu percaya sama aku yank kalau aku itu benar benar gak selingkuhin kamu yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Aku percaya sama kamu udah nih pegang hp mu" kata ku ekpada kak Sanusi sambil menaruh hpnya ke dalam saku yang ada di baju nya.
"Gini aja dah yank gimana kalau kita tukaran hp?" Kata kak Sanusi kepada ku dan hal itu membuat ku kaget ya bagaimana tidak kakk Umam memegang nomer ku yang sedang aku gunakan saat ini dan bagaiman jika kak Sanusi mengetahui nya kalau beberapa hari belakangan ini aku dan kak Umam sering telfonan dan juga chattingan.
"Gak usah gak papa kok yank aku percaya sama kamu kok. Gak perlu Sampek tukaran hp aku minta maaf karena sudha nuduh kamu kamu selingkuh yank tapi kamu tau aku jadi gitu karena aku benar benar sayang sama kamu yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Gak papa yank aku rela kok kita tukaran hp aja ya yank" kata kak Sanusi kepada ku bahkan dia sangat sangat memaksa kepada ku untuk bertukar hp. Aku malah makin bingung harus bagaimana
"Tapi di hp yang itu ada Geun kelas yank gimana kalau Sampek ada tugas atau ada sesuatu yang penting aku kan jadinya gak tau yank tugas yang baru sama ada hal hal yang penting" kata ku kepada kak Sanusi ya aku mencoba mencari alasan agar kak Sanusi tak jadi menukar hpnya dengan hp ku karena aku takut sampai kak Sanusi tau aku sering telfonan dan chattingan bersama dengan laki lainlain.
__ADS_1
"Udah gak papa kok yank. Nantika ku kasih tau kamu tugas tugasnya kalua perlu setiap malam aku bakaln kasih kamu screenshot nya ke kamu soal grub kelas mu oke yank" kata kak Sanusi keoada ku lagi lagi dia masih ngotot untuk wmnukar hpnya dengan hp ku.
"Terus gimana sama nomer temen temen ku yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Nantik kalau akmu udha masuk kamu bilang aja dan aksih nomer yang baru itu sayang. Udah kamu gak usah pusing pusing ya yank setiap ada kabar apa pun dan tugas apa pun yang ada di grub sekolaha atau pun grub kelas mu aku bakaln kasih tau kamu kok yank. Dan untuk nomer temen temen mu nantik kamu kasih tau nomer kamu yang ini yank ke mereka giaman yank?" Kata kak Sanusi kepada ku.
"Ya udah kalau gitu aku ke kamar dulu ya yank buat ambil hp ku" kata ku kepada kak Sanusi.
"Iya yank" kata kak sanusi sambil tersenyum ke arah ku.
Aku pun bangun dari duduk ku dan langsung berjalan ke arah kamar ku untuk emngambil hp ku saat smapai aku bingung bagaimana aku harus embjelsakan kepada kak Sanusi kalau akk Umam sampai menelfon ku nanti pasti kak Sanusi yang akan mengangkat telfon dari kak Umam. Akhirnya aku pun terfikirkan sebuah ide. Aku pun mencoba untuk menelfon kak Umam dan tak butuh waktu lama kak Umam mengangkat telfon ku.
"Halo kak?" Kata ku kepada kak Umam saat kak Umam mengangkat telfon ku.
"Kak nomer ku yang ini hapus aja ya kak dari hp kak Umam" kata ku kepada kak Umam.
"Loh kenapa Syah emangnya aku punya salah ya sama kamu Sampek Sampek kamu nyuruh aku buat hapus nomer kamu. Kamu bilang ke aku Syah aku punya salah apa ke kamu Syah biar aku bisa perbaiki kesalahan ku Syah" kata kak Umam kepada ku dia terdengar sangat takut sekali.
"Gak kok kak bukan gitu amksudnya aku" kata ku kepada kak Umam.
"Loh terus gimana Syah? Kok kamu nyuruh aku hapus nomer mu?" Kata kak Umam kepada ku.
"Gini kak aku mau ganti nomer soalnya ada beberapa orang yang neroro dan ganggu aku kak. Aku jadinya risih dan mau ganti nomer kak. Jadi aku nyuruh Kaka Umam buat hapus nomer ku yang ini buakn karena kak Umam punya salah ngak kok kak. Tapi aku nyuruh kanumam hapus nomer ini akrena aku mau ganti nomer kak gitu maksud ku kak" kata ku kepada kak Umam.
__ADS_1
"Oh gitu terus berapa nowmr kamu yang baru Syah sini kasih tau aku biar aku simpen" kata kak Umam kepada ku.
"Hmmm aku belum beli nomernya kak nanti kalau aku udha beli aku chat kakak deh. Sekarang kakak hapus aja nomer ku yang ini ya kak?" Kata ku kepada kak Umam.
"Oh gitu oke kalau gitu aku hapus tapi beneran ya Syah nantik kamu chat aku ke" kata kak Umam kepada ku.
"Iya kak aku pasti chat Kaka uamm kok" kata ku kepada kak Umam.
"Ya udah kalau gitua ku tunggu" kata kak Umam kepada ku.
"Iya kak" kata kunkepada kak Umam setelah itu aku pun mematikan telfon yang terhubung dengan kak umam dan menghapus nomer, chat dan juga telfon dari akk Umam.
Setelah selesai aku mengeceknya ulang agar tak ada yang tertinggal dan ternyata aman akhirnya aku pun keluar kamar. Kak Sanusi sudah menunggu ku dia melihat ke arah ku sambil tersenyum aku pun tersenyum kepadanya.
"Ini yank hp ku" kata ku kepada kak Sanusi sambil memberikan hp kubkepada kak Sanusi.
"Iya yank udah taruh aja di sini yank kita bicara bicara dulu yank, kamu gak kangen apa sama aku yank?" Kata kak Sanusi kepada ku.
"Kangen kok, oiya kenap kamu kok berhenti kerja yank? Kamu kan udah sudah susah cari kerja setelah dapat kenapa kamu kok pas berhenti gitu aja yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Karena kalau aku tetep kerja aku gak akan punya banyak waktu buat kamu ynk jadi aku berhenti kerja. Udah gak papa kok yank kerjaan kan bisa di cari tapi kalau kamu gak akan bisa di cari yank" kata kak Sanusi kepada ku lagi lagi dia mengombal.
"Emangnya kamu mau cari kerja di mana setelah ini yank?" Kata ku kepada kak Sanusi
__ADS_1
"Aku mau cari kerja di daerah kota aja yank, siapa tau aku bisa makin dekat sama kamu yank. Udah lah kamu gak usah mikirin itu ya yank aku bisa kerja apa aja kok yank. Kalau sempat aku smabil mau mengelola sawah ku yank. Karena katanya penghasilan dari sawah lumayan banyak juga yank jadi aku mungkin bakalan bertani untuk sementara waktu yank. Kamu gak keberatan kan ya k kalau aku mengelola sawah yang udah orang tua ku kasih ke aku kan yank?" Kata kak Sanusi kepada ku.