Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 72


__ADS_3

( Joni )


Saat pertama kali aku bertemu dengan syasa saat aku masih di kelas 10 SMA entah apa yang merasuki diri ku saat itu tapi aku langsung mulai jatuh cinta kepadanya aku mulai mengerjarnya sekitar 3 bulan berjuang mendapat kan syasa aku berhasil berpacaran dengannya hubungan kita sangat manis dan juga romantic setiap hari aku selalu mengantarnya ke sekolah begitu pun menjumputnya saat pulang sekolah tanpa terasa aku dan syasa sudah bersama 3 tahun setelah lulus SMA aku melamarnya untuk menjadi tunangan ku aku bahagia bersamanya dia wanita yang sempurna bagi ku dan juga dia sangat baik bahkan menurut ku dia adalah wanita yang sangat sangat pengertian. Tanpa terasa beberapa tahun sudah berlalu aku mulai bosan dengan syasa yang masih dengan sifatnya yang sempurna itu masih tetap baik dan juga perhatian yang menurut ku berlebihan dan saat aku berjalan ke sebuah club aku bertemu dengan anjeli awalnya dia hanya menemani ku untuk minum saja lama lama aku bercerita tentang syasa yang sudah mulai membosan kan bagi ku tanpa terasa waktu berjalan dengan cepat aku sudah berhubungan dengan anjeli bahkan hubungan kami sudah melebihi batas ya batas yang tak pernah syasa berikan kepada ku. Setiap akhir pecan kita akan ke hotel dan menghabiskan malam bersama dan sejak saat itu aku jarang menemui syasa dan mengatakan kepadanya jika aku sangat sibuk. Saat aku pulang keluarga ku dan keluarganya syasa sedang merencana kan tentang pernikahan ku dengan syasa ya toh gak papa aku bisa berhubungan dengan anjeli di luar setelah sepakat dengan tanggal pernikahan aku dan syasa mulai sibuk menguruh untuk persiapan pernikahan kami tapi saat aku sedang bersama syasa anjeli menelfon ku jadi aku keluar untuk mengangkat telfon dari anjeli


“sayang dimana?” kata anjeli setelah telfonnya ku angkat


“ini masih milih undangan.” Kata ku kepada anjeli


“aku di café dekat hotel seperti biasa loh?’ kata anjeli manja kepada ku


“oke sekarang aku kesana buat jumput kamu setelah itu kita ke hotel.” Kata ku kepada anjeli


“oke.” Kata anjeli sambil menutup telfonnya


Setelah itu aku masuk ke dalam dan mengatakan kalau aku masih ada rapat dengan klien padahala aku sangat lelah bersama dengan syasa dan aku ingin sekali berdua saja dengan anjeli. Setelah mengatakan kepada


syasa aku langsung pergi tanpa menunggu jawabannya toh aku juga tak butuh jawabannya. Setelah itu aku ke café yang di kata kan oleh anjeli saat aku sampai kami masih makan dan memesan beberap menu kesukaan anjeli aku merasa bersama dengan anjeli aku menemukan hidup yang sesungguhnya. Setelah selesai makan aku langsung menuju hotel tapi saat akan memesan kamar syasa menelfon ku dia bertanya ada di mana aku mengatakan kalau aku ada di kantor sedang meeting aku mendengar suaranya seperti sedang menangis tapi aku tak peduli dengan itu semua toh ada anjeli di samping ku setelah selesai memesan kamar aku dan anjeli langsung menuju kamar yang sudah aku pesan. Sambil menunggu anjeli selesai mandi aku memainkan ponsel ku takutnya syasa ke kantor tapi kata orang kantor dia tak datang ke kantor aku bernafas lega setelah anjeli keluar dari kamar mandi aku langsung menyerangnya dengan ciuman ku tapi saat sedang asik bell pintu berbunyi dan mengatakan kalau itu adalah yang memencet bell adalah resepsionis buat apa dia datang mungkin ada yang tertinggal disana aku memasang kembali anduk yang menutupi separuh badan ku dan berjalan keluar.


Saat aku membuka pintu aku tak percaya dengan apa yang aku lihat syasa dan ratna ada di depan pintu sebelum syasa masuk anjeli bertanya kepada ku siapa yang mengetuk haha sial kenapa juga anjeli bisa berbicara begitu kepada ku tak lama kemudian syasa dan ratna masuk ke dalam dan melihat anjeli yang sudah bertelanjang dan baju kami juga sudah berserakan dimana mana aku bingung harus bagaimana kepada syasa


Aku mengatakan kalau aku akan menjelaskannya kepada syasa tapi syasa tak mau mendengarkan diri ku dan langsung pergi begitu saja. Saat itu sangat kacau aku memakai baju ku dan meninggalkan anjeli yang memanggil manggil nama ku. Saat sampai rumah aku langsung membuka pintu dan PLAKK ya yang aku terima saat membuka pintu adalah sebuah tamparan yang keras dari papa ku


“DASAR ANAK KURANG AJAR TAK TAU BERSYUKUR.” Kata papa kepada ku sambil membentak bentak ku aku bingung dengan apa yang di kata kan oleh papa mana aku bingung dengan apa yang akan aku jelaskan kepada


syasa

__ADS_1


“apa ini? Kenapa papa menampar ku?” kata ku kepada papa


“KAMU PANTAS MENDAPATKANNYA DASAR ANAK TAK TAHU DIRI.” Kata papa lagi kepada ku dan aku makin bingung dengan yang di kata kan oleh papa


“ada apa ini ma? Aku gak tau apa apa dan papa menampar ku tanpa memberitahu ku apa salah ku.” Kata ku kepada mama KU. Mama berjalan ke arah ku dan PLAKKK mama juga menamparku


“mama kecewa sama kamu.” Kata mama sambil meninggalkan ku dan duduk di sofa ruang tamu


“ada apa ini coba kalian jelaskan kepada ku.” Kata ku kepada papa dan juga mama


“ini.” Kata mama sambil melempar sebuah amplop coklat di meja. Aku berjalan melewati papa yang masih marah kepada ku dan melihat isi amplop yang di lemparkan oleh mama. Saat aku melihatnya aku tak menyangka dengan apa yang aku lihat itu adalah foto ku dan anjeli saat di hotel tadi


“barusan mama sama papa kamu di rumah syasa untuk membahas gedung yang akan kalian pakai untuk menikah, tapi saat syasa datang dengan ratna dia menangis dan dia menceritakan semuanya kepada kami awalnya kami tak percaya dengan apa yang di kata kan oleh syasa tapi ratna memberikan sebuah video saat kamu sedang di dalam hotel bersama wanita lain. Dan saat itu juga orang tua syasa membatalkan pertunangan kalian dan juga pernikahan kalian.” Kata mama kepada ku aku sangat syok dan kaget dengan apa yang di kata kan oleh mama kalau syasa sudah membatalkan pertunangan kami dan pernikahan kami


“gak bisa seenaknya gitu aja donk, mereka membatalkan pernikahan dan pertunangan ini sendiri.” Kata ku protes dengan apa yang barusan mama kata kan kepada ku


“tapi ma itu hanyalah sebuah kesalahan kecil dan wanita mana pun bisa memaafkan kesalahan yang aku perbuat.” Kata ku membela diri tapi PLAKK  papa lagi lagi menampar ku


“CUKUP KAMU MEMBUAT MALU, MULAI SAAT INI JUGA KAMU GAK BOLEH KELUAR DARI RUMAH DAN PAPA AKAN MENCABUT JABATAN KAMU DI PERUSAHAAN.” Kata papa kepada ku dan ini membuat ku tampah kesal


“APA? Gak aku gak mau.” Kata ku kesal sambil meninggalkan mereka pergi


Setelah itu aku berlari ke kamar lalau duduk di sofa. karena aku sangat kesal dengan mama dan juga papa padahal itu hanya lah sebuah kesalahn kecil saja kenapa papa dan mama sampai bertindak seperti itu kepada ku dan syasa mengapa dia begitu saja membatalkan pertunangan kita bahkan pernikahan kita tinggal 7 hari dan tiba tiba dia membatalkannya begitu saja tanpa berdiskusi kepada ku lebih baik aku jelaskan besok kepada syasa dan sekarang lebih baik aku tidur.


Saat aku bangun aku sudah mempunyai rencana untuk bertemu dengan syasa dan menjelaskan semuanya kepadanya tapi saat aku akan membuka pintu ternyata terkunci dari luar aku mencoba membukanya dengan kunci cadangan tapi tak bisa dan aku mencoba keluar dari jendela tapi jendela juga sudah di paku paten dari luar aku berjalan ke arah pintu dan mengedor gedor pintu dengan sangat keras

__ADS_1


“SIAPA YANG BERANI BERANINYA MENGUCI PINTU DAN JENDELA TANPA SEIJIN KU?” kata ku berteriak


“papa yang lakukan itu semua.” Kata papa dari luar pintu


“APA YANG PAPA LAKUKAN CEPAT KELUAR KAN JONI KARENA AKU AKAN BERTEMU DENGAN SYASA.” Kata ku kepada papa


“lebih baik kamu renungi kesalahan kamu.” Kata papa kepada ku


“LEPASIN AKUUUU.” Kata ku tapi tak ada yang menjawab


Aku berjaln kea rah meja untuk mengambil ponsel ku tapi ponsel ku tak ada aku mengambil latop untuk menghubungi syasa dan juga anjeli tapi papa memutuskan jalir wifi kepada laptop ku dan aku mencoba memsukan kembali kata sandi tapi salah aku mencobanya lagi tapi tetap saja masih salah. Aku sangat marah dan jengkel dengan apa yang papa dan mama lakukan kepada ku aku membanting laptop yang ada di depan ku.


Tanpa terasa sudah 1 minggu berlalu tapi mama dan papa masih juga tak mengeluarkan diri ku dari kamar mereka hanya membuka kan pintu saat akan memberikan ku makan. Dan yang mengantarnya pelayan aku sudah mencoba beberapa kali kabur tapi selalu gagal karena di depan kamar ada penjaga dengan badan yang sangat kekar dan juga tinggi.


Setelah itu aku hanya bisa berdiam diri di kamar dan saat aku memikirkan syasa aku sangat merindukannya dan aku ingin bertemu dengannya, dan baru akau sadari kalau aku sangat sangat mencintai syasa bahkan aku tak bisa hidup tanpa syasa aku sangat sangat menyesal dengan apa yang aku lakukan kepada syasa setiap hari aku selalu memikirkannya sampai aku sudah tak semangat untuk kemana kemana karena kata mama syasa sudah pindah


keluar negeri dan mama juga tak tau dimana syasa sekarang.


1 bulan kemudian anjeli datang ke rumah dan mengatakan kalau dia hamil anak ku. 2 hari kemudian kami menikah dengan pernikahaan yang biasa saja tanpa ada pesta setelah itu mama dan papa menyuruh ku untuk berbulan madu ke luar negeri aku menolaknya karena sekarang aku sudah bebas aku akan mencari syasa aku berkunjung ke rumahnya tapi sampai sana tak ada orang dan menatakan kalau keluarga mereka sudah pindah beberapa minggu yang lalu. Aku menyuruh orang untuk mencari keberadaan syasa tapi aku masih tak menemukannya 1 tahun berlalu aku masih mencari syasa dan saat itu papa mengetahui kalau aku sedang mencari syasa papa marah kepada ku dan melarang ku untuk mecari keberadaan syasa karena mereka sudah malu dengan apa yang aku perbuat kepada syasa. 2 minggu kemudian aku dan anjeli berlibur ke korea saat sedang berlibur aku bertemu dengan syasa dan mengatakan kalau dia sudah mempunyai calon suami aku sangat marah dengan apa yang terjadi setelah 1 bulan berlalu aku mencari tahu tentang alzelfin dan aku mencoba untuk menjatuhkan perushaannya tapi usaha ku gagal.


Aku mengatakan kepada papa kalau aku akan menikahi syasa dan menceraikan anjeli tapi papa dan mama marah lalu mengusi ku dan mengatakan kalau mereka akan mencabut nama ku dari daftar ahli waris. Tentu saja aku pergi dan memilih syasa lalau aku mempunyai sebuah ide.


 Aku berencana untuk menculik syasa sudah beberapa hari aku mengikutinya dan bertanya kepada beberapa pembunuh tempat yang bagus untuk menyembunyikan seseorang agar polisi bahkan detektif pun tak dapat menemukan keberadaan ku dan syasa setelah itu mereka memberitahuan satu tempat tapi aku mencoba mengecohnya dengan membuang bungkus makanan di sebuah gudang agar mereka tak tau keberadaan


ku dan syasa setelah menyelesaikan masalah tempat aku akan beraksi menculik syasa sekarang dan aku mulai mengikutinya  tapi saat akan mengikutinya aku di tangkap oleh polisi tapi aku berhasil kabur dan menyekap syasa lalu membawanya ke gudang itu

__ADS_1


Setelah itu saat syasa sadar aku sangat senang dengan apa yang aku lakukan karena aku sekarang bisa bersama dengan syasa beberapa minggu kemudian dia tak mau makan aku khawatir karena ini sudah 2 hari dia tak makan. Dia mengatakan mau makan kalau dia mendengar suara alazelfin aku menyetujuinya toh sekarang dia milik ku aku menelfonya aku tau nomernya saat dulu  aku menyelidikinya. Setelah selesai menelfon alzelfin dia pun makan.


Tanpa terasa 2 bulan berlalu dengan cepat aku sangat sangat bahagia saat bersama dengan syasa dan aku berencana kalau 2 minggu lagi aku dan syasa akan menikah. Saat syasa memanggilku dan mengatakan kalau dia menginginkan apel aku sangat bahagia karena dia sudah bisa menerima ku lagi aku pergi membelinya dan melihatnya memakan buah yang aku belikan setelah itu aku keluar. tapi saat aku masuk untuk memberikan air aku sudah mendapatkan syasa berlumuran darah di lantai aku sangat kaget dengan ap yang dia lakukan aku hanya bisa tertunduk lesu melihat wanita yang aku cinta menderita dan saat bersamaan alzelfin dan beberapa polisi datang dan membawa ku ke penjara. Saat di penjra aku sadar tentang kelakukan ku aku sangat menyesal dengan apa yang aku lakukan.


__ADS_2