Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 65


__ADS_3

"Sibuk banget sih memangnya ngirim pesan ke sapa kamu?" Kata crisan kepada ku. Aku kaget aku melihat ke arah kak Chelsea dan teman temannya mereka juga tampak kaget dan juga bingung.


"Ki..... kirim..... kirim pesan ke Amelia iya ke amelia" kata ku kepada crisan.


"Oh senangnya ada apa kok kayaknya kamu seneng banget?" Kata crisan kepada ku


"Hah.... hmmmm ini anu itu Amelia.... Amelia" kata ku gagap ya aku bingung apa yang harus aku katakan kepada crisan.


"Amelia baru saja dapat pacar" kata Kaka Kevin kepada crisan.


"Nah iya itu dia Amelia baru aja dapat pacar jadi aku ya ikut seneng lah akhirnya Amelia punya pacar gitu" kata ku kepada crisan ya aku bingung menjawab apa jafi ya aku mengikuti kata kata kak Kevin.


"Tapi kamu kok tau?" Kata crisan kepada Allah Kevin sambil melihat lekat lekat ke arah kak Kevin.


"Itu tadi waktu Amelia bicara kebetulan tadi ketemu sama Kaka Kevin fi bawah. Aku kan di anterin Amelia ke sini. Ya kak Kevin jadinya tau kalau Amelia sudah punya pacar gitu. Iya kan kak" kata ku kepada crisan dan juga kak Kevin sambil tersenyum memberikan tanda kepada Kaka Kevin.


"Ha ha ha ha ha iya iya betul banget apa yang di bilang sama alecia" kata kak Kevin kepada crisan sambil mengangguk anggukan kepalanya.


"Oh gitu" kata crisan menganggukan kepalanya.


"He he he iya gitu" kata ku kepada crisan.


Setelah itu kak marvan mencoba berbicara hal lain kepada crisan. Aku menghela nafas lega dan melihat ke arah kak Chelsea dia memegabg tangan ku ya mungkin dia ingin menguatkan diri ku kak Chelsea tersenyum kepada ku aku menganggukan kepala dan tersenyum keoada Kaka Chelsea. Setelah itu aku mengirimkan pesan kepada bryan kalau aku sudah tak bisa mengirim pesan karena bryan sudah mulai curiga dana ku juga mengatakan kalau aku akan segera pulang. Setelah itu aku pun menaruh hp ku kembali ke dalam tas.


Jam berlalu dengan sangat cepat setelah selesai memberikan makan dan obat untuk crisan aku pun pulang ya sebelum itu aku harus menunggu crisan untuk tidur terlebih dahulu setelah memastikan kalau crisan sudah tidur aku pun pulang. Saat sampai di luar aku kaget ya karena aku melihat bryan di dekat mobilnya sambil.melambaikan tangannya ke arah ku. Aku pun melambaikan tangan ku juga kepadanya setelah itu aku pun menghampiri bryan.


"Dari tadi nunggu aku?" Kata ku kepada bryan setelah aku sampai di depannya.


"Gak kok sayang baru aja, kamu pasti capek banget ya. Sudah makan belum?" Kata bryan kepada ku sambil mengelus pipi kanan ku.


"Belum" kata ku kepada bryan.


"Ya sudah ayo masuk ke dalam. Kita cari makan dulu buat calon istri ku ini" kata bryan kepada ku.


"Iya" kata ku kepada bryan


Setelah itu bryan pun membuka kan pintu mobil untuk ku setelah aku masuk bryan pun berlari dan masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian bryan menjalan kan mobilnya sepanjang jalan kami hanya diam saja aku melihat ke arah ke luar jendela sambil menikmati udara dingin yang menerpa wajah ku. Sekarang aku bingung bagaimana aku akan menjelaskan kepada bryan kalau crisan akan sangat lama untuk sembuh bahkan memakan waktu hingga sepuluh sampai dua belas bulan.


Bryan pun menghentikan mobilnya di depan sebuah restoran aku pun turun begitu pun dengan bryan. Setelah memilih tempat duduk kami pun langsung memesan beberapa makanan. Sambil menunggu makanan datang bryan bertanya kepada ku tentang hari ini.


"Kamu oasti capek banget ya sayang?" Kata bryan kepada ku sambil memegang tangan ku.

__ADS_1


"Gak kok" kata ku kepada bryan sambil tersenyum ke arahnya.


"Jadi gimana keadaan crisan sekarang?" Kata bryan kepada ku.


"Dia baik baik aja kok. Tadi aku juga ketemu sama dokternya ya besok dia sudah boleh pulang" kata ku kepada bryan.


"Oh gitu" kata bryan kepada ku.


"Maaf ya tadi ninggalin kamu soalnya tadi Kaka Chelsea nelfon aku dan aku juga harus ke rumah sakit nguruh crisan" kata ku kepada bryan


"Gak papa kok sayang aku ngerti kok" kata bryan kepada ku.


"Makasih sudah mau ngertiin aku" kata ku kepada bryan sambil memegang tangannya dan tersenyum kepada bryan.


"Iya syaang. Gak papa kok lagi pula ini kan aku juga yang ngizinin kamu buat ngerawat crisan" kata bryan kepada ku aku tak menjawab hanya mengangguk saja.


Setelah itu tak lama kemudian makanan yang kami pesan pun datang kami oun mulai makan. Sebaiknya aku memberitahukan hal ini kepada bryan nanti saja setelah di rumah. Setelah selesai makan kami oun pulang rasanya badan ku sangat sakit dan juga letih. Jadi saat bryan berbicara kepada ku aku hanya menjawab sebisa ku dan seadanya saja. Ya karena ku sangat capek dan juga lelah bukan hanya itu bahkan aku juga bingung bagaimana aku menjelaskan kepada bryan tentang penyakit crisan kepada bryan entah lah hal ini membuat ku bingung semoga saja setelah aku menceritakan semua keadaan crisan kepada bryan dia akan mengerti dan mau menunggu ku sampai semua ini berakhir ya aku berharap bahkan sangat sangat berharap kalau crisan bisa cepat sembuh sebelum waktu yang di tentukan oleh dokter.


Tak lama kemudian kami pun sampai di rumah saat masuk semuanya sudah tidur ya karena ini sudah cukup malam. Aku pun langsung masuk ke kamar begitu pun dengan bryan dia masuk ke kamarnya yang dulu sering di pakainya saat ke rumah ku. Setelah itu aku langsung mandi dengan air hangat ya karena pundak ku terasa sedikit pegal karena dengan mandi air hangat ya pegal pegal di tubuh ku sedikit sedikit akan terasa hilang ya walau pun masih ada beberapa yang sakit. Setelah selesai aku pun langsung mengeringkan rambut ku tak butuh waktu lama akhirnya selesai. Saat hendak tidur bryan masuk ke kamar aku pun bangun dan duduk di atas ranjang. Dia menghampiri ku dengan senyumnya.


"Ada apa? Apa kamu butuh sesuatu?" Kata ku kepada bryan saat dia sudah ada di depan ku.


"Gak kok aku gak butuh apa ap" kata bryan kepada ku.


"Aku mau tanya sama kamu. Tapi kamu harus jawab jujur mau?" Kata bryan kepada ku smabil memegang ke dua tangan ku.


"Oke mau tanyak apa?" Kata ku kepada bryan.


"Ada apa kenapa kamu murung dari tadi bahkan waktu di mobil aju manggil kamu kamu hanya diam aja. Sayang bukannya kita sudah janji kalau gak bakalan ada yang di sembunyikan lagi. Dan aku juga sudah nepatin janji ku bukan. Jadi coba cerita ada apa?" Kata bryan kepada ku sambil memegang ke dua tangan ku dengan erat.


"Oke aku bakalan cerita tapi sebelum aku selesai kamu gak boleh bicara dulu gimana?" Kata ku kepada bryan.


"Oke setuju" kata bryan kepada ku sambil tersenyum lebar.


"Gini tadi waktu aku di rumah sakit. Dokter bilang dia pengen bicara sama aku ya katanya sih ada hal penting yang harus di bicarain ke aku soalnya ingatan crisan hanya ingat aku di masa lalunya jadi ya dokter harus bicara sama aku. Ya setelah itu aku sama kak Chelsea pun ikutin dokter ke ruangannya. Terus dokter bilang kalau otak crisan tak bisa menerima goncangan atau sesuatu yang membuatnya kaget tentang masa lalunya dan aku juga harus mengingatkan crisan secara pelan pelan. Terus aku tanya kira kira ini berlangsung berapa lama. Kata dokter crisan harus di rawat oleh diri ku sekitar sepuluh sampai dua belas bulan. Aku gak bisa kalau harus ngerawat crisan selama itu aku gak bisa kalau harus sembunyi sembunyi terus kamu tau kan tadi waktu kita chattan nah crisan dia terus bertanya aku sedang mengirim pesan dengan siapa dan apa yang aku bicarakan untungnya ada kak Kevin yang bantu aku jawab. Jadi aku harus gimana? Aku gak bisa kalau harus ngerawat crisan selama itu aku gak mampu dan aku juga gak sanggup jika harus ngerawat dia selama itu. Aku pengen bareng bareng sama kamu keluar jalan jalan tanpa harus khawatir crisan tau tentang hubungan kita. Apa aku salah kalau aku ingin berdua dengan tunangan ku sendiri" kata ku kepada bryan dan tanpa terasa air mata ku sudah mengalir sejak tadi.


"Sepuluh sampai dua belas bulan?" Kata bryan kepada ku dia tampak kaget.


"Iya", kata ku sambil menundukkan kepala ku. Aku rasa dia tak mau menunggu ku sampai saat itu tiba.


"Sayang gak papa kok jangan kan sepuluh sampai dua belas bulan dua sampai tiga tahun pun aku bakalan nunggu kamu kok sayang. Tapi aku hanya minta sama kamu jaga hati kamu buat aku ya. Aku gak mau kehilangan kamu sayang soalnya aku tu sayang banget sama kamu. Jadi aku harap selama kamu ngerawat crisan kamu bisa jaga hati kamu buat aku. Dan selama apa pun aku akan selalu ada di Samping kamu oke sayang" kata bryan kepada ku sambil tersenyum .kepada ku.

__ADS_1


"Serius kamu mau nunggu aku?" Kata ku kepada bryan.


"Iya sayang serius kenapa gak mau ya di tungguin sama aku?" Kata bryan kepada ku. Aku pun langsung memeluk bryan dengan erat.


"Mau mau banget aku janji aku bakalan jaga hati aku hanya buat kamu. Aku juga gak bakalan balek ke crisan karena sekarang kamu tunangan aku dan aku sayang sama kamu. Dan selama aku ngerawat crisan kamu harus selalu di samping ku ya. Jadi di saat aku lelah kan ada obatnya yaitu kamu" kata ku kepada bryan an sambil tetap memeluk bryan.


"Iya sayang aku bakalan ada di samping kamu kok" kata bryan kepada ku sambil membalas pelukan ku.


"Tapi gimana sama perusahaan kamu di Amerika?" Kata ku kepada bryan sambil melepaskan pelukan ku dan kembali melihat ke arah bryan.


"Tenang ada papa yang bantu aku urus semuanya dan aku juga bisa kontrol dari sini kan sayang. Jadi gak usah takut semuanya bakalan aman aman aja kok. Jadi aku bisa selaku ada di samping kamu" kata bryan kepada ku.


"Makasih ya mau nunggu aku dan ngesampibgin pekerjaan kamu demi aku" kata ku kepada bryan sambil kembali memeluk bryan.


"Iya sayang sama sama" kata bryan kepada ku sambil membalas pelukan ku.


"Ya sudah aku balek ke kamar dulu ya kamu kan capek. Sekarang kamu harus istirahat dan gak usah mikirin apa pun buat tidur kamu jadi nyaman ya sayang. Dan kalau ada apa apa pokoknya bicarain ke aku ya sayang. Aku ini tunangan kamu dan aku akan selaku ada di saat kamu susah mau pun senang jadi kamu gak perlu cemas" kata bryan kepada ku.


"Iya" kata ku kepada bryan sambil tersenyum kepada bryan


"Ya sudah ayo tidur" kata bryan kepada ku. Aku pun membaringkan tubuh ku di ranjang bryan pun menyelimuti tubuh ku setelah itu dia mencium ke dua pipi ku dan juga kening ku setelah itu dia berjalan ke arah pintu.


"Aku sayang kamu sayang" kaya bryan saat membuka pintu kamar ku.


"Aku juga sayang kamu" kata ku kepada bryan setelah itu bryan pun pergi dan menutup pintu. Aku beruntung sekali memiliki tunangan seperti bryan dia sangat baik dan juga pengertian sekali kepada diri ku. Entah lah tapi aku tak akan menyiapkan nyiakan laki laki baik sepeti dirinya ya karena aku juga sudah sangat emncibtainya. Aku pun tidur.


Keesokannya sepeti biasa aku ke rumah skait tapi sekarang ku pergi cukup pagi ya karena crisan akan pulang hari ini saat sampai di ruangan crisan di rawat kak Chelsea sudah membereskan barang barang crisan sedangkan crisan dia sedang duduk di atas ranjang sambil memakan sebuah apel. Aku pun menghampiri crisan yang sedang makan buah


"Sudah makan?" Kata ku kepada crisan


"Belum" kata crisan keoada ku.


"Kok makan buah ayo makan dulu. Setelah itu makan buah" kata ku kepada crisan sambil.memberikan nasi yang sudah di sediakan oleh rumah sakit.


"Baik sayang" kata crisan keoada ku sambil mengambil nasi yang aku berikan dia pun mulai memakannya.


Ya aku kaget saat crisan memanggil ku sayang. Tapi aku mencoba tersenyum walau pun terpaksa. Setelah itu aku berjalan ke arah Kaka Chelsea dan membantu kak Chelsea membereskan barang barangnya. Tak lama kemudian pintu kamar terbuka ternyata teman teman crisan datang mereka pun semua langsung berjalan ke arah crisan yang sedang makan.


"Jadi crisan sudah boleh pulang kapan kak?" Kata ku kepada kak Chelsea


"Sekarang juga sudah boleh pulang kok. Setelah crisan selesai makan kita pulang. Mobil juga sudah siap di luar rumah sakit kok" kata kak Chelsea kepada ku

__ADS_1


"Oh iya kak" kata ku sambil membantu memasukan baju baju crisan dan barang barangnya ke dalam tas.


__ADS_2