Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 92


__ADS_3

Sekarang yang bisa aku lakukan hanya menangis dan menangis ya aku tak tau harus bagaimana lagi. Jika sekarang aku akan mati maka aku akan rela dan mati dengan tenang jika aku sudah bisa melihat bryan di samping ku. Tapi aku tau kalau itu adalah hal yang mustahil bagi ku.


Keesokan harinya crisan tak mendatangi diri ku ya biasanya dia di pagi, siang, dan malam hari akan mendatangi ku untuk memberikan ku baju dan juga makanan tapi sekarang sudah sore tapi crisan masih tak muncul juga. Ya biarkan saja lah aku juga tak peduli dan tak ada urusannya dengan ku. Aku sekarang makin bingung aku rasanya frustasi dan ingin sekali keluar tapi aku sadar kalau aku tak akan bisa keluar aku bingung harus bagaimana. Lagi pula aku sudah tidak punya tenaga bahkan rasanya kepala ku sudah snagat sangat skait karena perut ku tak di isi apa apa aku hanya meminum air dari kran untuk mengisi perut ku ya walau pun crisan memberikan air bersih untuk ku tapi aku enggan untuk meminumnya jadi aku minum air kran saja.


Tiba tiba pintu di dobrak dengan sangat keras bahkan aku sampai kaget tapi tak ada tenang untuk menoleh ke arah belakang.


"Al" itu yang aju dengar dan aku mendengar suara langkah kaki emnuju ke arah ku berbaring aku seprti kenal suara ini tapi ini bukan suara crisan tapi suara bryan. Ya tiba tiba tubuh ku di balik dan aku melihat bryan ada di depan mata ku dia emmbawa ku ke dalam pelukannya seketika tangisan ku pecah aku tak bisa lagi membendung perasaan senang karena bryan berhasil menemukan diri ku. Aku membalas pelukannya ya walau pun tak membalasnya dengan erat karena aku hanya menggunakan sisa sisa dari tenaga ku.


"Al sayang kamu baik baik aja kan?" Kata bryan kepada ku aku oun mengangguk kan kepala ku tapi tetap saja aku menangis tanpa henti ya aku menangis karena aku bahagia laki laki yang aku cintai ada di depan mata ku.


"Ya sudah sekarang kita pulang oke" kata bryan kepada ku ajunekmbali menganggukan kepala ku.


Bryan mengendong ku keluar dari kamar itu rasanya aku senang dan sudah tak sabar untuk sampai di rumah. Bryan memasukan ku ke dalam mobil lalu dia duduk di samping ku dia menaruh kepala ku di pangkuannya. Setelah itu mobil pun berjalan.


"Sayang maaf ya aku gak bisa jaga kamu dengan baik," kata bryan kepada ku smabil mencium kening ku dan juga ke dua pipi ku berkali kali.


"Gak papa kok, yang penting kamu ada di sini aku sudah seneng" kata ku kepada bryan ya aku berbicara sangat lemah karena suara ku sudah tinggal sedikit sekarang yang aku rasakan haus dan juga lapar.


"Ya audah kamu tidur dulu nantik sampai di rumah aku bangunin ya sayang" kata bryan kepada ku. Aku pun mengangguk kan kepala ku. Ya karena sudah lelah dan merasa pusing aku pun memejamkan mata ku lalu tidur.


****


Saat aku bangun yang aku lihat pertama kali adalah warna putih ya setelah itu aku melihat ke arah sekeliling dan aku melihat Amelia dia berteriak kepada semua orang kalau aku sudah sadar lalu beberapa orang lainnya pergi untuk memanggil dokter. Ya mungkin sekarang aku ada di rumah sakit. Aku melihat ke arah Amelia Mama dan juga Tante ratna mata mereka bengkak ya aku rasa mereka habis menangis tapi kenapa mereka menangis bukan kah aku sudah baik baik saja dan sekarang aku sudah ada di hadapannya. Tak lama kemudian dokter pun datang setelah itu dia mulai memeriksa diri ku. Setelah merasa cukup dia oun mengatakan kepada semua keluarga ku kalau kondisi ku saat ini sudah stabil dan juga baik baik saja. Kemungkinan aku bisa pulang dalam waktu tujuh hari ya itu lah yang aku dengar setelah itu dokter pun keluar sedangkan para suster membuka alat alat medis yang menempel di badan ku. Setelah selesai suster pun keluar ruangan


"Sayang gimana keadaan kamu?" Kata mama ku kepada ku sambil mengusap usap pelan rambut ku.


"Baik ma" kata ku kepada Mama ku ya suara ku snagat kecil bahkan snagat lemah ya mungkin karena aku sudah cukup lama tidak makan. Tapi sekarang aku haus sangat haus.


"Minum ma" kata ku kepada Mama ku.


"Minum oke tunggu" kata Mama ku kepada ku setelah itu dia pun pergi bryan membantu mengangkat tubuh ku Mama memberikan aku air menggunakan sedotan aku pun meminumnya.

__ADS_1


"Kamu mau makan sayang?" Kata Tante ratna kepada ku.


"Gak ma Al masih kenyang" kata ku kepada Tante ratna sambil menggelengkan kepala ku.


"Sayang gimana keadaan kamu sekarang apa yang kamu rasain ada bagian badan kamu yang terasa sakit?" Kata papa ku kepada ku bahkan mata papa ku masih bengkak akibat menangis.


"Gak pa semuanya baik baik aja kok gak ada yang sakit sedikit pun" kata ku kepada papa ku tiba tiba saja Amelia memepuk ku dan menangis di pundak ku. Ya bahkan suara tangisannya cukup keras.


"Hei dia masih sakit kamu enak aja sudah peluk peluk" kata bryan kepada Amelia sambil menyingkirkan Amelia dan pundak ku ya walu pun aku tak masalah dengan itu.


"Apaan sih dia kan masih sahabt ku. Aku akn kangen sama dia masa gak boleh peluk sih" kata Amelia kepada bryan sambil.emnghapus air matanya ya bahkan dia masih sesenggukan akibat menangis barusan.


"Iya tau tapi dia kan caloan istri ku dan dia baru sadar sudah peluk peluk aja aku aja calon suaminya masih gak meluk" kata bryan kepada Amelia.


"Biarin" kata Amelia tak peduli.


"Sudah apa sih kalian ini hanya ribut aja" kata tabte Ratna kepada Amelia dan juga bryan.


"Ye kamu duluan" kata Amelia kepada bryan dan Amelia pun membalas senggolan bryan.


"Sudah liat alecia ketawa melihat tingkah kalian. Kamu tau Al mereka waktu gak ada kamu merek tengkar terus gak ada yang sependapat dengan mereka bahkan hal ini membuat Mama pusing hah" kata Tante Ratna kepada ku sambil memegang kepalanya.


"Gak papa ma" kata ku kepada Tante Ratna sambil tersenyum.


"Al aku kangen sama kamu. Maaf ya aku gak ada di situ waktu itu. Dan maaf juga aku hak bisa jagain kamu dari crisan. Awas aja kalau aku ketemu dia aku bakalan hajar dia sampai mati" kata Amelia ekpada ku bahkan dia sudah memperagakan gerakan ingin mengajar seseorang saja.


"Gak papa kok yng penting aku ada di sini sekarang bareng bareng sama kalian" kata ku kepada Amelia.


"Iya Al. Syukur lah kamu baik baik aja" kata Amelia kepada ku.


Aku pun hanya menjawab dengan anggukan saja setelah itu mereka semua pun menyuruh ku untuk istirahat ya agar kesehatan ku kembali pulih aku lupa ingin menanyakan bagaimana bisa aku masuk rumah sakit. Ya sudah lah lebih baik aku tanyakan nanti saja kepada Amelia atau yang lainnya.

__ADS_1


****


Tak terasa sudah 4 hari aku di rumah sakit kesehatan ku pun sudah sedikit demi sedikit membaik. Dan ya awalnya aku masih tidak boleh makan nasi atau makanan yang berat berat sekitar hari pertama dan hari ke dua aku masih di suruh makan bubur agar lambung ku menerima makanan dan ya setelah itu sudah sejak kemarin aku boleh meminum susu atau pun memakan makanan yang berat. Aku bertanya kepada bryan dan juga pada Amelia apa yang terjadi kepada ku sampai akhirnya aku ada di rumah sakit ya mereka pun menceritakan kepada ku kalau setelah aku tidur dan sampai di rumah aku di coba untuk di bangunkan tapi aku gak kunjung bangun badan ku katanya juga menjadi dingin setelah itu semua keluarga ku membawa ku ke rumah sakit dan stelah itu aku di nyatakan Kristus ya bagaimana tidak selama aku di sana selama tiga hari aku tidak makan dan tidak minum baru di hari ke empat karena tidak kuat dan aku harus bertahan aku hanya berjalan dan meminum air kran sampai perut ku terasa kenyang ya lebih tepatnya kembung bukan kenyang. Tapi ya sudah lah aku tak ingin memikirkan itu lagi yang penting sekarang aku dan keluarga ku juga sudah berkumpul dan sekarang aku sudah ada di sini bersama dengan mereka. Sekarang aku dan Amelia hanya berdua saja di kamar tempat aku di rawat. Ya bryan , Mama , papa , Tante ratna, dan juga Om Edward mereka masih ke luar untuk mempersiapkan kembali pernikahan ku dengan bryan ya awlanya bryan , Om Edward dan juga Tante Ratna ingin tunggu beberapa bulan lagi ya sampai aku sembuh tapi aku memaksa mereka agar pernikahan ini cepat di laksanakan ha aku tak ingin menunda nunda lagi jadi pernikahan ku akan di ada kan satu bulan lagi dari sekarang.


"Al" kata Amelia kepada ku smabil mengupas buah buahan untuk diri ku.


"Hem iya apa?" Kata ku kepada Amelia sambil melihat ke arah Amelia.


"Pernikahan kaki ini aku gak akan ninggalin kamu kemana pun. Aku akan selalu nemenin kamu dimana pun kamu berada. Aku gak mau kejadian itu terulang dua kali. Kamu tau begitu tau kamu gak ada di kamar hotel aku kaget banget Al. Aku langsung lari ke altar dan bilang kalau kamu hilang kamu tau bryan langsung seprti orang gila dia pergi nyarik kamu dan kembali jam dua belas malam tapi kamu gak ketemu juga akhirnya dia nyuruh semua orang kepercayaannya buat nyari kamu. Tentunya dia gak diam aja ya dia juga terus nyarik kamu bahkan dia hanya makan satu kali itu pun di paksa dengan alasan demi kamu. Tapi kamu tau bryan dia benar benar seprti orang gila saat kamu hilang dan gak di temukan" kata Amelia kepada ku.


"Oiya terus dari mana kalian tau kalau aku ada di vila itu dan sekap sama crisan?" Kata ku kepada Amelia ya aku ingin menanyakan itu sejak kemarin kepada Amelia dna bryan tapi tak ada kesempatan.


"Oh setelah beberapa hari gak di temu ada kurir yang mengirimkan surat untuk bryan dan tulisannya di atas khusu untuk bryan dari alrcia gitu. Nah waktu itu bryan.pun langsung buka surat itu dna di surat itu hanya ada fota dan alamat vila kamu di sekap. Di dalam foto itu kamu tertidur membelakangi foto dengan gaun yang terakhir kamu kenakan. Ya setelah itu bryan langsung ke dana untuk jumput kamu awalnya kami ingin ikut tapi bryan gak bolehin biar gak ada korban lagi katanya. Jadi ya sudah kami semua nunggu kamu di rumah tapi Sampek di rumah kamu di bangunin gak bangun bangun malah kulit akmu dingin banget buat kami khawatir aja" kata Amelia kepada ku. Yang aku bingung kan siapa yang mengirimkan foto dan alamat itu seingat ku di dalam vila itu hanya ada aku dan crisan saja. Tapi apa mungkin crisan yang mengirimkan surat itu keoada bryan. Ya entah lah aku juga tak tau. Tapi dimana sekarang crisan sudah lama aku tak melihat dirinya. Dia oasti kacau sekali saat ini. Tapi ya sudah lah ku tak perlu memikirkan laki laki itu lagi aku harus fokus pada perbaikan ku kali ini.


"Ya sudah lah lagi pula yang penting sekarang aku sama kamu dan keluarga yang lain udah kumpul.kumoul lagi" kata ku kepada Amelia smabil emmegang tangan Amelia.


"Aku juga seneng kamu ada di sini" kata Amelia kepada ku.


"Aku juga makasih ya Mel sudah jadi sahabat yang baik buat aku selama ini. Dan makasih juga sudah mau dan ada di samping ku di saat aku susah sepeti ini mau pun di dalam keadaan aku seneng" kata kunkepada Amelia.


"Iya Kuta kan shabat" kata Amelia kepada ku


Setelah itu kita berdua pun berpelukan. Aku senang memiliki sahabt seperti dirinya yang selalu ada untuk diri ku dimana pun aku berada beruntung aku dulu bertemu dengannya ya walaupun dia sedikit kasar tapi aku tau dia melakukan itu karena dia ingin melindungi orang orang di sekitarnya. Tiba tiba ada yang mengetuk.ointu kamar ku Amelia pun menyuruhnya masuk ternyata kurir pengirim surat dia berjalan ke arah ku dan ke arah Amelia.


"Apa kah di antara kalian ada yang bernama alecia?" Kaya kurir itu kepada ku dan Amelia.


"Iya itu saya ada apa?" Kata ku kepada kurir itu.


"Maaf mengganggu istirahat Anda tapi ini ada dokumen khusu untuk Anda" kata kurir itu keoada ku .


"Oh iya makasih" kata ku smabil menerima surat itu.

__ADS_1


"Tolong tanda tangan di sini. Ini adalah bukti kalau Anda sudah menerima surat itu" kata kurir itu kepada ku.


__ADS_2