
"Ya udah sekarang kita beli ya yank, sekarang kamu ganti baju kita langsung jalan" kata kak Sanusi kepada ku.
"Oke yank" kata ku kepada kak Sanusi.
Setelah itu aku pun berjalan ke kamar untuk menganti baju ku karena kak Sanusi menyuruh ku untuk emnganti pakaian ku ya karena sekarang aku menggunakan baju yang cukup terbuka maka dari karena itu kak Sanusi menyuruh ku untuk Menganti pakaian ku bukannya dia tak suka dengan yang ku pakai tapi dia hanya ingin melihat ku menggunakan pakian yang tetutup dan aku pun menuruti keinginannya. Saat sampai di kamar aku langsung mencari baju lengan pendek atau biasa di sebut kaos, dan celana jeans aku juga tak lupa menggunakan jaket agar tangan ku tak menghitam saat di jalan nanti. Tapi ini sudah sore dan pastinya akan malam saat aku pulang nanti maka dari karena itu aku pun mandi terlebih dahulu DNA seprtinya kak Sanusi juga sudah mandi saat akan ke sini. Setelah selesai aku mandi aku pun menggunakan pakian yang tadi sudah aku pilih setelah itu Aku menggunakan sedikit bedak dan juga liptin setelah selesai aku pun menggerai rambut ku. Setelah selesai aku pun berjalan keluar untuk menemui kak Sanusi yang sudah menunggu diri ku Saat aku menghampiri kak Sanusi dia sedang memainkan hpnya aku pun berdiri di depannya.
"Sibuk banget yank" kata ku kepada kak Sanusi sambil melihat ke arahnya lekat lekat.
"Kok lama yank ganti baju yank" kata kak snausi kepada ku dan dia Menganti topik dari yang aku bicarakan barusan.
"Iya tadi masih mandi dulu soalnya sekarang Kana udah sore yank, dan pulang ya pasti amalm makanya aku mandi dulu yank, biar gak buru buru waktu di jalan nantik pulang ya. Terus kalau aku mandi malam pasti kebesarannya aku langsung flu dan aku gak mau sakit soalnya aku pengen ikut MOS sama pesrom itu yank. Terus kamu ngapain dari tadi kok sibuk banget sam ahp kamu yank" kata ku kepada kak Sanusi sambil kembali mengatakan topik pertama saat aku baru datang.
"Hmmm makanya kok wangi sekali dan cantik banget kamu yank terus ini chat dari temen ku dia bilang kalau besok sama malam ini anak anak mau maen futsal yank" kata kak Sanusi kepada ku dan mendengar hal itu membuat ku mengerutkan alis ku. Sambil memberikan honya kepada ku ya mungkin agar aku percaya kepadanya.
"Terus kamu jawab apa?" Kata ku kepada kak Sanusi sambil berdecak pinggang.
"Ya aku bilang kalau aku gak bisa ikut yank, soalnya aku kan sudah janji kalau besok kita mau ngabisin waktu berdua seharian yank. Aku gak mau ngelewatin waktu ku berdua sama kamu hanya buat maen futsal yank. Maen futsal bisa kapan aja yank tapi kalau mengisi momen sama kamu itu sudah yank apa lagi bentar lagi kamu sudah mau pesrom dan dalam dua Minggu kita gak bakalan bisa ketemu lagi yank." Kata kak sanusi kepada ku ya kata katanya memang terdengar sangat lebay tapi aku tau dia begitu karena dia sangat mencintai diri ku.
"Bagus lah kalau kamu inget sama janji mu ke aku yank" kata kunkepada kak Sanusi ya hampir saja aku marah tak jelas kepadanya karena aku pikir dia akan bermain futsal bersama dengan teman temannya. Tapi dia menepati janji janjinya kepada ku dan dia lebih memilih diri ku dari pada bermain futsal bersama dengan teman temannya.
"Ya pasti lah yank kamu itu prioritas ku yank, apa lagi sekarang kamu sudah jadi tunangan ku yank jadi kamu itu yang harus aku utama kan sekarang yank. Kenapa karena aku gak mau kehilangan kamu yank" kata kak Sanusi kepada ku lagi lagui Kat katanya terdengar snagat lebay tapi kata katanya itu lah yang mampu membuat ku semakin jatuh cinta kepada kak Sanusi dan membuat hati ku dag Dig dug dengan snagat keras.
"Iya iya aku tau dan aku ngerti kok yank, terus sekarang jadi jalan dan beliin yang aku mau ngak yank? Soalnya aku udah laper babget ini yank" kata ku kepada kak Sanusi sambil memasang wajah cemberut dan aku melipat tangan ku di dada ku.
"Iya iya ayo jalan gak usah cemberut gitu lah sayang. Hilang Lo cantiknya kalok cemberut tapi kalau kamu senyum itu membuat hati ku" kata kak snausj kepada ku. Tapi aku embgwntikan kata katanya smabil emnutup mulutnya menggunakan tangan ku ya kalau tidak dia akan meneruskan pusisinya lagi dan itu akan membuat ku makin lama untuk makan dan pastinya aku akan makin lapar sekali.
__ADS_1
"Udah ayo jalan aku laper" kata ku kepada kak Sanusi.
"Iya ayo" kata kak Sanusi kepada ku.
"Eh tapi pamit dulu sana sama ayah dan juga jbuj" kata kak Sanusi ekpada ku menyuruh ku untuk pamit kepada ke dua orang tua ku.
"Iya ayo ke belakang pamit sama ayah dan ibu" kata ku kepada kak Sanusi sambil berjalan ke arah belakang. Saat sampai di belaknag aku langsung menghampiri ayah ku dan emngatakan kalau kita akan kekur dia pun mengizinkan nya setelah itu aku pergi ke ibu lalu menjelaskan sama seperti saat aku menjelaskan saat aku akan keluar bersama dengan kak Sanusi. ya tentunya dan pasti ya ibu ku mengizinkan nya. Setelah selesai berslamaan dengan ke dua orang tua ku aku dan kak Sanusi pun pergi menuju tujuan utama kami. Ya karena ini sudah sore maka kami menuju ke penjual surma ya itu adalah makan favorit ku. Aku snagat suka sekali sayur, daging, dan juga roti dan di dalam makana itu semuanya menjadi satu maka dari karena itu aku snagat menyukainya dan menjadikannya ebagai makanan favorit ku.
Setelah selesai membeli tiga buah surma aku dan kak sanusi pun duduk di kursi yang di sediakan dia alun alun. Ya sambil emnikmati orang yang sednag berlalu lalang tentunya sambil menunggu malam juga karena nasi goreng yang aku inginkan akan buka sekitar pukul tujuh malam. Untung nya aku sudah mandi kalau tidak pasti sekarang aku akan gatal gatal. Sambil menunggu nasi goreng itu buka aku pun emmakan surma yang sudah di belikan oelh kaks anusi. Ya aku membeli tiga buat surma spesial dan aku bisa menghabiskan ya karena aku sangat snagat emnyukai makanan ini tapi saat aku sudah makan nasi aku hanya akan memesan dua saja yang biasa satu dan yang spesial satu. Tapi karena dari siang aku tak makan nasi aku pun memesan surma itu sebanyak tiga buah dan aku pasti bisa menghabiskannya. Karena jujur saja sejak tadi perut ku sudah meronta ronta minta di isi.
Sekitar jam setengah tujuh malam aku DAN kak Sanusi pun memutuskan untuk berjalan-jalan emngelilingi kota Bondowoso terlebih dahulu. Ya saya di jalan kami bercerita tentang masa lalu dan masa depan yang akan kami bangun suatu saat nanti. Tak terasa sudah satu jam lebih kita berkeliling dan sudah jam delapan lewat saya aku melihat jam. Kita pun alngsung menuju ke tempat di mana nasi goreng favorit ku di jual. Saat smapai kami pun alngsung memesannya dan langsung di makan di sana. Sambil menunggu aku sibuk bermain hp ku ya begitu pun dnegan kak Sanusi dia sibuk emnbalas chat dari teman laki lakinya yang masih emmaksanya untuk bermain futsal.
"Mereka masih maksa kamu buat main futsal?" Kata ku kepada kak Sanusi sambil meletakkan hp ku di atas meja.
"Iya yank tapi aku udah nolak kok yank" kata kak Sanusi kepada ku. Sambil menunjukan chatnya dengan teman temannya.
"Jam sembilan tar lagi yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Ya udah kamu main aja yank, setelah selesai makan kamu anterin aku pulang yank terus kamu ke gladiator buat main sama temen temen mu yank aku gak papa kok yank lagi pula besok kita kan bakalan ngabisin waktu berdua seharian yank" kata ku kepada kak Sanusi. Ya aku merasa kasihan kepada kak sanusi dia pasti ingin sekali bermain futsal tapi dia sudah membuat janji untuk bersama. Dengan ku.
"Gak ya k aku pengen ngabisin waktu berdua sama kamu yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Udah gak papa yank kamu ke sana ya yank kasian temen temen mu yank pasti mereka berharap kalau kamu bisa maen yank" kata ku kepada kak sanusi.
"Gak yank aku gak mau yank, aku mau ke sana dan Amen futsal kalau akmu juga ikut ke sana dan nemenin aku ya yank" kata kak Sanusi kepada ku.
__ADS_1
"Emangnya kamu mau maen berapa jam yank" kata ku kepada kak snausi.
"Sekitar dua jam man gitu yank, emangnya kenapa yank?" Kata kak snausi kepada ku.
"Kalau dari jam sembilan malam Sampek jam sebelas malam itu kan baru selesai yank Dan aku juga gak ijin sama ayah DAN juga ibuk yank buat nemenin kamu maen futsal yank. Pasti gak bakalan di bolehin sama ayah ku yank. Udah gak papa kok yank kamu sendiri aja ya yank. Terus setelah Amen kamu gak bakalan langsung pulang paling Dan masih istirahat setengah jam man kan yank paling dah sekitar jam dua belas malam aku abru pulang yank. Dan aku gak bakalan di ijinin yank sama ayah dan ibu" kata ku kepada kak Sanusi.
"Hemmm ya udah setelah ini kita pulang ya yank aku mau bicara langsung sama ayah dan ibu kamu yank. Boleh apa ngak kita keluar lagi ya yank" kata kak Sanusi kepada ku ya aku rasa dia benar benar ingin aku menemaninya untuk bermain futsal.
"Iya yank" kata ku kepada kak Sanusi.
Setelah itu kami pun makan makanan yang sudah kami pesan barusan. Setelah selesai kak Sanusi pun membayarnya kami langsung menuju rumah tak sampai setengah jam aku dan kak Sanusi pun sampai di rumah ku. Aku pun langsung masuk dan langsung mencari ayah dan ibu ku. Dan Ter tata ibu dan ayah ku sedang menonton TV di ruang tengah aku pun langsung menghampiri ayah dan juga ibu ku laku bersalaman dengan ke dua orang tua ku.
"Sudah pulang Syah" kata ayah ku kepada ku saat aku sedang bersalaman dengan ayah ku.
"Iya yah, yah kak Sanusi mau bicara sama ayah dan juga ibu" kata ku kepada ayah ku.
"Emangnya mau bicara apa syah?" Kata ayah ku kepada ku smabil melihat ke arah ku
"Udah keluar dulu yah buk kan biar ayah sama ibu tau" kata ku kepada ayah dan juga ibu ku.
"Iya iya ayo" kata ayah ku kepada ku smabil beriri. Begitu pun juga dengan ibu ku setelah itu aku dan ibu ku pun labgsung keluar saat sampai di ruang tamu kak Sanusi langsung bersalaman dengan ke dua orang tua ku. Setelah itu kak Sanusi pun kembali dudukd i Sofanya yang semualah dia duduki begitu pun juga dengan ayah dan juga ibu ku sednagkan diri ku. Aku berdiri di samping ayah ku.
"Ada apa nak Sanusi? Katanya mau bicara sama ayah dan ibu" kata ayah ku kepada Kak Sanusi.
",Iya pak buk gini. Saya mau ngajak Aisyah buat nemenin saya maen futsal di Gladiator saya maen dari jam sembilan. Karena maennya dua jam jadi kemungkinan selesai maennya sekitar jam sebelah dan saya anterin Aisyah pulang dan Sampek ya sekitar jam dua belas malam. Apa boleh saya ngajak Aisyah buat nemenin saya maen futsla pak buk?" Kata kak Sanusi kepada ayah dan juga ibu ku dia emngatakan hal itu sambil menundukkan kepalanya entah dia takut atau malu aku juga tak tau.
__ADS_1
"Kenapa kalau nak Sanusi pergi sendiri saya ke gladiator nya?" Kata ayah ku kepada kak snausi.
"Gak papa kok pak. Tapi saya hanya pengen di temenin sama Aisyah aja pak. Makanya saya ngajak Aisyah tapi Aisyah nyuruh saya buat sendirian tapi karena saya pengen keluar sama Aisyah jadi saya mau minta ijin kepada ayah dan juga ibu apa boleh saya keluar dengan Aisyah?" Kata kak Sanusi kepada ku cara bicaranya pun sudah tak benar aku rasa dia sudah mulai gugup dan juga takut tentunya.