
“silahkan masuk?” kataku langsung berdiri
Aku melihat si mesum yang masuk, sedang apa
dia disini tumben dia mengetuk dulu biasanya dia langsung masuk ajah lagian ini
kan rumah dia mau ngapain juga terserah dia apa peduli ku.
“aku lagi gangu kamu?’ kata si mesum
“gak juga sih?” kata ku sambil berjalan ke
arah sofa
“gimana deman kamu sudah baikan?” katanya
kepadaku
“iya aku sudah sehat banget kok?” kataku aku
memikirkan sebuah ide aku bisa meminjam ponselnya untuk menelfon ratna
memberitahukan kondisiku.
“mmm…. Aku boleh pinjam handphone kamu ngak
buat nelfon temen aku, buat ngasih kabar kalau aku baik-baik aja?” kataku
kepadanya
“boleh nih?” katanya sambil memberikan
handphonenya kepadaku
Aku mengambil handphonennya lalu mencoba
menelfon ratna tapi tak di angkat. Aku mencoba lagi tapi akhirnya nomer ratna
tak aktif hmmmm aku jadi makin bingung. Aku memeberikan handphonenya kembali
kepada alzelfin.
“makasih?” kataku sambil mengulurkan tanganku
kepadanya karena handphonenya ada di tanganku
__ADS_1
“sudah cepet banget bahkan aku gak denger kamu
ngomong?’ katanya kepadaku
“nomer temenku lagi gak bisa di hubungin gak
tau juga kenapa?” katanya kepadaku
“sudah besok pagi aku antar kamu pulang
sekarang kamu istirahat ajah dulu ini sudah malam sebelum itu kamu mandi dulu
pakai air hangat biar badan akmu enak dan pikiran kamu tenang?” katanya
kepadaku
“kenapa kamu perhatian banget sama aku, apa
alasan kamu sebenarnya stop[ kalau kamu masih bilang kamu cinta pada pandangan
pertama aku denger dari anton kalau kamu banyak pacar di luar sana?” kataku
kepada alzelfin
“tapi kamu wanita pertama yang aku bawa ke
“iya apa alasan kamu sebenarnya?” kataku
penasaran
“jika kamu sudah menjadi kekasihku dan
menerimaku apa adanya aku akan menceritakan semuanya kepadamu, bahkan setiap
rahasia di hidupku tapi hanya 1 hal yang akan aku pastikan bahwa kamu akan
menjadi ibu dari anak-anakku suatu saat nanti ingat lah itu?” katanya sambil
meninggalkan ku pergi
Setelah dia meninggalkanku sendiri aku bingung
dengan jawaban yang dia berikan kepadaku kenapa dia sangat pede bilang bahwa
aku akan menjadi ibu dari anak-anaknya bhakan aku bertemu denganya baru 2 hari
__ADS_1
ini. Sudah lah lebih baik aku pergi mandi dan tidur.
Saat bangun aku bersiap-siap dan turun ke
bawah. Saat berjalan ke bawah aku melihat alzelfin menungguku di bawah.
“makan dulu?” katanya sambil menarikku ke meja
makan
“oke?” kataku
Setelah selesai makan aku berjalan keluar
karena alzelfin berjanji kepadaku bahwa dia akan mengantarkan ku pulang. Tapi
saat sampai di depan dia meneriman terlfon dan mengatakan tak bisa
mengatarkanku karena dia ada urusan yang sangat penting jadi hanya anton dan
supirnya lah yang mengantarkanku saat sampai di apartement aku melihat ratna
dan yang lainnya sangat gelisah saat aku menyapa mereka berlari menghampiriku
dan menanyakan keadaanku lalu setelah itu aku menceritakan apa ang terjadi
padaku selama 3 hari ini. Setelah itu aku mengatakan aku akan tidur sebelum
tidur aku mandi.
Hari ini aku kembali ke rutinitasku pagi ini
Jason dan austyn menungguku di depan gedung apartemnet ku dan mengatakan akan
mengantar dan menjumputku dan ratna setiap hari. Karena mereka khawatir
denganku, kemana pun aku dan ratna pergi Jason dan austyn selalu mengikuti
kami, 2 minggu sudah berlalu dan hari ini austyn mengajakku ke taman di dekat
mall yang sedang aku dan ratna kunjungi. Setelah selesai belanja aku ratna dan
Jason ke taman itu.saat sampai di taman aku melihat austyn dari kejauhan , saat
dia menoleh dan melihat kita dia melambaikan tangannya kepadaku dam yang
__ADS_1
lainnya kau menhampirinya begitu pun ratna dan Jason