
"Aku janji akan selalu ada buat kamu, aku janji bakalan jaga kamu , aku janji apa pun yang terjadi aku akan selalu cinta sama kamu dan bahkan di saat kamu bahaya aku orang pertama yang akan datang nolong kamu tapi" kata crisan terdiam aku pun menoleh ke arahnya
"Tapi kenapa?" Kata ku penasaran karena crisan menghentikan ucapannya
"Aku mau kamu juga janji apa pun yang terjadi hubungan ini ngak akan berakhir" kata crisan kepada ku dan hal itu membuat ku tertegun.
"Aku janji apa pun yang terjadi hubungan ini ngak akan berakhir kecuali kamu bersama dengan wanita lain" kata ku kepada crisan.
"Aku juga janji akan selalu buat kamu bahagia dimana pun dan kapan pun di saat kita bersama" kata crisan sambil mencium pipi sebelah kiri ku.
"Aku harap janji janji itu bukan sekedar ucapan saja tapi kamu bisa menepatinya" kata ku kepada crisan.
"Pasti" kata crisan dengan mantap.
Setelah itu aku dan crisan pun berbincang bincang mengenai beberapa hal cukup lama berbincang bincang akhirnya kami memutuskan untuk tidur dan crisan ingin tidur bersama ku. Ini tidak sepeti yang kalian bayangkan ya hanya sekedar tidur saja menemani ku. Awalnya aku tak mau karena aku takut hal yang tak aku inginkan terjadi tapi crisan berjanji tak akan melebihi batas. Akhirnya mau tidak mau aku dan crisan pun tidur di satu tempat yang sama ya saat tidur aku tak dapat memejamkan mata ku karena terlalu gugup tapi crisan memeluk ku sehingga pelukannya membuat ku tenang dan aku pun tertidur.
Keesokannya saat aku bangun crisan sudah bangun duluan aku bertanya kepadanya kenapa gak bangun dia hanya bilang kalau dia suka cara ku tidur Seperti bayi katanya. Setelah itu crisan turun dari ranjang dan mengambilkan paper bag dia menyuruh ku untuk mandi dan memakai gaun itu karena dia akan mengajak ku mengelilingi danau di pun hendak keluar tapi aku menahannya.
"Kenapa lagi?" Katanya saat aku menghentikan langkahnya
"Amelia sama yang lain gimana?" Kata ku kepada crisan ya aku lupa kalau aku liburan bersama mereka
"Mereka sudah pulang duluan nantik setelah keliling danau kita juga pulang" kata crisan kepada ku
"Oh oke" kata ku kepada crisan.
Crisan pun keluar dari kamar. Aku langsung masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mandi setelah selesai aku langsung memakai baju yang ada di paper bag yang crisan berikan kepada ku tadi. Setelah itu aku langsung berdandan setipis yang aku bisa tak lama kemudian crisan datang dengan sebuah nampan di tangannya dia tersenyum kepada ku sambil berjalan ke arah ku.
"Apa itu?" Kata ku kepada crisan.
"Sarapan buat kamu" kata crisan sambil meletakkan nampan yang di tangannya itu di depan ku. Di depan ku tersedia roti, sosis, dan juga telur tak lupa dengan segelas susu dan juga air.
"Tapi aku gak biasa sarapan sepeti ini" kata ku kepada crisan ya karena biasanya aku sarapan dengan nasi dan ikan saja.
"Kamu pengen apa biar aku pesenin buat kamu" kata crisan kepada ku
"Gak usah biar dah aku makan ini aja" kata ku kepada crisan sambil melihat makan yang ada di depan ku
"Ya sudah aku mandi dulu terus kita jalan" kata crisan sambil pergi meninggalkan ku tak lupa dia mencium pipi kiri dan kanan ku.
"Cris" kata ku menghentikannya saat dia akan masuk ke dalam kamar mandi
"Iya apa?" Kata crisan kepada ku
"Kamu sudah makan?" Kata ku kepada crisan
"Iya sudah tadi di bawah, kamu makan aja dulu ya" kata crisan aku pun mengangguk dia pun melanjutkan langkahnya ke kamar mandi.
Aku pun langsung memakan makanan yang ada di depan ku saat makanan itu masuk ke mulut ku ya lumayan enak untuk diri ku ya walau pun aku tak biasa. Tak lama kemudian semua makanan itu pun sudah habis begitu pun dengan crisan dia keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap dan berjalan ke arah ku.
__ADS_1
Dia menyisir rambutnya setelah selesai dia mengajak ku untuk pergi ya karena ini sudah hampir siang saat sampai di depan crisan langsung menyuruh ku untuk masuk ke dalam.mobilnya aku pun masuk ke dalam tak lama kemudian mobil pun jalan di kemudikan oleh sopir crisan. Saat di sepanjang jalan crisan hanya diam saja menghadap ke arah luar jendela entah apa yang terjadi hari ini sepertinya ada yang aneh darinya tapi aku tak bertanya karena dia pasti tak akan memberitahukannya kepada ku.sekitar 1 jam kemudian kami pun sampai di danau crisan membukakan pintu mobil untuk ku setelah itu dia mengandeng tangan ku bahkan dia mengenggam tangan ku dengan sangat erat. Dia membawa ku berjalan jalan di oinggir danau cukup lama kami berjalan akhirnya crisan mengajak ku untuk duduk di sebuah tempat ya sepertinya tempat itu sudah di sediakan secara sengaja aku tak bertanya kepada crisan karena aku tau kalau dia lah yang sudah menyiapkan. Ini semua lalu kami pun memakan camilan yang telah di siap kan secara spontan dia berbaring di pangkuan ku.
"Cris" kata ku kepadanya karena aku kaget melihat crisan yang secara tiba tiba tiduran di pangkuan ku
"Biarkan aku Seperi ini sebentar saja" kata crisan kepada ku.
Jadi aku hanya membiarkannya tidur di pangkuan ku, aku melihatnya memejamkan matanya ya walau pun tak bisa aku pungkiri kalau dia sangat tampan dan tanpa sadar aku sudah mulai mengelus elus rambutnya.tiba tiba saja dia membuka matanya membuat ku kaget jadi secara spontan aku menarik tangan ku dari rambutnya.
"Kenapa?" Kata crisan kepada ku
"Hah emm... mmm ke ke ke kenapa gakkk papa kok" kata ku gugup ya karena aku kaget karena dirinya
"Kamu pacar ku gak papa kok hanya ngelus rambut lebih juga gak papa" kata crisan sambil memainkan matanya membuat ku geli
"Apaan sih cris" kata ku kepada crisan sambil menyingkirkan kepalanya dari pangkuan ku lalu aku berjalan ke arah pinggir danau ya aku kesal kepadanya karena dia membuat ku kaget bahkan masih tempatnya dia mengoda ku.
"Aku sayang sama kamu, aku gak mau kehilangan kamu Al. Aku gak tau kenapa aku bisa seperti ini tapi aku benar benar cinta sama kamu Al. Ya meskipun aku tau kalau kamu gak akan percaya sama ucapan ku" kata crisan sambil memeluk ku dari belakang dan meletakkan kepalanya di bahu ku.
"Aku percaya sama kamu kok" kata ku kepada crisan.
"Serius kamu?" Kata crisan tak percaya dengan ucapan ku sehingga dia membalik ku sampai sampai aku hampir terjatuh.
"Iya serius, duh pelan pelan kamu buat aku mau jatuh aja pusing tau" kata ku kepada crisan kesal.
"Iya iya maaf, tapi!" Kata crisan menghentikan ucapannya lagi lagi dia begitu.
"Kenapa? Tapi kenapa?" Kata ku kepada crisan ya meskipun aku malas untuk bertanya tapi jujur saja ini membuat ku penasaran.
"Pergi? Pergi kemana?" Kata ku kepada crisan
"Aku hanya mau ngurusin sebuah masalah kecil aja, ngak akan lama kok paling hanya 1 bulan" kata crisan kepada ku dan hal itu membuat ku penasaran.
"Memangnya harus kamu ya yang pergi?" Kata ku kepada crisan entah kenapa tapi aku terasa berat saat dia akan meninggalkan ku.
"Iya hanya 1 bulan aja kok, aku janji gak akan lebih dari 1 bulan" kata crisan kepada ku
"Ya sudah sana pergi" kata ku kepadanya
"Bukan sekarang masih satu Minggu lagi" kata crisan kepada ku
"Oh iya sudah" kata ku kepadanya.
"Emang kamu gak penasaran aku mau pergi kemana dan ngapain?" Kata crisan kepada ku dan pertanyaannya itu membuat ku bingung
"Ngak soalnya aku percaya sama kamu lagian kamu sudah janji kan gak bakalan hianatin aku" kata ku kepada crisan dengan tenang.
"Kamu bisa pegang janji aku" kata crisan dengan mantap.
Setelah itu Crisan mengajak ku untuk pulang ya karena hari sudah mulai siang, saat di perjalanan aku hanya diam saja tanpa kata. Perjalanan ini serasa sangat lama sekali bagi ku entah lah tapi perasaan ku tak menentu aku rasanya ingin marah, sedih dan juga ngambek tapi aku juga tak tau kenapa aku bisa begini. Apa mungkin karena crisan akan pergi meninggalkan ku tapi ini kan hanya sebulan toh aku sudah di janjikan sesuatu olehnya tapi apa aku bisa percaya sama crisan kalau dia bakalan setia sama aku dia bakalan selalu jujur kepada ku entah lah semakin di pikirkan semakin membuat ku pening dan juga pusing.
__ADS_1
"Hei" kata crisan sambil menepuk bahu ku dengan sangat keras membuat ku kaget sampai sampai hp yang sejak tadi aku pegang terjatuh.
"Kamu kenapa?" Kata crisan sambil mengambilkan hp yang terjatuh dari tangan ku.
"Hah hmm.... mmmm ngak apa apa kok" kata ku kepada crisan
"Cobak cerita sama aku ada apa soalnya aku dari tadi manggil manggil kamu tapi ngak ada jawaban" kata crisan kepada ku
"Gak papa kok hanya capek aja, pengen cepet Sampek ke rumah pas tidur" kata ku kepada crisan berbohong masa iya aku mau bilang kalau aku ingin marah tanpa alasan bisa bisa di bilang bodoh aku.
"Ya sudah sini tiduran dulu nantik kalau sudah Sampek di depan rumah kamu aku bangunin" kata crisan kepada ku sambil meletakkan kepala ku di pangkuannya
"Gak usah gak papa kok" kata ku kepada crisan mencoba untuk bangun
"Sudah tidur jangan keras kepala aku gak mau kamu Sampek sakit gara gara kecapekan" kata crisan sambil menahan kepala ku agar tetap di pangkuannya dan ya Al hasil aku masih berbaring di pangkuannya.
Entah kapan aku tertidur tapi saat aku bangun aku sudah ada di dalam kamar ku dan ya sekarang sudah jam 7 pagi aku pun bangun lalu mandi karena aku harus berangkat sekolah. Setelah selesai bersiap siap aku pun keluar dari kamar untuk sarapan. Tapi saat sarapan ada satu hal yang aneh ya bukan hal yang aneh bagi ku tapi baru kali ini aku makan di pandangan oleh Mama, papa, dan juga adik ku bahkan saat aku melihat mereka, mereka malah tersenyum dan menyuruh ku untuk terus makan. Tapi lama lama aku tak tahan aku menaruh sumpit dan sendok yang aku pegang
"Ada apa dengan kalian?" Kata ku kepada papa, Mama, dan juga adik ku yang sejak tadi tak makan tapi malah melihat ku dengan senyum misteriusnya dan hal itu membuat ku jegah.
"Apa hubungan kalian sudah melebihi dari teman" kata mama ku sambil menaikkan turunkan alisnya yang artinya dia mengoda ku.
"Hubungan apa sama siapa?" Kata ku kepada Mama ku karena aku bingung dengan ucapannya.
"Tentu saja dengan tuan muda crisan" kata ayah ku dengan semangatnya
"Apa kalian akan menikah setelah kakak lulus sekolah?" Kata adik ku membuat ku membelalakkan mata
"Hei jangan langsung menikah mereka harus bertunangan duku ya setidaknya nya 2-3 tahun oh tidak tidak sebaiknya 1 tahun saja setelah itu mereka menikah" kata mama ku dengan antusiasnya
"Benar benar papa setuju lalu kapan dia melamar mu Al?" Kata papa lagi dan itu membuat ku bertambah bingung sehingga aku tak bisa berkata kata
"Tunggu tunggu yang sejak tadi kalian bicarakan itu apa? Aku benar benar tidak mengerti dan siapa yang akan menikah atau bertunangan?" Kata ku kepada mereka sambil memegang kepala karena pusing dengan ucapan mereka semua
"Tentu saja pernikahan mu dengan tuan muda crisan" kata mama ku dengan sangat sangat semangat bahkan dia langsung berdiri.
"Aku dan crisan hanya berpacaran dan tidak akan lebih dari itu. Pernikahan itu masih sangat jauh dari hidup ku ma pa, aku masih ingin membahagiakan kalian dulu" kata ku kepada Mama dan juga papa
"Kalian menikah saja sudah membuat Mama dan papa bahagia bukan begitu pa?" Kata mama ku kepada ku dan juga papa ku.
"Iya betul yang di katakan oleh Mama mu" kata papa mendukung ucapan Mama
"Sudah lah lebih baik kalian pergi berkerja aku juga mau berangkat sekolah" kata ku sambil bersiap siap tapi di cegah oleh Mama dan papa ku bahkan adik ku menahan ku untuk mengambil tas sekolah ku.
"Apa lagi aku harus berangkat sekolah sebelum terlambat" kata ku kepada mama, papa, dan juga adik ku
"Apa saja yang sudah kalian lakukan?" Kata mama ku melihat mata ku seakan akan dia ingin mencari jawabannya sendiri.
"Kita tidak melakukan apa apa dan kita hanya liburan itu saja" kata ku kepada Mama ku sambil mencoba melepaskan genggaman tangan dari mama, papa, dan juga adik ku
__ADS_1
"Tapi kalian tadi malam sepettinya sudah melakukan sesuatu bahkan kita saja sampai kaget" kata mama ku kepada ku sambil melihat ke arah papa ku.