
Ketika Rama hendak pergi ke sekolah .
Angga dan Mia pun menanyakan hal yang dari semalam mereka bicarakan .
" Tunggu dulu Rama ". Ucap Angga yang kini bangkit dari kursi meja makan nya itu .
" Iya pah ada apa ?". Tanya Rama sambil merapihkan dasi yang ia kenakan yang sedikit berantakan .
" Kemana sepedamu ?". Tanyanya Angga pada anak laki-laki nya itu .
" Oh itu, kemarin ban nya bocor jadi Rama bawa ke bengkel ". Ucap Rama sambil tersenyum .
" Tuh.. kan mas apa aku bilang jangan salah paham dulu, benarkan tebakanku kalau sepeda Rama itu pasti dibawa ke bengkel karena kenapa-kenapa ". Timpal Mia tersenyum sambil menuangkan air ke dalam gelas untuk suaminya itu .
" Oh ya sudah aku hanya takut kemanakah saja itu sepedanya ". Ujar Angga melanjutkan ritual sarapan paginya .
" Ya sudah Rama duluan ya pah berangkat sekolahnya , sudah ditunggu Alfi diluar ". Ucap Rama pamit kepada kedua orangtuanya .
Rama mencium punggung tangannya kedua orangtuanya itu .
" Hati-hati ya sayang boncengan sepeda nya jangan ngebut bawanya ". Ucap Mia .
" Iya mah pah , kalau gitu Rama pamit ya Assalamualaikum ". Ucapnya sambil pergi keluar rumahnya itu .
" Iya Waalaikumsalam ". Ucap keduanya yaitu Angga dan Mia .
Rama kini berangkat ke sekolah dengan Alfi .
" Ram ...". Panggilnya Alfi sambil mengayuh sepedanya menuju sekolah .
" Apa fi ". Tanya Rama .
" Lo tahu gua denger cerita dari anak-anak katanya kemarin Lo jalan ya sama kak Dania senior sekolah itu ". Ucap Alfi tersenyum .
" Hah... kok bisa sampai tahu ". Ucap Rama kaget mendengar berita itu .
" Ya tahu lah bahkan Lo lagi viral sekarang dimedia sosial karena pas ditoko buku itu Lo berdua jatuhkan dan jatuhnya itu ngena banget gitu ". Ujar Alfi .
" Hah... Viral ". Ucap Rama yang kaget mendengar ucapannya Alfi .
" Iya viral, Lo viral tahu dimedia sosial banyak banget yang komen , apalagi fans Dania banyak banget yang bertanya-tanya Lo tuh siapanya Dania , secara Dania itu Selebgram bro ". Ujar Alfi .
" Aduh... kenapa harus sampai semua orang-orang tahu sih soal kejadian ini , bikin masalah saja ini orang yang menyebar video itu ". Batin Rama yang kebingungan karena pasti dirinya sekarang sedang dicari-cari oleh fans clubnya Dania .
" Hadeh.. ada-ada saja dah.. pusing gua Fi ". Ujar Rama mengeluh .
" Hah...kenapa Lo harus pusing , seharusnya Lo itu kan seneng kalau gua jadi Lo pasti akan sangat seneng banget bisa terkenal apalagi terkenal karena bisa barengan dengan Ratu Selebgram kaya Dania Putri Kharisma ". Ujar Alfi berandai-andai sambil tersenyum .
" Tahu lah Fi pusing saja gitu gua sekarang mood sekolah gua pun menurun , gak mood gua sekarang ". Ucapnya .
" Caelah Ram..Ram.. masa iya seorang Rama jadi malas-malasan kesekolah , dimana ada sejarahnya Ram ". Ujar Alfi .
" Lah.. lo gak akan ngerti fi ". Ucap Rama .
" Hah... ngerti apaan dah ?". Ucapnya bertanya-tanya karena tidak mengerti ucapan Rama .
Alfi mengayuhkan sepedanya dengan kecepatan sedang karena sekolah mereka hanya berjarak beberapa kilo meter lagi .
" Lo gak tahu saja Fi situasinya gimana , gua gak mau sampai terkenal apalagi terkenal karena Dania , gua hanya ingin hidup layaknya orang biasa , lagipula gua gak mau berurusan lagi dengan Dania, gua dan Dania itu gak ada hubungan apa-apa ". Batin Rama .
Sesampainya di gerbang sekolah Alfi dan Rama sudah disambut beberapa anak sekolahan mereka , mereka langsung mengerumuni Rama dan Alfi yang baru saja datang .
" Rama... kamu ada hubungan apa sih sama kak Dania ?". Tanya siswi perempuan .
" Iya Ram... kamu pasti pacaran ya sama Dania ". Timpal siswi satunya .
" Iya Ram ... jawab ada hubungan apa kalian berdua , jangan membuat kami para fans Dania Club' menjadi penasaran ". Ucap siswi lain .
" Iya Rama.. ".
" Ayo jawab Rama ".
" Iya Rama jawab lah pertanyaan kami ".
Semua kerumunan itu membuat Rama risih , beda dengan Alfi yang keasikan dikerumuni oleh para siswi perempuan yang ia jadikan kesempatan .
Rama yang risih pun meninggalkan kerumunan itu .
" Yah... yah... kok pergi ". Ucap siswi .
__ADS_1
" Iya nih , kok pergi ". Timpal temannya siswi itu .
" Iya kan Lo belum jawab Rama , Rama tunggu ". Teriak siswi lainnya .
Rama yang diteriaki itu pun hanya mengabaikan teriakan para siswi itu .
" Ck... berisik , pagi-pagi sudah bikin gua risih saja tuh cewek-cewek ". Gerutu Rama sambil memegang tas gendong nya itu .
Alfi yang masih berada disanapun hanya senyam-senyum .
" Dih... ngapain dah ini bocah masih disini , udah sana, kita gak butuh Lo ,yang kita butuhkan itu Rama bukan Lo ". Ujar Siswi perempuan yang mendorong tubuh Alfi .
" Yehh... biasa aja kali huh...". Ujar Alfi mengayuh sepedanya itu keparkiran sekolah .
Tidak jauh dari gerbang sekolah Diva yang berdiri didepan kelasnya pun melihat Rama dikerumuni siswi perempuan menjadi jengkel tersendiri bagi dirinya .
" Ck... terkenal ya sekarang Lo Ram...Ram... hanya gara-gara dekat sama kak Dania itu si end the geng katro ". Batinnya menggerutu .
Akibat kejadian tempo hari Rama menjadi topik pembicaraan satu sekolah .
Rama yang berjalan di koridor sekolah pun menjadi agak risih dan bingung harus berbuat apa supaya dia gak jadi topik pembicaraan satu sekolah lagi .
" Ck... ini semua gara-gara kejadian kemarin ". Batinnya menggerutu .
Dan saat beberapa langkah lagi , menuju kelasnya Rama dihadang oleh sekelompok geng yang cukup terkenal disekolah yaitu geng Jack , geng ini cukup terkenal dengan baku hantamnya makannya satu sekolah mana ada yang berani dengan geng ini, geng ini dipimpin oleh seorang siswa pria yang cukup terkenal yaitu Okky .
Kebetulan Okky ini adalah dulunya sangat menyukai Dania sampai sekarang pun ia masih mengejar-ngejar Dania , namun Dania tidak pernah melirik kearah Okky .
" Wah...wah... lihat siapa yang masih berani datang ke sekolah sini setelah membuat onar ". Ujar Okky melihat sambil mengelilingi tubuh Rama .
Dan di sisi lain ada teman-temannya yang melihat dan menatap Rama dengan tatapan tak suka .
" Onar ? ". Ucap Rama bertanya .
" Iya Onar , Lo sudah membuat masalah sama gua B*ngs*t ". Ucap Okky cukup kasar .
" Hah...masalah apa kak, berbuat onar gimana dah ?". Ucap Rama dengan tersenyum mengejek .
Semua siswa yang ada di sanapun melihat kearah Rama dan Okky bersama teman-teman nya itu .
Karena Rama sudah tahu apa maksud Okky sebenarnya berbuat itu padanya namun Rama hanya berpura-pura tidak tahu menahu soal Okky berbuat seperti ini padanya .
" Loh... berpura-pura gimana , saya pun gak tahu apa tujuan kakak melakukan hal ini pada saya, saya hanya ingin berjalan kearah kelas saya jadi biarkan saya lewat ". Ujar Rama tidak memperdulikan omongan seniornya itu .
" Ck... benar-benar ini bocah ngajak ribut ". Ucap Okky menahan emosi sambil melihat kearah teman-temannya .
Satu temannya Okky mengisyaratkan agar Okky menghajar Rama sekarang juga .
Okky pun langsung mencengkram kerah baju Rama , lalu langsung memukul wajah Rama dan perutnya sampai Rama terdorong kelantai .
Para siswa yang melihat kejadian itu hanya diam saja ada yang ketakutan ada juga yang merasa kasihan dengan Rama karena bermasalah dengan geng yang ditakutin satu sekolah .
" Uhukkhhh ". Rama terbatuk karena merasa nyeri dipukuli Okky , Rama tidak ada persiapan apapun untuk mencegah Okky memukulnya karena serangan Okky mendadak baginya .
" Agrhhhh...". Jeritan para siswa dan siswi .
Rama berusaha bangun, dari jatuhnya sambil memegang perutnya yang terasa nyeri baginya .
Dania yang baru saja datang dan turun dari mobilnya pun keheran melihat para siswa siswi berlarian menuju koridor sekolah ,
" Ada apaan sih itu rame-rame masih pagi juga ". Ucap Dania memakai tas gendongnya .
Ajeng dan Rena pun melihat kearah keramaian yang ada di koridor ,
" Iya rame bener ya ". Ucap Ajeng .
" Hooh... hadehhh... ada-ada saja pagi-pagi ". Timpal Rena .
Dan salah satu siswi yang melihat Dania pun langsung berlari kearah Dania dan itu membuat Dania sekawan pun merasa heran kenapa ada siswi yang berlari kearah mereka .
" Nia...Nia ". Panggil siswi itu sambil nafas ngos-ngosan karena lelah mencari-cari keberadaan Dania dari tadi .
" Ada apa? ". Tanya Dania dengan gaya sombongnya .
" Hooh... manggil-manggil Dania lagi ". Ujar Ajeng dengan so sombongnya mengikuti perilaku bos nya .
" Hah...hah...Rama...Nia ...Rama ". Ucapnya yang nafasnya masih tersengal-sengal .
Dania yang mendengar nama Rama disebut ia pun langsung melihat kearah siswi itu .
__ADS_1
" Apa Rama... kenapa Rama ?". Tanya Dania dengan penuh khawatiran karena takut kenapa-kenapa orang yang sangat ia sukai itu .
" Rama...dihajar sama Okky di koridor sana ". Ujar Siswi itu sambil menunjuk kearah keramaian .
" APA....!!!! ". Ucap Dania yang kaget mendengar berita yang ia dengar barusan .
" Iya Rama...ada disana ". Ujar Siswi itu .
Tanpa membalas ucapan dari siswi itu Dania dan teman-temannya itu langsung berlari kearah koridor sekolah ,
Dania berlari dengan hati penuh kekhawatiran dan marah yang membara pada Okky yang berani-beraninya menghajar orang yang sangat Dania sukai .
Okky yang masih belum puas menghajar Rama pun mencengkram lagi baju Rama dan membenturkan tubuh Rama ketembok , lalu berkata .
" Jangan pernah Lo dekatin Dania lagi, karena Dania itu cewek gua , ngerti Lo ". Ucap Okky melotot kearah Rama .
Rama yang merasa sesak pun, sama menatap melotot kearah Okky karena Rama benar-benar marah sekarang pada Okky .
" Gua gak mendekati Dania, dia sendiri yang deketin gua ". Ucap Rama memegang tangan Okky yang mencengkram baju Rama .
Okky semakin mempererat cengkraman nya itu , dan itu membuat Rama semakin sesak dan kesakitan namun Rama masih bisa menahannya .
Dania dan Diva sama-sama baru datang melihat kejadian Rama dipukuli Okky .
Diva yang melihat kondisi Rama pun kaget , karena melihat ada darah yang mengalir disudut bibir Rama membuat Diva melihatnya pilu .
Begitupun dengan Dania yang melihat kondisi Rama yang masih dicengkeraman Okky pun langsung berlari kearah Okky lalu melepaskan cengkraman itu .
" Apa-apa ini HAH....!!!!!..". Bentak Dania kepada Okky .
Dan itu membuat Okky melotot kearah Dania .
Dania yang diperlakukan seperti itu pun melotot kembali kearah Okky dengan tatapan sangarnya .
" Kamu gapapa kan ?". Tanya Dania pada Rama sambil membantu membangunkan Rama dari jatuhnya akibat cengkeramannya dilepaskan oleh Okky .
Namun Rama menghempaskan tangan Dania dari tubuhnya .
" Gua gapapa gak usah bantuin gua ". Ucap Rama dingin terhadap Dania dan membuat Dania merasa bersalah .
" Tapi kan Ram ...". Ucap Dania berusaha membantu Rama namun Rama malah semakin risih dengan sikap Dania .
" Gua Bilang Gak usah bantuin gua ..gua gapapa paham...!!!!...". Bentak Rama melotot kearah Dania .
Alhasil Dania mendapat bentakan dari Rama dan itu membuat Dania terkejut sekaligus merasa sakit dihatinya karena dibentak oleh laki-laki yang sangat ia sukai .
Rama pun bangun dari jatuhnya , lalu mengambil tasnya itu dengan kasarnya lalu berjalan menuju kelasnya melewati Diva dan teman-temannya yang melihatnya dengan tatapan seperti orang kasihan padanya .
Diva dan teman-temannya yang dilewatinya seperti itu pun hanya heran dengan sikap Rama pada mereka terutama Diva .
" Rama..". Batin Diva sambil melihat kearah Rama yang berjalan menuju kelas .
Diva dan teman-temannya itu pun hanya mengikuti Rama menuju kelasnya .
Rama sudah sampai dikelasnya lalu melemparkan tasnya itu ke mejanya dimana ia duduk .
" Argghhhh...". Teriak Rama .
Membuat semua yang ada dikelas dan diluar kelas pun kaget , dan langsung menatap kearah Rama namun Rama tidak sama sekali menanggapi nya . ia hanya duduk menundukan kepalanya diatas bangkunya .
" Ck...sial...sial...". Batinnya menggerutu .
Diva dan teman-temannya yang baru saja datang ke kelasnya langsung menghampiri Rama .
" Ram..". Ucap Alfi memegang bahu Rama .
" Rama ...". Panggil Amel .
" Ram..". Panggil Risda .
Diva yang melihat keadaan Rama pun hanya merasa kasihan , melihat sahabat laki-lakinya itu dihajar sampai berdarah .
" Rama ... ". Panggil Diva sambil mengelus puncak rambut Rama membuat Rama mendongkakkan kepalanya itu keatas melihat kearah Diva yang menatapnya dengan tatapan sendu .
Kini mereka berdua saling menatap satu sama lain .
. . . . . . .
Jangan Lupa like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊😁
__ADS_1