
Dikediaman rumah Brawijaya Mita ibunya dari Adam dan Aldo .
Kini dirinya sedang siap-siap untuk bertemu cucunya yaitu anaknya Aldo .
BRAKkkk...
Suara pintu yang kasar dibuka oleh Aldo yang baru saja pulang .
Aldo habis pulang dari club dan dirinya kini tengah mabuk .
Langkah Aldo oleng setiap ia lewat ia selalu saja menabrak benda-benda yang ada dirumah itu , dan akhirnya ia tergeletak dilantai .
Dan Mita yang baru saja turun dari tangga , ia kaget melihat anaknya tergelatak dilantai .
" Aldo ". Teriak Mita yang panik melihat anaknya yang tergeletak dilantai dan langsung menghampiri anaknya .
" Aldo kamu kenapa nak, kamu kenapa sayang ". Ucap Mita yang memindah kepala Aldo kepangkuannya .
" Hee..mama ". Ucap Aldo .
" Iya Do, ini mama sayang, kamu kenapa Do? ". Tanya Mita yang khawatir dengan kondisi Aldo yang seperti ini .
Mita mencium alkohol dari tubuh Aldo, dan ia baru menyadari bahwa Aldo sedang mabuk .
" Aldo ". Ucap Aldo yang lemas .
" Kamu kenapa bisa kaya gini sih Do ". Ucap Mita yang sedih melihat Aldo yang seperti ini .
" Kenapa orang yang aku cintai meninggalkan Aldo mah , kenapa Siska ninggalin aku, ketika aku gak punya apa-apa mah ". Ucap Aldo yang sekarang duduk dihadapan ibunya .
Mita yang mendengarnya tidak suka saat Aldo menyebut nama wanita itu , wanita yang telah membuat rumah tangga Aldo dan Reva hancur .
" Karena itu karma kamu Aldo ". Ucap Mita yang kini berdiri .
" Karma ". Ucap Aldo .
" Iya karma atas kejahatan yang kamu lakukan selama ini pada istrimu dahulu Aldo ". Ucap Mita .
__ADS_1
" Maksud mama siapa Reva gitu ". Tanya Aldo karena tak mengerti apa yang diucapkan ibunya itu .
" Iya, siapa lagi, kamu pernah berpikir gak sih Do, kamu itu sudah terlalu jahat sama Reva , sampai-sampai kamu menduakannya, dan akhirnya rumah tanggamu dengannya hancur hanya karena Siska ". Ucap Mita yang sedikit emosi .
" Mungkin benar kata mama, aku yang bodoh telah menyakiti wanita sebaik Reva, wanita yang bahkan tidak pernah memandang aku dari harta ". Ucap Aldo yang kini tersadar dan menangis menyesali perbuatan kejamnya pada Reva selama ini .
" Maka dari itu Do kamu harus minta maaf padanya dan membawanya kembali kesini Do ". Ucap Mita yang tersenyum akhirnya anaknya ini sadar atas kesalahan apa yang ia perbuat selama ini .
" Tapi aku takut mah, mungkin Reva sekarang sudah membenciku dan gak akan maafin aku mah ". Ucap Aldo menangis .
" Jangan takut untuk berminta maaf kalau kita memang sudah sadar dan mengakui kesalahan kita, dan mama yakin Reva akan memaafkan kamu ". Ucap Mita menasehati anaknya lalu memeluknya .
" Iya mah ". Ucap Aldo yang membalas pelukan ibunya .
Waktu berlalu kini sudah jamnya makan siang, Angga yang masih fokus mempelajari file itu sampai-sampai tak sadar akan makan siangnya .
Angga lalu melihat kearah jam ditangannya .
" Aduh, sudah jam makan siang saja, sampai gak sadar gua ". Ucap Angga .
Lalu Khanza yang nerobos begitu saja keruanganya ,membuat Angga kaget melihatnya .
" Ehmm...ngapain kamu kesini ". Ucap Angga yang masih marah pada Khanza sambil menutup file yang ia baca .
" Kamu masih marah ya soal kemarin, kan aku sudah minta maaf ". Ucap Khanza yang mendekat ke arah Angga .
" Minta maafnya bukan ke aku tapi ke Mia ". Ucap Angga .
" Tapi ".
" Aku cuma gak suka ya Zha ,kamu sembarangan menampar orang kaya gitu apalagi cuma gara-gara aku menolongnya ". Ucap Angga .
" Aku cuma gak suka kamu menyentuhnya seperti itu ". Ucap Khanza yang sedikit emosi .
" Memangnya salah gitu kalau aku menolongnya ,ini menolong loh .. gak ada maksud aku ingin menyentuhnya .cuma nolongin Zha ". Ucap Angga dengan tegas .
Dan saat Khanza ingin membalas ucapan Angga , Angga langsung menyelanya .
__ADS_1
" Hah..ya sudahlah, aku malas membahasnya aku, lagi sibuk aku gak mood untuk makan ". Ucap Angga yang kini tangannya hendak mengambil berkas itu lagi namun Khanza mencegahnya .
Lalu Khanza pun langsung mencium bibir Angga, dan Angga yang mendapat serangan dadakan gitu, menjadi kaget .
Dan mendorong Khanza .
" Apa-apaan sih Zha ini dikantor, jangan sembarangan begitu ". Ucap Angga yang marah .
" Aku gak perduli ". Ucap Khanza .
Dan Khanza yang hendak melakukan itu lagi pada Angga , Angga langsung menahannya .
" Kamu kenapa sih mas, kenapa kamu selalu menolak aku, ketika kita tidur saja kamu selalu menghindariku, kenapa mas ?". Tanya Khanza yang sedih karena suami yang selalu menolak ajakannya .
" Karena aku belum siap, karena aku belum percaya sepenuhnya sama kamu ". Ucap Angga .
" Percaya apalagi sih mas, butuh bukti apalagi supaya kamu sepenuhnya percaya padaku ". Ucap Khanza .
" Aku butuh kejujuranmu ". Ucap Angga .
" Jujur ..kejujuran apa ?". Tanya Khanza yang pura-pura tak mengerti apa maksud Angga .
Angga melangkahkan kakinya mendekati Khanza dan Khanza yang didekati seperti itu ia merasa gugup lalu ia berjalan mundur sampai terpentok ke dinding .
Angga bertumpukan sebelah tanganya pada dinding dan mendekatkan wajah kearah Khanza yang seperti ketakutan .
" Kamu ... mau ngapain mas ". Ucap Khanza yang gugup .
Angga mengabaikan pertanyaan Khanza dan tersenyum .
" Jujurlah ". Ucap Angga .
" Ju..jujur apa mas ?". Tanya Khanza yang gugup .
" Siapa AKU ...". Ucap Angga tegas dan menekankan kata aku .
Khanza yang mendengar pertanyaan Angga merasa kaget dan melotot kearahnya .
__ADS_1
. . . . . . .