
Seorang wanita perparas cantik kini memasuki Galeri lukisan milik Angga Jaya Pratama, semua orang yang ada disana terpukau sekali dengan pesonanya .
" Dimana ruangan pemilik Galeri ini ?". Tanyanya .
" Disebelah sana bu mari saja tunjukan, ruangannya ". Ucapnya tersenyum .
" Baiklah ". sahutnya lalu mengikuti staf karyawan yang ada disana .
Tidak butuh lama karyawan itu mengantarkan wanita itu ke depan ruaangan milik bosnya itu .
" Ini ruanganya bu, silahkan ". Ucapnya .
" Saya permisi ". Sambungnya .
" Iya terimakasih ya ". Ucapnya tersenyum .
" Sama-sama bu ". sahutnya lalu pergi meninggalkan wanita itu didepan ruangan milik Angga .
Wanita itu pun mengetuk pintu itu .
Tok...tok..tok..
Angga yang mendengar suara pintu ruangannya diketukpun ,langsung melihat kearah pintu itu .
" Silahkan masuk ". Ucap Angga dengan nada tinggi .
Angga pun kaget melihat siapa dibalik pintu itu, yang ternyata adalah seseorang yang ia kenal ,
" Reva ". Ucap Angga lalu berdiri dari duduknya yang tengah melukis .
" Kak Angga ". Ucap Reva tersenyum lalu menghampiri Angga .
Angga yang melihat penampilan Reva yang begitu berbeda dari sebelumnya, dulu Reva hanya berpakaian seadanya , waktu jadi sekertarisnya pun Reva berpenampilan seadanya layaknya karyawan biasa ,namun kini yang dilihat Angga, Reva begitu berbeda ia terlihat begitu modis sekarang .
Angga melihat penampilan Reva dari atas sampai bawah .
__ADS_1
" Wow... cantik ". Ucap Angga terpukau yang ia tak sadari ia telah mengucapkan kata itu didepan Reva .
Reva yang mendengar ucapan dari Angga pun tersenyum .
" Makasih, aku biasa aja kok ". Ucap Reva tersenyum .
" Eh... iya , sorry-sorry aku malah bengong gini, oh ya silahkan-silahkan duduk ". Ujar Angga lalu mendekati meja kerjanya , dan mengambil gagang telepon dan langsung menelpon staf karyawannya .
" Tolong bawakan 2 cangkir teh keruangan saya sekalian camilannya ya ". Ucap Angga .
Lalu meletakan lagi gagang telepon itu pada tempatnya .
Dan kemudian duduk disamping sofa dekat Reva yang kini tengah duduk .
" Oh ya Va , apa kabar ? kok kamu kesini gak bilang-bilang sama kakak dulu, dan bukannya kamu bilang kamu gak akan kesini lagi tapi kok malah datang kesini ". Ucap Angga .
" Ini karena pekerjaan aku kak jadi terpaksa aku , datang kesini lagi, karena pekerjaanku yang dipindahakan kekota ini ". Ucapnya .
" Oh begitu ". Ucap Angga .
" Iya, dan lagi pula aku kesini juga karena mau bilang ". Ucap Reva .
" Bilang kalau perusahaan aku memesan 10 lukisan tangan kamu ". Ucapnya Reva membuat Angga terkejut mendengarnya .
" Aaaa...apa 10 lukisan ". Ucap Angga terkejut .
" Iya 10 lukisan hasil karya tangan kamu Kak, bukan buatan orang lain itu yang mau aku sampaikan padamu karena itu juga permintaan dari bos aku yang sekarang ". Ujarnya tersenyum .
" Kamu gak bohongkan , 10 loh Va ". Ucapnya .
" Iya 10 aku yakin itu aku gak bohong kak. mana mungkin aku bohong kalau memang itu fakta adanya ". Ucapnya tersenyum .
" Wow.. amazing, ini sungguhan , baiklah aku akan buat 10 lukisan itu untuk bosmu itu ". Ucapnya Angga tersenyum bahagia .
" Iya kak, dan ini dp nya, dan tema lukisan itu bertemakan alam ya , soalnya bosku ini suka sekali dengam alam ". Ucapnya tersenyum sambil kasih uang dalam amplop untuk Angga sebagai modal bikin lukisan alam untuk bosnya Reva .
__ADS_1
" Alam.. kaya aku ya, akupun sangat suka sekali dengan alam, ternyata selera dia denganku hampir sama hahaha...". Tawa Angga .
" Iya kak ". Ucap Reva tersenyum .
" Iya sama persis denganmu, suka dengan alam bahkan dulu kamu sering bercerita tentang alam padaku apa kamu masih ingatkah kak?". Batinnya lalu melihat kearah Angga sambil tersenyum .
. . . . . . .
Ditempat lain, Mita dan Khanza pun terkejut dengan apa yang mereka lihat ternyata anak temannya Mita itu adalah Mia , istri dari Angga mantan suaminya Khanza .
" Apa maksudnya ini ta ". Ucapnya Mita terkejut melihat kedatangan dari Mia yang baru saja datang bersama Rama yang digandenganya kedalam rumah Sinta alias rumah, Salimah .
" Iya ini anakku mita, Mia ini putriku ". Ucapnya Sinta sambil tersenyum .
Mia yang pun sama-sama ikut-ikutan kaget setelah tahu kalau teman lamanya ibunya itu adalah ibunya Adam .
" Jadi ini temannya ibu ". Tanya Mia melirik kearah Mita dan Khanza yang tengah memandanginya .
" Iya sayang , bu Mita ini temannya ibu ". Ucap Sinta tersenyum .
" Hah.. ". Ucap Mia menghela nafas .
" Ini benar-benar membuat saya terkejut, Sinta, ternyata putrimu adalah Mia , dunia ini begitu banyak dipenuhi kejutan didalamnya ". Ucap Mita tersenyum kearah Mia .
" Pantas saja aku begitu familiar melihat wajah Mia waktu dirumah sakit itu, ternyata dia adalah putri dari Sinta temanku ". Batinnya tersenyum .
. . . . . . . .
" Arghhh... sial, kenapa dia menghilang, kemana lagi aku harus mencarinya, kemanapun aku pergi, entah mengapa aku tidak menemukannya ". Teriak Aldo yang kesal .
Karena ia kehilangan jejak Reva dan putrinya Diva .
" Dimana kamu Reva , Diva ". Ucapnya sambil melihat kearah poto Reva yang Aldo pegang sekarang .
" Dimana kamu ". Teriaknya lagi .
__ADS_1
. . . . . .
Jangan lupa Like, Vote, dan Komenannya ya guys ...😘😆😆