Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
35. Bertemu keluarga


__ADS_3

" Kamu ". Ucap Mia sambil membuka pintu rumahnya .


" Iya ini aku kenapa ". sahut Adam tersenyum .


" ngapain kamu kesini ? ". tanya Mia dengan nada jutek nya .


" Jangan jutek gitulah Mia , kita kan temen ". Ucap Adam tersenyum .


" Suka-suka aku lah lagian kamu gak tahu malu ya setelah apa yang kamu perbuat sama keluargaku terutama sama mas Angga suamiku ". Ucapnya yang sinis .


" Aku kan kesini juga bermaksud ingin minta maaf Mia sama keluarga om Reyno juga kamu ". ucapnya Adam dengan raut wajah yang seperti merasa bersalah .


" Aku sudah maafin kamu ,dan lebih baik kamu pergi sekarang dam karena aku sudah gak mau lagi lihat wajah kamu ". Ucap Mia yang sedikit marah .


" Sudah sana pergi , aku sudah maafin kamu ". Ucapnya Mia yang mengusir Adam .


" Tapi aku belum minta maaf sama keluarga om Reyno ". Ucap Adam yang berusaha masuk .


" Enggak-enggak kamu mending pergi lagi pula papa dan mama sudah gak mau berurusan sama kamu ".ucapnya Mia yang menahan dan menghalangi jalan Adam yang berusaha masuk .


Namun apa daya tubuh Mia tiba bisa menahan kekarnya tubuh Adam .


Adam yang sudah masuk ke dalam rumah itu, hanya bisa berdiri ketika semua orang yang ada didalam sana tepatnya diruang tamu .


Keluarga Angga sedang menatapnya semua dengan tatapan tidak suka apalagi Reyhan .


" Masih berani lo kesini ".Ucap Reyhan yang kini berdiri dengan tatapan gak sukanya .


" Dengerin dulu han aku kesini hanya... ". Ucap Adam yang terpotong karena Nisa menyelanya .


" Hanya apa hanya ingin melihat keluarga kami menderita begitu Adam ". Ucap Nisa yang melihat Adam , ia rasanya ingin memukulnya sampai mati karena ia telah membuat anaknya hilang , namun Reyno mencegahnya ketika Nisa ingin menghampiri Adam .


" Tidak tante justru saya kesini hanya ingin minta maaf sama kalian semua yang ada disini ,terutama sama om Reyno , yang saya lakukan benar-benar salah om saya kira om itu ... ". Ucap Adam terpotong karena kini Reyno yang menyelanya .


" Kami sudah memaafkanmu Reyno, jadi silahkan kamu pergi sekarang , jangan tampakan wajahmu lagi dihadapan keluarga saya karena kami sudah gak mau ketemu lagi dengan pembunuh anak kami ". Ujar Reyno yang kini sedang menahan emosinya .


" Tapi om ". Ucap Adam .


" Pergi Adam ,sebelum amarah saya meledak ". ucap Reyno yang marah dan membentaknya .


" Baiklah om , saya sekali lagi minta maaf ". Ucapnya sambil meninggalkan tempat itu dan melewati Mia yang berdiri dibelakang Adam dari tadi .


" SIAL ...lihat saja kalian semua akan ku balas atas penghinaan ini ". Batin Adam yang kesal .


Mia menutup kembali pintu rumahnya setelah kepergian Adam . Namun tak lama setelah Adam pergi taksi yang ditumpangi Rudi/Angga kini sudah berada didepan gerbang pintu rumah Mia .


Angga membuka pintu gerbang rumah Mia, karena memang kebetulan Rumah Mia gak ada penjaganya karena minta izin pulang kampung .


Setelah Angga sudah berada dihalam rumah itu , entah mengapa ia seperti pernah kesini, tapi kapan .


" Kenapa rumah ini seperti tak asing bagiku ...Argh.. sakit sekali ". Ucap Angga yang kesakitan .


" Kenapa rasa sakit dikepalaku sakit kalau aku berusaha mengingat semuanya ". Gerutunya .


Angga mengetuk pintu rumahnya.


" Ya siapa ". Ucap Jessy yang kini membuka pintunya .


Dan Jessy menangkup wajah dengan kedua tangannya karena ia kaget dan tak percaya apa yang dilihatnya .


Angga yang berdiri didepan pintu langsung menanyakan sipemilik rumah .


" Maaf mengganggu apa benar ini rumahnya Mia ?". Tanya Angga yang membuyarkan lamunan Jessy yang dari tadi menatapnya .


" Iya benar ,ini mas Angga ini kamu kan mas ". Ujarnya yang memegang tubuh Angga yang memastikan bahwa kalau ini nyata bukan hayalannya .


" Hmm..aku ..".Ucapnya yang gugup .


" Ahh..sudahlah ayo masuk mas pasti semua senang kalau melihat kamu ". Ucap Jessy yang langsung saja menarik tangan Angga untuk masuk kedalam Angga yang kaget ditarik tangannya hanya pasrah saja .


" Ehh..kemana ..". tanyanya .


Namun pertanyaannya dihiraukan oleh jessy , dan setelah sampai diruang tamu kini dirinya hanya berdiri melihat tatapan dari semua orang yang ada disana .


Semua orang yang ada disana hanya kaget melihat sosok seseorang yang selama ini mereka rindukan,mereka cari .


" Nak..kamu ..ini beneran kamu sayang ". Ujar Nisa menangis yang bahagia melihat putranya kembali . Nisa menangkup wajah Angga dengan kedua tangannya .


Angga yang mendapat perlakuan hal itu hanya bingung ,kenapa saat dia datang kesini mendapatkan perlakuan seperti ini .


" Ini kamu nak ,papa senang akhirnya kamu kembali nak ". Ujar Reyno yang kini bergantian memeluk anaknya .


" Mas senang kamu kembali Ga , mas sudah cari kamu kemana-mana akhirnya kamu kembali dengan sendirinya Ga ". Ucap Reyhan yang kini memeluk Angga ,Namun Angga hanya diam saja karena ia bingung harus berkata apa .


" Kamu kenapa diam saja nak ayo kita duduk duduk dulu nak ". Ujar Nisa yang membawa anaknya duduk disofa .


Begitupun dengan semua orang yang ada disana mereka duduk . Mia yang mengerti kenapa Angga hanya diam saja mungkin saja dia kaget diperlakukan begitu karena ingatannya belum kembali .


" Kamu kemana saja nak ,kenapa baru pulang ,kami sudah mencarimu kemana-mana namun tak kunjung juga kami menemukan kamu ". Ujar Reyno yang menepuk bahu Angga .


" Iya sayang kamu kemana saja, mama hampir putus asa karena kamu hilang begitu saja nak ". Ucap Nisa yang menangis bahagia .


" Aku ..aku ..mmm..aku ". Ucap Angga terbata-taba karena gugup .


" Iya nak kenapa ?". Tanya Nisa yang memegang tangan Angga .


" Kalian siapa ? tujuan saya kesini hanya ingin ketemu ... ". Ucapnya terpotong karena Nisa menyelanya .karena ucapanya itu membuat semua orang yang ada disana hanya bingung apa yang terjadi dengan Angga .

__ADS_1


" Kamu kenapa sayang ,ini mama, mama kamu ". Ujar Nisa yang menangis karena kaget kenapa anaknya tidak mengenalinya .


" Iya nak ini papa, Angga ". Ucapnya yang kaget kenapa anaknya tidak mengenalinya .


" Iya ini kakak kamu mas Reyhan Ga ". Ucap Reyhan .


" Iya mas Reyhan ini aku Jessy sepupu kamu mas ". Ujar Jessy yang menghampiri Angga .


" Dan ini istri mas ,namanya Mbak isma kamu ingat kan ,dan yang itu istri kamu Ga Mia namanya ". sambung Reyhan .


" Maaf aku gak ingat .. ".Ucap Angga .


" Apa yang terjadi sama kamu nak kenapa kamu begini ". Ucap Nisa yang khawatir dengan kondisi anaknya .


" Biar Mia yang menjelaskannya mah ". Ucap Mia yang kini berbicara membuat semua orang melihat kearahnya , sambil menggendong anaknya .


" Kenapa Mia apa yang terjadi dengan Angga ? ". Tanya Nisa .


Setelah Mia menjelaskan semuanya, baru mereka mengerti sekarang kenapa Angga tidak mengenalinya .


" Kenapa kamu baru cerita sekarang Mia kalau kamu sudah ketemu lagi dengannya ". Ucapnya Nisa .


" Maafin Mia mah ,Mia pikir mas Angga gak akan pernah percaya kalau Mia ini istrinya dan bahkan datang kesini ". Ucapnya Mia sambil menenangkan anaknya yang daritadi rewel terus .


" Tapi nyatanya aku datang kan, karena aku butuh bantuan kamu ,karena aku ingin tahu kebenarannya ". Ucap Angga yang berdiri menghampiri Mia yang dari tadi hanya berdiri menggendong Rama .


" Iya kamu datang kesini dan aku senang karena dengan begitu kamu mulai percaya padaku bukan ?". Tanya Mia .


" Iya aku percaya ,namun belum sepenuhnya aku percaya padamu ". jawabnya .


" Gapapa nak biar kamu juga membantumu untuk mengingat semuanya ". Ucap Nisa .


" Iya kami juga , kami semua akan membantumu untuk mengembalikan ingatanmu Ga ". Ucap Reyhan yang kini berdiri menghampiri Angga dan menepuk bahunya .


" Terimakasih semuanya karena mau membantu saya ". Ucap Angga tersenyum .


" Sama-sama sudah memang seharusnya kita sebagai keluarga kamu mas membantumu ". Ucap Jessy tersenyum .


" Iya Ga betul jessy ". sambung Isma .


" Iya ". sahut Angga tersenyum .


" Boleh aku menggendongnya ". Ucap Angga kepada Mia .


" Tentu boleh mas kan ini anakmu juga ". Ucapnya tersenyum sambil menyerahkan Rama ke dekapan Angga .


" Iya ". sahut Angga tersenyum .


Mereka semua yang ada disana hanya tersenyum melihat pemandangan itu mereka bahagia sekali akhirnya sudah berkumpul lagi dengan keluarga mereka yaitu Angga yang selama ini menghilang .


" Hmm..siapa namanya ?".tanya Angga ke Mia sambil menggendong anaknya .


" Nama yang bagus ,cocok sekali denganmu nak ". Ucap Angga .


Mia yang mendengar Angga memanggil Rama dengan sebutan 'Nak' ia merasa bahagia sekali karena sebelumnya Angga seperti tidak mau mengakuinya .


" Ehh..kok". Ucap Angga yang kaget karena merasa sesuatu yang basah dibagian perutnya .


Ternyata Rama mengompolinya .


" Eh.. kenapa ?". tanya Mia yang khawatir begitupun semua orang yang ada disana .


" Kayanya dia kencingin aku deh ". Ucap Angga tersenyum.


" soalnya basah ". sambungnya .


" Oh ..ya sudah sini biar aku ganti popoknya ". Ucap Mia tersenyum karena melihat ulah anaknya yang mengompoli papa nya .


Mereka semua yang ada disana hanya tersenyum melihat Angga yang seperti orang kebingungan .


" Ya sudah sekalian saja kamu ganti gih dikamar itu bajunya basah loh". ucap Nisa tersenyum .


" Iya ". sahutnya .


" Ya sudah ayo mas kita ke kamar dulu sekalian ganti bajumu ". Ujar Mia melangkahkan kakinya menuju kamarnya dan Angga mengikutinya .


Setelah mereka sampai dikamar Angga merasa gugup .


" Sebentar ya aku ambilkan bajunya ". Ucap Mia yang kini mengambil baju Angga sambil mengambil popok buat anaknya juga .


Angga melihat sekeliling kamar ,dan ia melihat poto pernikahan dan ia ada dipoto itu bersama Mia .


" Apa benar aku ini suaminya ,terlihat bahagia sekali aku dengannya dipoto itu , ahh..aku berpikir apa sih , mungkin juga kan yang dipoto itu bukan aku mungkin saja orang yang sama wajahnya mirip denganku, tapi kenapa juga Mia ada dalam ingatan . sebenarnya siapa aku ini ya tuhan kalau memang aku ini Angga tolong berikan petunjukmu kepadaku ". Batinnya sambil menatap poto pernikahan itu .


" Mas ini bajunya ". Ucap Mia tersenyum .


" Oh iya, terimakasih ya ". Ucapnya tersenyum .


" Sama-sama ". Ucap Mia tersenyum sambil mengganti popok anaknya .


Angga membuka bajunya dikamar mandi . dan pas Angga membuka pintu kamar mandinya ia melihat Mia sedang bermain dengan anaknya dikasurnya .dan Angga menghampirinya .


" Hmm..Mia ". Ucapnya Angga dan membuat Mia menoleh ke arahnya .


" Hmm..iya ada apa mas ?". Tanya Mia .


" Boleh aku tanya sesuatu ". Ucapnya sambil duduk diranjangnya .

__ADS_1


" Tanya apa mas ?". ucapnya tersenyum .


" Apa yang terjadi sama Angga ,dan kenapa ia sampai menghilang ". Ucap Angga dan membuat Mia melihat kearahnya .


" Hmm..itu karena kecelakaan, dan itu disengaja ".


" Apa !!!.. disengaja kenapa ?". Tanyanya .


" Iya , karena ada seseorang yang suka padanya , karena orang itu dendam padanya ". jawabnya .


" Oh gitu ". sahutnya .


" Iya , terus kenapa juga kamu tidak ingat semuanya? ". tanyanya .


" Mmm..kalau itu kata khanza aku mengalami kecelakaan dan koma dirumah sakit ,dan saat aku sadar aku tak ingat semuanya ". Ucapnya .


" Tapi setelah aku ketemu kamu untuk pertama kalinya entah mengapa saat kamu manggil aku suami kamu dan memanggilku dengan sebuatan nama Angga disitu juga aku gak bisa lupain kamu ". sambungnya .


" Dan disaat malam pelelangan lukisan digaleri Khanza , kakak iparmu itu mengatakan nama adiknya Angga dan nama itu selalu terngiang-ngiang dikepalaku ,aku selalu merasa risih dengan nama itu kenapa nama itu terus-terusan ada terngiang dikepalaku ". Ucap Angga .


" Dan kamu tahu ,aku membeli lukisan kakakmu itu dan apa kamu tahu lukisan itu seperti mengingatkan aku pada suatu tempat bersama seseorang dan orang itu kamu ". Ucap Angga membuat Mia langsung melihat ke arah Angga dan menatapnya .


" Sungguh mas ,kamu melihat aku di ingatan kamu ". Ucapnya yang langsung saja menghampiri suaminya dan duduk menghadapnya . karena Rama yang sudah tidur diranjangnya .


" Iya, dan wajahmu selalu ada dalam ingatan aku ,makannya saat aku sadar dirumah sakit saat aku melihatmu aku langsung mengejarmu karena aku ingin tahu kebenarannya siapa aku dan mengapa aku jadi seperti ini ".Ujarnya .


" Aku senang mas kamu sudah demi sedikit mengingat aku mas ". Ucapnya sambil memeluk Angga dan Angga hanya diam saja tidak membalasnya .


" Iya ". sahutnya .


" Oh ya mas, kamu tinggal disini ya supaya kamu bisa mengingat semuanya dengan cepat ". Ucapnya tersenyum .


" Tapi ".


" Tapi kenapa mas ?" tanyanya Mia .


" Kamu tahu sendirikan kalau aku ini ... ". Ucapnya terpotong karena mendengar teriakan seseorang diluar .


" Rudi ...kamu dimana ". terdengar teriakan seseorang memanggilnya .


Angga dan Mia yang mendengar teriakan itu ia langsung keluar dari kamarnya dan langsung melihat kearah bawah dari lantai atas dan ia melihat ternyata ada khanza dilantai bawah itu .


" Khanza ". Ucap Angga dari atas dan khanza yang mendengar suara Angga ia langsung melihat ke arah sumber suara itu .


" Rudi ". Ucap Khanza yang melihat kearah atas .


Angga yang langsung turun dari tangga ia langsung menghampiri Khanza .


" Kamu ngapain teriak-teriak disini ?". Ucapnya yang merasa tidak enak karena Khanza yang tiba-tiba datang kesini dengan berteriak-teriak dan itu membuatnya malu .


" Aku cariin kamu Rudi, kamu ngapain disini ". Ucapnya dengan memegang tangan Angga.


" Aku kesini karena ingin tahu kebenarannya, siapa aku sebenarnya apa aku ini Rudi atau Angga ".Ucapnya .


" Sudah berapa kali aku katakan , kamu itu Rudi tunanganku ,kamu ini kenapa sih gak pernah mau dengarkan aku ". Ucapnya dengan wajah sedihnya .


" Kalau aku memang Rudi kenapa kamu mengurungku , apa kamu takut aku ini kabur dan mencari tahu siapa aku sebenarnya ". Ucapnya membuat hati Khanza kaget .


" Bukan begitu maksudku ...". ucapannya terpotong karena Mia menyelanya .


" Apa kamu dikurung olehnya mas karena dia takut kamu pergi menemuiku ?". tanyanya .


" Iya, dia mengurungku ". jawabnya .


" Maksudku bukan begitu, mas aku hanya takut kamu meninggalkan aku dan menemuinya karena gak percaya sama aku , setelah apa yang aku kasih sama kamu ,kamu meninggalkan aku begitu saja apa kurangnya aku mas sama kamu ". Ucapnya Khanza .


" Aku gak akan tinggalin kamu kalau aku memang bukan Angga, tapi kalau kamu bersikap begini itu semakin membuat aku percaya kalau kamu berbohong padaku ". Ujarnya Angga .


" Iya baiklah aku gak akan begini lagi sama kamu maafkan aku ya ". Ucap Khanza dengan entengnya minta maaf .


" Iya ". sahutnya .


" Kalau begitu ayo kita pulang, Ayah sudah menunggu kita ". Ucapnya menarik tangan Angga namun Angga menepisnya .


" Tunggu, aku minta kesepakatan sama kamu ". Ucapnya .


" Apa itu sayang ?".Tanyanya .


" Biarkan aku tinggal disini sampai hari pernikahan kita kalau sampai hari itu aku belum bisa mengingat kembali ingatan aku ,aku anggap aku memang Rudi, tapi kalau jika aku bisa mengingat semuanya dan terbukti kalau Mia keluargaku maaf aku akan kembali bersamanya ". Ujarnya .


" Kalau aku mengijinkan dia tinggal disini itu otomatis kemungkinan besar ia akan ingat semuanya tapi kalau aku tidak menyetujuinya dia pasti mencurigai aku ". Batinnya .


" Baiklah aku setuju , lagi pula aku yakin sekali kamu cuma akan mengingat aku bukan dia ,karena aku keluargamu ". Ucapnya tersenyum .


" Makasih ya ". Ucapnya tersenyum .


" Iya sayang apapun untuk kamu aku selalu kasih untukmu ". Ucapnya tersenyum sambil mencium pipi Angga .


Mia yang melihatnya merasa hatinya sakit sekali dan ingin sekali ia menampar wanita yang ada dihadapannya ini , namun ia mengurungkan niatnya itu .


Begitupun orang-orang yang ada disana hanya diam saja dari tadi karena mereka ingin mendengar apa yang sebenarnya terjadi .


" Baiklah kalau begitu aku pamit ya ". Ucapnya khanza .


" Iya hati-hati dijalannya ya ". Ucap Angga tersenyum .


" Pastinya sayang dah ". Ucapnya .

__ADS_1


" Dah ". sahutnya .


Mia sekeluarga hanya menatap tak senang melihat pemandangan itu namun mereka memakluminya karena Angga dalam kondisi dimana ia tidak mengetahui apa-apa .


__ADS_2