
" Mia ". Ucap Angga yang kini sudah ,sampai ditempat Mia berada .
Mereka yang ada disana melihat kearah Angga . Begitupun dengan Mia .
" Rudi ". Ucap Mia yang kaget melihat Angga ada dipesta ini juga .
Nisa yang melihat kearah Angga begitu senang melihatnya menghampirinya keluarganya .
" Nak , mama sangat merindukan kamu nak, jangan tinggalin mama lagi ya ". Ucap Nisa yang kini langsung memeluk Angga dan Angga yang mendapat pelukan lagi dari mama nya begitu terkejut .
" Kamu jangan pergi lagi nak ,mama mohon sama kamu ". Ucap Nisa yang kini menangis dipelukan Angga .
Angga hanya terdiam ,ia bingung harus berbuat apa, namun ia pun merasakan apa yang Nisa rasakan ia pun merindukan kasih sayang dari mama nya itu .
" Mama ". Batin Angga menahan tangis .
" Mah..lepaskan dia mah, dia bukan Angga mah, mama harus terima itu, dia bukan Angga anak mama ". Ucap Reyhan yang berusaha melepaskan pelukan Nisa dari Angga .
" Enggak, mama yakin dia ini Angga anak mama, karena mama ini ibunya jadi mama tahu siapa dia , mama ini seorang ibu Reyhan mama tahu bagaimana anak mama ". Ucap Nisa yang melepaskan pelukannya sambil membelai pipi anaknya .
" Lo harus kuat Ga, lo gak boleh terbawa suasana ,tugas lo belum selesai Ga ". Batin Angga yang harus kuat menahan hal ini .
" Mama... Angga juga rindu sekali sama mama, tapi maafkan Angga mah kita belum bisa bersama lagi , sebelum rencana Angga sepenuhnya selesai mah ". Batin Angga menangis .
" Hiks..hiks..hiks..kamu kenapa diam saja nak, kamu anak mama kan Angga ". Ucap Nisa namun Angga hanya diam saja ia tak kuasa untuk berbicara yang sebenarnya .
" Bukan, dia itu suami saya bu, dia mas Rudi ". Ucap Khanza yang baru saja datang menghampiri mereka semua , Khanza langsung merangkul tangan Angga sambil tersenyum .
" Iya kan Mas ". Ucap Khanza sambil tersenyum pada suaminya .
Angga hanya diam saja, menghiraukan ucap Khanza , Angga hanya fokus pada Mia yang kini tengah pergi yang diajak oleh Adam ia yang hendak mengejar Mia dan Adam .
Namun tangannya, dicegah oleh Khanza .
" Lepaskan Zha ". Ucap Angga yang ingin mengejar Adam dan Mia .
" Enggak, gak boleh , kamu ngapain sih mengejar dia terus ,disini kan aku yang istrimu Rud ". Ucap Khanza yang kesal sama sikap Angga .
" Lepaskan Zha ". Ucap Angga yang melepaskan tangan Khanza lalu ia mengejar Adam Mia yang kini keluar gedung .
" Mia ". Panggil Angga .
" Mau apalagi sih Rud , aku ada urusan dengan Adam ". Ucap Mia yang sudah kesal sama sikap Rudi .
" Urusan apa ?". Tanya Angga .
" Bukan urusanmu, sudah berapa kali sih aku bilang sama kamu jangan urusin urusan aku, urusin saja tuh istri kamu, jangan urusin aku, aku juga bukan siapa-siapa kamu kan kita hanya teman Rud ". Ucap Mia sinis .
" Ya ,mendingan kamu urus istri kamu tuan Rudi ". Ucap Adam tersenyum .
Angga yang sudah kesal dan tak tahan lagi ia langsung memukul Adam .
BUGH...
pukulan Angga tepat sasaran yaitu diwajah Adam , adam yang terkena pukulan itu pun terjatuh .
" Apa-apaan kamu hah ". Bentak Mia kepada Angga yang dikira nya Rudi , Mia membantu Adam bangun dari jatuhnya .
" Hah..". Ucap Angga yang kini tengah kesal ,melihat Mia membentaknya ia terkejut apalagi masalahnya ia membela musuhnya sendiri .
" Kamu gapapa kan Dam ". Ucap Mia yang kini tengah membantu Adam bangun dari jatuhnya .
" Aku gapapa makasih ". Ucap Adam yang pura-pura tersakiti .
Adam lalu tersenyum kemenangan kearah Angga .
Angga yang melihatnya kesal, Angga mengepalkan kedua tangannya .
" Mau kamu apa sih, kenapa kamu tiba-tiba memukulnya, apa masalah kamu Rudi ". Ucap Mia yang kesal .
Semua orang-orang yang ada didalam keluar gedung karena mendengar ada keributan diluar termasuk mempelai pengantin . karena pesta juga sudah selesai .
" Aku gak suka kamu dekat dengannya ". Ucap Angga yang kesal .
__ADS_1
" Hah..apa maksud kamu, kamu gak suka lihat aku dekat dengannya ,apa hak mu Rudi ". Ucap Mia yang kesal .
" Iya apa hak kamu tuan Rudi melarang Mia dekat dengan Adam , kami saja sebagai keluarganya tidak melarangnya ". Ucap Reyhan yang keheranan melihat tingkah Angga dari tadi .
" Iya apa hak kamu sayang melarang Mia dekat dengan Adam , itu hak nya kamu gak berhak melarangnya ". Ucap Khanza yang tiba-tiba rangkul Angga .
" Karena dia Angga ". Ucap Nisa yang tiba-tiba membuat semua orang melihat kearahnya .
" Apa maksud mama, dia itu Rudi mah ,mama harus ingat itu ". Ucap Reno yang berdiri disamping istrinya .
" Iya tante gak mungkin dia kak Angga ". Ucap Jessy .
" Iya tante gak mungkin ". Ucap Riska adik dari Jessy .
Angga yang mendengar ucapan itu tiba-tiba berpikir ia merasa terpojok kalau ia mengakui semuanya . ia belum puas menghancurkan Adam .
Dan kalau ia diam saja ia akan malu sekali, benar apa kata mereka apa haknya melarang Mia karena sebagai Rudi ia bukan suami Mia .
Tiba-tiba ponsel, Angga bergetar tanda pesan masuk lalu ia membukanya Angga langsung senang melihatnya, dan langsung tersenyum .
Mungkin sudah saat sekarang aku mengungkapkan kebenarannya . itu yang kini ada dibenak Angga .
" Mmm...memang saya gak punya hak melarang Mia untuk dekat sama siapa pun ". Ucap Angga .
Adam kini tersenyum mendengar ucapan dari Angga yang mengakui dirinya gak punya hak atas Mia .
" Tapi ". Ucap Angga .
" Tapi apa ". Ucap Jessy .
" Tapi saya berhak melarangnya karena dia istri saya ". Ucap Angga yang membuat semua orang melihat kearah Angga .
Mia yang mendengar perkataan Angga pun terkejut apa yang diucapkan Angga barusan .
Apalagi Khanza yang mendengarnya ia lebih terkejut kenapa Angga bisa berkata seperti itu, apa suaminya ini sudah ingat semuanya, karena sampai bisa berkata seperti itu .
" Apa maksudmu ". Ucap Mia yang kini menghampiri Angga .
" Aku Angga, aku sudah ingat siapa aku sebenarnya ". Ucap Angga tersenyum ke arah Mia .
" Jadi ...kamu memang beneran mas Angga ". Ucap Mia menangis lalu menghambur memeluk Angga .
" Ia sayang, ini aku ". Ucap Angga sama-sama menangis, dan langsung membalas pelukan Mia dan ia melepaskan tangannya dari Khanza .
Khanza yang tak percaya kalau memang Angga sudah ingat semuanya ia pun terkejut ,ia bingung harus apa sekarang, ini seperti mimpi buruk baginya , karena pasti setelah ini Angga tidak akan tinggal diam karena ia sudah menipunya .
Begitupun dengan keluarga besar Angga mereka ikut senang mendapat kabar bahagia ini, terutama kedua orang tua Angga dan kakaknya .
" Mas ". Gumam Mia menangis dipelukan Angga dan Angga mendengarnya .
" Iya sayang ini aku, maafkan aku sayang karena sempat tak percaya kalau kamu istriku ". Ucap Angga lalu melepaskan pelukannya .
" Tak apa mas, yang terpenting, kamu sekarang sudah kembali, sekarang aku benar-benar gak percaya kalau dugaan aku benar selama ini kalau kamu itu suamiku mas Angga ". Ucap Mia tersenyum .
" Iya sayang ". Ucap Angga lalu mencium kening Mia .
Adam yang dari tadi diam saja mendengar semua , ia benar-benar gak percaya kalau Angga sudah ingat semuanya , Adam kini benar-benar marah dan kesal mendengar semua itu .
Rencananya selama ini sudah terbongkar dan gagal .
" Dugaan mama memang gak salah nak kalau kamu itu memang benar-benar anak mama sayang ". Ucap Nisa yang kini menghampiri Angga .
" Iya mah, memang dari awal sejak aku bertemu kalian ,hatiku mengatakan kalau kalian adalah keluargaku ". Ucap Angga tersenyum .
" Tentu nak, kami ini keluarga mu ". Ucap Reno tersenyum .
" Papa ". Ucap Angga langsung memeluk Reno dan Reno membalas pelukan anaknya itu .
" Ga ". Ucap Reyhan tersenyum kearah Angga .
" Mas Rey ". Ucap Angga yang melepaskan pelukanya bersama papanya . dan kini dirinya langsung memeluk kakaknya itu .
" Ga , mas yakin kalau kamu memang masih hidup Ga, mas yakin itu, karena mas tahu kamu itu kuat Ga ". Ucap Reyhan membalas pelukan dari adik satu-satunya itu .
__ADS_1
Kini mereka benar-benar bahagia karena bisa kumpul bersama-sama lagi dengan Angga .
Khanza yang dari tadi melihat pemandangan itu hanya terlihat kesal .
" Kenapa sih Angga kok bisa ingat semuanya, padahal dokter bilang Angga akan susah sekali, untuk mengingat semuanya , apa jangan-jangan karena ia terus-terusan bertemu keluarganya jadi amnesianya mulai sembuh ..Ck.. seharusnya dulu pas nikah aku ajak saja dia keluar negeri supaya ia tak bisa ketemu terus-terusan sama istrinya itu ". Umpat Khanza dalam hati yang kesal .
" Ayo mending kita pulang ya nak, kita rayakan ini semua, mama senang sekali akhirnya kamu kembali nak ". Ucap Nisa tersenyum .
" Bentar dulu mah, urusan aku sama dia belum selesai mah ". Ucap Angga yang menapat ke arah Khanza dan Adam .
" Asal kalian tahu semua yang ada disini, memang Khanza yang membantuku selama ini selama aku koma dia yang merawat aku ,kukira dia memang orang baik karena sudah mau merawat aku, tapi perkiraan aku itu salah demi keegoisan dirinya ia menipuku kalau ia adalah keluargaku, dikala saat aku mengalami hilang ingatan, dan yang lebih parah Adam yang sudah tahu kalau aku ini Angga malah Adam bekerja sama dengan Khanza untuk menipuku menjauhkan diriku dari keluarga yang sebenarnya ". Ucap Angga .
Bagai disambar petir disiang bolong, Mia dan semua orang yang ada disana begitu terkejut apa yang diucapkan Angga .
" Apa !!!.. Jadi selama ini Adam bekerja sama dengan Khanza untuk menjauhkan kamu dari keluargamu mas ". Ucap Mia yang kini benar-benar marah .
" Iya, begitulah , kenyataannya ". Ucap Angga yang sama-sama kesal menahan amarahnya terhadap Khanza dan Adam .
" Kalian benar-benar keterlaluan , kalian menjauhkan anak saya dari ibunya sendiri, kalian benar-benar keterlaluan ". Bentak Nisa yang kini marah-marah pada Khanza dan Adam, Nisa yang hendak menampar Khanza namun Angga mencegahnya . dan membuat Nisa terkejut apa yang dilakukan Angga .
" Ngapain kamu lindungi dia Angga ". Ucap Nisa .
" Bagaimana pun ia masih sah menjadi istri Angga mah, mama gak perlu mengotori tangan mama dengan menamparnya nya mah biar hukum saja yang menghukumnya mah ". Ucap Angga .
Dan Khanza yang mendengar ucapan dari Angga terkejut kalau Angga akan memperkarakan hal ini pada hukum .
" Dan kamu, kamu itu perempuan dimana hati kamu hah .. tega-teganya kamu memisahkan suami dan ayah dari istri dan anaknya sendiri , kamu pernah berpikir gak sih, kalau itu terjadi sama kamu, apa kamu juga gak akan sakit hah ". Bentak Mia pada Khanza ,
Khanza yang dibentak seperti itu, hanya diam saja ia ketakutan .
" Sudah sayang, kamu gak perlu bentak-bentak dia , dia akan menerima hukuman nanti ". Ucap Angga melerai Mia .
" Gak, aku belum puas mas, dia benar-benar keterlaluan ia, sudah memisahkan kamu dengan aku, dan juga Rama ". Ucap Mia yang kini penuh amarah pada Khanza dan Adam .
" Dan untuk kamu Adam, aku benar-benar bemci kamu, benci Adam, aku kira kamu benar-benar berubah sekarang tapi kenyataanya apa hah , kamu brengsek Adam ". Bentak Mia yang hendak memukul Adam namun Angga melerainya dengan memeluknya .
" Sudah-sudah , benar kata Angga biar hukum lah yang menghukum mereka ". Ucap Reyhan .
Setelah Mia dan Nisa mulai tenang sekarang , Angga menghampiri Khanza .
" Zha, aku tahu kamu wanita baik, namun tindakan kamu salah Zha , gak seharusnya kamu mencintai aku dan menipu aku , maaf Zha aku mau kita berpisah, memang dari awal kita seharusnya gak menikah tapi aku terpaksa menikahimu demi ambisiku untuk menghancurkan Adam ". Ucapan Angga membuat semuanya terkejut .
" Apa...!!!. Jadi selama ini kamu sudah ingat semuanya mas ". Ucap Mia .
" Iya aku sudah mengingat semuanya, sebelum pernikahan itu dilaksanakan, karena diperjalan aku mengalami kecelakaan, yang membuat aku ingat semuanya ". Ucap Angga jujur .
" Tapi kenapa mas , kenapa kamu gak kembali sama aku tapi malah kamu menikah dengannya ". Ucap Mia yang kecewa terhadap Angga .
" Aku terpaksa melakukan pernikahan itu, karena aku ingin tahu rencana Adam dan Khanza , dan untuk merencanakan rencanaku untuk bisa membalaskan dendamku terhadap Adam ". Ucap Angga .
" Tapi kenapa mas, kenapa kamu harus dengan cara kamu menikah dengannya ". Ucap Mia yang benar-benar kecewa terhadap tindakan Angga .
" Mas benar-benar gak tahu harus dengan cara apa lagi untuk membalaskan dendam mas itu Mia ". Ucap Angga .
" Lagi pula pernikahan aku dengan Khanza itu karena paksaan bukan karena keinginan aku sendiri, dan aku gak pernah cinta sama penipu seperti dia ". Ucap Angga yang menatap marah kepada Khanza .
" Dan hari ini detik ini aku ceraikan kamu Khanza ". Ucap Angga .
Khanza yang mendengar ucapan kata cerai dari Angga ia benar-benar terkejut .
" Aku akan urus semuanya Zha , karena pernikahan ini secara hukum memang gak sah , karena aku menikah denganmu karena ditipu olehmu Zha ". Ucap Angga .
" Kamu gak bisa ceraikan aku mas ". Ucap Khanza yang kini mulai membela diri .
" Apa maksud kamu, kenapa gak bisa , dengar ya Zha aku gak main-main aku akan tetap menceraikan kamu, karena aku gak pernah cinta sama kamu aku menikahimu karena terpaksa Zha kamu menipuku ". Ucap Angga yang sudah kesal menahan amarahnya ini .
" Karena aku kini tengah mengandung anak kita mas ". Ucap Khanza tersenyum .
Angga dan semua orang yang ada disana begitu terkejut mendengar ucapan dari Khanza .
" Hah..ka..kamu ". Ucap Angga terbata-bata karena terkejut mendangar ucapan Khanza .
" Ya , aku hamil mas , dan ini kamu ". Ucap Khanza tersenyum .
__ADS_1
. . . . . . .