
Dipagi hari dikediaman rumah Pratama siapa lagi kalau bukan dikediaman rumah Angga ,
Angga memang semalam tidur dirumahnya,
" Mas ayo sarapan paginya ". Teriak Mia dari dapur .
" Iya-iya ". Jawab Angga dari kamar .
Saat menuruni kamarnya, Angga berpapasan dengan Juna , Angga menatap Juna dengan tatapan tak suka, Angga sih dilubuk hatinya masih gak terima Juna tinggal disini namun demi Mia , ia rela .
Angga langsung melangkahkan kakinya tanpa menyapa Juna .
" Pag..". Ucap Juna namun dirinya melihat Angga pergi meninggalkannya jadi tak jadi menyapa Angga .
" Caelah gini amat gua punya kakak ipar, cemburuan banget kayanya sama gua, lagian gua juga gak ngapa-ngapain mbak Mia kok ". Ucap Juna menggerutu .
Lalu ia pun menyusul Angga ke meja makan .
ia sudah melihat makan yang begitu banyak dengan berbagai menu layaknya direstoran .
" Eh ..Jun ayo makan mbak sudah masak banyak kali ini , buat ngerayain ultah suami mbak ". Ucap Mia tersenyum .
" Kemarin kan kita gak sempat makan-makan tuh jadi ya sekarang saja ". sambungnya .
" Wihh.. selamat ya mas, semoga mas sehat selalu, panjang umur , dan yang hal terpenting nih ". Ucap Juna membuat Angga penasaran yang kini dirinya tengah duduk disebelah Mia .
" Apa?". Tanyanya .
" Mas bisa baik padaku ". Ucap Juna tersenyum .
" Oh.. jadi menurut kamu aku ini sekarang gak baik gitu sama kamu ". Ucap Angga yang ngegas .
__ADS_1
" Bukan itu maksudku mas, ya baik sih, tapi sikapnya itu loh , masa iya sama adek istrinya sendiri bisa bersikap seperti itu ". Ucap Juna .
" Oh , jadi menurut kamu sikap saya ini kurang baik gitu , masih mending ya saya mengijinkan kamu tinggal disini, dan kamu malah bilang saya kurang baik gitu ". Ucap Angga ngegas .
Mia yang melihat perdebatan diantara mereka mun angkat bicara melerai mereka berdua .
" Sudah, sudah kalian ini ya kaya tom&jerry aja sih sukanya ribut mulu, perasaan dari kemarin kalian ini begitu terus, terus kamu lagi mas yang dikatakan Juna itu benar loh, kenapa sih kamu kaya gak suka gitu sama dia , dia adek aku loh mas ". Ucap Mia membela Juna .
" Sayang, kenapa kamu membelanya kalau kamu membelanya yang ada nanti dia besar kepala lagi ". Sindir Angga melirik kearah Juna .
Juna yang melihat tingkahnya itu, malah tertawa namun ditahannya .
" Ayey.. menang gua bang , sorry bang ". Batin Juna tertawa .
" Aku bukan membelanya, tapi memang faktanya kamu seharusnya tidak bersikap kaya gitu sama adek aku mas, ya sudahlah mending kita makan dulu , kamu juga harus ke kantorkan ". Ucap Mia .
" Sudahlah mas dengerin tuh kata mbak Mia, mas harus bersikap baik padaku ". Ucap Juna mengejek penuh kemenangan kearah Angga .
" Ck.. kalau bukan lo adek istri gua , gua usir lo dari sini ". Ucap Angga yang terlihat kesal .
" Sialan lo ya ". Umpat Angga .
" Ehh..malah menjadi-jadi ya berdebatnya, kalau mau berdebat dipengadilan sana , aku pusing mendengar kalian berantem terus ". Ucap Mia .
" Ya kali aku harus kepengadilan buat debat sama ini bocah ". Ucap Angga .
" Gua bukan bocah bang, orang gua sudah dewasa gini , sudah kuliah ". Ucap Juna dengan pedenya .
" Dih.. tetap aja lo dimata gua itu bocah, ". Ucap Angga .
" Sudah-sudah ah, kapan makannya kalau gini, sudah ayo makan , kamu makan ini mas, kamu juga Jun, nanti kamu telat lagi berangkat kuliahnya ". Ucap Mia .
__ADS_1
" Iya mbak ". Sahut Juna .
Ditempat lain tepatnya dikantor Julian Group, Julian yang sedang teleponan sama orang terlihat begitu serius ,dan Reva yang tidak sengaja melewati ruangan kerja Julian ia pun menguping karena ia mendengar nama bosnya disebut siapa lagi kalau bukan Angga .
" Ya , lakukan saja ,saya ingin perusahaan saya ini kembali ketangan saya, setelah saya mendapatkannya kembali saya akan hancurkan dia ". Ucap Julian .
" Gawat , aku harus laporin ini sama kak Angga ". Ucap Reva lalu meninggalkan ruangan itu dan kembali ketempat kerjanya .
Lalu Reva langsung menghubungi Angga .
Saat Angga sedang sarapan ponselnya bunyi dan terlihat disana nama Reva diponsel itu dan Mia melihatnya .
" Ngapain dia menelpon mas Angga, ck.. ". Batin Mia menggerutu .
Angga langsung mengangkat telepon itu .
" Iya ada apa va ?". Tanya Angga .
" Apa ". Ucap Angga yang terkejut mendengar berita dari Reva .
" Oke saya kesana sekarang ". Ucap Angga yang kelihatan buru-buru .
" Maaf ya sayang ,aku harus buru-buru kekantor ada hal yang gawat ". Ucap Angga .
" Lohh.. apanya yang gawat ?". Tanya Mia .
" Nanti aku jelasin aku pergi dulu ya ". Ucap Angga sambil mencium kening Mia , lalu mengambil jas dan tasnya yang ada disofa ruang tamu rumah itu .
" Ada apa sih ". Gerutu Mia .
" Kenapa mas Angga terburu-buru sekali, apanya yang gawat terus kenapa sih mas Angga gak mengganti sekertarisnya itu ". Ucap Mia yang kelihatan kesal .
__ADS_1
Juna yang mendengar dan melihatnya hanya cuek saja , ia tak mau ikut campur .
. . . . . . .