
Angga kini sudah sampai dikantornya , semua karyawannya menyapanya .
setelah ia sampai ruangannya ia lalu memanggil Reva sekertarisnya itu .
Tok..tok..tok..(suara pintu diketuk).
" Ya masuk ". Ucap Angga yang sudah mengetahui kalau itu pasti Reva .
" Bapak memanggil saya ".Tanya Reva .
" Iya silahkan duduk ". Ucap Angga yang sedang memeriksa laptopnya .
" Oh ya ". Ucap Reva lalu duduk dihadapan bosnya itu .
" Ada apa ya bapak memanggil saya ". Tanya Reva .
" Coba jelaskan soal yang kamu ceritakan hal tadi ditelepon ". Ucap Angga .
" Oh itu, ya jadi gini saja tak sengaja mendengar pak Julian berbicara dengan seseorang ditelepon katanya dia berencana ingin merebut kembali perusahaan ini dan rumahnya dari bapak ". Ucap Reva .
" Oh soal itu, tenang saja saya akan mengurusnya ,dan memastikan hal itu takan pernah terjadi ". Ucap Angga tersenyum .
" Baiklah, ya sudah kalau gitu saya kembali bekerja ya ". Ucap Reva .
" Ya silahkan ,oh ya makasih informasinya ". Ucap Angga tersenyum .
" Sama-sama ". sahut Reva .
Setelah kepergian Reva kini Angga fokus bekerja , Namun pikirannya terganggu oleh video CCTV yang dikirim anak buahnya tadi malam .
" Sebenarnya ada apa ya, aku jadi bingung kenapa Adam menemui Khanza , apa ia minta bantuan padanya agar dia bisa terbebas dari tuntutan , ya bisa jadi sih secara Khanza kan berkomplotan dengan Adam ". Ucap Angga memikirkan hal itu .
" Tapi aku penasaran apa yang mereka bicarakan sampai-sampai awalnya Khanza menjauhi Adam lalu memeluknya kan aneh, ada yang gak beres nih ". Ucap Angga .
" Mana belum ada informasi lagi , lagi dari anak buah gua , hah ..sial bener nasib gua ,terjebak dalam pernikahan ini , susah bener lepas dari cengkraman Khanza ". Umpat Angga .
Adam yang masih menjadi buronan polisi kini dirinya pusing sendiri .
" Ck..sial bener si gua kenapa gua harus jadi buronan sih ". Umpat Adam yang memakai hodie, masker dan juga kacamata .
__ADS_1
ia hendak membeli makanan namun didepan sana ada pemeriksaan polisi ,dan itu membuatnya kaget .
" Astaga , kenapa ada polisi disini ,gua harus cepat-cepat pergi dari sini ". Ucap Adam lalu pergi dari sana .
" Hah... hah.. sudah pergi jauhkan ". Ucap Adam yang kini tengah berjongkok karena cape lari-lari tadi namun saat ia hendak berjalan lagi ada seseorang yang menepuk pundaknya .
Deg..deg..deg..
" Duhh..gawat ". Batin Adam was-was .
Adam lalu menengok kearah belakang, dan ternyata yang menepuk pundaknya itu adalah .
" Khanza ". Ucap Adam yang kaget melihat Khanza ada ditempat ini .
" Iya aku ". Ucap Khanza .
" Kamu ngapain kesini ?". Tanya Adam yang heran kenapa Khanza ada ditempat ini dan bagaimana ia bisa tahu kalau Adam ada disini .
" Aku gak sengaja tadi lihat kamu, jadi ya aku ikutin kamu ?". Ucap Khanza tersenyum .
" Ngapain kamu ikutin aku, ya sudah ayo masuk kita bicarakan hal ini didalam saja ". Ucap Adam yang memang dari tadi sudah ada didepan rumah kecil tempat persembuyiannya .
" Iya ". Sahut Khanza menurut.
" Wow ,Rumahnya rapi sekali ". Ucap Khanza .
" Iya, bentar aku ambilkan minum dulu ". Ucap Adam .
Setelah Adam sudah membuat minumnya didapur . ia kembali keruang tamu rumah itu .
" Ini maaf gak ada makanan apapun cuma ada minuman teh saja ". Ucap Adam lalu duduk menghadap Khanza .
" Gapapa kok ". Ucap Khanza .
" Oh ya sebenarnya aku sengaja ikutin kamu karena ada sesuatu yang aku mau bilang padamu ". Ucap Khanza .
" Apa ?". Ucap Adam yang penasaran .
" Angga semalam gak pulang, padahal aku sudah menyiapkan kejutan ulang tahun untuknya namun dia gak pulang , malah pulang ke rumah Mia ". Ucap Khanza sedih .
__ADS_1
" Apa ? jadi dia kembali tinggal dirumahnya bersama Mia ?". Ucap Adam yang kesal mendengarnya .
" Iya Adam , makannya dari itu aku sedih sekali melihat hal itu, aku harus gimana Adam , Angga benar-benar sangat membenciku sekarang dan meski aku sedang hamil dia tak memperdulikan aku ". Ucap Khanza .
" Ck.. brengsek .. kamu tenang saja Khanza aku takan membiarkan hal itu terjadi , Mia tetap akan aku kejar sampai kapan pun dan aku janji sama kamu Angga akan hanya menjadi milikimu ". Ujar Adam .
" Makasih Adam ". Khanza lalu bangkit dari duduk nya lalu langsung memeluk Adam .
" Iya sama-sama , karena ini demi kebahagianmu Zha , aku tak ingin kamu stres memikirkan Angga , aku gak mau terjadi sesuatu padamu yang akan berpengaruh pada janinmu , aku gak mau anakku kenapa-napa ". Ucap Adam .
Dan sebenarnya ada seseorang yang mengikuti Khanza dari tadi , ia memotret kejadian itu dibalik jendela kaca rumah itu .
Dan orang itu hendak pergi dari sana ,namun karena kecerobohan orang itu menyenggol pot tanaman yang ada diluar halaman rumah itu .
Prangkkk....
Mereka berdua yang sedang berpelukan pun melepaskan pelukan itu .
" Hah..siapa itu ". Ucap Adam .
Khanza yang mendengarkannya itu pun, ikutan kaget .
" Siapa disana ". Teriak Khanza .
Orang itu pun kaget karena aksinya yang ketahuan lalu ia pun berusaha lari .
Mereka pun keluar rumah melihat apa yang terjadi .
Dan betapa kagetnya mereka melihat ada orang yang memanjat pagar rumahnya .
" Woy..". Teriak Adam .
" Berhenti kamu ". Teriak Adam yang hendak mengejar orang itu .
Namun orang itu lari berhasil lolos, dan Adam berusaha mengejarnya .
" Woy ... berhenti ". Teriak Adam .
Orang itu tetap lari dari kejaran Adam .
__ADS_1
" Aku harus lolos dari kejaran dia ". Ucap Orang itu sambil terus berlari .
. . . . . . .