
Kini mereka berdua saling menatap kearah satu sama lain, dimata Diva terlihat mengharapkan Rama menjawab yang sejujurnya .
Begitupun Dimata Rama terlihat tatapan penuh rasa ketulusan cinta untuk Diva ,namun apa daya ia gak bisa mengungkapkan perasaan nya itu demi tidak melukai hati yang lain ,hati yang sudah lebih dulu mendapatkan pujaan hatinya .
" Jawab Rama ". Ucap Diva tersenyum dengan tatapan sayu ingin mendapatkan jawaban yang membuat hatinya lebih tenang .
Lalu Rama langsung memalingkan wajahnya dan langsung membelakangi Diva .
Rama menarik nafasnya lalu memejamkan matanya .
" Jangankan aku mencintaimu Diva , aku bahkan rela menyerahkan nyawaku bila perlu untuk bisa membuatmu bahagia dan tersenyum selalu ". Batinnya Rama , entah mengapa saat Rama mengatakan hal itu meski didalam hati disudut matanya ia mengeluarkan air matanya .
" Kamu tanya aku pernah mencintaimu atau tidak , jawabannya adalah tidak Diva ". Ucap Rama yang terpaksa berbohong .
Diva yang mendapatkan jawaban seperti itu hanya mendapatkan rasa sakit hati, ternyata cintanya itu bertepuk sebelah tangan .
ia Diva telah menentukan cintanya itu pada siapa, dan ia benar-benar mencintai pria yang selama ini menjadi teman sekaligus sahabatnya itu .
" Benarkah ? jawabanmu itu Rama, tidak salahkah ?". Tanya Diva memastikan lagi meski sekarang kini Diva sudah memiliki kekasih namun entah mengapa ia tidak rela melihat Rama menjadi kekasih wanita lain .
" Iya jawaban aku itu, dan tidak salah ". Ucap Rama yang masih membelakangi Diva .
" Baik, kalau memang itu jawaban itu , oke fine ... Rama , setidaknya aku sudah mendapatkan jawaban yang membuat hatiku tenang ". Ucap Diva tersenyum getir .
__ADS_1
" Iya , lagi pula kita masing-masing sudah punya pasangan masing-masing kan, dan kita juga harus menjaga perasaan pasangan kita masing-masing Diva , jangan kaya gini, aku sudah memberimu jawaban , dan itulah jawaban aku ,tolonglah mengerti aku , aku tidak ingin ada masalah lagi yang datang menimpa kita berdua , jadi lebih baik kita begini cukup menjadi teman tidak lebih dari itu ". Ucap Rama panjang kali lebar , Rama mengucapkan itu sambil berkacak pinggang dan menghela nafas sambil menyeka air matanya yang sempat mengalir tadi dipipinya .
" Kuharap kita akan tetap menjadi teman Rama, meski kita berdua mempunyai hati yang harus dijaga perasaannya ya ". Ucap Diva tersenyum getir .
" Iya Diva , jangan khawatir kita tetap teman, bagaimanapun kita sudah bersama-sama dari kecil, karena ibumu dan mamaku yang mengenalkan kita berdua , pasti kamu tidak akan melupakan moments itu kan ". Ucap Rama membalikan badannya menghadap Diva yang melihat kearahnya .
" Aku mana mungkin melupakan moments itu Rama, karena pertemuan pertama kali kita berdua itu, pertama kali juga aku mempunyai seorang teman sekaligus sahabat yang paling baik menurutku ". Ucap Diva tersenyum .
" Iya ". Ucap Rama mendekati Diva lalu mengusap kepala nya .
" Iya ". Timpal Diva tersenyum .
Kini mereka berdua saling tersenyum satu sama lain , tanpa mereka sadari ada dua mata yang melihat dan mendengar percakapan mereka yaitu Reyza dan Dania dari berlainan arah dan tempat .
" Kenapa Diva menanyakan hal itu, atau jangan-jangan yang sebenarnya yang Diva suka itu Rama dan bukan gua ". Ucap Reyza sambil memukul tembok sekolah yang ada disampingnya karena merasa kesal melihat kedekatan mereka berdua .
Sedangkan yang Reyza rasakan selama ini ,selama pacaran dengan Diva adalah jalinan asmara yang biasa-biasa saja karena Diva yang selalu menolaknya ketika ia mengajaknya jalan kemana-mana dengan alasan yang sama .
" Apakah ini alasannya selama ini, alasan dimana dia selalu menolak gua ketika gua ngajak dia jalan, jadi ini alasannya karena ia menyukai Rama dan bukan gua ". Ucap Reyza yang mulai merasa kesal karena merasa dipermainkan perasaan nya oleh Diva .
" Diva, cewek brengsek... lihat saja , akan ku keluarkan kamu dalam hatinya Rama, dan akan ku gantikan posisimu itu ". Ucap Dania tersenyum licik .
" Kita lihat saja siapa yang akan mendapatkan cintanya Rama ". Ucap Dania .
__ADS_1
Kini Rama pulang menggunakan sepeda nya seperti biasanya , dan Dania yang mengendarai mobilnya langsung menghadang Rama .
" Ck.. mau apalagi sih...ini cewek ...". Ucap Rama yang sudah mengenal sekali mobil yang menghadangnya ini .
" Rama... ikut aku ". Ucap Dania yang tiba-tiba saja keluar dari mobilnya .
" Kemana ? ". Tanyanya .
" Sudahlah ikut saja , nanti juga kamu tahu ". Ucapnya sambil menarik tangan Rama .
" Tapi sepeda aku ". Ucap Rama .
" Gampang taruh aja dibagasi mobil kan sepeda mu juga kebetulan sepeda lipat kan ". Ucap Dania .
" Iya ". Ucap Rama lalu memasukan sepedanya kedalam bagasi mobil Dania lalu ia pun masuk kedalam mobilnya Dania .
entah mengapa sekarang Rama menurut saja pada Dania karena ia tak ingin membuatnya berbuat masalah dengan Diva lagi .
Rama tahu betul kalau Dania akan berbuat macam-macam pada Diva kalau dirinya membuat Dania merasa cemburu padanya .
" Maafkan aku Diva bukannya aku tak cinta sama kamu, aku hanya tak ingin saudaraku tersakiti hatinya, dan lebih baik aku yang mengalah , aku rela Diva , rela ..". Batinnya .
. . . . . .
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍