Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
27. Hilangnya Angga 1


__ADS_3

Tim polisi sekarang masih menyelidiki kasus penembakan Reyhan dan hilangnya Angga .


Polisi menemukan beberapa bukti pelaku penembakan Reyhan dari jejak ban mobil sipelaku dan bukti lainnya seperti sidik jari yang ada pada peluru korban , Polisi sekarang lagi menuju markas sipelaku .


Sedangkan para penjahat, lagi berpesta dimarkas mereka .


" Hahaha..kita berpesta sekarang ". Ucap Baron orang yang bertubuh besar sambil memegang botol minuman keras .


" Iya bos, hahaha.. kami berdua beruntung sekali bisa bekerja sama dengan bos ". Ucapnya .


" Iya dong, Baron, kalau uang ini habis kita minta lagi sama bos Adam, dan secepatnya kita harus pergi gua takutnya polisi tahu tempat ini ". Ucapnya tersenyum .


" Siap bos ". Ucap kedua anak buahnya .


Polisi sedang menuju ke markas baron .


Baron dan anak buahnya lagi siap-siap untuk pergi dari markas itu .


" Cepetan kita harus buru-buru pergi dari sini sebelum polisi datang ". Ucap Baron .


" Iya bos ". Ucap mereka dan langsung masuk mobil .


Mereka sekarang sudah jalan, dan pas polisi datang ke markas mereka ,sudah kosong . dan satu polisi yang lainnya melihat mereka, dan langsung menghubungi komandan mereka .


" Sial mereka sudah kabur kejar mereka pasti belum jauh dari sini ". Ucap sang komandan .


" Baik Dan ". Ucap para polisi lainnya .


tut..tut..tut.. (dering ponsel komandan menyala ).


" Dan , pelaku sedang menuju ke arah selatan kami sedang mengejarnya mohon anda kesini ". Ucap polisi lainnya diseberang sana.


" Baik, saya kesana ". Ucapnya sigap, dan langsung menaiki mobilnya dan menjalankannya menuju arah yang disebutkan bawahannya .


Disisi lain tempat diatas jembatan mobil para polisi saling kejar-kejaran dengan mobil penjahat yang mereka kejar .


" Berhenti atas nama hukum ". Teriak polisi sambil menembakan pistolnya ke arah mobil penjahat itu .


dor ..dor.. dor..


Ahhh...ahh..ah.. ( teriak rakyat sekitar yang ketakutan mendengar suara pistol ditembakan ).


" Sial, polisi mengejar kita terus bos ". Ucap anak buah Baron yang panik .


" Diam bodoh kita pasti lolos, tanjap terus gas nya , kita harus lolos bagaimana pun caranya ". Ucap Baron marah-marah .


" Iya bos ".


Polisi tidak henti-hentinya menembakan pistolnya , sama juga dengan halnya anak buahnya Baron dan dirinya menembakan pistolnya ke arah mobil polisi itu .


Mereka terus saling menyerang satu sama lain, dan saat itu juga polisi lainnya sedang menghadang mereka didepan .


Baron terpaksa memberhentikan mobilnya , dan mereka sekarang sudah turun dari mobilnya . Baron menembaki para polisi namun dirinya duluan tertembak oleh polisi lainnya.


Baron terkena tembak dibagian kakinya, dan anak buahnya juga tertembak . mereka sekarang dibawa ke rumah sakit dan itu baru diintrogasi .


Di tempat lainnya tepatnya dipesisir laut, para polisi menyelidiki sebuah motor yang ditemukan para nelayan . Motor itu sudah rusak namun polisi menemukan beberapa sidik jari di motor itu, Dan mereka membawanya ke kantor mereka untuk diselidiki lebih detail .


Baron dan anak buahnya , sedang diintrogasi, dan mereka mengaku kalau memang benar mereka yang mencoba membunuh Reyhan dengan menembaknya . Dan polisi juga menemukan sidik jari yang sama dengan penjahat itu dimotor yang mereka temukan dilaut yang baru saja mereka bawa .


" Dan ada berita baru, motor yang baru saja kita selidiki ternyata itu milik Angga Jaya Pratama , berarti kasus kehilangan Angga mereka juga pelakunya karena sidik jari dimotor itu sidik jari mereka juga ". Ucap polisi lainnya .


" Jadi gimana sekarang kalian sudah menemukan Angga ". Ucap komandan polisi itu .


" Kami belum menemukannya Dan ,dan kami masih mencarinya , para petugas lainnya mencarinya sampai menyelam ke dasar laut akan tetapi kami tidak menemukannya , kemungkinan besar ia dimakan ikan buas atau pun terbawa ombak ". Ucapnya .

__ADS_1


" Terus lakukan pencarian sampai keseluruh laut , Kalau memang dia sudah mati kita harus menemukan mayatnya ".


" Siap Dan ". polisi itu pergi dari ruangan komandannya .


Dikediaman rumah Angga, para anggota keluarga Angga sedang berkumpul dirumahnya termasuk adiknya Reyno , Reyni, suami dan anak-anaknya . mereka sedang menunggu kabar dari polisi berita tentang Angga , Reyhan yang baru saja pulang dari rumah sakit tadi pagi ke rumah mendapatkan kabar adiknya menghilang ia sedih, dan sedikit pusing ,ia berpikir ada apa sebenarnya dengan keluarganya , kenapa ada saja orang yang ingin mencelakai keluarganya .


Mia yang terus-terusan menangis karena memikirkan suaminya , sama dengan halnya Nisa yang juga menangis karena anaknya belum ditemukan .


Polisi yang baru saja datang ke kediaman, Angga mereka memberitahukan berita soal Angga.


" Jadi begini maksud kedatangan saya kesini ingin memberitahukan soal pelaku penembakan yang menimpa pak Reyhan , pelakunya sudah kami tahan , dan ternyata yang menyuruh mereka adalah rekan bisnis anda pak Reyno yaitu Adam Brawijaya ". Ucap polisi itu .


" Apa !!! jadi ini ulah Adam ". Ucap Reyno yang kaget .


Apalagi anggota keluarga lainnya ,yang mendengar nama Adam disebut mereka sempat gak percaya kalau Adam yang melakukannya . Namun setelah polisi memberikan buktinya mereka baru percaya .


" Brengsek dia, jadi tuduhan Angga sama dia selama ini benar ". Ucap Reyhan yang marah .


" Apa maksud kamu han ". Ucap Reyno yang kaget mendengar apa yang diucapkan Reyhan .


" Gini pah, sebenarnya Angga selama ini sudah curiga kalau Adam dalang dari semua kejadian ini, namun dia gak punya bukti, kalau Adam bersalah ". Ucap Reyhan .


" Kata siapa Angga gak punya bukti, ini buktinya di ada ditanganku kak ". Ucap Ravi yang baru saja datang membuat semua orang menengok siapa yang berbicara .


" Ravi ". Ucap semua orang .


" Iya , maaf kalau kedatangan aku mengganggu pembicaraan kalian ". Ucap Ravi yang menghampiri semua orang yang sudah berkumpul di ruang tamu .


" Gapapa vi, silahkan duduk , oh ya apa maksud kamu bukti, bukti apa ?". tanya Reyhan yang penasaran begitu pun dengan semua orang yang ada disana .


" ini buktinya, kak ternyata yang menggelapkan uang perusahaan om Reyno adalah anak buah Adam , Adam sengaja menyuruhnya untuk membuat perusahaan om bangkrut karena dendam dimasalalu terhadap om dan keluarga ". Ucap Ravi serius .


" Apa maksudmu vi dendam apa ?". Tanya Nisa yang penasaran .


" Iya vi dendam apa ". Ucap Jessy yang semakin penasaran, ia orang yang paling gak nyangka kalau orang yang selama ini menjadi kekasihnya adalah orang yang membuat anggota keluarganya menderita .


" Apa !!! Satria Brawijaya ". Ucap Reyno kaget .


Membuat semua orang melihat kearah Reyno ,


" Jadi dia , anak Satria ?". tanyanya ke Ravi .


" Iya om, dia anak pak Satria ". jawabnya .


" Dengerin semuanya , aku gak pernah merebut perusahaan Satria ,kami memang dulu pernah bekerja sama namun disaat perusahaan yang kami bangun bersama-sama sudah berjaya , Satria ingin memilikinya sendiri dan ingin menyingkirkan aku , dan saat itu juga ia meninggal karena berusaha mencelakakan aku namun dirinya yang kena tabrakan mobil itu , dan saat kejadian itu keluarga Satria pergi menghilang entah kemana, padahal saya ingin membagi dua perusahaan saya waktu itu dengan keluarga nya karena itu hak untuk keluarga Satria ". Ucap Reyno .


" Namun aku gak menyangka, anaknya marah terhadapku dan dendam kepadaku ". Ucapnya yang sangat kecewa .


" Mungkin ini sudah takdir om, om dipertemukan kembali terhadap keluarga pak satria dengan jalan seperti ini ". Ucap Ravi .


" Pantas saja selama ini ia selalu, menyembunyikan idenditas Ayahnya, supaya aku tak tahu siapa dia, dan anak siapa ". Ucapnya Reyno .


" Iya , pah yang penting kita sudah tahu siapa dia sebenarnya ". Ucap Reyhan .


" Oh ya pak, soal adik saya sebenarnya apa yang terjadi sama adik saya ? ".tanyanya .


" Adik anda dihajar oleh orang-orang suruhan Adam ,dan mereka membuangnya ke laut, dan sampai saat ini kamu belum menemukannya ". Ucap polisi itu .


" Apa !!! mas Angga dibuang ke laut ". Ucap Mia kaget dan menangis .


" Iya bu, tapi kemungkinan kecilnya, suami anda selamat, karena tim sar kami sudah beberapa kali menyelam namun belum menemukannya ". Ujarnya .


" Dan kalau kemungkinan lainnya , suami anda terbawa ombak dan dimakan ikan buas , karena tempat dijatuhkannya suami anda itu adalah lautan dalam yang sering menjadi tempat tinggal ikan-ikan besar ". Ucap polisi itu menjelaskan .


" Enggak, enggak mungkin mas Angga harus selamat ,tolong pak cari terus suami saya , suami saya harus ketemu hiks..hiks..hiks ". Ucap Mia menangis sejadi-jadinya .

__ADS_1


" Iya pak tolong terus cari anak saya pak ". Ucapnya Nisa yang sama menangisnya .


" Baik bu kami dan tim sar akan terus mencarinya ". Ucap Polisi itu .


" Dan saya juga baru mendapat kabar dari bawahan saya ,kalau kejadian kecelakaan yang menimpa pak Angga dulu ternyata pelakunya sama yaitu Adam ". Ucap polisi itu .


Keluarga Angga hanya tidak habis pikir kenapa Adam bisa sejahat itu terhadap keluarga mereka .


" Apa, jadi kecelakaan itu disengaja ". Ucapnya Reyhan .


" Iya, bahkan saya sudah memberitahukannya sama pak Angga dulu, apa beliau tidak menceritakannya pada kalian ?" Tanyanya


" Tidak , dia tidak pernah menceritakannya ". Ucap Mia .


" Apa jadi begitu rupanya, ya sudah saya harus kembali ke kantor ada urusan yang harus saya lakukan ". Ujarnya .


" Baik pak terimakasih sudah memecahkan kasus yang menimpa keluarga saya sekali lagi saya ucapkan terima kasih ". Ucap Reyno


" Ya sama-sama dan saya juga akan berusaha menemukan anak bapak ". Ucapnya .


" Ya saya minta tolong sekali untuk menemukan anak saya pak ". Ucap Reyno .


" Baik akan kami usahakan , saya permisi dulu ". Ucapnya dan langsung pergi .


Setelah kepergian polisi itu, Mia pergi kekamarnya dan menangis disana sejadi-jadinya .


Ia terus membayangkan ketika bersama suaminya, walaupun suaminya itu selalu membuatnya kesal,marah,menangis tetapi dirinya sangat mencintainya .


" Pulanglah mas.. aku merindukanmu hiks..hiks.. ". Gumam Mia menangis .


tok.. tok.. tok ( suara ketukan pintu ).


" Cu.. ini nenek ". Ucapnya dari luar .


" Masuk saja nek tidak dikunci ". Ucap Mia sambil mengusap air matanya .


Nek salimah sudah masuk ke kamar cucu nya itu sambil membawa makanannya, karena Mia gak turun kebawah untuk makan jadi nek salimah mengantarnya ke kamarnya .


" Cu , kamu belum makan ,makan dulu yuk nanti kamu sakit loh ,kasihan sama anak yang diperut kamu cu ". Ucap Nek salimah dengan penuh kasih sayang kepada cucu satu-satunya itu .


" Aku gak laper nek, aku cuma memikirkan keadaan suamiku , apakah dia baik-baik saja apakah dia selamat nek hiks..hiks..". Ucap Mia menangis lagi membuat nek salimah tidak tega melihat cucunya itu menangis terus .


" Nenek yakin dia pasti selamat cu, percayalah ia adalah orang yang kuat, pasti ia selamat cu , kamu makan ya kasihan sama anakmu kamu gak boleh egois kamu harus memikirkan anakmu juga cu ". Ucap nek Salimah sambil menyendokkan makannya ke mulut cucunya itu .


dan Mia menerima suapan itu, benar kata neneknya dia gak boleh egosi dan gak boleh sedih terus ia harus percaya sama suaminya kalau ia pasti selamat , disela-sela makannya Nisa datang menghampiri Mia dan nek salimah .


" Sayang ". Ucapnya Nisa .


" Mama ". sahut Mia menengok kearah pintu .


" Kamu yang sabar ya, kita harus percaya kalau Angga pasti kembali sama kita ". Ucap Nisa sambil duduk di samping ranjang .


" Iya mah ". sahut Mia sambil memeluk mama mertuanya itu .


" Kamu harus makan yang banyak ya biar gak sakit nak ". Ucap Nisa tersenyum meski hatinya masih sedih perihal yang menimpa anaknya .


Mia hanya menganggukan kepalanya,


" Semoga kamu baik-baik saja mas dimana pun kamu berada sekarang , cepatlah kembali aku merindukanmu mas ". Batin Mia .


Adam yang sudah dibawa ke penjara , ia langsung dijebloskan ke penjara dan menerima hukuman sesuai perbuatannya .


" Aghh..sial kenapa harus begini sih jadinya, padahal sedikit lagi gua bisa mendapatkan Mia ". Batin Adam .


" Sial ..sial.. sial.. ". Gerutunya .

__ADS_1


" Semoga saja kali ini lo beneran mati Angga ". Batin Angga tersenyum .


__ADS_2