
Dikediaman keluarga Kharismatika kini tengah heboh akan kabar putri tunggal dari keluarga itu menghilang dan tak ada kabar , aplagi setelah mendapatkan kabar kalau putrinya itu hampir diculik oleh seseorang ,Raja ayah dari Dania semakin panik dan memarahi orang-orang suruhan nya yang tidak berhasil menemukan putri kesayangannya itu .
" Kalian tidak...!!! becus mencarinya , arghhh ..sial kenapa juga ada yang mau menculiknya , awas saja kalau terjadi apa-apa pada putriku gak akan pernah aku biarkan mereka hidup ". Ucapnya .
" Cepat pergi cari lagi putri , jangan pulang sebelum kalian menemukan nya , Cepat ...!!!". Bentak Raja .
" Baik tuan ". Ucap para pesuruhnya .
Lalu pergi meninggalkan Raja seorang diri didalam ruangan pribadinya ,
Disisi tempat lain kini Dania masih menunggu jawaban dari Rama .
permohonan agar Rama memberinya kesempatan untuknya , untuk bisa menaklukan hati Rama .
" Jangan buang muka begitu Rama , aku disini bukan disana ". Ucap Dania yang agak kesal karena Rama dari tadi diam saja dan melihat kearah lain .
Rama kini melihat kearah Dania yang berada disampingnya dan menatapnya .
" Apakah aku harus bilang iya atau tidak ". Batinnya .
" Rama ". Panggil Dania .
" Jawab Rama, aku mohon sama kamu kasih kesempatan buat aku ". Ucapnya sambil mata penuh permohonan membuat Rama yang melihatnya sedikit luluh .
" Baiklah, aku kasih kamu kesempatan tapi ingat aku cuma kasih kesempatan sama kamu kak selama 1 tahun ini , jika dalam satu tahun ini aku masih belum bisa menyukaimu , aku mohon sebesar-besarnya padamu , jangan ganggu aku lagi dan jangan usik kehidupan ku , bagaimana ". Ucap Rama sambil mengulurkan tangannya tanda setuju .
" Baiklah, aku setuju ". Ucap Dania tersenyum sambil menjabat tangan Rama tanpa ia pikirkan terlebih dahulu bahwa kenyataan nya kalau ia gagal menaklukkan hati pria didepannya ini , ia harus benar-benar melupakannya dan menjauhinya .
Rama kini hanya tersenyum menyeringai kearah Dania .
__ADS_1
" Kita lihat saja apa kamu akan bisa menaklukkan aku, tidak semudah itu Dania ". Batinnya Rama tersenyum licik .
Mia benar-benar sangat-sangat panik sekarang , karena ada salah satu temannya yang kasih tahu kejadian dimana Rama hendak menolong Dania dari para penjahat ,
" Ya Allah , dimana kamu nak.. mama khawatir padamu ". Ucap Mia menangis karena anak semata wayangnya hilang dan belum bisa ditemukan .
Ingin melaporkan pada polisi pun tidak bisa karena belum 24 jam ,
" Hiks...hiks..". Mia menangis .
" Kamu yang sabar ya , Ibu yakin Rama pasti baik-baik saja ". Ucap Sinta menenangkan putrinya .
" Tapi Bu, aku benar-benar khawatir padanya aku hanya takut terjadi sesuatu padanya hiks..". Ucap Mia menangis di pelukan ibunya yang tengah menenangkan dirinya .
" Sabar nak ". Ucap Sinta sambil mengelus-elus punggung Mia .
" Dimana kamu Dania ". Ucap Raja .
Dania kini tertidur pulas dipundak Rama, Rama yang terasa terganggu pun hendak menyingkirkan kepalanya Dania yang ada dipundaknya namun ia urungkan karena mengingat kejadian tadi pas Dania menolongnya .
" Hah ... biarlah , sudah malam banget, tidur kali ya baru besok gua cari cara bisa keluar dari hutan ini dan pulang ke rumah pasti mama sekarang sedang mencari-cari aku, maaf ya mah aku gak bisa pulang malam ini tapi aku janji ma besok aku berusaha untuk bisa pulang ". Batin Rama yang melihat keatas melihat bintang-bintang yang lumayan banyak dilangit .
Mia kini masih menangis sambil melihat bintang-bintang dilangit ,
Mia ingat setiap kali ia sedih pasti ia selalu melihat langit dimalam hari apalagi malam ini cerah sekali banyak sekali bintang-bintang dilangit .
" Semoga di manapun kamu berada kamu akan baik-baik saja Rama ". Ucapnya Mia sambil menutup matanya karena menangis .
Sedangkan Angga kini tengah berantem dengan Adam karena Adam mengganggunya dengan kata-katanya , bahwa sekarang Rama tengah berusaha membangkang padanya .
__ADS_1
dengan cara pulang malam ,dan bikin orang tuanya cemas padanya .
" Dimana dia sekarang ...!!!?". Bentak Angga dengan tangan yang sudah mengepal didepan wajah Adam yang ia tahan .
" Ck...". Ucapnya tersenyum licik .
" Mana saya tahu , memangnya gua bapaknya apa , kan Lo bapaknya , kenapa Lo nanya sama gua , Angga...Angga ... Lo tuh dari dulu gak pernah berubah ya tetap aja bego ". Ucap Adam tersenyum .
Angga yang sudah tidak tahan lagi pun langsung menghajar Adam .
" Sudah gua bilang jangan pernah bilang kalau anak gua pembangkang dia itu penurut dia tuh nurut sama gua bapaknya ". Ucap Angga .
" Ck... buktinya dia mau aja kan gua bantu, padahal Lo sudah bilang sama dia jangan pernah berurusan sama gua , tapi apa kenyataan nya dia sendiri yang mau dekat dengan gua ". Ucap Adam tersenyum .
" Mungkin , ya mungkin saja dia mau dekat dengan Lo, karena cuma menghormati Lo sebagai orang yang lebih tua , bukan berarti dia dekat dengan Lo, gua gak akan pernah membiarkan anak gua dekat-dekat dengan Lo ". Ucap Angga .
" Ck... kita lihat saja nanti, gua gak akan pernah berhenti membuat kekacauan di keluarga Lo, karena gua amat-amat benci sama Lo, karena Lo gua gak bisa mendapatkan Mia ". Ucap Adam .
" Karena bagi gua Mia segala-galanya , dari apapun yang ada didunia ini, bahkan apapun caranya gua akan melakukannya hanya demi Mia , mendapatkan cinta dari Mia ". Ucap Adam .
" Ck.. gua benar-benar kasihan sama Lo ya g terlalu terobsesi dengan istri orang padahal dirinya sendiri sudah punya istri, gua kasihan sama Lo , kasihan ". Ucap Angga tersenyum remeh kerah Adam .
" Gua saranin sama Lo, buanglah obsesi Lo itu, jangan biarkan obsesi Lo itu membuat Lo menyesal nantinya ". Ucap Angga lalu pergi meninggalkan Adam yang tengah berdiri dijalanan .
Angga kini masuk kedalam mobilnya lalu melajukan mobilnya meninggalkan Adam yang tengah menatap tajam kearah mobil yang dikendarai Angga yang tengah melaju meninggalkan nya .
" Ck ...kita lihat siapa yang akan tertawa diakhir cerita Lo apa gua Angga ". Ucapnya tersenyum .
. . . . . . .
__ADS_1
Maaf ya guys author nya gak bisa Up dalam tiga hari belakangan ini dikarenakan sibuk direal .
Jangan lupa like, vote dan komentarnya ya guys 😉😊👍