Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
154. Siuman


__ADS_3

Dirumah sakit terbesar di kota Bandung terlihat di ruang inap rawat kelas VIP terlihat seorang wanita terbaring koma, namun kini terlihat jari-jarinya tangannya bergerak membuat suster yang tengah berjaga-jaga dibuat terkejut olehnya .


" Aku harus kasih tahu dokter, kalau nona ini telah sadarkan diri ". Ucap suster itu .


Dan Raja yang mendengarnya benar-benar tidak percaya kalau putrinya itu telah sadarkan diri .


" Dania ". Ucapnya Raja menghampiri anaknya yang masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit .


" Ayah ". Lirihnya Dania tersenyum melihat ayahnya ada disaat pertama kali ia siuman .


" Dania ". Raja langsung memeluk putrinya itu sambil meneteskan air matanya , membuat Dania hanya bisa tersenyum .


" Ayah senang nak, akhirnya kamu sadar , ayah pikir ayah akan kehilangan kamu karena kamu koma ". Ucapnya Raja .


" Aku koma ". Ucapnya Dania .


" Iya kamu koma , hampir sebulan kamu belum sadarkan diri seperti ini ". Ucapnya Raja .


" Sebenarnya apa yang terjadi sama kamu Nia ?". Tanya Raja ingin memastikan kenapa Dania sampai kecelakaan seperti itu .


Dania yang diberi pertanyaan seperti itu kini berpikir keras sebenarnya ada dengan nya .


Namun Dania tidak ingat apa-apa ia lupa apa sebab sampai ia kecelakaan seperti itu .


" Aku lupa yah, aku gak ingat apapun soal kecelakaan itu ". Ucapannya membuat Raja hanya bisa menghela nafas .


" Ya sudah lebih baik sekarang kamu istirahat saja supaya cepat pulih dan pulang ". Ucapnya Raja yang penuh perhatian pada putrinya .


Namun saat Dania hendak berbaring lagi untuk tidur , ia melihat sosok yang gak pernah ia kira berdiri di ambang pintu masuk ruang rawat dirinya .


" Rama ". Lirihnya membuat Raja mengerutkan alisnya dan langsung melihat kearah mata Dania melihat , ia langsung menengok ke belakang yaitu ambang pintu kamar .


" Kamu ". Ucapnya Raja .


Terlihat Rama berdiri didepan pintu, lalu melangkah menghampiri mereka berdua .


" Malam om ". Ucapnya Rama setelah sampai di samping mereka .


" Malam ". Ucapnya Raja langsung berdiri tegak dihadapan Rama dengan raut wajah heran nya .


Begitupun dengan Dania yang heran sekali kenapa bisa Rama ada disini .


" kamu ngapain disini Ram ?". Tanyanya Dania dengan wajah keheranan serta suara rendahnya Dania .


" Aku... aku.. ". Ucapnya Rama gugup .

__ADS_1


" Iya kenapa ?". Suara baritonnya Raja kali ini membuat Rama terkesiap mendengar suara itu .


" Aku disini hanya ingin menjenguk mu ". Ucapnya Rama .


" Jenguk ". Ucapnya Dania antara heran serta senang karena Rama berarti peduli dengannya dan herannya kenapa Rama seperti ini , biasanya Rama bersikap acuh tak acuh padanya tapi sekarang kenapa Rama bersikap seperti ini padanya apa ada hal yang membuat Rama berubah begini padanya pikirnya Dania .


" Iya , aku mau menjenguk mu karena aku dengar kamu sudah sadar , dan benar sekarang kamu sadar dari koma , semoga lekas sembuh ya ". Ucapnya Rama tersenyum .


Senyuman Rama yang ia berikan pada Dania membuat Dania semakin bingung sebenarnya ada apa ini , kenapa Rama berbeda .


" Iya ". Jawab Dania singkat .


" Om , boleh saya bicara dengan Dania berdua ". Ucapan Rama membuat Raja maupun Dania keheranan .


" Oh iya silahkan , silahkan ". Ucapnya Raja tersenyum sambil menepuk bahunya Rama .


" Jaga dia ya , om ke luar dulu , kalau ada apa-apa hubungi om langsung ". Ucapnya Raja .


" Pasti om ". balas nya Rama tersenyum .


" Nia ayah keluar dulu bentar ya ". Ucapnya Raja yang hanya Dania jawab dengan anggukan .


Kini Raja meninggalkan Dania bersama Rama diruang rawat inap VIP itu .


Rama kini mendekati ranjang rumah sakit yang Dania tiduri ,


" Aku hanya ingin membicarakan soal pertunangan antara kamu dan kak Reyza ". Ucapnya Rama .


" Kalau kamu kesini hanya untuk membicarakan hal itu, lebih baik kamu pergi Ram , lagipula aku malas membicarakan soal pertunangan itu ". Ucapnya Dania memalingkan wajahnya .


" Pertunangan itu batal Nia ". Ucapnya Rama seketika membuat Dania melihat kearah Rama .


" Benarkah ". Ucapnya Dania tersenyum bahagia dan tak percaya kalau pertunangan antara dirinya dan Reyza dibatalkan .


" Iya, namun perjanjian antara dua keluarga Pratama serta keluarga mu masih tetap dilaksanakan , meski pertunangan kamu dengan kak Reyza batal ,namun pertunangan itu akan tetap berlangsung karena aku yang akan menggantikan posisi nya kak Reyza ". Ucapnya Rama yang sejujurnya berat sekali untuk mengatakan hal itu .


" Apa !!!.. jadi... aku... kamu ". Ucapnya Dania yang benar-benar tidak percaya .


" Iya Dania , aku yang akan menggantikan kak Reyza untuk bertunangan itu ". Ucapnya Rama .


" Tapi kenapa ? kenapa jadi kamu yang bertunangan denganku , kenapa ? apa yang Reyza lakukan , sampai-sampai pertunangan ku dengan dia batal ?". Tanyanya Dania membuat Rama harus menjelaskan semuanya .


Disisi lain , kini terlihat dikediaman keluarga Brawijaya tengah mengadakan acara pertemuan dua keluarga Brawijaya dengan keluarga Prasadja ,


" Saya benar-benar beruntung sekali kalau bisa mendapatkan menantu seperti Diva , dia begitu cantik ". Ucapnya Tuan Prasadja .

__ADS_1


" Hahaha ... iya pak Pras , anak saya ini selain cantik dia juga pintar , dia rajin sekali kalau soal kerjaan dan bapak tau tender besar perusahaan yang kami dapatkan tempo minggu lalu , Diva lah yang mewakili saya untuk pertemuan tender itu , dan dia memenangkan nya untuk saya ". dengan bangganya Aldo memuji keberhasilan putrinya itu .


Sedangkan orang yang dipujinya benar-benar risih sekali dengan pertemuan ini , Diva benar-benar muak sekali kalau sudah membahas perjodohan .


Sedangkan anak tuan Prasadja dari tadi memperhatikan Diva terus menerus tanpa ada hentinya sesekali ia menggoda Diva membuat Diva yang melihatnya langsung ilfil .


" Papa punya kenalan dari mana sih ini, gaje banget nih orang ". Batinnya Diva menggerutu .


" Mas... makanannya sudah siap ,yuk kita makan malam bersama , ayo tuan Prasadja silahkan ". Ucapnya Reva dengan sopan nya .


" Oh iya sayang, ayo pak mari kita makan dahulu ". Ajaknya Aldo .


Kembali ke rumah sakit .


" Jadi gitu ceritanya , terus kenapa sekarang kamu mau dengan perjodohan ini ". Tanyanya Dania .


" Bukan aku yang mau, tapi hanya karena terpaksa aku begini , demi mama yang ingin sekali mempunyai menantu seperti kamu dan juga demi perusahaan yang udah lama sekali di bangun oleh kakek ku , aku mana mungkin tega membiarkan semuanya hancur dalam sekejap , aku rela mengorbankan perasaan ku demi keluarga ku , demi bakti ku sebagai seorang anak ". Ujarnya Rama yang kini menatap kearah jendela kaca kamar rawat inap itu .


" Kalau itu alasanmu , lebih baik kita gak jadi bertunangan Ram, aku gak mau seumur hidup ,hidup bersama orang yang gak pernah mencintai aku , berumahtangga itu akan bahagia kalau kedua belah pihak saling mencintai , bukan hanya sepihak ". Ucapannya Dania membuat Rama melihat kearahnya .


" Aku pun inginnya seperti itu Dania , tapi aku gak punya pilihan lain ,jika aku tidak jadi bertunangan denganmu apa jadinya keluargaku nanti, aku gak mau mengecewakan mereka , tolonglah mengerti aku Nia ". Ucapnya Rama memohonkan .


" Dan apa keuntungan aku jika hal itu terjadi Rama , aku memang begitu mencintaimu namun aku gak ingin hidup bersamamu jika hatimu buat yang lain, itu gak adil untukku ". Ucapnya Dania yang benar-benar gak habis pikir jalan pikirannya Rama yang ia anggap benar-benar egois .


Beberapa menit hanya ada keheningan diantara mereka berdua,


" Kamu benar-benar egois Rama kamu hanya memikirkan perasaan mu saja , kamu gak pernah mengerti akan perasaan aku , jujur Rama sampai saat ini pun aku masih mengharap cintamu itu, tapi kalau begini jadinya , lebih baik aku melupakan perasaan itu , terlalu capek aku yang berjuang sendiri ". Ucapnya Dania yang benar-benar kesal serta lelah akan keegoisan Rama .


" Tapi Dania ". Ucapnya Rama seketika .


" Pergi lah , aku pengen sendiri , pergi ". Ucapnya Dania .


" Nia ". Ucapnya Rama .


" Pergi ". Ucapnya Dania yang memalingkan wajahnya dari Rama .


Rama pergi begitu saja , membuat Dania semakin yakin Rama benar-benar memang gak bisa ia raih , hatinya sudah tertutup oleh cintanya pada Diva .


" Kamu beruntung sekali Diva , dicintai oleh dua laki-laki , gak seperti aku yang selalu mengharapkan dan mengharapkan ". Ucapnya Dania tersenyum lirih .


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 😁👍


__ADS_2