Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
115. Perubahan Sikap


__ADS_3

Rama kini mengubah penampilannya menjadi agak berbeda , baju yang dikeluarkan pake dasi asal-asalan .


Dan semua siswa yang melihat kearah Rama menjadi terheran-heran,


" Ada angin apa tiba-tiba dia merubah penampilan nya itu ". Ucap para siswa siswi yang tengah menggosipkan Rama .


Rama yang mendengar hal itu kini hanya mengabaikan orang-orang yang tengah membicarakan nya .


Rama berjalan di koridor sekolah dengan santainya , sampai matanya bertemu dengan Dania dan teman-temannya dari kejauhan .


Dania begitu kaget begitupun dengan teman-temannya yang melihat penampilan Rama yang berbeda .


" Well.. dia itu Rama bukan sih kok agak lain ya ". Ucap Ajeng .


" Iya yah.. kok beda banget agak gimana gitu, biasanya juga kan dia rapih banget soal penampilan ". Timpal Rena .


" Hooh ". Balas Ajeng .


Sedangkan Dania hanya mengabaikan ocehan dari teman-temannya itu, dan lebih memilih mendatangi Rama yang melihat kearahnya .


" Ram..". Panggil Dania dengan wajah herannya .


" Ini kamu kan, kok gini ". Ucap Dania melihat penampilan Rama dari bawah sampai atas .


Kini Rama hanya melihat kearah Dania sambil memakan permen lollipop yang ia beli di jalan tadi dengan wajah datarnya .


" Iya ini gua Rama , memangnya kenapa ?". Ucap Rama dingin .


" Kok kamu begini sih , jadi berubah , kenapa Rama ?". Tanya Dania memegang tangan Rama .


" Ckk ...". Decaknya sambil membuang mukanya kearah lain .


" Berubah apanya hah... ". Ucap Rama tersenyum licik sambil menodongkan kepalanya kearah Dania membuat Dania terkejut .


" Lagi pula apa urusan lo mending urusin saja itu cowok lo ". Ucap Rama hendak pergi meninggalkan Dania namun sebelum itu ia menarik ikat rambut yang mengikat rambut panjang Dania .


Lalu pergi begitu saja sambil tersenyum licik, sambil memakan permen lollipop nya .


" Hah...". Ucap Dania memegang dadanya karena ia benar-benar kaget , melihat tingkah Rama yang tidak seperti biasanya .


Bahkan Rama berani sekali mendekatkan dirinya padanya tadi bahkan rambut yang Dania ikat pun terurai begitu saja karena ulah Rama .


" Apa benar dia itu Rama ". Ucapnya sambil melihat kearah mana Rama pergi sambil memegang dadanya yang merasa terkejut sekali melihat sikap Rama yang benar-benar berubah .


Rama menyelonong begitu saja saat masuk keruangan kelasnya, dan disana sudah ada teman-temannya siapa lagi kalau bukan Diva end the geng .


Semua mata tertuju pada Rama saat ini termasuk Diva yang sedang mengobrol dengan teman-temannya itu pun langsung melihat kearah Rama yang tengah berjalan ke tempat duduknya yaitu disamping Alfi dan Diva .

__ADS_1


" Woii... kenapa Lo , kerasukan Lo ". Ucap Alfi mendekati Rama sambil memegang keningnya Rama .


" Hem..". Rama hanya menjawabnya dengan berdeham .


Dan itu membuat Alfi kebingungan , lalu Diva dan teman-temannya pun menghampiri Rama .


" Lo kenapa Ram, tumben-tumebenan penampilan Lo kaya gini ? ". Tanya Amel .


" Hooh ... berantakan gini kurap loh ". Timpal Risda .


" Hah... kurap apaan dah ". Ucap Alfi .


" Kurang rapih buaya ". Ucap Amel .


" Yehh.. mana gua tahu kalau artinya itu sih ". Ucap Alfi .


" Lagian ya gua ini bukan buaya , gua ini orang ". Ucap Alfi dengan bibir dimajukan kesal karena teman-teman nya itu selalu memanggilnya dengan sebutan itu .


" Ya Lo emang orang tapi sikap Lo kaya buaya ... hahahaha...". Ucap Risda sambil ketawa .


lalu yang diikutin sama Diva dan Amel namun Rama hanya diam saja .


Diva benar-benar merasa heran dengan sikap Rama sekarang , kenapa Rama berubah begini , kaya bukan seperti Rama yang sebelumnya .


" Lo kenapa sih Ram ? kok Lo berubah gini penampilan Lo acak-acakan gini lagi, kalau ketahuan sama guru Lo bisa dihukum loh ". Ucap Diva .


" Dih... Diva nanya baik-baik kok lo gitu sih Ram ". Ucap Amel .


" Hooh.. ih... Lo kenapa dah ". Timpal Risda .


" Iya Ram Lo kenapa dah Ram ?". Sambung Alfi membuat Rama risih yang mendengarkan ocehan-ocehan para teman-temannya itu .


Namun Rama kini bangkit dari duduknya , lalu pergi kebelakang meja bangku temannya yang duduk dibelakangnya .


" Pergi Lo, duduk dibangku gua, gua mau duduk disini ". Ucap Rama dengan wajah dinginnya .


" Tapi..tapikan ". Ucap temannya yang bernama Tomi itu .


" Gua bilang pindah Anj*Ng ". Bentak Rama sambil menggebrak meja .


Membuat semua orang kaget mendengarnya begitupun dengan teman-temannya yang benar-benar merasa heran dengan perubah sikapnya Rama .


" Astaga... itu beneran si Rama kan kok bilang sekasar itu sih...". Ucap Amel menutup mulutnya yang kaget mendengar Rama berkata kasar .


Karena sebelumnya Rama gak pernah berkata seperti itu .


" Hooh... ih serem lihat deh tatapan sangarnya ihh... ngeri kali aku ". Timpal Risda memegang tangan Diva .

__ADS_1


Diva yang mendengar Rama berkata kasar pun benar-benar gak habis pikir akan sikap Rama yang berubah .


" Lo pergi sekarang atau gua banting handphone Lo ". ancam Rama mengambil paksa ponsel Tomi .


" Iya... iya ... gua pindah gua pergi sekarang kembalikan dulu handphone gua nya ". Ucap Tomi .


Lalu Rama pun mengembalikan ponsel milik Tomi lalu Tomi pun pindah duduknya bersama Alfi , sedangkan dia duduk sendiri dibelakang .


" Hah... ". Ucapnya sambil membanting tasnya ke kursi sebelahnya yang kosong .


Lalu menidurkan lagi dirinya diatas meja dengan kepala diletakan dia atas tumpukan lengannya yang ia lipat untuk ia jadikan bantal diatas mejanya .


" Apa yang gua lakukan ? apa benar yang gua lakukan saat ini akan membuahkan hasil ". Batinnya .


" Gua sengaja merubah sikap , penampilan gua gaya hidup gua , untuk membuat Dania menjauh dari gua, dan untuk berusaha menghindar dari Diva, karena gua benar-benar gak sanggup dekat dengannya ,karena itu hanya akan membuat hati gua semakin sakit , gua benar-benar harus membuat Diva dan Dania ilfil sama gua meski gua harus kehilangan sahabat-sahabat gua sekarang ". Batinnya .


" Gua harap teman-teman gua gak akan membenci gua ". Batinnya .


Dari pelajaran pertama sampai ketiga pun , Rama sama sekali tidak bertanya kepada teman-teman nya ia hanya fokus dengan pelajaran nya sendiri ia sibuk dengan dunianya sendiri .


Sampai bell istirahat pun berbunyi , teman-temannya Rama mengajaknya untuk ikut makan bareng dikantin sekolah namun Rama menolaknya , dan terpaksa Rama ditinggal sendirian dikelas .


Sekarang dikantin benar-benar ramai yang sedang membicarakan tentang perubahan Rama si anak pandai yang kini berubah sikapnya menjadi dingin dan kasar .


Dania dan teman-temannya yang mendengar hal itu hanya diam saja begitupun dengan Diva end the geng yang kini tengah memakan bakso dikantin sekolah .


" Gua sih benar-benar heran Lo sama si Rama kenapa dia berubah gitu ya ". Ucap Amel .


" Iya yah, aneh banget anjirrr ...Lo tahu gak seumur-umur gua baru denger dia berkata kasar tadi kaya dikelas barusan sumpah dah gua aja heran dengernya , baru kali ini gua dengernya sejak gua berteman dengannya ". Ucap Alfi .


" Gua aja Ampe geleng-geleng kepala dah lihat denger perubahan dia , gila aja kaya bukan si Rama tahu ". Ucap Risda .


Diva yang mendengar teman-temannya yang sedang membicarakan Rama hanya berdiam saja bengong sambil mengaduk-aduk minumannya pake sedotan .


" Kenapa kamu berubah begitu si Ram, ada apa dengan mu ?". Batinnya bertanya-tanya .


Rama kini hanya pergi ke belakang sekolah, dan menaiki pohon Mangga yang ada disana .


Rama diatas pohon sana hanya mengingat-ingat kembali apa yang dikata seseorang padanya .


' Bila kamu ingin melupakannya rubahlah sikapmu yang Baik menjadi Buruk, buat dia ilfil dan benci padamu ' .


" Apa benar aku harus melakukannya om ". Ucapnya .


. . . . . . . .


Jangan Lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😁👍

__ADS_1


__ADS_2