Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
30. Dimanakah Dirimu


__ADS_3

Sudah 2 hari Mia dirumah sakit, dan hari ini ia sudah diperbolehkan untuk pulang, Namun belum ada kabar lagi tentang suaminya, Kini dirinya sudah sampai dirumahnya dan disambut oleh keluarganya .


Bayinya ia letakan diranjang bayi yang sudah dipersiapkan oleh Nisa . Kini dirinya sedang berdiri dibalkon kamarnya ia sedang memikirkan suaminya yang belum kembali dan kemanakah suaminya pergi lagi, padahal ia sangat senang karena ia bisa bertemu kembali dengannya saat-saat dimana ia melahirkan anaknya .


" Kenapa waktu itu kamu berkata kalau kamu itu bukan mas Angga mas, padahal aku yakin kamu itu mas Angga , kamu dimana sekarang mas aku butuh kamu anakmu juga membutuhkan kamu sebagai papanya ". Batin Mia .


" Oeek..oekk..oekk..". Suara tangis bayinya .


Mia yang mendengar tangisan anaknya ia langsung menghampiri anaknya dan menggendongnya .


" Kamu kenapa sayang, haus ya cup..cup..mama disini sayang ". Ucap Mia antusiasnya menjadi seorang ibu .


Ternyata anaknya mengompol ia dengan cekatannya ia mengganti popok anaknya dan membersihkannya ,lalu ia langsung menyusui anaknya itu .


" Mmm..sayang.. mama janji nak akan selalu menyayangimu dan menjagamu selalu meski papa mu gak ada disini ". Ucap Mia sambil menciumi anaknya itu .


Dilain tempat seorang pria sedang berdiri dibalkon kamarnya , ia seperti lagi memikirkan sesuatu .


" Kenapa wanita itu memanggilku dengan sebutan Angga padahal namaku Rudi, dan aku ini belum menikah dan itu yang dikatakan Khanza dan ayah kepadaku ". Gumam Rudi .


" Dan aku juga bingung sebenarnya aku ini siapa , tapi Ayah dan khanza bilang kalau aku keluarga mereka dan aku ini tunangannya khanza tapi disisi lain ada wanita yang mengaku istriku , terus mana yang benar aku ini siapa ? ". Bertanya kepada diri sendiri .


Tiba-tiba seseorang datang ke kamar Rudi, dan memeluknya dari belakang .


" Sayang lagi apa disini kok sepertinya kamu lagi memikirkan sesuatu ". Ucapnya Khanza .


" Gapapa kok, aku cuma bingung pada diriku sendiri kenapa aku gak bisa ingat semuanya ,kenapa aku gak ingat kamu dan Ayah ". Ucap Rudi melepaskan pelukan Khanza dan berdiri menghandapnya .


" Aku yakin kamu pasti nanti akan ingat, oh ya pernikahan kita akan diadakan dihotel ternama loh dikota ini dan kita akan mengundang beberapa kolega Ayah dan rekan bisnisku ". Ucapnya khanza tersenyum .

__ADS_1


Rudi hanya diam saja mendengar perkataan Khanza , namun Khanza merasa heran sama Rudi kenapa ia diam saja .


" Sayang, kamu ini kenapa sih kok diam saja, ada apa, apa ada sesuatu tadi saat kamu keluar rumah ?". tanyanya


" Gapapa kok aku cuma butuh istirahat saja, bisa tinggalkan aku , aku mau sendiri dulu ". Ucapnya tersenyum .


" Ya sudah kamu istirahat ya sayang, nanti malam aku ajak kamu ke Galeri aku ". Ucapnya sambil pergi dari kamar Rudi .


Rudi hanya tersenyum , dan memikirkan kembali pertemuannya sama wanita tadi . Saat ini hanya itu yang ia pikirkan ia bingung kenapa saat menemani wanita itu melahirkan serasa ia beneran bahwa ia suami dari wanita itu apalagi saat anaknya lahir dan ia mengadzaninya ia merasa terharu bahagia seperti ia merasakan ikatan batin seorang ayah pada anaknya.


Apalagi saat ia ingin meninggalkannya ia merasa berat sekali seperti mereka keluarga Rudi yang sebenarnya ,namun kenyataannya Khanza keluarganya dia Rudi ,Rudi tunangan Khanza ,Rudi yang pernah kecelakaan lalu amnesia .


" Aku gak boleh begini terus, aku harus mencari kebenarannya siapa aku sebenarnya, ada 2 pihak keluarga yang mengenalku dan aku harus mencari informasi akan hal siapa aku sebenarnya ". Gumamnya .


Di Galeri tempat ia bekerja, Khanza sedang duduk dikursi kerjanya . Khanza memikirkan sesuatu soal Rudi .


" Kenapa ia begitu sih, apa dia ingat sesuatu , ini gak boleh dibiarkan aku harus secepatnya melaksanakan pernikahanku dengannya ,aku gak ingin kehilangannya , Rudi hanya milikku dan akan selalu milikku ". Ucapnya tersenyum .


" Apa aku jahat ya membohonginya, dan membuat ia percaya kalau dia Rudi ,padahal aku sendiri tidak tahu siapa dia ,dan dimana keluarganya , namun aku tidak peduli soal itu sekarang dia hanya punya keluarga yaitu aku dan Ayah , dia yang akan menggantikan Rudi dihatiku ". Gumamnya .


Dikediaman Julian, Rudi sedang mengacak-acak informasi tentangnya , namun nihil ia tidak menemukan apapun . pas dirumah sakit waktu ia sadar khanza memberitahunya kalau ia tunangannya dan khanza menceritakan tentangnya ,Rudi Galih Purnama . ia bekerja diperusahaan Ayahnya yaitu Julian ,orang tua Rudi sudah meninggal dan kini ia tinggal sama Khanza setelah ia bertunangan dengan Khanza .


" Kenapa gak ada petunjuk satu pun, apa benar aku ini Rudi ,tapi kenapa hatiku masih ragu apalagi setelah ada orang lain yang begitu mengenalku apalagi ia punya bukti yang pasti bukti bahwa aku keluarganya ". Gumam Rudi yang kebingungan .


" Tuhan siapa aku sebenarnya ". Gumam Rudi sambil mengacak rambutnya .


Dikediaman rumah Brawijaya, Adam yang begitu senang karena sudah bebas dari penjara , kini ia sedang merencanakan sesuatu untuk mendapatkan cintanya itu .


Reva sudah melahirkan anaknya dan anaknya itu perempuan ia namai anaknya dengan nama Diva Putri Brawijaya .

__ADS_1


Reva sedang menyusui anaknya diteras belakang ditemani ibu mertuanya.


" Ya, ya saya kesana ". Ucapnya Adam yang baru saja turun dari tangga .


" Adam, mau kemana kamu ?". Tanya Mita yang baru saja masuk bersama Reva dengan Diva digendongannya menghentikan langkah kaki Adam .


" Aku ada urusan, ini soal bisnisku jadi mama gak perlu khawatir ". Ucap Reyhan yang langsung pergi begitu saja .


Mita hanya geleng kepala,melihat perubahan sikap Adam kepadanya .


" Aku harus pergi mencari wanita itu lagi, aku ingin memastikannya sendiri apa dia beneran keluargaku ". Ucap Rudi .


Lalu Rudi pergi dan pamit kepada orang rumah bahwa ia ingin pergi keluar, lalu ia pergi ditemani pengawal dirumah Khanza sebab kalau ia ingin pergi keluar lagi ia harus ditemani orang rumah ,takutnya ia nyasar itu yang diperintahkan oleh Khanza kepada pengawalnya .


" Pak kita kerumah sakit Indah Permata ya ". Ucap Rudi .


" Baik tuan, tapi kita mau ngapain ya kerumah sakit apa tuan sakit ?". tanyanya


" Ya saya hanya ingin periksa sebentar kondisi saya ". Ucapnya Rudi sambil melihat-lihat keluar kaca mobil .


" Oh begitu baiklah ". Sahutnya .


" Ya ". Ucap Rudi simple .


Mobil yang ditumpangi Rudi sudah sampai di rumah sakit .


Namun ketika Rudi hendak masuk rumah sakit itu ada seseorang yang menepuk bahunya .


" Tunggu ". Panggil seseorang .

__ADS_1


Rudi melihat kearah belakang ternyata orang yang menepuk bahunya itu ...


__ADS_2