
Dania keluar dari rumahnya menggunakan mobil kesayangannya , menuju dermaga untuk menemui seseorang yaitu Reyza .
" Untuk apa kamu ingin bertemu denganku Reyza ". Tanya Dania yang baru saja datang ke dermaga itu .
" Dania seperti nya aku tidak perlu lagi menjelaskan apa maksud ku memanggil mu kesini ". Ucap Reyza .
" Kalau kamu masih bersikeras untuk meminta ku untuk bekerjasama denganmu menjauhkan Rama dengan Diva maaf Za aku punya cara tersendiri , tidak perlu menggunakan cara kotor seperti yang kamu rencanakan ". Ucap Dania yang masih tetap dengan pendiriannya .
" Ah... itu juga termasuk rencananya yang ingin aku bicarakan sama kamu , tapi ada hal yang lebih penting dari itu , dan kamu pasti tahu kan apa maksudku ". Ucap Reyza menatap kearah Reyza .
" Apa ini tentang perjodohan yang terjadi diantara kita ". Ucap Dania memastikan .
" Jadi benar kamu Dania yang akan dijodohkan denganku ... ck... kenapa sih , harus ada perjodohan-perjodohan diantara kita , memuakkan mending kalau yang dijodohkan nya itu Diva 100% gua gak akan nolak ". Umpatnya .
" Lo pikir ,gua mau gitu dijodohkan sama cowok brengsek kaya Lo hah... gua juga ogah kali dih amit-amit deh ... ". Umpat Dania membuat Reyza sedikit kesal .
" Apalagi gua , mana mau gua punya istri kaya Lo yang manja so cantik lagi ". Ejek Reyza membuat Dania kesal lalu memukul sebelah pundak Reyza membuat Reyza kesakitan .
" Aww... sakit anjir... ". Umpat nya .
" Bodo ... Lo bilang apa tadi , gua manja so cantik , ya terus dimana letak salahnya hah... gua emang cantik kok malah lebih cantik dari cewek yang diperebutin kalian berdua ... Ck... ". Ujarnya dengan nada kesal .
" Dih ... pede amat mbak ". Ucapnya sambil tersenyum mengejek membuat Dania tambah kesal .
" Cih... kalau Lo ngajak ketemu gua hanya untuk ngajak ribut gini mending gua pergi ajalah buang-buang waktu tahu gak... mending gua skincare an biar tambah cantik gua , dan Rama akan berpaling dari Diva ". ucapnya sambil hendak pergi dari sana namun tangannya ditahan Reyza .
" Apaan Lo pegang-pegang tangan gua hah... ". Bentak Dania membuat Reyza langsung melepaskan pegangan tangannya .
" Sorry-sorry gua gak bermaksud ... dengerin dulu kenapa sih ,Nia ...gua belum selesai ngomong , gua ngajak Lo ketemu disini hanya untuk membicarakan supaya kita menolak perjodohan itu , apapun caranya kita harus menggagalkan rencana pertunangan nya yang akan diadakan Minggu depan ". Ujar Reyza .
" Tapi gimana caranya ? Lo tahu sendiri kan bokap gua itu keras kepala banget kalau dia sudah punya rencana , rencananya itu harus berjalan lancar Za apapun caranya , kalau gua menolaknya bokap gua bakalan marah banget sama gua , dan Lo tahu bokap gua sama sekali gak suka sama Rama dan dia sukanya sama Lo Za , Lo bukan Rama ". Ujar Dania .
" Memangnya kenapa dengan gua , kan Rama sama-sama juga dari anggota keluarga Pratama kan ". Ucap Reyza .
__ADS_1
" Rama memang anggota keluarga Pratama tapi yang diinginkan bokap gua itu hanya cucu laki-laki tertua di keluarga Pratama dan cucu laki-laki tertua itu adalah Lo Za ". Ucap Dania menjelaskan .
" Hah... aneh.. bokap Lo tuh, lagian kan yang disukai anaknya itu Rama cucu laki-laki bungsu bukan gua ... hadeh... bikin gua pusing , sumpah masalah percintaan gua saja belum mulus , lah ini ditambah dengan rencana pertunangan itu segala lagi ah... ". Kesalnya .
" Lo pikir gua juga gak pusing apa, gua juga gak mau kali harus bertunangan sama Lo laki-laki yang sama sekali gua gak suka .. ah... kesal , ditambah dengan Rama yang masih saja menolak gua ". Ujarnya .
" Aku harus apa ya Tuhan ". Keluh Dania .
" Kenapa ya nasib kita sama-sama berjuang untuk orang yang sama sekali gak mau sama kita ". Ucap Dania pada Reyza .
" Gak tahu gua ah... pusing ". balas Reyza .
" Bekerjasama lah denganku ". Ucap Seseorang yang baru saja datang mengagetkan mereka berdua .
Dania dan Reyza langsung melihat kearah orang itu , dan saat melihat orang itu mereka terkejut .
. . . . . . .
" Katakan padaku , jujurlah padaku ". Ucap Rama yang memegang tangan Diva .
" Bohong... aku tahu Diva , kamu pun punya perasaan yang sama bukan denganku , cukup selama ini kamu menutupi nya dariku , aku mohon Diva jangan bohong padaku ". Ucap Rama memaksa sambil memegang tangan Diva dengan erat membuat Diva sedikit kesakitan .
" Kenapa kamu memaksa sekali sih... membuatku risih tahu... lepas ... aku harus pulang ini sudah larut malam ". Ucapnya hendak pergi namun Rama mencegahnya .
ia menarik Diva ke pelukannya lalu menciumnya membuat Diva terkejut .
" Mmm...le ..pas..". Ucap Diva memberontak namun Rama masih menciuminya .
" Kenapa kamu melakukan hal ini Rama, ini hanya akan menghambat aku untuk melupakan kamu Ram ". Batin Dania .
" Lepas ... ". Ucapnya mendorong Rama sampai terjatuh kelantai .
" Cukup Rama.. kamu jangan membuatku marah seperti ini, sudah berapa kali aku bilang padamu aku tidak pernah suka sama kamu... jadi cukup kamu mengganggu kehidupan ku , kamu urus saja urusan kamu ,jangan ganggu aku ". Ucapnya dengan nada kesal dan hendak meninggalkan Rama disana .
__ADS_1
" Tapi jujur Diva aku menyukaimu dari dulu, kamu tahu aku rela melihat dirimu berbagi tawa sama cowok lain meski cowok lain itu saudara ku sendiri , kamu tahu saat itu aku merasa sakit hati sekali setiap detik ,menit ,jam melihat cinta pertamaku bersama orang lain ". Ucapnya melihat kearah Diva yang menghentikan langkahnya .
" Kamu jahat Diva , kenapa kamu membohongi perasaanmu sendiri hah... ". Bentak Rama .
Diva membalikan badannya menghadap Rama yang melihat kearah nya .
" Kalau kamu memang menyukaiku , kenapa Rama ?... kenapa kamu membiarkan aku bersama orang lain ? kenapa ?". Ucap Diva dengan nada kesal dan air matanya yang mengalir dari pelupuk matanya .
Diva melangkahkan kakinya mendekati Rama , sedangkan Rama berdiri disana dengan diam .
" Kenapa ? jawab aku , kamu pikir aku senang gitu pacaran dengannya , kamu pikir aku bahagia dengannya , disini siapa yang lebih jahat hah... kamu atau aku ". Ucap Diva menatap kearah Rama yang diam saja tidak menjawab .
" Aku memang pernah suka sama dia tapi bukan rasa suka mencintai nya aku suka hanya mengaguminya menghormatinya karena dia senior yang berprestasi disekolah , itu saja tidak lebih ". Sambungnya .
" Kamu pengecut Rama, pengecut ". Ucap Diva mengelilingi Rama .
" Kamu bilang padaku untuk menerima cintanya, aku turuti , kamu tahu saat itu aku bingung harus memilih yang mana , jujur Rama saat itu perasaanku ada yang berbeda padamu , jujur mungkin saat itu aku menyukaimu , tapi kenapa orang yang aku sukai justru menyuruh ku untuk menerima cinta orang lain , kenapa Rama ? kenapa ". Ucap Diva yang tidak kuat lagi memendam perasaan yang selama ini ia pendam sendiri .
" Kamu tanya padaku sekarang aku menyukaimu atau tidak , jika memang iya kenapa ? harus apa ?". Ucap Diva .
" Sekarang sudah terlambat Rama , tidak ada harapan lagi jika kita mau bersatu , gak ada ". Ucap Diva sambil melangkahkan kakinya meninggalkan Rama dengan derai air mata yang ia hapus dengan tangannya .
Rama disana hanya diam saja mendengar ungkapan rasa , perasaan Diva yang selama ini ingin sekali Rama dengar .
Diva berjalan menuju mobilnya yang ada diparkiran namun saat hendak ia masuk kedalam mobilnya Rama memeluk nya dari belakang .
" Maaf... maafkan aku Diva ,maaf ... aku tidak tahu jika cintaku pun terbalaskan olehmu , aku pikir kamu hanya menyukai laki-laki seperti kak Reyza maaf Diva ". Ucap Rama memeluk Diva dari belakang .
Di sana Diva hanya diam menangis ...
Dania yang tidak sengaja lewat sana melihat adegan yang menurut mesra melukai hatinya .
" Rama ... ". Ucap Dania didalam mobil .
__ADS_1
. . . . . . .
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini .