Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
84. Bersama Suamiku Angga


__ADS_3

" Arghhhh...". Teriak Aldo ditepi tebing tempat dimana dulu ia sering kesana sewaktu ia dan keluarganya tingga dikota itu .


" Oke-oke, aku memang salah Va , aku salah , aku salah telah menyakitimu , aku telah menyia-nyiakan cintamu , tapi waktu itu aku benar-benar terpuruk oleh keadaan dimana ayahku meninggal apalagi waktu itu bang Adam bilang ia meninggal karena perusahaannya hancur karena direbut rekan bisnisnya yaitu papa nya Angga , dan kamu yang paling aku sayang ternyata kamu adalah mantannya dia , orang yang disukai Angga anak rekan bisnis ayahku ". Ucapnya .


" Kupikir kalau aku menyakitimu dia akan merasakan sakitnya gimana jadi aku melihat orang yang kita sayangi disakiti, tadinya kupikir kalau aku memperalatmu demi balas dendamku sama keluarga pratama melalui anaknya yang mencintaimu dia akan menderita tenyata tidak, sekarang malah aku yang merasakan rasa sakit hatinya ditinggal kamu Reva ,maafkan aku Reva maafkan aku ". Ucapnya sambil menangis terpuruk .


" Arghh.. bodoh-bodoh lo bodoh Do, bodoh ". Ucapnya yang kesal sambil berteriak .


. . . . . .


" Mas ". Ucap Mia didalam mobil menengok kearah suaminya itu yang sedang menyetir disebelahnya .


" Iya , ada apa sayang ?". Ucap Angga menengok kearah Mia sesekali karena ia lagi fokus menyetir .


" Gimana sebelum kita pulang kita makan malam dulu diluar , lagian Juna juga gak ada dirumah sekarang dia izin nginep dirumah temannya katanya , dan soal Rama aku sudah titipin dia dirumah nenek sama ibu tadi karena babysisternya kan lagi libur izin gak masuk dalam seminggu ini ". Ucap Mia sambil tersenyum .


" Oh gitu, mmm..ya sudah ayo aja, apapun itu untuk istriku yang paling cantik ". Ucap Angga menengok kearah Mia sambil tersenyum dan fokus kembali menyetir mobilnya itu .


Mia yang mendengar suaminya itu memujinya langsung tersentuh hatinya .


" Apaan sih mas, bisa aja ". Ucap Mia tersenyum malu .


" Haha.. ya kan memang cuma kamu wanita yang paling cantik bagiku ". Ucap Angga sambil tertawa kecil .


" Ya, ya terserah kamu ajalah mas mau bilang aku gimana-gimana juga ". Ucap Mia .


" Haha... iya ". Tawa Angga .

__ADS_1


Kini mobil sudah terparkir diparkiran restoran yang cukup ramai itu tempat dimana dulu Mia bekerja sekaligus restoran milik keluarganya, yang tepatnya sekarang yang mengurus resto itu adalah Reyni tantenya Angga .


" Ayo ". Ucap Angga membukakan pintu mobilnya sambil mengulurkan tangannya sebelah kearah Mia . Dan Mia yang melihatnya hanya tersenyum .


" Makasih mas ". Ucap Mia tersenyum sambil menerima uluran tangan suaminya itu .


" Iya sama-sama sayang ". Sahut Mia tersenyum .


Kini mereka masuk restoran itu dan duduk ditempat yang sudah Angga pesan sebelumnya waktu dimobil tadi .


" Silahkan duduk istriku ". Ucap Angga memundurkan kursi untuk istrinya itu yang tadinya masuk kedalam meja .


" Makasih mas ". Ucap Mia tersenyum lalu duduk dikursi itu .


" Iya ". Sahut Angga tersenyum .


Angga sengaja memesan meja yang hanya ada dua kursi karena ia ingin sekali merasakan seperti berkencan berdua bersama istrinya itu .


" Mia ". Ucap Angga membuat Mia langsung menoleh kearah Angga .


" Ya ada apa mas , oh iya kita belum pesan ya ". Ucap Mia langsung membuka menu makanan namun Angga mencegahnya .


Mia yang kebingungan dengan sikap suaminya itu jadi bertanya-tanya .


" Kenapa pas ?". Ucap Mia .


" Sini ". Ucap Angga yang langsung menggenggam tangan Mia dan menatapnya dengan penuh keseriuan .

__ADS_1


" Iya ada apa mas ?". Tanyanya yang kebingungan dengan sikap suaminya itu .


" Boleh aku bertanya ". Ucap Angga .


" Ya tanya saja mas ". Ucap Mia tersenyum .


" Kenapa kamu menerima lamaran dari mamaku untukku dulu , padahal dulu aku sudah menipumu ,menyakitimu, meninggalkan kamu dikala kamu sudah benar-benar mencintaiku , tapi dengan pengecutnya aku ,aku malah menghilang dari kehidupanmu ,apa alasannya kamu begitu mencintaku Mia , apa ?". Ucap Angga .


" Mencintamu bukan suatu alasan bagiku, entah mengapa dulu saat aku sudah tahu kamu menipuku dengan berbagai wajah orang lain akan tetapi hati ini tetap menginginkan kamu, mungkin karena hati ini sudah terlalu nyaman dekat denganmu ". Ucap Mia tersenyum .


" Tapi seharusnya kamu membenciku, bukannya mencintaiku Mia, maafkan selama ini aku sudah banyak menyakiti hatimu diawal pertemuan kita tak pernah sedikitpun aku membahagiakan mu yang ada hanya aku bisanya menyakiti hatimu terus-menerus ". Ucap Angga yang merasa bersalah terus .


" Tidak alasan aku untuk tidak mencintamu mas , kamu tahu karenamu hidupku berubah, aku seperti menemukan hidupku lagi, cuma kamu laki-laki yang mengerti diriku mas, mengerti kondisi keluargaku waktu itu ". Ujar Mia .


" Kamu selalu ada dikala waktu aku butuh teman curhat mas, kamu tahu cuma kamu yang mau berteman denganku dan mengerti kondisiku , hanya kamu mas , hanya kamu ". Ucap Mia sambil membelai pipi suaminya itu .


" Makasih ya sudah mau menerimaku dihidupmu ". Ucap Angga tersenyum membelai tangan Mia yang ada dipipinya itu .


" Kau segalanya bagiku mas, teman hidupku satu-satunya ". Ucap Mia .


" Kau pun ". Sahut Angga .


Kini mereka saling menatap satu sama lain .


. . . . . . .


Jangan lupa vote,like dan komenannya juga ya guys😉😘

__ADS_1


__ADS_2