
Angga mengikuti pria yang menabraknya tadi karena penasaran .
Dan betapa terkejutnya ternyata yang menabraknya itu adalah Aldo, mantan suami dari Reva .
Angga melihat Aldo yang kini mondar-mandir di Bandara itu, seperti mencari sesuatu, kelihatan Aldo berlari kesana sini namun yang ia cari tak kunjung ia dapatkan, ia melihat Aldo mulai lelah dan kini berjongkok sambil mengacak-acak rambutnya seperti orang yang lagi prustasi .
" Kenapa dia ? kenapa dia seperti mencari sesuatu tapi apa ? ah..lebih baik aku menghampirinya saja daripada penasaran ". Gumam Angga lalu menghampiri Aldo yang tengah berjongkok itu .
" Bodoh-bodoh ... kenapa lo baru mengejarnya sekarang Do , Reva kamu dimana? ". Gumam Aldo yang kini dengan posisi berjongkok dan kedua tangannya yang mengacak-acak rambutnya sendiri karena prustasi ia gak berhasil mencari Reva dan anaknya .
#Sebelumnya .
Aldo yang kini tengah berkendara menggunakan mobilnya menuju rumahnya Reva, alias kontrakannya Reva .
Aldo dengan hati penuh kegugupan dan khawatir dengan apa yang akan terjadi nanti padanya , karena ia akan mengajak Reva untuk rujuk kembali , karena Aldo telah menyadari kesalahannya selama ini dan kini dirinya ingin menebus semua kesalahannya itu pada Reva .
" Semoga Reva mau kembali padaku ". Ucap Aldo sambil menciumi sebuket bunga ditangannya untuk Reva .
Kini dirinya sudah sampai dirumah Reva , dengan tampilan cukup keren layaknya orang berpunya .
Kini Aldo sudah ads didepan pintu rumah Reva dan mengetuknya .
Tok..tok..tok..
" Assalamualaikum Reva ". Ucap Aldo memberi salam sambil mengetuk pintu rumah itu .
Namun beberapa kali Aldo mengetuk pintu itu tak ada sautan dari dalam membuat Aldo kebingungan .
" Apa Reva gak ada dirumah ya , kelihatannya rumah ini sepi ". Gumam Aldo .
" Ah.. tapi aku coba sekali lagi deh ". Ucap Aldo yang hendak mengetuk pintu lagi namun hal itu dicegah oleh tetangga sebelah rumah itu .
" Maaf , kamu siapa ya ? ". Tanya ibu-ibu tetangga sebelah rumah Reva .
" Oh iya, saya Aldo bu, saya temannya Reva pemilik rumah ini ". Ucap Aldo .
" Oh temannya Reva toh, kalau Reva sudah tak tinggal lagi disini mas, dia sudah pindah ". Ucap ibu-ibu itu yang bernama Lala .
" Pindah ?". Ucap Aldo yang kaget mendengar kabar itu .
" Iya pindah ,ia pindah bersama anaknya Diva ". Ucap bu Lala .
" Pindah, kira-kira ibu tahu kemana ia pindah ?". Tanya Aldo .
" Oh iya dia sempat cerita katanya dia mau pindah kekampung halamannya ". Ucap bu Lala .
__ADS_1
" Baru saja dia berangkat tadi, diantar bosnya kebandara ". Ucap Bu Lala .
" Bosnya ". Ucap Aldo .
" Iya bosnya ". Ucap Bu Lala .
" Jangan-jangan Angga ". Batin Aldo menebak-nebak .
" Ya sudah kalau begitu saya permisi ya Bu, terimakasih bu informasinya ". Ucap Aldo yang buru-buru mengejar Reva dan Angga .
" Iya sama-sama ". Ucap Lala .
Kini Aldo mengendarai mobilnya dengan kecepatan maksimal , yang ia tahu informasinya ia harus pergi ke bandara menyusul Reva .
Dan mengatakan tujuannya, ia tak ingin lagi kehilangan Reva apapun jadinya nanti .
#Kembali
Angga kini sudah berdiri dihadapan Aldo yang tengah berjongkok prustasi,
" Aldo ". Panggil Angga membuat Aldo menengok keatas melihat siapa yang ada dihadapannya ini .
" Angga ". Ucap Aldo terkejut .
Angga yang terkejut apa yang dilakukan Aldo merasa bingung ada apa dengan Aldo, apa salahnya sampai Aldo tiba-tiba mencengkram bajunya dengan tatapan penuh pertanyaan .
" Apa-apaan nih Do, lepasin gua ". Ucap Angga tak terima perlakuan kasar Aldo yang seperti ini padanya .
" Dimana Reva ? dimana dia ? ". Bentak Aldo .
Angga mengerutkan alisnya keatas karena bingung, kenapa tiba-tiba Aldo menanyakan Reva ,bukannya Aldo sudah tidak memperdulikan ia lagi dengan anaknya juga, dan hal itu yang Angga ketahui selama ini .
" Reva gak ada, dia sudah pergi ". Ucap Angga dengan masih menatap wajah Aldo yang masih mencengkram bajunya .
" Kenapa ? kenapa lo biarkan pergi hah ". bentak Aldo lalu melepaskan cengkramannya dengan mendorong tubuh Angga .
Angga yang terdorong pun jatuh kelantai itu, dengan tatapan tak suka kepada Aldo .
" Mau lo apa sih hah, kenapa lo berteriak gini sama gua hah.. apa salah gua, Reva pergi itu karena keinginannya sendiri masa iya gua larang , gua gak punya hak .. buat ngelarang dia ..dia bukan siapa-siapa gua .. dia hanya sebatas teman gua ". Bentak Angga yang kali ini terbawa emosi .
" Ya seharusnya lo cegat dia pergi, gua butuh dia ,gua gak ingin dia pergi ". Ucap Aldo yang langsung menatap kearah Angga .
Disini Angga semakin bingung apa maunya Aldo, dulu Aldo sendiri yang menginginkan Reva pergi darinya lalu sekarang Aldo menginginkan Reva lagi ,ini membuat Angga benar-benar bingung dengan keinginan Aldo .
Angga langsung bangkit dari jatuhnya lalu menghampiri Aldo ,kini giliran dirinya yang mencengkram kemeja milik Aldo .
__ADS_1
" Apa mau lo hah, lo mau nyakitin dia lagi gitu, kalau gua cegat dia pergi gitu... gitu mau lo hah ". Bentak Angga dengan tatapan tajam pada Aldo .
" Gua ngaku gua selama ini bertindak salah padanya , gua memperlakukan dia dengan buruk selama jadi istri gua, gua menyesal Ga , gua nyesel ngelepas dia, gua mau minta maaf padanya ". Ucap Aldo yang tidak berani melawan lagi karena ia sudah lelah sekali menghadapi masalah ini .
" Hah..". suara Angga yang sama-sama lelah menghadapi Aldo lalu melepaskan cengkramannya pada Aldo kini dirinya duduk dibangku yang tak jauh darinya .
" Kalau lo masih menginginkan dia, kejar Do, kejar cinta lo lagi, kejar dia Do, karena gua juga pernah mengalami apa yang lo rasakan sekarang gua mati-matian memperbaiki hubungan gua sama istri gua hanya karena kesalahpahamannya terhadap Reva ". Ucap Angga sambil menatap Aldo yang tengah berdiri menatap dirinya .
" Kejar Do, gua yakin Reva akan kasih kesempatan kedua buat lo , kalau memang lo mau berubah Do ". Ucap Angga .
" Hmm..iya ". Ucap Aldo menatap Angga dengan tersenyum .
" Kejar Do, lo pergi kekampung halamannya bawa dia kesini lagi Do ". Ucap Angga yang lalu berdiri menepuk bahu Aldo .
" Iya ,thanks ..masukannya ". Ucap Aldo .
" it'is..okay no problem ". Ucap Angga tersenyum .
Lalu Angga pun pergi dari sana meninggalkan Aldo dengan tangannya menepuk bahu Aldo sekali lagi .
" Hmm..cobaan hidup lo lebih berat dari gua Ga , masa gua nyerah begitu saja sedangkan masalah gua gak seberat apa yang lo alami selama ini, dan itu gara-gara ulah abang gua ". Ucap Aldo jadi merasa bersalah dulu pernah membenci Angga orang yang seharusnya ia jadikan teman bukannya musuh .
" Semoga lo bisa maafin gua dan abang gua Ga ". Batin Aldo melihat kepergi Angga .
Ditempat lain kini sedang diadakan acara pernikahan Khanza dengan Adam yang digelarkan dengan sederhana .
" Saya terima nikah dan kawinnya Khanza putri Julian binti Julian dengan mas kawin tersebut dibayar tunai ". Ucap Adam .
" Sah ". Ucap para saksi .
Mita yang ada disana pun hanya merasa lega akhirnya Adam sudah menyelesaikan 1 masalahnya tinggal 1 masalah lagi yang harus ia tuntaskan yaitu sidang pengadilan tentang kasusnya itu .
Angga memang tetap melaporkan Adam karena Angga ingin Adam jera , untuk menyesali kesalahannya .
Dan untuk Khanza ia tak melaporkannya karena ia tahu diri, selama ini Khanza dan keluarganya yang merawatnya dikala ia kehilangan ingatannya .
Dan dikala itu juga Angga menyerahkan semua harta yang telah ia ambil dari keluarga Julian ,karena gak berhak akan harta itu .
ia hanya ingin bebas dari semua masalah ini, karena yang ia inginkan hanyalah hidup sederhana dengan keluarga kecilnya yaitu bersama Mia istrinya dan juga anaknya Rama .
Setelah akad nikah dilangsungkan Adam langsung dibawa kekantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu .
. . . . . .
Jangan lupa like, vote dan komenannya ya guys 😉😙😘 biar author tambah semangat menulisnya .
__ADS_1