
Dania dan Reyza melihat kearah orang yang mengganggu pembicaraan mereka .
" Om Adam ". Ucap Reyza terkejut begitu pun dengan Dania .
Dania sangat mengenal sekali siapa sosok Adam ini, karena Adam sangat terkenal dikalangan pebisnis , dan terutama ia itu orang yang berusaha menghancurkan keluarga Pratama yaitu keluarganya Rama, karena Adam terkenal sekali sebagai cap seorang perusak rumah tangga sampai-sampai ia sering masuk keluar penjara .
Dan yang lebih parah ia menikahi tantenya yaitu Khanza , sebenarnya hubungan Julian dan Raja itu adalah hanya sekedar paman dan keponakan , makannya Raja berambisi untuk membalas dendam pada keluarga Pratama . terhadap adik sepupunya Khanza yang diperlakukan seenaknya oleh Angga .
Walaupun tindakan Khanza salah namun bagi Raja tindakan Khanza itu wajar , wajar kalau Khanza amat sangat terobsesi dengan Angga yang mirip sekali dengan tunangannya adik sepupunya itu .
" Iya ini saya , maaf kalau kedatangan saya kesini mengganggu kalian pembicaraan kalian berdua ". Ucapnya tersenyum licik .
" Gawat jadi dia mendengar semuanya ". Batin Reyza was-was .
" Untuk apa om kesini ?". Tanya Dania dengan tatapan tak suka .
" Wow...wow... kenapa kamu menatap om dengan tatapan seperti itu Dania ". Ucap Adam mendekati Dania lalu merangkulnya membuat Dania risih .
" Lepas , jangan sentuh aku dengan tangan kotor nya om ". Ucap Dania dengan dinginnya menjauh dari Adam .
" Ah... gitu ya , jadi tangan ini kotor, memangnya apa yang dilakukan tangan ini ". Ucap Adam melihat ke kedua tangannya itu .
" Ck... belum sadar juga ya kesalahan om itu banyak sekali , pertama om selalu saja mengusik kehidupan keluarganya Rama kedua sekarang om malah tidak memperdulikan keluarga om sendiri yaitu tante Khanza istri om dan Idham anak om ". Ujar Dania yang terlihat muak sekali melihat tingkah om nya itu .
" Terus om peduli gitu sama ucapan anak baru gede kaya kamu hah... Ck... sama saja kaya bapaknya si Raja so berkuasa , so bijak ". Umpatnya Adam .
" Om...". Teriaknya Dania sambil hendak memukul Adam namun dicegah oleh Reyza .
" Udah Dania udah bagaimana pun dia tetap om kamu , dia suami dari tante kamu ". Ujar Reyza berusaha menenangkan Dania yang sudah terlihat emosi sekali pada Adam .
" Lepas , Za untuk apa kamu membelanya hah... dia gak pantas dibela , dia hanya akan menghancurkan kita bila kita dekat-dekat dengannya ". Ucap Dania melihat kearah Reyza .
Adam yang ada disana hanya tersenyum licik .
" Hah.. membosankan , melihat kalian bertengkar didepan ku lebih baik aku pergi saja , percuma juga menawarkan bantuan pada kalian kalau kalian saja membuatku muak ". Ujarnya lalu pergi , namun dicegah oleh Reyza .
" Tunggu om ". Ucap Reyza menghentikan langkahnya Adam .
Dania langsung menengok kearah Reyza dengan tatapan tak suka .
Adam hanya diam disana membelakangi Reyza .
__ADS_1
" Aku membutuhkan bantuan om , untuk bisa dekat dengan Diva lagi ". Ucap Reyza yang tak punya pilihan lain .
" Apa-apaan ini Za , kamu gila hah... sampai meminta bantuannya itu hah...". Bentak Dania .
" Gua gak punya pilihan lain Dania ,semua orang menentang gua untuk bisa dekat dengan Diva , dan hanya om Adam satu-satunya harapan gua Dania ". Ujarnya .
" Za... tunggu Za... lo jangan konyol kaya gini, Lo pikir dengan Lo bekerjasama dengannya usaha Lo dapatin Diva akan lancar gitu, enggak Za enggak Lo itu hanya dimanfaatkan oleh dia untuk menghancurkan keluarga Lo sendiri , Lo tahu kan gimana dia berusaha menghancurkan keluarga Rama ". Ujar Dania memberi nasehat .
" Yang dia hancur itu keluarga Rama bukan keluarga gua, meskipun kami berdua dari keluarga yang sama tapi aku dan Rama tidak pernah sependapat , dia menghancurkan mimpiku untuk bisa hidup bersama Diva ". Ucap Reyza .
" Lo itu bego apa gimana sih, bagaimana pun ayah Lo dengan ayahnya Rama itu adik kakak otomatis kalau Lo bekerjasama dengan dia ". Ucapnya sambil melihat kearah Adam yang berdiri disana membelakangi mereka .
" Lo sama saja menghancurkan ayah Lo, didalam tubuh lo mengalir darah yang sama dengan om Lo , maupun Rama , Lo itu sekeluarga seharusnya saling menjaga , melindungi bukannya menghancurkan satu sama lain ". Ujar Dania yang kesal dengan sikap Reyza yang terlalu terobsesi pada Diva .
Meskipun Dania memang mengharapkan Reyza bersama Diva dengan begitu otomatis Rama bisa ia miliki , namun cara Dania bukan seperti ini bekerja sama dengan orang yang berusaha menghancurkan keluarga nya orang lain .
" Dengarkan gua baik-baik , kalau Lo gak mau berusaha , Lo gak akan mendapatkan apa yang Lo mau , jangan ikut campur bila tak ingin terlibat ". Ucap Reyza lalu pergi mengikuti Adam dan meninggalkan Dania disana .
" Ck... Lihat saja nanti kamu akan menyesalinya Reyza ". Umpat Dania ia pun pergi meninggalkan tempat itu .
# Sekilas kejadian sebelumnya .
Dania melihat keadaan dimana orang yang ia suka ia sayang ia cinta memeluk perempuan lain .
Dania pergi dengan mobilnya dengan membawa luka dihati ,
" Sesakit inikah , mencintai tapi tidak dicintai , mengharapkan tapi tidak diinginkan , peduli tapi diabaikan , ya tuhan kenapa kisah cintaku seperti ini ". Keluh Dania sampai ia tak sadar kalau didepannya sekarang itu ada yang menyebrang jalan sehingga dia harus banting setir .
" Arghh....". Teriaknya dalam mobil sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya .
Mobil Dania menabrak pohon besar yang ada di persimpangan jalan ,
Darah segar mengalir didahinya .
Dan satu kata yang terakhir yang ia ucapkan sebelum pingsan yaitu Rama .
Kopi yang hendak diminum oleh Raja mendadak jatuh begitu kelantai membuatnya kaget, yang sedang sibuk dengan laptopnya .
" Ck...astaga kenapa sampai jatuh gini sih ". Umpatnya yang kesal karena menghadapi sikap anak semata wayangnya .
Orang-orang yang melihat kejadian kecelakaan itu langsung menghampiri mobilnya Dania dan langsung menolongnya dengan cara menelpon pihak rumah sakit .
__ADS_1
Untuknya segera ditangani oleh dokter .
" Lepas Rama ". Ucap Diva melepaskan pelukannya Rama lalu menghadap kearah Rama .
" Maaf ". Ucapnya Rama meminta maaf .
Diva hanya menatap Rama begitu lekat ,ia meraba wajah itu dengan tangannya , Rama pun terbuai oleh belaian lembut tangan Diva itu .
Lalu , dengan begitu saja Rama mencium bibir ranum Diva untuk pertama kalinya, membuat Diva terkejut .
" Mmmhh... ". suaranya yang hendak ingin melepaskan ciuman dari Rama .
PLAAKk....
" Lepas , brengsek ". Ucap Diva lalu menampar pipi Rama membuat Rama kaget .
Rama memegang pipinya yang terasa panas yang ditampar Diva agak keras baginya .
" Brengsek , berani-beraninya kamu melakukan hal itu hah... padaku kamu pikir aku ini apa hah, pelacur gitu ". Ucapnya dengan nada kesal lalu ia pun langsung membuka pintu mobilnya lalu menutup nya .
" Diva... maaf Diva tolong buka Diva , aku gak bermaksud seperti itu, aku hanya terbawa suasana Diva ... Diva tolong buka pintunya Diva , kita bicarakan hal ini baik-baik Diva ...". Ucapnya Rama merasa bersalah sambil mengetuk-ngetuk pintu namun Diva mengabaikan nya .
Ia melajukan mobilnya .
" Diva ". Teriak Rama .
" Argh... sial, bodoh-bodoh kenapa Lo pake acara terbawa suasana segala sih oon
... banget Lo Rama...". Ucapnya mengerutuki dirinya sendiri .
" Kalau seperti ini , gua hanya akan semakin membuat Diva jauh dari gua ". Kesalnya .
........
" Apa... anak saya kecelakaan , oke-oke saya kesana sekarang ". Ucap Rama panik sambil menuruni anak tangga rumahnya .
" Jigar ... siap kan mobil, kita kerumah sakit sekarang ". Ucapnya pada anak buahnya yang berdiri di depan pintu rumah .
" Baik tuan ". Jawab Jigar dengan sigap membantu membukakan pintu mobil untuk majikannya .
. . . . . . .
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊👍😎