
Pagi hari Mia terbangun karena mendengar suara adzan ia berusaha bangun namun ada tangan suaminya yang memeluknya dengan erat , sebenarnya Mia suka hal ini namun dirinya harus bangun .
Setelah Mia bangun dari tidurnya ia langsung ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu . Mia melaksanakan solatnya dan berdoa .
" Terimakasih ya Allah kamu sudah mengembalikan suamiku lagi ketengah-tengah keluarga kami , kumohon ya Allah supaya dia cepet sembuh dan kembali mengingatku dan keluarganya ya Allah ". Ucapnya sambil menitikan air matanya .
Angga yang dari tadi melihatnya hanya tersenyum .
" Aminn ". Ucapnya dia spontan membuat Mia melirik kearahnya dengan tersenyum .
" Kamu sudah bangun mas ". Ucapnya Mia sambil merapihkan mukena nya yang ia kenakan .
" Iya ,aku mau solat dulu ya ". Ujarnya sambil bangkit dari ranjangnya menuju kamar mandi .
" Iya mas ". Ucap Mia tersenyum .
Mia yang sudah turun dari kamarnya menuju dapur , kali ini memasak nasi putih ayam goreng crispy , cah kangkung, dan udang goreng tepung sambal rica-rica .
Mia memasak dengan rasa bahagia, Akhirnya Mia bisa memasak lagi untuk suaminya .
Angga yang menghirup bau masakan yang enak menggugah selera makannya ia pun mencari sumber bau masak itu .
Dan ternyata sumbernya itu dari arah dapur ,Angga melihat kalau Mia sedang memasak dan menghampirinya .
" Mmm..baunya enak sekali , kamu masak apa ?". Tanya membuat Mia yang lagi fokus masak jadi kaget akan kedatangan suaminya .
" Eh..mas ..mmm aku lagi masak untuk sarapan kita , aku masak ayam crispy ,cah kangkung sama Udang tepung sambal rica-rica ". Ucapnya tersenyum .
" Mmm..kayanya enak ,aku gak sabar memakannya ". Ucapnya Angga membuat Mia tersenyum .
" Iya sabar ya sebentar lagi semuanya matang kok ". Ucapnya tersenyum .
" Mmm..iya ". Ucapnya sambil pergi dari arah dapur .
Berita soal Angga sudah kembali sudah tersebar luas kepada seluruh keluarga maupun teman-temannya .
__ADS_1
Angga kini duduk disofa ruangan tamu , Angga melihat siaran langsung soal persiapan pernikahan Khanza dan dirinya .
" Mmm.. Khanza.. selalu saja begitu seenaknya, padahal kan belum tentu aku akan menikahinya gimana kalau dalam seminggu aku sudah mengingatnya dan terbukti bahwa Mia keluargaku dan bukan dirinya ". Gumamnya .
" Mas, ayo makan sudah siap semuanya ". Teriak Mia dari dapur dan segera Angga mematikan acara siaran televisinya dan menghampiri istrinya .
" Mmm..wah kelihatannya enak ". Ucap Angga tersenyum sambil duduk dikursinya .
" Mmm.. semoga saja ya kamu suka ,kamu coba dulu ya sini piringnya aku ambilin makanannya ". Ucap Mia tersenyum sambil menerima piring dari suaminya .
Dan Angga memakan makanannya dan ia sedikit heran kenapa Mia tidak mengambilkan udang untuknya padahal ia ingin sekali memakan makanan itu dari tadi .
" Mmm..enak aku suka ". Ucapnya Angga .
" Syukurlah kalau kamu suka mas , ya udah dihabisin ya makanannya ". Ucapnya Mia tersenyum sambil memakan makanannya juga .
" Mmm..oh ya kenapa gak ambilin aku udang juga aku ingin sekali makan ini ". Ucap Angga sambil mengambil udang .
" Jangan !!!..". Ucap Mia yang membuat Angga menoleh kepadanya .
" Jangan mas ,kamu gak boleh makan itu ". Ucapnya membuat Angga menghentikan acara makannya .
" Ada apa sih, kenapa aku gak boleh makan itu ". Ucap Angga yang sedikit kesal .
" Mmm..itu karena kamu alergi udang mas ,jadi kamu gak boleh memakannya nanti yang ada kamu gatal-gatal ". Ujarnya menjelaskan .
" Mmm..gitu, tapi kan aku bukan Angga siapa tahu aku bisa memakannya ". Ucapnya membuat Mia sedikit kesal mendengarnya kalau setiap kali Angga bilang ia bukan Angga .
" Bisa sih gak mas kalau kamu sama aku ,kamu jangan bilang kalau kamu itu bukan Angga ,kamu itu suamiku mas kamu Angga ". Bentaknya yang menitikan air matanya .
Angga yang melihatnya dan mendengarnya hanya menghiraukan ucapannya Mia .
" Silahkan kalau kamu ingin memakannya ,tapi jangan salahkan aku kalau kamu nanti gatal-gatal ". Ucapnya Mia yang kesal kepada Angga .
" Baiklah, kita buktikan kalau aku bisa memakannya ". Ucapnya tersenyum Angkuhnya .
__ADS_1
Angga memakan udang itu, dan Mia melihatnya .
" Tuh lihat mana-mana gatalnya aku gak gatalkan ". Ucapnya tersenyum sombong .
" Kok bisa ". Ucapnya Mia keheranan .
" Ya bisalah aku kan bukan Angga ".Ucapnya .
" Kamu tuh ya nyebelin, pergi sana ". Ucapnya yang kesal .
" Oke aku pergi kalau kamu menyuruhku pergi ". Ucapnya Angga yang sama-sama kesal .
Angga tidak mengerti soal Mia ia kadang bersikap baik padanya kadang galak . Angga jadi heran sama sikap Mia yang berubah-ubah .
Angga kini pergi, dari rumah itu , ia berjalan entah kemana ia harus pergi yang pasti ia mau sendiri dulu .
Mia yang menyadari kalau yang ia lakukan tadi itu salah karena sudah membentak Angga ia berjalan keluar dan berteriak-teriak memanggil nama suaminya itu .
" Mas, kamu dimana mas ". Teriak Mia yang panik karena tidak melihat suaminya itu .
" Mas kamu dimana maafin aku mas ". Teriaknya lagi sambil melihat-lihat sekitaran rumah namun Angga tidak ada dimana-mana .
" Hiks..hiks.. kamu gak boleh pergi mas, maafin aku mas ". Ucapnya Mia menangis karena panik suaminya tidak ada .
" Pas dia tidak jauh pergi dari sini ,ya ya aku harus mencarinya ". Ucapnya kedalam rumah sambil mengambil kunci mobilnya didalam kamar .
Sebelum Mia pergi mencari Angga, ia menitipkan anaknya ke kaka iparnya yang kebetulan datang untuk main katanya.
Mia mengendarai mobilnya sambil mencari-cari suaminya .
" Kamu kemana sih mas ". Ucapnya yang panik .
" Maafin aku mas, udah bentak kamu tadi plis pulang mas ". gumamnya .
. . . . .
__ADS_1