
Mia sudah menjelaskan semuanya pada Rama apa yang terjadi dimasa lalu mereka bertiga ,
" Jadi harap mama kamu menjauhinya nak,
karena mama sudah cukup sakit hati dengan semua kejadian yang terjadi selama ini, jadi mama mohon sama kamu kali ini saja kamu menuruti permintaan mama ya ". Ucapnya dengan air mata yang sudah mengalir dari pelupuk matanya .
" Mah... aku ini anak mama Rama janji mah, Rama akan menuruti apapun maunya mama , karena aku gak mau melihat mama sedih ". Ucapnya sambil menyeka air mata ibu kesayangannya itu .
" Makasih ya sayang, sudah mau menuruti kemauan mama ". Ucap Mia langsung memeluk anaknya itu .
" Iya mah, bagaimana pun pasti aku lebih memilih mama yang melahirkan aku, dibandingkan orang lain mah ". Ucapnya sambil tersenyum diperlukan ibunya itu .
" Iya sayang ". Ucap Mia tersenyum karena anaknya mau menuruti perintahnya , sebelum Mia ragu kalau Rama akan mengikuti kemauannya secara tadi ia membela Diva dibandingkan dirinya .
Namun pada akhirnya Rama lebih memilih dirinya dari pada orang lain .
Yang Rama pikirkan sekarang adalah gimana keadaaan Dania setelah ia bawa pulang dari tempat karoke itu,
#Flashback
pas pulang dari sana Dania meracau dan mencaci maki Rama, namun Rama sabar menanggapi Dania yang setengah mabuk ,
" Hah... kamu itu jahat Ram...jahat... kamu malah mempermainkan hati ini hah...padahal aku tulus suka sama kamu tapi apa yang kamu lakukan padaku hah...kamu malah mempermainkan aku... kamu jahat...jahat...". Ucapnya sambil memukul-mukul Rama .
" Iya ..iya gua yang jahat... gua yang jahat ... bisa diem gak sih Lo, gua mau bawa lo pulang nih...". Ucap Rama yang berusaha untuk memasukan Dania kedalam mobilnya .
" Jahat...kamu jahat...hiks..hiks...". Ucap Dania meracau .
" Iya...iya... masuk ya ". Ucap Rama yang berusaha menangani Dania yang mabuk ini .
Setelah Dania masuk kedalam mobilnya , ia membawa Dania pulang, ia menyetir mobilnya Dania , meski Rama setiap kali ke sekolah dan kemanapun ia pergi menggunakan sepeda ia bisa sebenarnya kalau menyetir mobil .
Namun Rama tak pernah meminta dibelikan mobil pada orang tuanya karena ia lebih suka pakai sepeda nya , karena baginya memakai sepeda bisa mengurangi polusi udara , karena ia sangat suka sekali dengan alam .
Setelah ia sampai dirumah Dania ia melihat ayahnya Dania menatap tajam kearah nya ,
" Kamu bisa pulang sekarang terimakasih sudah mengantar anak saya , selamat malam ". Ucap Raja lalu meninggalkan Rama yang berdiri mematung disana .
__ADS_1
" Baiklah ". Ucap Rama lalu meninggalkan rumah itu dan kembali ketempat ia meninggalkan sepedanya itu .
***
" Lepaskan saya pak , saya tidak bersalah ". Teriak Reva yang ada didalam sel penjara .
" Berisik , bisa diem gak sih Lo ". Ucap Para tahanan yang lain .
" Iya tahu, orang baru juga disini sudah bikin berisik saja ". Timpal yang lain .
" Mia... ini semua gara-gara kamu, lihat saja nanti kalau aku bisa keluar dari sini akan ku balas perbuatan mu ini argh...". Teriaknya dalam hati .
***
Sedangkan kini dikediaman keluarga Brawijaya, Diva menangis sejadi-jadinya dipelukkan neneknya yaitu Mita .
" Hiks...hiks.. nek Diva mohon tolongin Diva buat bisa membebaskan mama dari penjara ". Mohon nya .
" Tapi nak nenek pun gak bisa membantunya , semuanya ada ditangan ibunya Rama hanya dia yang bisa membebaskan mama kamu ". Ujarnya berusaha menjelaskan pada Diva kalau ia pun gak punya kuasa untuk bisa membebaskan ibunya Diva dari penjara .
" Tapi kan bisa pakai pengacara nek... ". Ucap Diva mengusulkan .
" Maksud papa apa ,sering terjadi ? gimana ". Tanya Diva .
" Iya kasus ini juga dulu-dulu pernah terjadi , harus kamu tahu Diva dari dulu om kamu Adam sering sekali mencoba beragam cara untuk bisa memisahkan ibunya Rama dari om Angga , bahkan dia rela hendak membunuh om Angga sampai om Angga hilang ingatan dan gak ingat dengan ibunya Rama itu ......
dan bla...bla...blaa...". Ucap Aldo menjelaskan panjang kali lebar pada Diva .
Sehingga Diva mengerti sekarang apa yang terjadi dulu pada keluarganya dan keluarga Rama .
" Jadi itu sebabnya , ibunya Rama gak pernah suka sama aku sampai sekarang jadi ini penyebabnya ". Ucapnya .
Memang dari zaman dirinya masih dekat dengan Rama , Mia gak suka sekali kalau ia dekat-dekat dengan anaknya itu .
" Iya Diva maaf papa baru bisa cerita sekarang , jadi mulai sekarang lebih baik kita tidak usah berurusan dengan keluarga Rama ya , karena papa tidak ingin hidup kita ada masalah lagi , karena papa yakin mereka pun berusaha untuk tidak lagi berurusan dengan keluarga kita ". Ujar Aldo .
" Iya pah... kalau memang itu yang terbaik bagi kita semua , aku akan berusaha untuk tidak lagi berurusan dengan keluarga Pratama itu ". Ucapnya .
__ADS_1
Jadi mulai sekarang pun ia harus memutuskan hubungannya dengan Reyza bagaimana pun Reyza termasuk dengan keluarga Pratama .
***
" Maaf ya kak... lebih baik kita akhiri saja hubungan kita, demi kebaikan kita semua ". Ucapnya lalu kini membelakangi Reyza .
Ia Diva menemui Reyza ditaman kota yang sering jadi tempat mereka kencan akhir-akhir ini .
" Tapi kenapa Diva , kenapa kamu putusin aku, apa salahku, kalau kamu mutusin aku karena masalah keluarga kita , itu gak jadi masalah buatku, lagipula yang terlibatkan bukan dari pihak keluargaku tapi keluarga Rama ". Ucap Reyza yang masih tidak rela kalau Diva memutuskan hubungan dengannya .
" Tapi kamu itu termasuk keluarga Pratama , jadi otomatis kamu juga berkaitan dengan keluarga Rama , jadi stop kali ini jangan ganggu aku lagi karena aku juga gak akan lagi mengganggu kamu maupun Rama ". Ucapnya .
" Haruskah begini Diva ". Ucap Reyza dengan tatapan sendu .
" Iya... lagipula maaf sebelumnya kak... sejujurnya dari awal aku tidak menyukaimu , aku menyukai orang lain maaf kak ". Ucap Diva .
Bagai tersambar petir ketika Reyza mendengar ucapan pengakuan dari Diva ,
" Apa ...jadi selama ini kamu hanya mempermainkan aku hah... ". Bentak Reyza .
" Iya maafkan aku kak.. ". Ucap Diva yang sudah berlinang air mata .
" Kamu ... arghh...". Ucapnya yang kesal .
" Siapa orang itu Diva , siapa yang kamu suka ?". Tanyanya yang sudah mengepalkan tangannya karena kesal .
" Kamu gak perlu tahu kak... siapa orang itu, cukup aku Dan Tuhan yang tahu , maaf kak...". Ucap Diva lalu pergi meninggalkan Reyza disana .
" Argh... sial...". Teriaknya .
Dipikir Diva ingin bertemu dengannya itu karena ia rindu padanya tapi apa kenyataannya Diva malah mematahkan hatinya .
" Diva...". Teriaknya .
Diva yang mendengar teriakan itu hanya bisa terdiam saja ,
" Maaf kak...". Ucapnya lalu ia pun pergi dari taman itu menggunakan mobilnya yang dibelikan papanya kemarin .
__ADS_1
. . . . . . .
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍