Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
146. Menghasutnya


__ADS_3

Reyza keluar dari rumah besar itu penuh dengan rasa yang gak pernah ia rasakan selama ini, ia benar-benar tidak menyangka bahwa dirinya sebenarnya bukan dari wanita yang selama ini ia anggap sebagai ibunya sendiri .


" Aku telah dibodohi oleh nya ". Ucapnya membuang kalung pemberian dari ayahnya , yang sebelumnya yang pernah ayahnya kasih , dan dia bilang itu adalah miliknya .


Reyhan memberikan kalung itu saat Reyza berumur 17 tahun .


. . . . . . .


Reyza mendatangi kediaman keluarga Brawijaya setelah pagi tiba ,disana terlihat Idham sedang bermain gitar , Idham yang melihat Reyza datang langsung menghampirinya .


" Untuk apa kamu kesini ?". Tanya Idham dengan nada tidak suka jika melihat Reyza .


" Berani juga keluarga Pratama masuk, ke lingkungan Brawijaya ". Ucap Idham dengan wajah dinginnya .


Usia Idham memang lebih mudah dari Reyza , namun pikirannya sama liciknya dengan ayahnya .


Reyza mengabaikan ucapan dari Idham ia malah nyolonong masuk , dan meninggalkan Idham , namun Idham tidak tinggal diam, ia langsung menghajar Idham namun suara Adam menghentikan nya .


" Hentikan ". Ucap Adam yang keluar dari pintu utama rumah mewah keluarga Brawijaya .


" Papa ". Ucap Idham melihat kearah ayahnya .


Adam menghampiri Reyza ,


" Akhirnya kamu datang juga , kita berbicara didalam saja ". Ucap Adam merangkul bahu Reyza .


Membuat Idham kebingungan melihat sikap ayahnya yang baik pada anak keluarga musuh besarnya .


" Papa kenapa sih? kenapa dia jadi baik sama dia ". Ucap Idham menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .


" Eh ada ". Ucap Diva yang baru saja turun dari anak tangga rumahnya .


" Iya, Diva ,Reyza kesini ada urusan sama om ". Ucap Adam tiba-tiba menjawab membuat Diva keheranan mendengarnya .


Karena yang Diva tahu Paman nya itu sangat-sangat membenci keluarga dari Pratama dan Reyza adalah termasuk orang yang bermarga Pratama .

__ADS_1


" Kita bicara didalam ruangan saya saja ". Ucapnya pada Reyza .


" Oh baik om ". Balasnya dengan senyuman .


Reyza mengikuti Adam keruangan kerja nya yang berada dilantai atas, meninggalkan Diva yang penuh pertanyaan dibenaknya .


Diva melihat kearah Reyza yang tengah menaiki anak tangga mengikuti pamannya pergi .


" Ada yang aneh nih ". Ucapnya .


" Emangnya iya , ada yang aneh sama ayah ". Ucap Idham yang baru saja datang mengagetkan Diva .


" Hah... Ck... bisa gak sih datang-datang tuh.. jangan ngagetin mbak ". Ucapnya Diva dengan wajah masamnya .


" Hehehe... ". Idham hanya membalas dengan cengiran khasnya .


Rama yang kini sudah berada ditempat kerjanya yaitu diperusahan milik keluarganya kini tengah memikirkan kejadian semalam ,


" Aku gak habis pikir , kenapa bisa ? kenapa bisa kak Reyza itu bukan anaknya tante Isma , ya meski dia masih bisa dibilang bagian dari keluarga kami ,karena dia anaknya om Reyhan ". Ucap Rama .


" Oh ada hal yang ingin aku tanyakan pada om ?". Ucap Reyza pada Adam .


" Apa Reyza ". Ucap Adam melihat kearah Reyza .


" Kenapa awalan ucapan yang keluar dari mulut om itu mengatakan kalau tidak ada darah Pratama yang mengalir di diriku, terus kenapa om malah kirim lagi video ke aku kalau aku ini adalah anak selingkuhannya ". Tanya Reyza .


" Ya karena memang tidak ada darah Pratama yang mengalir dirimu Reyza , anak Reyhan bersama Isma maupun dengan selingkuhan nya memang sudah tiada , kamu hanya anak yang aku tukar saat dirumah sakit ". Batin Adam tersenyum licik .


" Tapi aku gak mau hal ini diketahui oleh mu ,ataupun keluarga brengsek itu, aku hanya ingin manfaatkan dirimu untuk melancarkan rencana ku , yaitu menghancurkan keluarga Pratama yang sudah mempermalukan aku berulang kali , keluarga itu memang selalu mengambil apa yang aku inginkan , harta maupun kekasihku ". Batinnya Adam merasa kesal karena tidak pernah bisa mendapatkan apa yang ia mau .


" Ya lupakan saja ,om hanya asal ngomong waktu itu, ya maksudnya om ya itu kamu bukan anak dari Isma namun dari perempuan lain yang menjadi kekasih gelap ayahmu itu ". Ucap Adam mencoba meyakinkan Reyza .


" Oh jadi gitu, tapi kalau begitu masih ada darah Pratama yang mengalir dalam tubuh ku om , tapi kenapa om masih mau bantu aku ". Ucap Adam .


" Karena kalau kita sama-sama bekerjasama kita akan mendapatkan keuntungan yang sama ". Ujar Adam .

__ADS_1


" Maksudnya ?". Tanya Reyza yang belum mengerti dengan ucapannya Adam .


" Kamu sekarang tahu kan , keluarga itu gak mungkin lagi menerima kamu dalam keluarga mereka ,karena bagi mereka kamu hanya aib yang harus dibuang jauh-jauh ,benar kan jadi dengan begitu kita bisa bekerjasama menghancurkan keluarga itu, demi rasa sakit hati kamu yang telah dibohongi selama ini oleh mereka ". Ucap Adam mulai menghasut Reyza .


" Apa yang om bilang ada benarnya juga , mana mungkin aku diterima lagi di keluarga itu, nenek saja buang muka padaku setelah mengetahui kebenarannya , begitupun dengan mama ". Ucap Reyza yang merasa sedih kini ia hanya anak yang dibuang karena bukan anak dari hasil pernikahan secara resmi namun ia hanya anak dari perselingkuhan antara ayahnya dengan wanita lain yaitu ibu kandungnya sendiri .


" Nah.. maka dari itu, kamu harus bisa membalas rasa sakit hatimu itu, kita punya tujuan yang sama yaitu membalaskan rasa dendam kita pada orang-orang yang menyakiti kita , setelah kita berhasil menghancurkan keluarga itu , kamu akan dengan gampangnya mendapatkan yang kamu mau termasuk Diva ". Ucap Adam mengeluarkan senyuman liciknya pada Reyza .


Reyza yang mulai terhasut oleh kata-kata dari Adam menjadi semakin membuat dirinya lupa diri , kini hanya ada rasa dendam dihati pada keluarganya apalagi terhadap Rama yang selalu saja mengganggu wanitanya .


" Kamu bisa mendapatkan Perhatian Diva , setelah kamu bisa menyingkirkan dia adik sepupumu ...". Bisik Adam ditelinga Reyza .


" Rama ". Sambungnya .


Adam yang terlihat bahagia kini sudah mempunyai sekutu , kini ia mulai merencanakan rencana liciknya itu melalui Reyza .


Kini Isma masih mengurung diri dalam kamarnya dengan Reyhan yang masih duduk dilantai didepan pintu kamarnya yang didalamnya terdapat Isma yang menangis karenanya .


" Isma ... maafkan mas.. Isma ..mas.. hilaf ". Ucap Reyhan .


Mia maupun Angga yang melihatnya hanya prihatin , namun mereka pun gak bisa berbuat apa-apa ,karena mamanya melarang siapapun untuk membantu Reyhan , biarkan Reyhan saja yang menyelesaikan masalahnya sendiri .


" Mah... apa gapapa kita membiarkan kak Reyhan seperti itu ". Ucap Angga pada Nisa ibunya yang kini sedang minum teh ditaman belakang rumah itu .


" Biarkan saja , biarkan dia selesaikan masalah nya sendiri Angga, kita gak usah ikut campur , dia yang berbuat salah dia juga yang harus bisa menyelesaikan masalahnya sendiri , mama pun gak bisa berbuat apa-apa , Isma sudah terlanjur sakit hati oleh kakak mu itu, ya wanita mana sih yang gak sakit hati bila dirinya di duakan ". Ucapnya Nisa yang bisa merasakan perasaan menantunya itu .


" Benar kata mama , wanita yang mana tak sakit hatinya bila diduakan apalagi sampai punya anak dengan madunya itu ". Celetuk Mia .


Angga yang mendengarnya hanya diam saja, Ia tahu Mia berbicara seperti itu hanya untuk menyindir dirinya karena ia pernah berbuat seperti itu dulu .


Angga hanya kasihan saja melihat kakaknya seperti itu, karena ia pernah ada diposisi seperti itu dulu .


. . . . . .


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎 Dukungan kalian membuat author makin semangat menulis melanjutkan cerita ini 👍😊

__ADS_1


__ADS_2