
Rama kalau sudah mengucapkan satu kalimat ia gak pernah ingkar janji , dan disinilah ia berdiri dihadapannya semua anggota keluarga Brawijaya , para lelaki di keluarga Brawijaya berdiri paling depan sedangkan para perempuan dibelakang , terlihat Diva khawatir akan nasibnya Rama yang benar-benar nekat datang kesini untuk melamarnya .
" Apa tujuan mu datang kesini , kamu tahu kan ini area terlarang bagi keluarga Pratama menginjakkan kakinya disini ". Jelasnya Aldo dengan nada tegasnya .
" Palingan dia mau cari mati om ". Timpalnya Idham anaknya Adam dan Khanza .
" Idham diam , om berbicara dengannya ". Ucapnya Aldo yang sedikit membentak keponakannya itu . Adam yang melihat anaknya dibentak oleh adiknya ia merasa biasa saja namun bagi Khanza itu suatu kesalahan . Bagi Adam saat ini Idham hanyalah beban baginya dan penyebab dirinya harus bersama Khanza . Sampai saat ini hati Adam masih terpaku pada Mia .
Idham hanya diam setelah itu ,
" Jawab !!!". Bentaknya Aldo .
" Saya kesini ,dengan tujuan ingin melamar anak om ". Jawabnya Rama menjelaskan maksud kedatangannya ini .
Aldo dan yang lainnya yang mendengarnya benar-benar terkejut .
" Berani-beraninya kamu melamar anak saya,hah... !!!". Bentaknya lagi dan lagi .
" Apa kamu lupa Rama , perjanjian diantara kedua keluarga Brawijaya dan keluarga Pratama hah... kamu maupun Diva gak akan pernah bersatu ...camkan itu ". Ucapnya Aldo dengan raut wajahnya galaknya .
" Bodoh...bodoh...bodoh sudah dibilang juga jangan nekat datang masih saja datang ,keras kepala banget sih kamu Ram...". Batinnya Diva menggerutu namun juga khawatir akan keselamatannya Rama .
" Saya tidak lupa om, namun bagaimana lagi saya dari dulu suka sama anak om , maka dari itu saya ...". Belum sempat Rama selesai bicara tangannya dipegang seseorang dari belakang yang ternyata itu adalah ibunya sendiri , iya Mia kini sudah berada dibelakangnya .
" Mama...". Ucapnya Rama terkejut melihat ibunya ada disana
" Iya ini mama ". Ucapnya Mia dengan raut wajah kesalnya .
" Mama ngapain disini ?". Tanyanya Rama .
" Seharusnya mama yang nanya sama kamu, kamu ngapain kesini hah...!!! ". Bentaknya Mia didepan semua orang .
" Kamu ngapain sosoan ngelamar anak si perempuan J*l*ng itu hah... ". Ucapnya Mia dengan kesalnya .
Reva yang dihina oleh Mia hanya bisa diam, karena memang faktanya begitu dulu ia hilap menggoda suami orang ,terlebih itu adalah suami temannya sendiri .
" Jaga bicaramu nyonya Angga ". Ucapnya Aldo dengan nada tidak suka kalau istrinya dihina seperti itu oleh siapapun termasuk Mia .
__ADS_1
" Hah... memangnya aku salah bicara apa ? kan benar faktanya begitu kalau istri anda itu seorang J*l*ng , buktinya dia pernah menggoda suami saya kalau bukan J*l*ng apa dong ...oh...iya saya tahu panggilan apa yang pantas buat dia ". Ujarnya Mia .
" Pelakor ". Ucapnya Mia tersenyum menghina .
" Mama...". Ucapnya Rama .
" Cukup !!!... ". Bentaknya Aldo .
" Cukup !!! ... kamu menghina istri saya , istri saya tidak seperti itu, daripada saya mengamuk nanti lebih baik kalian pergi ...". Ucapnya Aldo mengusir .
" Ck... lagian saya juga gak sudi menginjak kan kaki saya disini kalau bukan karena anak saya yang kesini ". Umpatnya Mia dengan rasa kesalnya .
" Pergi !!! ". Bentaknya Aldo .
" Dengar baik-baik kalian terutama kamu Diva , jangan dekati anak saya lagi , kamu gak pantas untuk anak saya , saya gak sudi anak saya dekat-dekat dengan anaknya pelakor ". Ucapnya Mia membuat Diva seketika melihat kearahnya karena dari tadi ia hanya menundukkan kepalanya saat mata Mia melihat kearahnya .
" Kamu pikir saya sudi gitu anak saja dekat-dekat dengan keluarga pembawa sial seperti kalian ". Hinanya Aldo membuat Mia naik pitam namun seketika pertengkaran itu dihentikan oleh kedatangannya Angga kesana .
" Oh... lihat siapa yang dapat datang kali ini , mau cari mati rupanya ". Ucapnya Adam kali ini angkat bicara hendak menghampiri Angga namun dicegat oleh Aldo .
" Papa ". Ucapnya Rama seketika membuat Mia melihat kearahnya .
" Oke... kali ini saya maafkan , namun jika hal ini sampai terulang kembali , saya tidak akan segan-segan membunuh kalian ". Ucapnya Aldo dengan nada tegas .
Mendengar kata bunuh membuat Diva maupun Rama tercengang , sesadis itukah papanya Diva .
" Iya , saya akan pastikan Rama tidak akan lagi mendekati keluarga ini lagi, begitupun saya meminta anda bicara pada putri anda untuk tidak mendekati putra saya lagi ". Ucapnya Angga .
" Tenang saja , saya tahu gimana putri saya ". Balasnya Aldo melihat kearah Diva yang terlihat ketakutan .
Namun Rama benar-benar gak bisa jauh dari Diva benar-benar nekat ,
" Tapi saya sangat sayang dan cinta sama Diva om , pah ...mah ". Ucapnya Rama seketika membuat Aldo melirik tajam kearahnya .
" Bawa dia Angga , saya benar-benar gak mau lihat dia mendekati anak saya ". Aldo yang menahan emosinya , langsung berbalik kearah pintu rumahnya menyuruh semua anggota keluarga Brawijaya masuk kedalam rumah .
Rama hendak berjalan menghampiri Diva namun tangannya dicegat oleh Mia .
__ADS_1
" Pulang kamu Ram... ". Ucapnya Mia menyeret tangannya Rama untuk masuk kedalam mobilnya Angga suaminya .
" Tapikan mah...". Ucapnya Rama berusaha melepaskan genggaman tangannya Mia namun Mia membentak nya .
" Kalau kamu masih sayang mama pulang Rama !!!..." Bentaknya .
Terlihat Aldo menahan emosinya saat masuk kedalam rumah mewah itu , sorot matanya kali ini melihat kearah putrinya yang hendak pergi ke kamarnya diatas .
" Dengar Diva ... jika kamu masih berani berhubungan dengan nya , papa gak akan segan-segan bunuh dia , papa gak suka kamu dekat-dekat dengannya , dan kamu tahu alasannya bukan ". Ucapnya Aldo seketika membuat Diva diam seketika saat menaiki anak tangga ,namun sesaat kemudian ia langsung naik lagi tanpa menjawab ucapan dari ayahnya .
" Sudahlah mas , jangan terlalu keras dengannya , lagian bukan sepenuhnya kesalahan dia kan ". Ucapnya Reva mencoba menenangkan suaminya itu .
" Aku pusing, aku mau istirahat ". Ucapnya Aldo pergi meninggalkan Reva disana berserta anggota keluarganya .
Sedangkan kini Rama yang sudah dibawa pulang malah pergi ke kamarnya meninggalkan kedua orangtuanya ,
" Ada apa dengannya ?". Tanyanya Nisa ibunya Angga yang melihat raut wajah masam cucunya itu .
" Mama tahu dia nekat melamar anak ****** itu ". Ucapnya Mia dengan kesalnya .
" Apa !!! ". Ucapnya Nisa yang terkejut .
" Dia bukan wanita seperti itu Mia ". belanya membuat Mia tambah kesal .
" Belain aja terus , kamu tuh ya emang benar-benar gak bisa move on dari tuh perempuan ". Kesalnya Mia pergi meninggalkan suami serta mertuanya itu .
" Mia... hei... Mia ". panggilnya Angga namun diabaikan istrinya itu .
" Lagian kamu masih saja membela perempuan itu, didepan Mia lagi , ya pantas saja Mia berubah seperti itu, karena kamu sendirinya begitu Angga ". Ucapnya Nisa membela menantunya itu .
" Apa sih mah, ah.. sudah lah pusing aku , mikirin keluarga ini , yang masalahnya gak selesai-selesai ". Ucapnya Angga meninggalkan mamanya itu .
" Arghh.... ". Kesalnya Rama berteriak didalam kamarnya .
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 😄👍😁