Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
24. Jalan-Jalan Mengidamnya seorang istri


__ADS_3

Pagi yang cerah, Mia dan Angga setelah menyelesaikan sarapan paginya ,mereka pergi ke rumah sakit . Menjemput papa mereka dan sesudah menjemput papa dan mama mereka dari rumah sakit mereka berdua pamit untuk pergi, dan orang tua mereka memakluminya karena keinginan Mia ingin jalan-jalan bersama suaminya mungkin ini keinginan cucu mereka didalam kandungan Mia , dan Angga bilang kepada mereka bahwa Mia sedang mengidam ingin jalan-jalan bersamanya ,karena gak biasanya Mia meminta hal itu kepadanya . Mia yang biasanya tidak pernah manja sekarang sedikit lebih manja kepada Angga , dan selalu merengek seperti anak kecil kalau keinginannya tidak dipenuhi .


" Mas ". panggil Mia yang duduk dikursi sebelah suaminya yang lagi menyetir .


" Hmm..iya ada apa ?". sahut Angga tetap fokus menyetir


" Kita berhenti dulu didepan sana, aku mau itu ". Ucap Mia tersenyum .


" Ngapain ,kita kan mau ke taman kota sayang katanya mau jalan-jalan ". Sahut Angga menoleh ke arah istrinya.


" Sudah berhenti saja didepan sana ,nah iya disana ". Ujar Mia .


" Iya-iya ". Sahut Angga memakirkan mobilnya dipinggiran jalan .


" Bentar ya aku mau beli kue itu dulu ". Ucap Mia sambil turun dari mobil .


Angga melihat Mia menghampiri toko itu , terpangpang disana papan nama toko itu toko Mochi .


Angga tidak turun dari mobilnya, ia hanya menunggu istrinya itu didalam mobil sambil mengetuk-ngetuk setir mobil .


Namun ketika Angga melihat seseorang ia kenali ia langsung memperhatikannya, dan turun dari mobilnya dan menghampirinya .


" Reva ". Panggil Angga .


" Kamu ". Reva menoleh kearah yang memanggilnya .


" Iya, kamu apa kabar ? ". Ucap Angga .


" Aku baik kok kak, oh ya maaf ya kalau kemarin-kemarin aku cuekin kamu ". Ucap Reva sambil duduk dibangku dekat toko mochi itu .


" Iya gapapa kok, oh ya kamu ngapain disini, kok sendirian saja mana suamimu ?". Tanya Angga basa-basi supaya ia bisa lama mengobrol dengan Reva padahal ia sudah tahu kabar tentangnya sama suaminya itu .


" Aku lagi pengen makan mochi dan suamiku kerja kak ". sahut Reva berbohong dan tersenyum.


" Oh gitu ". Ucap Angga .


" Iya ". sahut Reva tersenyum.


Mia yang didalam masih mengantri untuk membeli kue yang diinginkannya itu, ia menoleh ke kaca melihat suasana disana ia melihat suaminya lagi bersama seorang wanita yang ia kenali yaitu Reva .


Hati Mia mendadak sakit, melihat pemandangan itu, meski ia dan suaminya sudah berjanji satu sama lain untuk saling percaya , namun entah kenapa hatinya masih tiba bisa terima kalau suaminya itu dekat dengan wanita lain .


" Bu silahkan , mau pesan yang mana ?". panggil pelayan toko itu membuyarkan lamunan Mia .


" Eh..iya mbak , saya pilih yang ini ya tolong dibungkus ". Ucap Mia tersenyum meski hatinya kini lagi kacau .


Tak butuh lama pesanan Mia sudah siap .


" Ini bu makasih ya, silahkan datang kembali ". Ujar pelayan toko itu dengan ramahnya .


Mia membalasnya hanya dengan senyuman .


Mia buru-buru menghampiri suaminya itu , dan langsung merangkul tubuh suaminya itu biar kelihatan mesra .


" Mas ". Ucap Mia tersenyum .


" Eh, sayang sudah beli kue nya ?". Ucap Angga yang kaget karena tiba-tiba istrinya datang dan langsung merangkulnya dari belakang .


" Iya sudah, kalian lagi ngobrolin apa aku ganggu ya ". Ucap Mia tersenyum sambil menatap ke arah Reva tidak suka.


" Bukan apa-apa kok ,kita kebetulan saja ketemu ". Ucap Angga tersenyum .


" Iya , kita tak sengaja ketemu disini ". sahut Reva .


" Oh begitu ". Ucap Mia dengan nada tak suka , Mia dari tadi hanya menatap ke arah Reva .


Reva yang melihat tatapan Mia hanya diam dan bicara sebisa ia .


" Iya, oh ya aku duluan ya kak dan Mia kedalam mau beli kue ". Ujarnya tersenyum dan pamit meninggalkan mereka berdua .


" Oh iya ". sahut Angga tersenyum .


Angga melihat kepergian Reva dan terus menatapnya , Mia yang melihat suaminya menatap terus Reva ia menjadi merasa sedikit kesal.



Dan karena Angga terus melihat ke arah Reva yang sudah masuk ke toko itu , ia merasa sangat kesal sekali karena suaminya itu tidak menghargai perasaannya , ia lebih memilih meninggalkan suaminya ia berjalan sambil menggerutui suaminya itu .


" Apa-apaan itu , ihh... kamu yahh..emang nyebelin Angga, nyebelin ... dasar mata keranjang sudah tahu ada aku didekatnya masih saja dia melirik wanita lain, memangnya aku ini kurang cantik apa ". Gerutu Mia dengan wajah cemburunya .


Mia melihat kearah belakang ternyata suaminya itu tidak mengejarnya .


" Lihat ,bahkan mengejarku saja tidak ,ihh nyebelin-nyebelin ". Gerutunya , Mia makin tambah kesal .


Namun sebenarnya Angga mengikutinya, dan kemudian berlari mengejar istrinya yang lagi cemburu itu . Setelah jarak Angga sudah semakin dekat dengan istrinya Angga menarik tangan istrinya itu , membuat sang istri kaget dan berteriak .


" Ahh..siapa ". Teriak Mia membuat semua orang melihat kearahnya .


Angga menarik tangan Mia membuat tubuh Mia membalik kearahnya .


__ADS_1


Mia sangat kaget ,ternyata orang yang menarik tangannya itu suaminya sendiri .


Membuat mereka berdua saling menatap satu sama lain, Angga hanya tersenyum melihat wajah cantik istrinya itu .


" Kamu kenapa tadi pergi, ninggalin aku?". tanya suaminya itu .


" Tahu ah.. sudahlah , ngapain juga kamu ngejar aku , lihatin saja terus sang pujaan hatimu itu ". Ucap Mia kesal .


Angga sudah tahu, apa yang terjadi , istrinya ternyata lagi cemburu kepadanya , dan itu membuat ia senang artinya Mia benar-benar mencintainya .


" Siapa ,kan pujaan hati aku ada didepanku ,makannya sekarang ini aku lagi lihatin dia ". Ucap Angga tersenyum .


" Uh..dasar licik.. dia menggodaku ". Batin Mia tersenyum .


" Apaan sih , ngegombal saja bisanya ". Ucap Mia dengan nada tak suka namun sebenarnya dalam hatinya ia tersenyum senang .


Angga hanya tersenyum melihat malu-malu kucingnya istrinya itu .


" Ya sudah ayo ,jalan-jalan kita belum selesai aku ingin jalan-jalan dengan rasa penuh kebahagian bukan dengan rasa kesal ". Ucapnya yang langsung menarik tangan suaminya itu setelah Angga melepaskan pelukannya .


" Iya ". Angga hanya pasrah mengikuti kemana saja istrinya membawanya.


Mia membawa suaminya itu untuk duduk, dibangku taman kota, karena ia merasa lelah sudah berjalan begitu terlalu lama .


Mia tersenyum melihat, ke arah pasangan keluarga yang tampaknya bahagia sekali , ia melihat seorang ibu lagi duduk diatas tikar dengan makanan disana , dan sang suami lagi bermain dengan anaknya yang masih kecil .


Angga yang lagi melihat wajah Mia ia melihat arah Mia menatap, ternyata istrinya lagi melihat pasangan suami istri dan anaknya yang piknik .


" Kalau anak kita, sudah lahir mungkin kita juga bisa seperti mereka , bahkan mungkin akan lebih bahagia dari yang mereka rasakan ". Ujar Angga tersenyum menatap istrinya .


Mia yang mendengar suaminya bicara seperti itu langsung melihat kearah suaminya dan menatap wajahnya .


" Iya , semoga saja ya ". Ucap Mia tersenyum .


" Iya , Aminn ". Ucap Angga tersenyum sambil memeluk tubuh istrinya dari belakang dan Mia merebahkan kepalanya dibahu suaminya.


" Mas ". panggil Mia .


" Iya sayang apa ". sahut Angga .


" Kamu pengennya anak kita itu laki-laki atau perempuan ?". tanya Mia .


" Laki-laki maupun perempuan bagiku bukan masalah ,mau laki-laki atau perempuan yang penting anakku sehat dan ibunya juga sehat , semoga saja kamu bisa lahir dengan lancar ya nak ". Ucap Angga tersenyum sambil mengelus perut Mia yang sedikit mengisi .


" Aminn..mas ". sahut Mia tersenyum .


" Iya ". Angga kini memeluk tubuh Mia sambil mengecup kening istrinya itu .


Mia merasa dirinya senang dipelukan suaminya .


" Wah..wah..wah..". Ujar seseorang yang menghampiri mereka .


" Adam ". Ucap Mia kaget dan langsung berdiri dari duduknya begitu pun dengan Angga .


" Iya aku ". sahut Adam tersenyum .


" Mau ngapain lagi, lo kesini ,gangguin kita ". Ucap Angga sinis .


" Kalau iya memangnya kenapa, gua cuma heran sama Mia , kenapa mau-maunya bertahan sama suami yang tukang selingkuh ". Ucap Adam tersenyum licik.


" Jaga ucapan lo ". Angga yang hampiri ingin memukul Adam namun Mia menahannya.


" Lohh..memang benarkan lo selingkuh, lo selalu mengejar adik ipar gua tapi lo gak akan pernah mendapatkan dia karena dia milik adik gua ". Ucap Adam yang semakin membuat Angga marah .


" Hahaha... buat apa juga mengejar dia, kalau ada yang lebih berharga darinya disamping gua ". Ucap Angga sambil memegang pinggang Mia dari belakang .


Adam yang mendengar perkataan Angga menjadi kesal, niat dia kesini kan untuk memancing emosi Angga tapi nyatanya malah dia yang emosi .


Namun tiba-tiba ada orang yang menghampiri mereka ,dan orang itu.


Orang yang mengenal Angga menghampiri Angga , dan itu ternyata teman lamanya .


" Ga , Angga kan ?". tanya seorang laki-laki dengan wanita disampingnya .


" Iya , saya Angga siapa ya ?". Sahut Angga .


" Ingat gua kan, gua Ga , Dicky teman sekelas lo dulu ". Ujar Dicky yang kelihatan senang bertemu Angga .


" Oh iya ,gua ingat Dicky Saputra kan orang yang dulu selalu menjadi orang no 1 dikelas ". Ujarnya Angga .


" Hahaha..bisa saja lo , iya gua Dicky yang itu ". sahut Dicky .


" Apa kabar lo, sudah lama kita gak ketemu hampir 3 tahun ya kita gak ketemu , semenjak lo mutusin pergi ke amerika ". Ujar Angga .


" Ya seperti yang lo lihat gua sehat ,oh ya gua lupa ini istri gua namanya wulan ". sahut Dicky sambil merangkul istrinya itu .


" Oh iya Angga, temannya Dicky ". Ucap Angga menyalimi wulan yang lagi menggendong anaknya .


" Oh ya Ga ini siapa istri lo ,kenalin dong ". Ujarnya .


" Oh iya ini istri gua , namanya Mia cantik kan ". Ucap Angga dengan bangganya sambil melirik ke arah Adam .

__ADS_1


" ihh..mas apaan sih ,malu tahu ". Ucap Mia tersenyum sambil tangannya menepak bahu suaminya .



" Hahaha.. emang benar kan kamu cantik, iya Ga Dicky ". Ucap Angga memanas-manasi Adam .


" Hahaha..kebiasaan lo , Ga dari dulu suka gitu , ya istrimu cantik tapi lebih cantikan istriku dong hahaha..". Ucapnya Dicky , wulan hanya tersenyum mendengar ucapan suaminya .


" Hahaha..". Semuanya tertawa namun tidak dengan Adam .


" Eh , dia siapa Ga ? ". Tanya Dicky yang dari tadi melirik orang yang disampingnya .


" Dia , Adam orang yang suka gangguin istri orang ". Ucap Angga blak-blakan .


" Sial , dia mempermalukanku ". Batin Adam sambil tangannya sudah mengepal kesal .


" Hah ". Ucap Dicky tak percaya .


" iya begitulah ". Sahut Angga santai .


Adam yang sudah amat kesal ia lebih memilih pergi dari mereka .


Mereka berdua Dicky dan istrinya melihat kepergian Adam.


dengan tatapan tak percaya .


" Sudahlah, jangan diperduliakan orang itu mending kita ngobrol-ngobrol sambil makan gitu gimana ?". Tanya Angga tersenyum .


" Wahh..ide bagus, ayo dimana kita berdua ikut saja ". Ucapnya sambil melihat ke arah istrinya .


" Ayo ". ajak Angga dan Mia menyetujuinya, karena ia juga ingin mengobrol banyak dengan wulan tentang kehamilan dan mengurus anak dengan baik .


Mereka pergi ke restoran terdekat disana, dan mereka asik mengobrol masing-masing .


Angga mengobrol dengan Dicky tentang pekerjaan . sedangkan Mia dengan Wulan asik mengobrol seputar kehidupan ibu rumah tangga .


Anak wulan menangis , anaknya perempuan namanya Adelia umuran 11 bulan . dan Mia melihatnya gemas sekali ingin menggendongnya .


" Uhh..nangis sini sama tante sayang ". Ujar Mia gemas ingin mengendongnya , Mia memang suka sekali sama anak kecil .


Wulan memberikan anaknya ke pangkuan Mia . Mia menerimanya dengan senang hati ..


" Uhh..cup..cup .. sayang ". Ucap Mia tersenyum .


Tangisan Adel ,berhenti dan Wulan tak sangka anaknya tak rewel digendong sama orang baru , biasanya anaknya suka nangis dipegang orang baru .


" Wah..lihat ,dia berhenti nangis biasanya adel gak mudah loh berhenti nangis apalagi lagi digendong orang baru, kamu benar-benar cocok jadi seorang ibu Mia , kamu punya jiwa keibuan ". Ujarnya wulan tersenyum .


" Ahh..mbak bisa saja, iya Mia memang suka anak-anak mbak jadi mudah akrab sama mereka, apalagi bayi kaya adel gini Mia lihatnya suka gemes gimana gitu mbak ". Ucap Mia tersenyum sambil membelai pipi gembul Adel .


" Oh gitu ya , pantesan saja adel langsung suka sama kamu gitu ". Sahut Wulan tersenyum .


" Oh ya katanya kamu hamil, sudah berapa bulan ? ". tanya Wulan tersenyum .


" Baru 3 bulan Mbak ". Ucap Mia tersenyum .


" Oh begitu, selamat ya semoga sehat terus kehamilannya dan semoga lancar sampai hari lahiran ya ".


" Amin.. mbak ". Sahut Mia tersenyum.


Sedangkan para suami asik dengan dunia mereka masing-masing, setelah makanan mereka datang mereka mengakhir pembicaraan mereka .


Angga melihat pemandangan Mia tersenyum lagi menggendong anak dicky rasanya senang sekali ia bahagia, apalagi nanti melihat Mia dan dia menggendong anak mereka ia akan lebih bahagia .


" Ayo kita makan, makanannya ". Ucap Angga dan Dicky .


" Iya mas ". Ucap wulan.


Mereka memakan makanannya , setelah mereka selesai mereka berpamitan pulang ke rumah mereka masing-masing .


Angga dan Mia, kini sudah sampai dirumahnya. mereka baru pulang pada jam 7 malam .


Reyno sudah tidur sedangkan Nisa masih terjaga ia lagi mengobrol ditemani Isma, sedangkan Reyhan belum pulang , karena pekerjaan barunya sekarang Reyhan bekerja di perusahaan tempat temannya.


Reyhan dan isma kehilangan rumahnya juga, karena rumah mereka itu aset perusahaan , jadi otomatis rumah mereka disita juga oleh bank .


Mereka juga jadi ikut tinggal bersama dirumah Angga, karena cuma Rumah Angga yang bukan dari aset perusahaan karena Angga membelinya dari uangnya sendiri .


Reyhan sebenarnya gak enak numpang tinggal dirumah adiknya namun mau gimana lagi ia belum punya uang untuk mengontrak rumah sendiri .


Angga dan Mia tidak keberatan kalau mereka tinggal dirumah mereka malah mereka senang karena suasana rumah lebih ramai , Papa dan mama nya menempati kamar tamu dibawah , sedangkan Reyhan dan isma menempati kamar yang dulu menjadi tempat kerja Angga , Angga sudah membereskan ruangan kerjanya dan memindahkannya ke kamarnya, yang cukup luas juga , karena kamar Angga yang lebih besar dari kamar lainnya .


Setelah Mia ikut gabung mengobrol dengan mama dan kakak iparnya . Sedangkan Angga sudah masuk ke kamarnya untuk tidur karena sudah larut malam Mia, isma, dan mama nya masuk ke kamar mereka masing-masing untuk tidur .


Namun jam 2 malam , orang-orang dirumah sudah pada tidur Reyhan baru pulang dari pekerjaannya . Rumah sudah kelihatan sepi .


Reyhan masuk ke rumah namun ia lebih memilih tidak masuk kedalam kamarnya .


ia memilih tidur disofa ruang tamu .


ia masih memikirkan hal yang terjadi tadi dikantor ternyata bosnya itu adalah orang yang dahulu pernah ia tolak .

__ADS_1


dan orang itu masih mengejarnya meski ia menolaknya beberapa kali .


dan bos dari perusahaan tempat Reyhan bekerja adalah ...


__ADS_2