
Angga pun lalu mengulurkan tangannya kepada Mia, Mia yang melihat hal itu pun langsung meraihnya .
Setelah Mia berdiri Angga langsung menanyakan keadaan Mia ,
" Kamu gapapa kan ?". Tanya Angga sambil melihat sekujur tubuh Mia .
" Iya gapapa aku baik-baik saja ". Ucapnya .
" Syukurlah kalau begitu ". Ucap Angga tersenyum .
Angga pun melihat kearah Adam lalu ia meraih kerah baju milik Adam .
" Jangan pernah sekalipun lo sentuh istri gua, kalau enggak gua bunuh lo ". Ucap Angga dengan tatapan tajamnya pada Adam , lalu langsung menggandeng tangan Mia untuk pergi keluar gedung itu .
Angga menggandeng tangan Mia sampai ke parkiran,
" Masuk ". Suruh Angga pada istrinya itu sambil membukaka pintu mobilnya .
" Tapi aku bawa mobil mas ". bantah Mia .
" Masuk Mia , soal mobil nanti akan ada yang mengambilnya ". Ucap Angga .
Mia pun menurut ia pun langsung, masuk mobil itu .
Angga lalu menutup pintu mobil itu setelah Mia masuk mobilnya .
Lalu ia pun ikutan masuk kedalam mobilnya .
ia pun langsung melihat kearah Mia ,
Mia yang melihat tatapan penuh pertanyaan suaminya itu pun hanya diam .
__ADS_1
" Maksud kamu apa sih Mia, ngikutin Reva , apa gunanya buat kamu, aku gak habis pikir dengan jalan pikiran kamu tahu gak ". Ucap Angga lalu menghidupkan mobilnya lalu menginjak pedal gas nya itu .
" Jangan salahkan aku bila aku melakukan hal itu mas , memang mungkin tindakan ku ini salah tapi aku melakukan hal ini karena aku ingin mencari kebenaran yang ada , apakah benar Reva kembali kekota ini untuk perkerjaan saja atau untuk mendekatimu ". Ucapnya .
" Kenapa sih kamu ini , cemburu mu itu berlebihan, dengarkan aku ya , hubungan aku dengannya sudah selesai sudah lama sekali berakhir , jadi jangan pernah berpikir kalau aku ini akan berpaling lagi dari kamu untuk dirinya , itu gak pernah terjadi ". Ucap Angga .
" Kamu bilang gak akan pernah terjadi, hmmm... sulit untuk aku percaya kalau kamu gak akan tertarik padanya mas, karena aku tahu sifat kamu kaya gimana, aku yakin dilubuk hati kamu , kamu masih menyimpan rasa cinta kamu kan untuk dirinya ". Ucap Mia .
Angga pun langsung memakirkan mobilnya dipinggiran jalan .
dan ia pun langsung mematikan mesin mobilnya , dan langsung menengok kearah Mia yang duduk disebelahnya .
" Apa , sesulit itukah kamu untuk percaya padaku , percaya sama suami kamu sendiri Mia , aku ini suami kamu , suami yang patutnya kamu percaya ". Ujarnya .
" Bagaimana aku bisa percaya mas , berulang kali kamu menyakiti hati ini mas, dengan cara yang sama, kamu tahu kalau aku ini gak suka dengan Reva tapi kenapa kamu tetap saja berhubungan dengan , aku ini cemburu mas cemburu melihat suami aku dekat dengan mantan pacarnya, dan apalagi aku tahu dulu kamu sangat mencintainya , aku hanya takut mas , takut cinta kamu akan tumbuh kembali untuknya ". Ujar Mia dengan raut wajah yang seperti ingin menangis .
" Cinta aku untuknya sudah terkubur lama, jadi gak mungkin cinta itu akan tumbuh kembali Mia, percaya padaku, percayalah ". Ucapnya Angga memegang bahu Mia .
Angga pun berpikir , memang ia salah dalam mengambil keputusan saat itu .
Namun ia melakukan hal itu karena hanya ingin memberi pelajaran pada Adam .
" Hah... ". Ucap Angga menghela nafasnya dengan berat .
" Kamu tahu mas perasaanku dulu saat kamu menikahi Khanza , hatiku saat itu benar-benar hancur ketika melihat orang yang aku cintai menikahi wanita lain sedangkan aku yakin waktu itu kamu itu Angga bukan Rudi, perasaan seorang istri gak akan salah mas, aku yakin itu kamu , dan memang terbuktikan kalau kamu itu Angga , suamiku, kamu pernah berpikir gak sih mas saat kamu hendak menikahi Khanza, kamu inget aku gak , kamu inget anak kamu gak, gak kan ". Ucap Mia .
" Jadi berhenti mas , berhenti kamu berhubungan dengan Reva , apapun alasan kamu menamai hubungan kamu dengannya aku tetap suka melihat kamu dekat wanita lain, siapapun itu mau Khanza ataupun Reva ". Ucapnya .
" Sudah cukup mas aku menahan rasa sakit ini, rasa sakit melihat kamu dekat wanita lain, cobalah mengerti aku mas mengerti perasaan aku yang sesungguhnya, mengerti kemauanku, maaf jika aku egois mengatakan ini, aku hanya ingin kamu menjadi milikku satu-satunya , dan gak ada seorang pun yang berhak memilikimu selain aku ". Ucap Mia lalu mencium bibir Angga sekilas .
Dan hal itu membuat Angga terperangah , kaget atas tindakan Mia .
__ADS_1
Dan setelah itu Angga hanya tersenyum, Angga pun mencerna semua perkataan Mia padanya,
" Maafkan aku bila aku selama ini terlalu mementingkan perasaanku dan kemauanku sendiri tanpa memikirkan perasaanmu ". Ucap Angga dengan raut wajah bersalah .
" Iya , tapi kumohon kali menjadi yang terakhir kalinya kamu mengikuti ego mun sendiri , karena bagaimana pun ada perasaan lain yang harus kamu jaga mas, dan cobalah untuk mengerti perasaan itu mengerti untuk tidak mengecewakan perasaan itu lagi ". Ucap Mia tersenyum sedih .
" Ya aku janji, ini menjadi yang terakhir kalinya aku mengikuti egoku dan ini awal aku untuk menjaga perasaan itu perasaan kamu lebih tepatnya ". Ucap Angga mengusap anak rambut Mia .
" Iya ". Ucap Mia tersenyum .
Lalu mereka pun berpelukan didalam mobil itu .
Sedangkan dikantor, Reva kini sedang menerima telepon dari Angga .
" Apa...!!!! ". Ucap Reva langsung berdiri dari duduknya diruang kantornya .
" Kenapa kok kamu membatalkan itu kak, apa ini ada hubungannya dengan kejadian yang terjadi tadi ". Ucap Reva yang sedang berteleponan dengan Angga .
" Enggak, kok , ini kemauanku sendiri, aku hanya ingin menjaga perasaan seseorang yang sering aku kecewakan, jadi maaf ya aku membatalkan kontrak kita , urusan kita juga sampai disini ya Reva , semoga kamu bisa memaafkan Aldo juga dan kembali rujuk dengannya ". Ujar Angga sambil melihat kearah Mia yang tengah melihatnya teleponan dengan Reva .
Angga pun lalu langsung menutup telepon itu , dan tersenyum pada Mia dan menggenggam tangan Mia .
" Sudah? ". Tanya Mia melihat kearah suaminya itu .
" Sudah , ayo kita pulang sebelumnya kita jemput Rama dulu ". Ucap Angga lalu menyalakan mesin mobil nya dan menjalankan mobilnya ,
Kini mobil Angga melaju kearah tempat Rama anaknya dengan Mia itu disekolahannya .
" Semoga ini bisa jadi awal kebahagian keluarga kita mas, dan ini terakhir kalinya aku mempercayaimu, jika kamu mengingkari janji kamu lagi, aku gak tahu apa yang akan terjadi nantinya ". Batin Mia tersenyum lalu melihat kedepan melihat sekitar jalanan yang ia lewati dibalik kaca mobilnya itu .
. . . . . . .
__ADS_1
Jangan lupa Like,Vote dan komenannya juga ya guys 😆😘😘