Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
151. Kenapa Begini


__ADS_3

Rama benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang ibu nya inginkan, jelas-jelas Rama dari dulu pun gak suka dengan Dania terlebih lagi kini hanya ada Diva yang dihatinya .


" Argh... kenapa mama ,main menjodohkan aku begitu saja terlebih lagi dengan dia ". Kesalnya ia sambil duduk disisi ranjangnya .


" Ini gak bisa dibiarin , aku benar-benar harus menentang keras perjodohan ini, dan entah mengapa malah aku yang dijodohkan dengan dia bukannya kak Reyza ". Ucapnya lagi yang kini berpikir .


" Ada apa ini sebenarnya ? apa yang sebenarnya terjadi .. kenapa malah aku yang sekarang yang dijodohkan oleh nenek dan mama ". Ucapnya bertanya-tanya .


" Karena kakak mu bukan lagi anggota keluarga ini, ia memutuskan hubungan dengan keluarga ini dan pak Raja tidak mau menjodohkan anaknya dengan bukan anak pewaris tunggal keluarga Pratama ini ...Rama ". Ucapnya Mia yang kini muncul begitu saja dibalik pintu kamarnya Rama dengan raut wajah tegasnya .


" Mama ...". Ucapnya Rama kaget akan kedatangan ibunya itu yang masuk begitu saja kedalam kamarnya .


" Dan karena kini hanya kamu satu-satunya cucu laki-laki di keluarga Pratama ini , mau tidak mau ,kamu harus mau dijodohkan dengan Dania ...Rama ". Ujarnya Mia berjalan kearah anaknya itu .


" Gak ...aku gak mah... aku tidak pernah mau dijodohkan dengan perempuan itu apalagi sampai menikah dengannya, aku gak cinta mah... aku gak cinta sama dia ". Ucapnya Rama menentang keras rencana perjodohan itu .


" Rama...!!! kamu harus mau , walaupun kamu tidak mau , itu tanggung jawab kamu sebagai pewaris tunggal keluarga ini , keutuhan perusahaan Pratama yang selama ini yang dibangun kakekmu kini berada ditanganmu ". Ujarnya Mia .


" Apa maksud mama ? kenapa mama bilang keutuhan perusahaan ada di tanganku ?". Tanyanya Rama yang belum tahu apa-apa soal alasan mengapa dibuatnya perjodohan ini .


" Perusahaan Pratama sekarang tengah hampir diambang kebangkrutan dan itu semua karena om kamu , makannya dari awal mas Reyhan menjodohkan anaknya dengan anaknya pak Raja ,karena pak Raja adalah salah satu investor diperusahan kita ini , jadi mau tidak mau mama mohon kamu merelakan perasaanmu demi keutuhan keluarga dan perusahaan yang selama ini kakekmu bangun , kamu gak mau kan usaha yang bertahun-tahun lamanya yang didirikan oleh kakekmu kini sirna begitu saja ". Ujarnya Mia mencoba menjelaskan semuanya dan membujuk anaknya agar mau dijodohkan dengan Dania , menantu idamannya itu .


" Tapi meski begitu , aku benar-benar gak bisa mah , aku gak mau menyakiti perasaan ku maupun perasaan nya Dania , aku benar-benar gak bisa ". Ujar Rama .


" Terlebih lagi sekarang hubunganku dan Diva mulai membaik dan aku yakin sebentar lagi aku bisa mendapatkan hatinya lagi ". Batinnya Rama .


" Mama gak mau tahu kamu harus mau dijodohkan dengan Dania titik, dan kalau mama tahu kamu dekat-dekat dengan wanita lain mama gak akan segan-segan mencoba mengusir mereka dari kehidupan kamu ". Ucapnya Mia dengan tegasnya .


" Aku bukan anak kecil lagi mah yang bisa mama atur , aku punya kehidupan ku sendiri ". Rama yang semakin menentang keinginan mama nya itu .


Angga kini masuk kedalam kamarnya Rama menyusul Mia istri nya itu .


" Sudahlah sayang kamu jangan memaksakan kehendak mu itu, kita bisa mencari jalan lain, kan untuk mengatasi masalah ini tanpa harus mengorbankan anak kita sendiri ". Ujarnya Angga .


Mia yang mendengar kata-kata dari suaminya kini mulai kesal .


" Kenapa sih kalian ini selalu gak bisa sependapat denganku ". Ucapnya Mia kini memegang kepalanya yang terasa pusing .


Angga membantunya untuk duduk diranjang anaknya .


" Aku gak mau tahu, Rama harus tetap menikah dengan wanita pilihanku dan pilihanku tepat pada Dania , Dania itu cocok untuk Rama mas ". Ucapnya Mia .

__ADS_1


" Iya-iya kita bicarakan itu lagi nanti kan ,kamu pasti pusing kan , yuk istirahat aja dikamar , biar Rama memikirkan lagi apa keputusan nya itu ". Ucapnya Angga sambil membawa Mia untuk keluar dari kamar itu namun sebelum itu Mia berkata .


" Mama harap kamu tidak akan mengecewakan orang yang telah melahirkan kamu Rama ". Ucapnya Mia setelah itu ia pun pergi tinggallah kini Rama yang teramat pusing dengan apa yang terjadi padanya .


Rama yang pusing memikirkan itu semua kini ia lebih memilih jalan bersama Diva saat waktu ditelepon mereka sudah janjian ketemu di cafe favorit mereka .


" Hai Va ". Sapanya Rama saat ia baru saja datang ke cafe tempat favorit mereka dulu saat zaman sekolah .


" Hai ". Sahutnya Diva tersenyum .


" Sudah lama kamu disini ?". Tanyanya Rama .


" Lumayan , tapi gapapa kok it'is okay , oh ya apa gapapa nih kita berdua ketemu begini , aku takut loh ada yang ngawasin kita ". Ucapnya Diva yang sedikit takut kalau ada yang mengawasi dirinya .


" Biarlah diawasi pun aku gak takut, yang penting aku bisa bertemu denganmu , jujur Va aku rindu sama kamu tahu ". Ujarnya Rama mengutarakan isi hatinya .


" Apaan sih... baru juga dateng bilang rindu-rindu gitu ". Diva yang tersenyum .


" Hehehe ... aku kan hanya bilang apa adanya Va , emangnya salah ya kalau aku bilang gitu ". Ucapnya Rama dengan raut wajah kecewanya .


" Ya gapapa sih justru aku seneng banget saat kamu bilang gitu, karena aku juga rindu sekali sama kamu Ram ". Balasnya Diva tersenyum .


" Yang bener ". Tanyanya Rama memastikan .


" Oh ya Va ". Rama memegang sebelah tangannya Diva diatas meja .


" Apa ". Balasnya Diva sambil tersenyum .


" Menikah dengan ku yuk ". Ucapannya Rama seketika itu juga membuat Diva terpaku ditempat sambil memperlihatkan wajah terkejut nya .


" Hah... ap...ap...apa ". Ucapnya Diva terbata-bata .


" Hahaha... kamu bercanda yak... yaelah gak lucu Ram, kamu jangan ngelawak disini ". Diva yang menganggap omongan nya Rama itu hanya candaan semata .


" Aku gak bercanda Va , aku serius ". Ucapannya Rama membuat semua mata yang ada disana melihat kearahnya .


Diva yang risih akan tatapan semua orang langsung menyeret tangannya Rama untuk pergi dari sana sambil meninggalkan uang diatas meja sebagai tanda bayaran untuk minuman yang telah ia pesan tadi sebelum Rama datang .


" Kamu ini kenapa sih Ram , kok tiba-tiba ngomong gitu , pake acara ngajak nikah segala , kaya sudah mampu saja melawan permusuhan yang terjadi di antara keluarga kita berdua ". Tanyanya Diva .


" Gapapa Va, aku saat ini hanya pusing saja akan permintaan mama aku ". Ujarnya mulai menjelaskan semuanya pada Diva .

__ADS_1


" Memangnya tante Mia minta apa sama kamu ? kok pusing ". Tanyanya .


" Dia memintaku untuk menerima atas perjodohan ku dengan Dania , dan kamu kan tahu sendiri aku cintanya sama kamu masa iya aku nikah sama orang yang sama sekali gak aku cinta ". Ucapnya dengan perasaan kesal .


Diva yang mendengarnya jujur saja kaget serta sedih , orang yang ia suka dijodohkan dengan perempuan lain .


" Kok bisa mama kamu jodohin kamu dengan Dania , memangnya mama kamu kenal sama Dania ?". Tanyanya Diva penasaran kenapa bisa tante Mia menjodohkan anaknya dengan Dania .


Rama kini mulai menceritakan semuanya pada Diva apa yang sebenarnya terjadi dengan keluarganya .


" Jadi demi keutuhan perusahaan mereka mau mengorbankan kamu gitu ?". Tanyanya Diva .


" Iya Va , makannya tadi aku bilang gitu sama kamu , aku gak punya pilihan lain selain aku menikahi perempuan lain agar aku bisa terhindar dari perjodohan ini ". Ucapnya memegang kedua tangannya Diva .


" Tapi Ram ,kamu tahu sendiri aku takut menentang perintah papa ,aku sudah berjanji padanya aku akan jauh-jauh darimu , agar tidak terjadi lagi perselisihan diantara kedua keluarga ini ". Balasnya .


" Besok aku akan datang ke rumahmu untuk meminta restu dari om Aldo, apapun resikonya aku tanggung sendiri ". Ucapnya Rama .


" Kau gila Ram, jangan cari mati deh... aku gak mau ya kamu kenapa-kenapa oleh keluarga ku terutama om Adam ,om Adam itu benci banget sama kamu karena kamu anaknya om Angga musuhnya , jadi stop Ram, mungkin kita berdua memang ditakdirkan untuk tidak bersama , cukup hanya bisa berteman itupun diam-diam ". Ucapnya Diva yang takut kalau Rama bisa kenapa-kenapa oleh keluarganya .


" Aku gak perduli, aku gak akan menyerah sampai mendapatkan kamu , buat kamu menjadi milikku , aku akan datang besok ". Ucapnya tersenyum .


" Tapi Ram...". Ucapnya Diva seketika terhenti karena Rama langsung menciumnya membuatnya sontak kaget dan malu karena Rama menciumnya didepan umum .


" Aku akan datang ". Ucapnya Rama setelah melepaskan ciumannya ia pun tersenyum .


" Rama Pratama jangan gila kamu ". Umpatnya Diva .


" Sampai ketemu besok ". Rama pun pergi meninggalkan Diva yang berdiri terpaku disana sambil melihat kearahnya .


Mereka gak tau saja kalau ada orang yang mengikuti mereka berdua , ada pihak dari Rama ataupun dari Diva .


" Kurang ajar ,masih saja dia menemui anakku ". Umpatnya Aldo saat melihat beberapa poto yang anak buahnya kirimkan padanya .


" Kamu benar-benar tidak mendengarkan ucapan mama Rama , ck... anak ****** itu benar-benar duri dalam hidup anakku ". Umpatnya Mia .


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉 dukungan dari kalian membuat author semakin semangat untuk menulis melanjutkan cerita ini 😄👍


__ADS_2