
Angga yang pergi tanpa pamit ke Khanza, kini dirinya sudah kembali ke hotel itu ,dan pas Angga membuka pintu kamar hotel itu ada Khanza yang sedang mondar-mandir kaya setrikaan mencemaskan kalau-kalau suaminya itu menghilang dinegara asing .
" Khanza ". Panggil Angga diambang pintu .
Khanza yang mendengar suara orang yang memanggilnya ia menoleh ke sumber suara itu, betapa senangnya Khanza ternyata suaminya sudah kembali dan ia langsung berlari ke arah Angga dan langsung memeluknya .
" Kamu kemana saja sayang, aku khawatir loh saat kamu gak ada dikamar ini ". Ucap Khanza yang memeluk suaminya itu .
" Aaa..aku tadi keluar sebentar , karena mau lihat-lihat ". Jawab Angga .
" Oh gitu, kupikir kamu tadi ninggalin aku ". Ucap Khanza melepaskan pelukannya .
" Mana mungkin aku ninggalin kamu za ". Ucap Angga tersenyum sambil menangkup wajah Khanza dengan kedua tangannya .
" Ya kan aku takutnya kamu begitu, aku takut kamu ninggalin aku sayang ". Ucap Khanza yang langsung memeluk Angga lagi .
" Enggak ,tenang saja aku disini ". Ucap Angga membalas pelukan Khanza .
Khanza mendongkakkan wajahnya keatas melihat wajahnya suaminya itu . Dan karena Khanza yang sudah tidak tahan lagi ia langsung menciumi bibir suaminya itu, dan Angga yang mendapat serangan langsung dari Khanza hanya kaget .
" Kenapa dia begini, enggak aku hanya mencintai Mia ". Batin Angga yang panik .
Angga langsung melepaskan ciuman dari Khanza padanya . dan membuat Khanza keheranan melihatnya .
" Kamu kenapa ". Ucap Khanza sambil membelai pipinya suaminya itu .
" Mmm..aku ". Gumam Angga .
" Aku tahu kamu pasti malu ya ,maaf aku lupa tutup pintu kamarnya bentar ya ". Ucap Khanza yang langsung melangkahkan kakinya ke arah pintu dan langsung menutup pintu dan menguncinya ,dan langsung menghampiri Angga dengan tatapan penuh cinta .
Angga yang melihat Khanza tersenyum menggoda hanya bisa menelan saliva nya .
__ADS_1
" Astagfirullah , ada apa denganku , aku gak boleh tergoda olehnya , aku punya Mia ,ini hanya pernikahan terpaksa demi ambisiku ". Batin Angga .
Semakin dekat Khanza mendekati Angga dan Angga yang melihatnya hanya bisa melangkah mundur menghindari Khanza yang terus menghampirinya dengan tatapan tersenyum menggoda .
Langkah Angga terpentok oleh ranjang dan hanya bisa berdiam diri saja .
Lalu khanza mendorong Angga ke ranjang itu ,dan Angga jatuh terduduk diranjang itu .
Khanza langsung duduk dipangkuan Angga ,dan Angga terlonjak kaget melihat tingkah laku Khanza .
Khanza langsung menciumi bibir Angga lagi, dan tangan satunya mencoba membuka kancing kemeja yang dipakai Angga .
Namun Angga mencegahnya , Khanza yang merasa heran ,ia pun bertanya .
" Kenapa sayang ?". tanyanya khanza dengan tatapan sayu nya .
Sedangkan ditempat lain Mia yang sedang mememotong bawang pun tangannya tak sengaja tergores pisau itu .
Entah kenapa hatinya tidak tenang begini.
" Kenapa hatiku ini tiba-tiba merasakan hal buruk akan terjadi ya ".Gumam Mia .
Oeeekk...oekk..oekk...
Tangisan Rama yang terdengar oleh Mia dikamarnya , Mia langsung melangkahkan kakinya menuju kamar itu sebelum itu ia cuci tangan terlebih dahulu .
Dan Mia sudah sampai kamarnya itu , ia melihat anaknya menangis karena terbangun dari tidurnya .
" Duhh..sayang kamu kenapa nak, cup..cup.. ini mama sayang ". Ucap Mia menggendong Rama dan menciuminya dengan penuh kasih sayang .
Oeekk..oekk..oekk..
__ADS_1
Tangisan Rama semakin menjadi membuat Mia kewalahan sendiri .
" Kamu kenapa sayang , kamu kok nangis terus kamu haus ya ". Ucap Mia yang jadi panik karena Rama nangis terus .
Namun saat Mia ingin memberinya Asi pun Rama menolaknya dan malah terus-terusan nangis .
" Kamu kenapa sayang jangan buat mama cemas sayang ". Ucap Mia sambil menepuk-nepuk pantat Rama dengan pelan .
Kembali lagi dimana Angga dan Khanza sedang ingin melakukannya .
" Maaf aku gak bisa melakukannya , aku butuh waktu ". Ucap Angga yang mendorong Khanza untuk dirinya berdiri dari duduknya dipangkuannya itu setelah itu ia sudah hendak pergi keluar namun langkahnya terhenti karena Khanza meneriakinya .
" Kenapa !!!.. Rud kenapa , apa ada yang salah dengan diriku sehingga kamu menghentikan acara kita berdua apalagi disaat-saat ... , dan kini lihat kamu mau pergi seenaknya tanpa memperdulikan aku , aku ini istrimu sekarang aku istri kamu , aku berhak atas dirimu Rud ". Ucap Khanza yang kesal , karena gimana tidak kesal Angga menghentikan acaranya dengan seenak jidat nya .
" Maaf Khanza aku butuh waktu, aku tidak bisa melakukannya ". Ucap Angga yang kini benar-benar pergi dari kamar itu meninggalkan Khanza sendirian .
Khanza begitu kesal dan marah diperlakukan seperti ini oleh Angga .
" Kenapa sih dia, kenapa kamu melakukan hal ini padaku, Kamu jahat Angga kamu jahat ". Ucapnya sambil menangis .
Angga yang pergi dari kamar itu ia berlari ke arah pantai .
" Sial, kenapa gua bisa kecolongan olehnya sih ". Gerutunya yang sedang kesal .
" Lo inget dong Ga , lo itu sudah punya istri dan istri lo itu cuma Mia bahkan lo punya anak darinya , Khanza hanya istri kerterpaksaan lo untuk menjadikannya alat balas dendam lo ". Batinnya mengurutukinya sendiri .
Kini Angga berjalan menyelusuri ,pantai .
" Andai saja gua kesininya sama Mia mungkin hal itu bisa saja terjadi gua bersamanya bukan dengan khanza , Gua bahkan gak pernah melakukan bulan madu sama Mia, karena gua malah sibuk mengurusi Reva yang bahkan bukan siapa-siapanya gua ". Batinnya .
" Maafkan aku Mia aku gak pernah membuatmu bahagia nikah denganku yang kuberikan padamu hanya penderitaan dan tangisan , maafkan aku Mia tidak seharusnya aku membuat dirimu begitu menderita selama menjadi istriku , tapi aku berjanji padamu sayang aku akan membuatmu bahagia ,tunggu aku Mia kita pasti akan berkumpul kembali menjadi keluarga bahagia , yang seperti kamu impikan selama ini ". Batinya Angga tersenyum sambil melihat ke arah pesisir laut .
__ADS_1
. . . . . .