
Setelah Rudi keluar dari rumah sakit ia memutuskan untuk mencari tahu kebenarannya , siapa dia mengapa dia jadi seperti ini , Namun setelah kepulangannya dirumah sakit Khanza memperketat penjagaan supaya Rudi tidak keluar rumah apalagi ketemu dengan keluarga yang sebenarnya .
Dan itu membuat Rudi makin yakin kalau Khanza ini bukan keluarganya .
" Sial , aku gak dibolehin keluar ,sebenarnya apa-apaan sih Khanza membuat penjagaan begitu ketat, sebenarnya maunya apa sih kalau begini caranya gimana aku bisa bertemu dengan wanita itu ". Gerutunya didalam kamar .
Khanza setelah memerintahkan anak buahnya untuk menjaga Rudi supaya gak kabur, ia berniat pergi ,namun ada seorang pria yang menghadangnya .
Mobil yang cukup mewah memasuki halaman rumahnya dan ternyata itu adalah orang yang ia kenal , seorang pria yang di pelelangan waktu itu yang bertemu dengannya .
" Selamat pagi nona Khanza yang terhormat, maaf kalau kedatanganku mengganggu aktivitas mu ". Ucap Pria itu dengan tersenyum menyeringai ke arah Khanza .
" Pagi , ya silahkan masuk kita bicara di dalam saja ". Ucap Khanza yang sudah berpakaian kerjanya dengan anggunnya .
Seorang Pria itu mengikuti khanza dari belakang .
" Silahkan duduk ". Ucap Khanza yang begitu tidak suka atas kedatangan pria yang kini berhadapan dengannya .
" Terimakasih ". sahut pria itu .
" Iya, Oh ya ada hal apa yang membuat tuan Adam Brawijaya datang kesini ?". tanya Khanza .
Ternyata Pria itu adalah Adam .
" Saya kesini karena ada hal yang harus saya tanyakan kepadamu , ini soal tunanganmu ". ucap Adam menjelaskan apa tujuannya datang kesini .
" Tunanganku, kenapa dengan dia ". Ucapnya yang sedikit gugup .
" Saya tahu khanza kalau tunanganmu itu bukan Rudi kan tapi Angga , tebakanku benar bukan ". Ucapnya tersenyum menyeringai .
" Apa maksudmu ,dia Rudi dan dia bukan apalah tadi yang kamu maksud ". Ucap Khanza yang gugup .
" Hahaha... kamu tidak perlu berbohong denganku Khanza , aku tahu kebenarannya ,aku kenal betul kalau ia bukan Rudi tunanganmu yang sudah meninggal 5 tahun yang lalu ". Ucapnya tersenyum .
Membuat Khanza yang mendengarnya kaget, darimana pria ini mengetahui masalalunya bahkan ia sudah menutupinya dari publik tapi kenapa pria ini bisa mengetahuinya .
" Kenapa ? kamu kaget ,kenapa aku bisa tahu masalalumu , Hahaa..itu bagiku mudah khanza mencari informasi yang begitu mudah bagiku dapatkan ". Ucapnya dengan sombongnya .
" Apa mau kamu sebenarnya Adam ". Ucapnya Khanza .
" Hahaha.. mau ku kamu meneruskan drama ini sampai benar-benar aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan ". Ucapnya sambil berdiri .
__ADS_1
" Hah.. memangnya apa yang kamu inginkan, kenapa juga kamu ingin aku meneruskan hal ini, bukannya kamu kesini karena ingin mengungkapkan kebenarannya ?". Tanyanya yang bingung apa maksud Adam, bukannya ia kesini karena ingin mengungkap kebenaran yang terjadi .
" Tebakanmu salah Khanza tujuanku kesini karena hal lain, aku tahu kamu sangat menyukai dia bukan maka dari itu aku mendukungmu karena dengan begitu aku bisa mendapatkan apa yang aku mau ". Ucapnya tersenyum sambil melangkahkan kakinya menuju jendela kaca besar yang mengarah ke taman rumah itu .
" Apa yang kamu ingin Adam sebenarnya, dan apa hubungannya dengan dia ? ". Tanyanya yang masih bingung sambil menghampiri Adam yang berdiri didekat jendela .
" Tentu saja ada hubungannya dengan dia ,karena yang aku inginkan adalah istri dari dia ". Ucapnya tersenyum .
" Apa !!!..". Ucapnya yang kaget apa yang ia dengan salah atau tidak .
" Jadi yang kamu inginkan adalah ..". Ucapnya terpotong karena Adam menyelanya .
" Ya benar yang aku inginkan adalah Mia istri dari Angga, karena Angga telah merebutnya dariku dan aku akan merebutnya kembali darinya ". Ucapnya tersenyum .
" Kamu gila ,Adam ". Ucapnya Khanza .
" Jangan munafik kamu pun begitu menginginkannya bukan, gini saja aku mendapatkan Mia dan kamu Angga gimana deal ". Ucapnya tersenyum sambil mengulurkan tangannya ke arah khanza .
" Deal ". Ucap Khanza tersenyum , ia memang tidak bisa bilang tidak karena jujur ia juga menginginkan Rudi atau bisa dibilang Angga .
" Bagus, dan begini caranya supaya keinginan kita tercapai , kamu harus segera menikah dengannya jangan sampai ia mengingat semuanya sebelum kalian menikah dengan begitu kamu punya hak tentang dirinya , walaupun dia sudah mengingatnya semua nya nanti pas kalian sudah menikah ia tidak bisa meninggalkanmu karena kalian sudah terikat ikatan suci pernikahan ". Ujarnya Adam tersenyum .
" Iya, aku akan bantu untuk acara pernikahanmu itu karena itu akan menguntungkan aku ". Ucapnya tersenyum .
" Terimakasih kamu mau membantuku ". Ucapnya tersenyum .
" Sama-sama ". sahutnya .
Dilain tempat tepatnya dikamar Rudi , ia sedang berusaha untuk keluar ,karena didepan pintu kamar ada penjaga yang menjaganya . ia berusaha kabur dengan turun dari jendela kamarnya menggunakan sprei kamarnya yang digunakan ia untuk jadi tali untuk turun kebawah .
Setelah ia sudah dibawah ,ia mengendap-endap untuk pergi lewat belakang rumah karena kalau ia mau manjat tembok pagar rumah itu pun ia takan bisa karena tinggi sekali .
" Pernikahan nona dan tuan katanya sebentar lagi akan dilaksanakan ya ? ". Tanya ART .
" iya katanya pernikahannya itu mewah sekali, mereka benar-benar cocok ya yang satu cantik dan yang satu ganteng banget ". Ucap ART lainnya ,yang terdengar oleh Angga saat ia melewati mereka dengan mengendap-endap .
" Pernikahan apaan ,orang gua kaya dipermainkan gini, bahkan gua dikurung bagaikan tawanan saja ". Batin Angga yang kesal .
Setelah Angga sudah berhasil kabur ia pergi ke alamat rumah yang diberikan Mia kepadanya .
Ia berjalan kaki cukup jauh , dan ia melihat ada taksi kosong ia menghentikan taksi itu , untungnya ia punya sedikit uang yang diberikan khanza kepadanya waktu itu, sepertinya cukup untuk hanya naik taksi .
__ADS_1
Dikediaman keluarga Pratama tepatnya Rumah Angga , Mia yang sedang menenangkan anaknya yang nangis terus dari tadi karena habis imunisasi , jadi Rama nangis karena disuntik ,ia merasa tidak tega melihat anaknya itu nangis terus .
Keluarganya sedang berkumpul , ada Mama dan papa nya Angga, Reyhan sekeluarga dan ada juga Jessy yang mampir karena memberikan kabar berita bahagia kalau sebentar lagi ia akan menikah dengan pujaan hati yang baru setelah ia sudah lama putus dengan Adam .
" Wahh ..gak nyangka ya kamu bentar lagi nikah dek ,semoga lancar ya ". Ucap Reyhan tersenyum sambil main-main bersama Reyza anaknya .
Karena hari ini hari libur jadi Reyhan dan Papanya bisa kumpul dengan keluarganya .
" Iya mas Rey, aku pun gak nyangka kalau ia serius denganku , aku harap dengan pernikahanku ini aku bisa melupakan masalaluku mas ". Ucapnya tersenyum meski hatinya masih sedih kalau mengingat kejadiannya dimasalalu dengan Adam .
" Aminn sayang semoga kamu hidup bahagia ya dengannya ". Ucap Nisa yang memeluk keponakannya itu .
" Aminn bibi ". sahut Jessy tersenyum .
Oeeek..oeek..oek..
Rama yang dari tadi nangis terus padahal Mia sudah menenangkannya dari tadi, Nisa yang melihatnya merasa khawatir begitupun dengan yang lainnya .
" Mia kenapa dari tadi kok Rama nangis terus ?". Tanyanya Nisa yang kini sudah berdiri menghampiri Mia yang dari tadi berdiri yang menenangkan anaknya.
" Gak tahu mah , dari tadi Mia sudah gendong dia menyusuinya namun nangisnya gak berhenti-henti Mia juga bingung ". Jawab Mia yang kelihatannya kebingungan .
" Aduhh..sini sayang sini sama nenek ya .. cup..cup..cup.. ". Ucapnya tersenyum sambil menggendong Rama dipangkuannya, dan mencoba menenangkan cucunya itu .
namun tangisannya tak kunjung berhenti .
Oeeek..oeeek..oek..
" Cup..cup..cup.. sayang jangan nangis terus mama ada disini sayang ". Ucapnya sambil mengelus pipi anaknya yang ada digendongan mertuanya itu .
" Iya sayang disini ada nenek juga cup..cup..cup sayang ..". ucapnya Nisa yang penuh kasih sayang .
Mereka yang disana pun ikut khawatir kenapa Rama yang nangis terus ,apalagi Reyza yang melihat adik sepupunya itu nangis terus merasa kasihan .
Namun dikala mereka sedang cemas dengan rama tiba-tiba bel rumah bunyi dan Mia membukakan pintu rumahnya .
" Siapa ya ".ucap Mia dikala membukakan pintu rumahnya .
" KAMU ". ucap Mia yang kaget siapa yang datang .
Ternyata yang datang ...
__ADS_1