Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
40. Perdebatan dan pertengkaran karena cinta


__ADS_3

Langkah mereka berdua terhenti ketika ada Mia ditempat parkiran sedang berbicara dengan seorang pria yang mereka berdua kenal .


Dari kejauhan Mia seperti sedang marah-marah kepada pria itu, namun Angga heran kenapa Mia bisa marah-marah sama Adam pria yang kini menjadi sasaran kemarahannya , apa Mia ini memang tipe cewek pemarah atau gimana .


Namun beda dengan Ravi ia sih sudah tahu apa penyebabnya ,apalagi penyebabnya itu Angga . Mia menjadi benci kepada Adam ketika mendengar bahwa suaminya kecelakaan itu ulah Adam .


Angga mau menghampiri Mia, namun Ravi menghentikannya ia ingin tahu apa yang dibicarakan Mia kepada Adam .


" Dengar ya dam aku sedikitpun gak pernah ada rasa sama kamu, aku dulu dekat denganmu karena kita itu cuma teman, teman sekelas, lagipula aku gak kasih kamu harapan apapun kan jadi jangan pernah ganggu aku lagi dan keluargaku terutama suamiku dam ". Ucap Mia terdengar oleh Angga dan Ravi yang tidak jauh dari arah Mia dan Adam .


" Tapi, aku sudah berubah Mia aku akui aku salah ,tapi aku ngelakuin ini semua hanya semata-mata aku ingin mendapatkan kamu ,karena aku sangat mencintaimu melebihi cintanya Angga kepadamu, lagipula kamu gak bahagia kan bersamanya ". Ucap Adam dengan entengnya membuat Mia semakin marah padanya namun Mia tetap sabar menghadapi Adam ia gak mau emosi dimuka umum seperti ini .


Angga yang ada disana mendadak hatinya sakit entah apa penyebabnya ,namun setelah mendengar kata-kata Adam yang bilang ia mencintai Mia kenapa hatinya seperti gak rela padahal dirinya belum tentu ia adalah suaminya Mia .


" Berhenti bilang begitu , aku bahagia bersama suamiku ,karena apa dam aku sangat mencintainya aku gak peduli ia mencintaiku apa enggak yang penting aku sangat mencintainya , jadi berhenti mengganggu hidupku lagi , aku sudah bahagia carilah wanita lain yang bisa mencintaimu setulus hati ,aku yakin banyak diluaran sana yang menginginkan kamu menjadi suaminya aku tahu kamu orang baik dam dan akan mendapatkan yang terbaik dan mungkin lebih baik dariku ". Ucapnya Mia tersenyum .


" Tapi aku maunya kamu Mia karena aku sangat mencintaimu , apa kurangnya aku dibandingkan Angga , lagipula Angga kan sudah mati ". Ucap Adam membuat Mia sudah gak bisa menahan emosinya lagi ia menampar Adam .


. . PLAAKKK . .


Tamparan Mia mengenai pipi sebelah kanan Adam . Adam yang kaget mendapat tamparan dari wanita yang sangat ia cintai ia langsung memegang pipinya yang sakit .


" Jaga ucapanmu itu Angga suamiku masih hidup , dia masih hidup Adam ,belum mati, kamu tahu itu ". Bentaknya Mia yang memang sudah kesal sekali sama Adam dari tadi .


" Hahaha.. Mia ..mia kamu ini polos sekali sih sayang, dia yang sekarang yang ada dirumahmu itu dia itu Rudi bukan suami kamu, dia tunangannya Khanza dan kamu tahu mereka bentar lagi mereka akan menikah , bangunlah dari mimpimu itu mia Angga suamimu itu sudah mati, dia mati Mia Mati ,terimalah kenyataan itu ". Ucapnya membuat Mia kesal namun tiba-tiba saat Mia ingin menampar lagi dihentikan oleh Angga yang memegang tangannya itu membuat Mia kaget melihat Angga sedangkan Ravi langsung memukul Adam membuat Adam kaget kenapa anak buahnya ada disini .


dan malah memukulnya .


. . BUGGH . . bogeman Ravi mengenai wajahnya Adam .


" Jaga ucapan lo b*ngs*t , Angga masih hidup temen gua masih HIDUP !!!..". Bentak Ravi yang emosi sedangkan Adam yang kesakitan terjatuh ke aspal setelah Ravi memukulnya.


" Haha... ada apa ini, bentar-bentar jadi lo temennya Angga hah ". Ucapnya Adam yang langsung bangkit dari jatuhnya .


" IYA gua temennya Angga kenapa lo kaget hah, gua gak suka ya lo ganggu temen gua ". Ucapnya Ravi yang penuh amarah .


" Hebat..hebat..hebat.. kenapa gua baru tahu ya lo itu temennya Angga , apa maksud lo b*ngs*t kerja dirumah gua hah..". Bentak Adam yang menarik baju Ravi dan mendorongnya ke mobil yang ada disana .


" Adam lepasin Ravi, Adam ". Bentak Mia .


" Diam..!!! ". Bentak Adam membuat Mia ketakutan ia tak pernah melihat adam semarah itu apalagi membentak terhadapnya .


" Jawab ..!!!". Bentak Adam yang sambil menarik kerah baju Ravi .


Angga yang melihatnya hanya diam saja ia tidak mengerti apa yang dibicara kedua orang itu ia tak mau mencari masalah kalau ikut campur urusan mereka .


" Shhh.. Gua.. ". Ucap Ravi yang ragu dan kesakitan yang dicengkam oleh Adam .


" Jawab !!!..". Bentaknya Adam yang semakin mempererat cengkamannya kepada dada Ravi membuat Ravi kesakitan .


" Lep..lepasin dulu ...". Ucapnya Ravi terbata-bata .


" Gua gak akan lepasin lo kalau lo belum jawab pertanyaan Adam ". Ancam Adam yang sudah benar-benar marah .


" Angga yang menyuruh gua, buat jagain Reva ,supaya Aldo gak menyakiti Reva ". Ucapnya Ravi yang membuat Mia kaget sekaligus gak percaya apa yang dikatakan Ravi jadi selama ini suaminya masih berurusan dengan Reva .


" Hah..". Adam melepaskan cengkramannya dan mendorong Ravi ke aspal membuat Ravi kesakitan .


" Uhkk..uhkk..". batuknya Ravi yang kesusahan nafas karena kelamaan dicengkram oleh Adam .


" Lo gapapa ". Ucapnya Angga yang membantu Ravi berdiri .


" Gapapa gimana lo gimana sih ,kenapa lo diam aja hah..lihat temen lo dihajar gini ". Ucapnya Ravi yang kesal .

__ADS_1


" Gua cuma gak mau ikut campur urusan kalian berdua ". Ucapnya Angga menjelaskan.


" Yaelah Ga tapi ini urusannya berkaitan sama lo juga kan ". Ucapnya Ravi .


Mia hanya diam saja tapi ia masih gak percaya kalau Angga masih berurusan dengan Reva padahal ia sudah berjanji kepadanya ia gak akan berurusan lagi dengan Reva namun apa kenyataannya .


Walaupun Angga dulu pernah bilang padanya kalau dirinya hanya bertemannya dengan Reva dan hanya kasihan kepada Reva namun dirinya masih gak rela kalau Angga tetap berhubungan dengan Reva walaupun hanya karena peduli dan kasihan .


" Kamu dengar tadi Mia, Angga itu pedulinya sama Reva bukan kamu , ia bahkan menyuruh temannya untuk menjaganya, yang jelas-jelas bukan apa-apanya dibanding kamu , aku yakin ia masih mencintai Reva daripada kamu Mia ..hahaha ..kasihan sekali Mia mencintai pria yang bahkan tidak mencintaimu namun ia mencintai istri orang lain , pantas saja dulu aku melihat kejadian diresto waktu itu Angga sampai-sampai menghajar adikku Aldo hanya untuk membela Reva apa itu ya yang dinamakan Cinta ". Ucap Adam tersenyum .


" Cukup..cukup kamu bilang seperti itu Adam , aku sudah gak mau dengarkan hal itu ". Bentak Mia sambil menutup telingannya ia benar-benar sudah tidak tahan lagi mendengar cerita kalau suaminya itu lebih mencintai wanita lain dibandingkan dirinya .


" Hahaha..kenapa , apa yang aku katakan itu salah ". Ucap Adam tertawa senang .


Ravi langsung memegang tangan Mia ,namun Mia menepisnya .


" Jangan sentuh aku Ravi, aku masih kecewa sama kamu bisa-bisanya kamu membantu Angga untuk melakukan hal itu,sedangakn kamu tahu dia sudah punya istri dan anak ". Ucap Mia yang kecewa kepada Ravi .


Ravi yang mendengarkan perkataan Mia ia merasa bersalah . Angga yang dari tadi ia hanya bingung sebenarnya ada apa .


" Maafkan aku Mia aku hanya membantu Angga karena aku terpaksa , aku hanya ingin membalas kebaikannya selama ini terhadapku ". Ucapnya Ravi menjelaskan .


" Apapun alasannya aku gak perduli vi sudahlah , aku capek ,aku hanya kesini karena kamu bilang mas Angga ada disini aku hanya akan menjemputnya ,makasih sudah menjaganya , ayo mas". Ucap Mia pergi dan langsung menarik tangan Angga untuk masuk kedalam mobilnya yang ada disebelahnya .


Namun saat Angga hendak masuk mobil ada teriakan dari seorang perempuan .


" Rudi.. sayang ". Teriakan dari khanza dari kejauhan .


Angga yang mendengar teriakan itu ia langsung menghentikan aksinya yang hendak masuk mobil itu dan melihat siapa yang meneriakinya .


" Khanza ". Gumamnya yang heran ada apa khanza kesini dan kenapa ia bisa tahu bahwa dirinya ada disini .


" Sayang kamu gapapa kan, kata Adam kamu ada dirumah sakit , kamu sakit apa sayang sudah diobatin belum ". Ucapnya khanza yang khawatir kepada Angga yang sudah ada disampingnya sambil memegang tubuh Angga .


Ravi yang melihat cewek cantik mendekati Angga hanya bertanya-tanya dihatinya siapa dia ? kenapa dia memanggil Angga dengan sebutan Rudi ?


" Kok ngapain sih ya lihat kamu lah sayang dan kita juga kan ada janji untuk makan siang hari ini kamu lupa ya ". Ucap Khanza dengan raut wajah seperti kecewa .


" Oh ya kok kamu bisa salah makan ,pasti kamu gak diberi makanan sehatnya ya ". Ucapnya sambil memincingkan matanya kearah Mia tatapan tidak suka .


" Eh..maksud kamu apa hah , kamu mau bilang kalau aku ini kasih makan suamiku sendiri dengan makanan yang gak sehat gitu , jangan sembarangan menuduh ya ". Ucap Mia yang kesal .


" Ya memang kenyataannya begitukan, kalau enggak ,enggak mungkin Rudi bisa gatal-gatal kan ". Ucapnya menatap Mia dengan tatapan tajam .


" Dia gatal-gatal karena dia makan udang, aku sih sudah melarangnya tapi dianya saja bandel, sudah dibilang ia gak bisa kan itu karena dia kan alergi udang ". Ucapnya Mia menjelaskan membuat Angga yang mendengarnya kembali mengingat kejadian tadi pagi dirinya memang salah dan bukan Mia .


" Iya benar apa yang dikatakan Mia ,aku yang bandel gak nurutin dia , aku makan udang tadi pagi ". Ucapnya menjelaskan kepada Khanza .


" Oh begitu ". Ucapnya yang so dingin .


" Iya makannya jangan asal nuduh mbak ". Ucapnya Mia sinis .


" Biasa aja kali sudahlah aku malas berurusan sama kamu ini, oh ya yaudah yuk Rud kita makan siang ini juga sudah waktunya makan siang kan ". Ucapnya khanza dengan nada manjanya sambil merangkul lengan Angga dan sontak membuat Mia kesal melihatnya .


" Bisa gak sih jangan nempel-nempel gitu, dia suamiku ". Ucapnya Mia yang kesal dan melepaskan pegangan tangan suaminya dengan khanza .


" iihh..aneh ya sadar woi ..ini itu Rudi tunangan saya mbak, bukan suami mbak ya ". Ucap Khanza yang kesal .


" Dia bukan Rudi dia Angga suamiku ". Ucapnya Mia merangkul lengan suaminya .


" Dia Rudi ". Bentak khanza yang menarik tangan Angga .


" Dia mas Angga ". Mia melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan khanza .

__ADS_1


" Rudi !!!..".


" Angga !!!..".


" Rudi ".


" Angga".


Angga yang ditarik kesana kemari membuat diriny pusing menghadapi wanita-wanita ini .


" Hebat juga si Angga diperebutkan oleh dua wanita , tapi bentar kenapa wanita ini bilang dia tunangannya apa ini wanita yang dia ceritakan tadi ". Gumamnya .


Adam yang melihat perdebatan wanita-wanita hanya merasa bosan dan juga kesal ia memilih pergi meninggalkan mereka berdua ada yang lebih penting sekarang dibanding melihat hal yang terjadi dihadapannya .


Ravi yang melihat Adam pergi , ia hanya menggurutu mengutuk si Adam .


" Sial bisa-bisanya gua kalah sama itu orang ". Gerutunya .


Sebelum Adam memasuki mobilnya ia berteriak kearah Ravi .


" Hei b*ngs*at lo gua pecat ". Teriak Adam .


" Gua gak perlu kerjaan dari lo ". Umpat Ravi .


Adam kini benar-benar sudah pergi meninggalkan mereka semua .


Ravi yang masih melihat perebutan Angga ia merasa bosan juga ia memilih pergi, namun sebelum itu .


" Ga gua pergi ya ,silahkan lo bersenang-senang sama cewek-cewek cantik bayy.." .Ucap Ravi tersenyum .


" Woi g*bl*k bantuin gua, jangan tinggalin gua". Teriak Angga yang kewalahan menghadapi dua wanita ini .


Ravi yang melihat kearah Angga hanya tersenyum dan bergumam.


" Meski dia lagi hilang ingatan ,kata-kata kasarnya tetap ada ya ternyata ". Gumamnya Ravi yang geleng-geleng kepala lalu pergi meninggalkan mereka bertiga .


" Kamu harus pulang bersamaku mas ". Ucapnya Mia .


" Enggak, Rudi harus ikut aku ,inget loh Rud kamu sudah janji sama aku kita akan makan siang hari ini kan ". Ucapnya Khanza menatap wajah Angga .


" Kalian berdua ini apa-apaan sih lepasin gak ". Ucapnya Angga .


Mereka menuruti perkataan Angga karena gak mau membuat Angga marah .


" Gini saja oke aku ikut kamu khanza karena aku juga sudah janji sama kamu ". Ucapnya Angga menoleh ke arah khanza dan membuat khanza tersenyum .


" Gak bisa gitu dong mas kamu harus pulang bersamaku ". Ucap Mia protes tidak menerima keputusan Angga .


" Loh..loh kamu siapa yang bisa-bisanya ngatur Rudi, inget ya dia bukan suamimu ,kebetulan saja wajahnya sama dan ia lagi lupa ingatan ". Ucap Khanza .


" Tapi aku yakinnya dia suamiku ". Ucap Mia tegas .


" Tapi dia ini bukan..". Ucapan Khanza terpotong karena Angga menyelanya .


" Sudah ... sudah kalian ini kenapa sih kalau ketemu berantem terus, dengar ya baik-baik aku cuma orang yang ingin tahu siapa aku sebenarnya dan aku masih belum tahu hal itu, kalau memang aku ini keluarga diantara kalian ,oke aku terima, tapi ini belum jelaskan, siapa aku ? apa aku ini Rudi atau Angga , yang jelas aku gak akan memilih diantara kalian sebelum aku mengingat siapa aku ". Ucapnya yang menarik tangan Khanza .


" Sudah ya Mia aku malas debat sekarang aku pergi dengan dia ,kamu pulang saja , nanti juga pasti aku pulang ". Ucap Angga .


" Tapi mas ". Ucapnya Mia .


Namun Angga langsung menaiki mobil Khanza , khanza yang merasa senang karena menang dari Mia sekarang hanya menjulurkan lidahnya kearah Mia tanda mengejek .


" Dihh.. aneh , awas lo ya cewe pelakor , lo belum tahu aja siapa gua ". gerutu Mia sambil membuka pintu mobilnya dengan kasar karena kesal , Angga lebih memilih khanza dibandingkan dirinya .

__ADS_1


" Dasar suami nyebelin..gak hilang ingatan ,hilang ingatan juga sukanya itu nyakitin istri ya ". Gerutu Mia didalam mobil yang sedang mengendari mobil itu menuju pulang .


. . . . .


__ADS_2