
Rama berjalan menyusuri jalanan kota Bandung ,
" Apa yang harus aku pilih ya tuhan ?". Gumamnya kebingungan .
" Hah... ". Keluhnya .
Rama melihat keramaian ditaman kota , ia melihat-lihat sedang diadakannya kegiatan
syuting , yang ternyata bintang artis nya itu orang yang menyukai dirinya siapa lagi kalau bukan Dania .
" Dania , dia disini ". Ucapnya tersenyum .
Rama melangkahkan kakinya menuju air pancuran yang ada ditaman ia duduk dikursi yang tersedia disana .
ia termenung disana , sedangkan dirumah besar keluarga Pratama , Angga dan Mia kini tengah mengobrol soal Rama diruang tamu keluarga .
" Apa kita gak berlebihan sama Rama ". Ucapnya Angga pada Mia .
" Berlebihan apa sih mas ,kita itu sudah benar tahu menjauhkan dia dari Diva , lagian aku memang gak suka kalau anak kita dekat-dekat anak pelakor itu ". Ujarnya .
" Astagfirullah... ternyata sudah sekian lamanya waktu berjalan, Mia masih belum bisa memaafkan Reva , aku sih gak masalah kalau anakku Rama dekat-dekat dengan Diva , asal ya jangan dekat-dekat dengan si brengsek Adam saja ". Batinnya .
" Kamu kenapa kok bahasa-bahasa soal ini lagi hah, atau jangan-jangan kamu ?". Ucapnya sambil menunjuk kearah suaminya dengan tatapan curiga .
" Apa ? curiga ? curiga apa lagi sih kamu , belum cukup apa selama ini aku nuruti semua apa yang kamu mau , apa belum cukup selama ini aku mengikuti semua cara kamu , agar kamu bisa melupakan kejadian di masalalu , aku membahas hal ini aku hanya bertanya Mia pada kamu , itu saja gak lebih ". Ucap Angga yang sedikit kesal sama istrinya itu karena sedikit-sedikit curigaan mulu tiap hari nya .
" Wajar mas kalau aku curiga , aku ini seorang istri yang pernah sakit hati menghadapi ujian hidup berumah tangga yang selalu saja ada masalah nya apalagi masalah itu selalu saja datang dari masalah yang sama , wajarlah kalau aku bersikap posesif gini sekarang sama kamu , karena aku was-was kalau-kalau kamu macam-macam lagi dibelakang ku ". Ucapnya dengan nada tak mau kalah dari suaminya .
" Iya... iya tahu , sudahlah jangan bahas ini lagi aku gak ingin ada keributan disini , ditambah lagi sekarang mama lagi sakit kan , besok pagi giliran kita menjaganya ,menggantikan kak Rey yang menjaganya sekarang ". Ucap Angga yang langsung pergi meninggalkan Mia diruangan tamu menuju kamar tidurnya yang dulu pernah ia pakai saat ia masih remaja .
" Selalu saja begitu, kalau setiap berdebat pasti dia pergi begitu saja, mas Angga dasar dari dulu sikap menyebalkan nya gak ilang-ilang sudah tua juga ". Gerutu nya .
" Oh ya daripada harus menyusulnya kekamar mending aku ke dapur , bikin teh herbal buat nenangin pikiran aku ini ". Ujarnya tersenyum lalu ia pun pergi ke dapur .
. . . . . . .
" Nih... ". Ucap Aldo menyerahkan uang belanjaan buat istri nya .
" Iya mas, makasih ya , akan aku pergunakan dengan sebaik mungkin ". Ucap Reva membalas sambil tersenyum .
" Iya , aku tahu kok kamu paling jago soal mengurus keuangan , jadi aku percaya sama kamu ". Ucapnya tersenyum .
" Iya mas ". Ucapnya tersenyum .
__ADS_1
Terlihat Diva membawa segelas air susu hangat ditangan dari dapur .
" Oh ya mah pah , besok ada undangan pernikahan temanku aku boleh ya datang kesana ". Ucapnya .
" Iya boleh, tapi sama siapa ? gak sendirian kan ?". Tanya Aldo .
" Ya enggaklah pah , besok aku kesana sama teman-teman ku mama dan papa pasti tahu lah siapa mereka ". Ucapnya tersenyum .
" Mmm.. pasti Amel sama Risda ya ". Ucap Reva menebak .
" 100... buat mama , iya mah pah sama mereka siapa lagi coba teman-teman ku yang paling baik selain mereka ". Ucapnya tersenyum .
" Iya... tapi nanti hati-hati ya , pulangnya juga jangan sampai terlalu larut malam loh ..ya ". Ucap Aldo menasehati .
" Siap komandan ". Ucapnya sambil memberi hormat .
" Hahaha...". yang dibalas dengan tawaan dari kedua orang tuanya .
" Ya Allah terima kasih engkau telah mempersatukan kembali keluarga ku , kini keluarga ku benar-benar lengkap ada papa dan mama ". Batinnya tersenyum melihat kedua orang tuanya bisa tertawa lepas begitu .
Diva benar-benar bersyukur sekali , karena kini ia berhasil menyatukan kedua orang tuanya , meski dulu sempat ada perdebatan diantara keduanya namun sekarang terlihat kompak sekali dan Diva senang melihat hal itu membuat hatinya adem .
" Meskipun sebagian hatiku terluka juga ,karena harus menjauh dari darinya demi keutuhan keluargaku , aku gapapa aku ikhlas asal kedua orang tua ku bahagia ". Batinnya .
. . . . . . .
" Diva ". Gumamnya .
Dania yang sudah selesai syutingnya ia tak sengaja melihat Rama ada dibangku taman , membuat dirinya ingin menghampiri Rama namun dicegah oleh manager nya .
" Ingat Dania , kamu harus menjaga image kamu didepan publik, jangan bikin scandal yang aneh-aneh dengan pria manapun atau karier kamu akan berakhir hari ini juga ". Ancam manager nya .
Sejujurnya Dania sudah muak dengan manager pilihan ayahnya itu, yang selalu mengekang dirinya apa-apa harus nurut dengannya .
" Ck... aku tahu kamu pasti bersengkongkol dengan ayahku , bikin aku muak saja ". Umpatnya .
" Karena itu demi kebaikan kamu Dania ". Ujar Manager nya .
" Ck... menyebalkan sekali ". Umpatnya lalu pergi dari sana menuju mobilnya untuk pulang .
. . . . . . .
keesokan harinya saat Reyza turun dari tangga rumahnya , seketika tamparan mendarat dipipinya .
__ADS_1
PLAKKK....
Membuat Reyza kaget tak terkira, apalagi yang menamparnya itu adalah ayahnya sendiri , ayah yang selalu ia bangga-banggakan .
" Papa... apa-apa ini kenapa papa menampar ku ? ". Tanyanya dengan nada kesal .
Sedangkan Isma yang melihat suaminya menampar anaknya sendiri merasa pilu tersendiri baginya .
" Kamu tanya kenapa ? hah... apa kamu tidak sadar hah apa kesalahan kamu ". Bentak Reyhan pada anaknya .
" Rama sudah menceritakan semuanya , apa yang terjadi pada kalian dan nenek ". Ucapnya dengan nada emosi .
" Oh , ck...pengadu ". Umpatnya .
" Reyza denger ya , kalau kamu masih nekat dengan apa yang kamu ucapkan pada nenek , papa gak akan segan-segan ... coret nama kamu dari daftar keluaran Pratama ". Ancamnya .
" Ck... silahkan pah... silahkan aku gapapa , lebih baik aku kehilangan semua nya daripada harus kehilangan cintaku untuk selamanya ". Ucapnya yang hendak pergi namun dicegah oleh Isma .
" Jangan nak, kamu jangan begitu, kamu jangan tinggalkan mama nak , mama butuh kamu , hanya kamu satu-satunya anak yang mama punya , mama mohon ya Za turuti apa perintah Papa mu ". Ucapnya berusaha menasehati anaknya .
" Lepas mah, aku gak bisa hidup begini terus dibayangin orang-orang yang memisahkan aku dengan wanita yang aku suka , kenapa sih akupun harus terlibat dengan permusuhan antara dua keluarga ini ,hah... yang punya masalah itu om Angga mah bukan keluarga kita kan , jadi kenapa ?". Ucapnya yang kesal dengan peraturan keluarga yang ada di keluarganya itu .
" Karena bagaimana pun om Angga itu adik papa , papa harus mendukung apapun itu yang menjadi kemauannya , kami sekeluarga Pratama sudah sepakat dari sejak kejadian dimasalalu yang menimpa keluarga kita , untuk menjauhi keluarga Brawijaya agar keluarga kami bisa hidup tanpa ada gangguan lagi ". Ujar Reyhan .
" Tapi aku ini anak papa , seharusnya papa lebih mentingin perasaan anaknya dibandingkan yang lain ". Ucapnya yang masih belum bisa menerima keputusan papahnya yang lebih membela peraturan keluarga .
" Peraturan tetaplah peraturan Reyza , kamu sebagai keturunan Pratama seharusnya sadar akan resiko yang kamu dapat bila melanggar aturan keluarga kita , papa harap kamu bisa tahan perasaan kamu itu, karena papa sejujurnya sudah memilihkan calon istri untukmu Reyza ". Ujarnya membuat Reyza kaget mendengar kata ' Calon istri ' .
" Apa...!!! istri ". Ucapnya yang kaget .
" Iya , dia dari keluarga terpandang dikota ini, dan ia tak jauh kalah cantik dari putrinya si Aldo itu, namanya Dania ". Ucapnya .
Reyza yang mendengar kata Dania disebut menjadi benar-benar terkejut sekali .
" Apa !!!...". Ucapnya yang benar-benar sulit ia percaya kalau papahnya itu menjodohkan dengan gadis yang bernama Dania .
' Dania... Dania... Dania...'.
Nama itu terngiang-ngiang dibenaknya .
" Gak mungkin, gak mungkin kan Dania si cewek brengsek itu ". Batinnya .
. . . . . .
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote, dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎