
" Diva ". Ucap Rama yang masih memikirkan kata-kata dari Diva yang menolaknya secara langsung .
" Kenapa sih Va... percintaan kita rumit kaya gini, hanya karena masalah diantara orang tua kita berdua , apa aku harus menyerah lagi akan perasaanku ini yang belum aku utarakan padamu , akankah aku harus menyerah lagi untuk yang kesekian kalinya , aku gak mau Diva ...gak mau ... perasaanku padamu tetap sama seperti dulu dan sampai sampai pun akan tetap sama Diva ...". Ucapnya yang kesal karena Diva menolaknya secara langsung .
Padahal ia tahu Diva juga menyukainya , tapi tahu apa alasannya Diva berbohong padanya yaitu hanya karena tak ingin lagi keluarganya berseteru dengan keluarganya .
" Kenapa sih setelah semuanya terungkap , perasaan kita masing-masing yang ternyata mempunyai perasaan yang sama , kenapa kita gak bisa bersatu Diva ". Ucapnya sambil melihat foto Diva dan dirinya saat-saat bersama dulu .
" Kenapa !!!...". Ucapnya menitipkan air matanya .
" Arghh...". Teriak nya sambil mengacak-acak rambutnya .
Sedangkan Reyza kini tengah memikirkan cara untuk membuat Rama melupakan Diva , demi ambisinya mendapatkan Diva wanita yang sangat ia sukai dan cintai dari dulu .
" Ck... apapun caranya Diva hanya akan menjadi milikku, meskipun harus menentang aturan keluarga , Diva hanya akan menjadi milikku ... milikku ... bagaimana pun , yang punya masalah itu keluarga dari Rama bukan bagian keluargaku , meskipun kami anggota keluarga dengan nama klan yang sama , tapi keluarga tak akan menghalangi usahaku meski keluarga besar Pratama melarang ku ". Ujarnya sambil meminum minuman keras yang ada ditangannya .
****
" Perasaan terhadapnya memang akan selalu ada , namun tidaklah mungkin aku bisa menaklukkan hatinya untuk ku karena dihatinya hanya akan ada dia ". Ucap Diva sambil tersenyum .
" Loh... kok begitu non... memangnya laki-laki yang non suka itu sudah punya pacar ya ". Tanya pembantu yang ada dirumah nya sambil membereskan meja depan Televisi yang berantakan akibat Dania yang makan minum sembarangan membuangnya .
" Punya pacar sih enggak ya , tapi dia itu memang dari dulu susah sekali untuk aku taklukan , aku menyerah sajalah bi .. dari pada makan ati mulu tiap kali aku mengejarnya... yang gak dapat apa-apa ... ya dapat sih...dapat penolakan terus maksudnya ". Ujar Dania sambil melemparkan kulit kacang sembarangan yang ia makan kacangnya tadi .
" Oh gitu ya non... ah masa sih non yang secantik ini artis pula kaya juga, ia gak mau non... aneh tuh laki-laki yang non suka ". Ucap pembantu yang dikenal dengan nama Darmi .
" Ya emang aneh , aku juga mikirnya gitu, aku kurang apa coba ... ". Ucapnya .
__ADS_1
"... Mmmm... ya sudah ya non kalau gitu bibi balik ke dapur , masih berantakan disana , non kalau perlu sesuatu lagi panggil saja ya ". Ucap bi Darmi .
" Iya bi ". Ucapnya .
" Ahh... harus sampai kapan aku kaya gini, Ram... mengharapkan mu terus, berpaling darimu susah sekali rasanya , karena memang hanya kamu yang aku inginkan ... ". Ucapnya .
" Apa aku terima saja ajakan Reyza waktu itu, tapi aku juga ingin mendapatkan nya dengan caraku sendiri tanpa melibatkan orang lain ". Ucapnya lagi sambil merenung didalam kamarnya .
Reva datang ke kamarnya Diva , dan terlihat disana Diva tengah melamun ,dan itu membuat Reva bertanya-tanya .
" Sayang kok melamun kenapa ". Ucap Reva mendekati Diva yang duduk di kasurnya .
" Mama hiks..hiks ...". Ucap Reva langsung memeluk ibunya itu sambil menangis .
" Sayang , kenapa kok tiba-tiba sedih gini ". Ucapnya khawatir dan bertanya-tanya karena heran melihat anaknya tiba-tiba menangis .
Reva semakin bingung dengan ucapan dari anaknya itu .
" Maksud kamu apa sayang, mamah tidak mengerti apa yang kamu bicarakan ". Tanyanya sambil melepaskan pelukan anaknya itu lalu memegang pundak anaknya .
" Jujur mah , aku suka sama Rama ". Ucapnya .
" Apa !!!...". Ucap Reva kaget mendengarnya sambil melepaskan pegangan tangannya itu pada Diva .
" Maaf mah, tapi jujur saja Diva tidak bisa menghilangkan perasaan ini untuknya , karena dari dulu hingga sekarang pun aku masih belum bisa melupakannya mah ,maaf ". Ucapnya merasa takut kalau-kalau ibunya itu marah padanya karena telah mengungkapkan perasaan nya itu .
Reva langsung memeluk Diva lagi ,membuat Diva kaget , ia berpikir tadi bahwa ibunya itu akan marah padanya kalau tahu dirinya menyukai anak musuhnya , anak dari yang sudah membuatnya masuk penjara .
__ADS_1
" Mah... mama tidak marah padaku ?". Tanya Diva .
" Tidak ". Jawab Reva yang langsung melepaskan pelukannya .
" Maafkan mama sayang, mama yang membuat kamu harus menjauh dari temanmu Rama apalagi sekarang Rama adalah orang yang kamu suka , maafkan mama sayang ". Ucapnya merasa bersalah telah memisahkan antara anaknya dan cintanya .
" Enggak ini bukan salah mama ,mungkin ini sudah takdirnya mah aku dengannya tidak ditakdirkan bersama ". Ucap Diva memeluk ibunya itu .
" Jika saja dulu mama tidak egois , mungkin hal seperti ini tidak akan pernah terjadi ...hiks...hiks...". Ucapnya menangis karena ia benar-benar menyesal sudah melakukan kesalahan dimasa lalu .
" Mah... sudahlah mama jangan pernah menyalahkan diri mama sendiri, aku tahu alasan mama melakukan hal itu ,jadi kumohon mama jangan pernah menyalahkan diri sendiri ". Ucap Diva tersenyum mengerti apa yang dilakukan ibunya di masalalu hanya karena iri melihat keluarga harmonis karena saat ia menjalin hubungan suami-isteri dengan suaminya ia tidak mendapatkan perhatian apapun dari suaminya malah yang ia dapat hanya kekecewaan dan rasa sakit hati setiap harinya .
" Mama melakukan hal itu hanya karena iri sayang pada mamanya Rama , mama iri mendapatkan perhatian kasih sayang dari suaminya , apalagi ditambah papanya Rama itu adalah mantan kekasih mama di masalalu , meski dulu papanya Rama membuat mama sakit hati namun pada akhirnya disaat kita dipertemukan kembali, mama tidak menyangka kalau ia sudah menikah dengan teman mama sendiri , dan itu membuat mama sedikit merasa marah , mama kecewa pada mamanya Rama karena telah mendapatkan yang seharusnya menjadi milik mama , namun mama pikir mungkin sudah jalan begitu, mama tidak ditakdirkan bersama papanya Rama ". Ujarnya menceritakan semua yang ia rasakan pada anaknya karena ia tak ingin lagi ada yang ia tutup-tutupi pada anaknya itu .
" Dan diwaktu mama dalam masalah entah mengapa papanya Rama itu selalu saja ada untuk membantu mama, apalagi ketika papa kamu menyakiti mama dia yang membela mama , jujur waktu itu entah mengapa juga perasaan mama mulai ada lagi untuk papanya Rama dan membuat mama melakukan tindakan egois, dan akhirnya mengakibatkan akibat yang sangat fatal seperti yang terjadi sekarang pada kita ". Ujarnya sedih karena ia merasa ia telah menjadi orang tua yang egois untuk Diva.
" Hmm... Diva tahu kok apa yang mama rasakan tapi Diva mohon mah jangan menyalahkan diri mama, karena gak sepenuhnya salah mama, emang dasarnya mungkin jalan harus kaya gini mah, apapun yang terjadi aku akan tetap memilih ada di pihak , karena cuma mama yang aku sayang , keluarga adalah hal yang utama bagiku dari apapun ". Ucapnya memeluk ibunya dengan erat sekali karena ia benar-benar menyayangi ibunya .
Rama yang kini yang masih memikirkan Diva sungguh-sungguh berpikir akan memperjuangkan cintanya kali ini , ia tidak akan memperdulikan apapun lagi, karena ia benar-benar tidak bisa mundur lagi untuk mendapatkan cintanya Diva .
Rama bisa merasakan kalau Diva juga mencintai nya meski Diva berbohong padanya .
" Va , kali ini aku tidak akan menyerah padamu, meski orang tuaku melarangnya aku akan tetap memperjuangkan cinta ku untukmu, walaupun alam semesta pun juga tidak mengijinkan kita bersama ". Ucapnya .
. . . . . .
Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😆
__ADS_1