Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
82. Khanza Masuk Rumah Sakit


__ADS_3

Khanza dibawa kerumah sakit kini dirinya tengah ditangani diruang UGD , lalu Angga menunggunya diluar ruangan itu sambil menunggu kedatangan keluarga dari Khanza .


Angga mondar-mandir kesana-kesini menunggu Dokter yang sedang menangani Khanza .


Entah mengapa perasaan Angga menjadi gelisah sekali melihat kondisi Khanza, yang begitu lemah itu apalagi tadi Angga melihat Khanza yang berusaha bunuh diri .


" Ya Allah kenapa denganku ini, kenapa diriku gelisah sekali, cemas sama kondisi Khanza padahal ia bukan siapa-siapa hamba lagi, dia bukan istriku lagi ". Ucapnya sambil menyandarkan tubuhnya kedinding bernuansa putih itu .


Lalu tak lama kemudian keluarga dari Khanza dan keluarga Adam datang kerumah sakit itu .


Julian yang baru saja tiba didepan ruangan itu yang melihat ada Angga disana langsung menghampiri Angga dengan langsung mencengkram baju milik Angga dan dengan tatapan tajam padanya .


" Kau apakan anakku hah.. kenapa dia sampai masuk rumah sakit hah, kamu apakan dia ? hah..". Bentak Julian yang kelihatan marah pada Angga .


Mita yang ada disana mencoba melerai pertengkaran itu ,


" Pak , jangan seperti ini lepaskan dia, kita dengarkan saja dulu ceritanya dari dia apa yang terjadi pada Khanza ". Ucap Mita menenangkan Julian .


Julian yang mendengar ucapan dari Mita pun langsung menurut, dan langsung melepaskan cengkramanya pada Angga .


" Hah ". Angga yang menghela nafasnya sambil membenarkan jasnya yang sedikit berantakan .


" Coba kamu ceritakan apa yang terjadi pada Khanza ". Ucap Mita .


" Dia mencoba bunuh diri ". Ucap Angga dengan nada tegasnya .


" Apa..!!! ". Ucap Mita yang langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya yang seakan-akan tak percaya apa yang dikatakan Angga .


" Apa !!! ". Ucap Julian .


" Bunuh diri kenapa hah .. kenapa dia melakukan hal itu ". Bentak Julian yang menarik kembali kerah baju milik Angga .


" Saya juga gak tahu , tapi yang saya tahu dia mencoba bunuh diri ia hendak loncat dari atas jembatan , dan kebetulan saya melewati jalanan itu , dan soal dia hendak bunuh diri saya tidak tahu menau , bapak tanyakan sendiri padanya nanti kalau dia sudah sadar, saya permisi masih banyak hal yang harus saya urus ". Ucapnya yang lalu langsung membenarkan bajunya kembali yang berantakan lalu pergi meninggalkan mereka yang ada disana .


" Ck.. sial bener sih gua hari ini, kenapa gua harus berurusan lagi dengannya sih ". Ucapnya Angga yang membanting setir mobilnya .


" Sumpah ya gua gak ngerti apa yang gua rasakan tadi kenapa gua merasa kasihan sama dia sih , padahalkan dia sudah jahat banget sama gua ,seharusnya gua buru-buru tinggalkan saja tadi dia gak perlu harus menunggu keluarganya datang , hah..sial..sial..sial.. ". Ucap Angga membenturkan kepalanya disetir mobil .


Setelah Angga selesai mengerutuki dirinya kini dirinya melajukan mobilnya itu .

__ADS_1


Di Kalposek dimana tempat Adam dipenjara sekarang kini dirinya hanya termenung , merenungi pikirannya .


" Ck...sial kenapa sih hidup gua gini amat, kenapa gua harus dipenjara kaya gini, kenapa gua harus kembali ketempat ini sih ". Batinnya menggerutu .


" Lihat saja nanti Angga , akan kubalas kau , lo akan merasakan apa yang gua rasakan saat ini bahkan lebih dari ini ". Batinnya tersenyum licik .


Angga kini memakirkan mobilnya diarea parkir gedung Galeri lukisan miliknya .


" Selamat datang pak , mari saya tunjukan ruangan anda ". Ucap Erwin dengan penuh hormat pada Angga .


" Oh iya ". jawab Angga sambil tersenyum .


" iya mari pak ". ucap Erwin .


Kini Angga mengikuti langkah kaki Erwin yang sekarang memasuki ruangan miliknya .


Ruangan pemilik sah Galeri ini .


" Mmm.. akhirnya saya bisa kembali kesini lagi win, kembali pada kehidupanku yang sebenarnya ". Ujarnya sambil duduk dikursi kerjanya .


" Iya, saya juga senang sekali akhirnya pak Angga bisa kembali lagi ke tengah-tengah kami semua , saya benar-benar sempat gak percaya kalau anda ini pak Angga bukan pak Rudi ". Ucap Erwin .


" Semoga pak Angga kali ini gak akan ada yang ganggu lagi kehidupannya, ya semoga saja ". Ucap Erwin .


" Iya amin.. ". Ucap Angga .


. . . . . .


Angga kini sedang melukis lukisan dirinya ,istrinya dan juga anaknya .


" Wow.. lukisannya bagus banget, emang lo paling bakat ya soal ini ". Ucap seorang pria yang baru saja datang masuk keruangan itu .


Angga langsung melihat sumber suara itu dan yang paling buat Angga terkejut itu orang itu adalah teman Angga teman yang paling baik baginya .


" Ravi ". Ucap Angga .


" Haha..iya ini gua ". Ucap Ravi sambil tersenyum .


" Kapan lo balik dari jakarta ? kok lo gak bilang-bilang mau kesini ?". Ucap Angga langsung berdiri dan meletakan kuas nya itu dimeja samping lukisannya .

__ADS_1


Ravi memang selama ini gak ada kabar-kabar karena dirinya tengah berada di Jakarta karena pekerjaannya yang ada disana .


" Baru kemarin gua pulang, oh ya gimana sekarang kabar lo ? lo sudah selesaiin kan masalah lo sama istri kedua lo itu ". Tanyanya .


" Alhamdulilah Vi, sekarang gua sudah cerai sama dia ,karena sudah terbukti kalau anak yang ia kandung bukan anak gua tapi anak Adam ". Ucapnya membuat Ravi yang mendengarnya kaget .


" Apa ..!!! ,..jadi dia hamil karena Adam ". Ucap Ravi yang kaget mendengar perkataan Angga .


" Ya gitulah , dan akhirnya gua bisa bebas dari dia , gua udah bisa kumpul lagi sama keluarga gua Vi ". Ucap Angga tersenyum .


" Parah juga tuh si Adam kok bisa-bisanya ngehamilin si Khanza , karena setahu gua ya kan si Adam itu sukanya itu sama istri lo Ga , kok bisa sih dia melakukan hal itu ". Ucap Ravi yang kebingungan .


" Tahu lah Vi gua juga bingung , hah..tapi sudahlah gak usah mikirin hal itu , mending kita makan siang yuk..gua telaktir dah kan lo suka yang gratisan ". Ucap Angga dengan tampang mengejek kearah Ravi .


" Ck..kampret lo, itu kan dulu saat gua blangsak Ga, ya sekarang mah beda dong gua sudah kerja lagi dan cukup lah buat makan-makan mah ". Ucap Ravi dengan sombongnya .


" Oh..jadi bos ya sekarang ". Ucap Angga tersenyum .


" Iya dong, tapi ya kalau lo niatan buat nelaktir gua mah ayo aja gua mah ". Ucap Ravi sambil tersenyum .


" Ck.. dasar lo , ya sudahlah ayo , gua juga sudah laper ". Ucap Angga .


" Lahh..tumben biasanya jam makan siang gini selalu ada yang anterin lo makan siang ". Ucap Ravi .


Angga mengerti arah pembicaraan Ravi .


" Kagak, istri gua lagi sibuk ditoko bajunya ,kan lo tahu sendiri sekarang ia punya toko baju so pasti ia sibuk lah sekarang disana ". Ujarnya .


" Siapa bilang aku gak sibuk kok ". Ucap Mia yang tiba-tiba datang keruangan itu .


Membuat Angga dan Ravi terkejut karena kedatangan Mia yang tanpa memberi kabar terlebih dahulu untuk datang keGalerinya itu .


Angga begitu terpana saat melihat Mia dengan penampilan yang berbeda dari biasanya dan hanya ada satu kata yang diucapkan Angga pada Mia .


" Cantik ". Ucap Angga sambil melihat kearah Mia .


. . . . . . . .


Jangan lupa like,vote dan komenannya juga ya guys ...😘😉

__ADS_1


__ADS_2