
Setelah mendengar berita kalau Mia sudah melahirkan dari Jaka supir pribadinya Mia, Nisa sekeluarga langsung pergi ke rumah sakit tak lupa ia juga mengajak nek salimah untuk ikut, nek salimah senang sekali saat mendengar berita kalau cucunya sudah melahirkan dengan selamat .
" Pak dimana Mia? ". Tanya Nisa ke Jaka .
" Didalam nyonya ". jawabnya .
Nisa langsung masuk bersama dengan yang lainnya .
" Assalamualaikum ". Salam Nisa membuat Mia melihat ke arah Nisa .
" Waalaikumsalam mah ". Jawab salam Mia sambil menggendong anaknya tersenyum .
" Mmm.. mama tadi deg-degan loh dapat kabar kalau kamu melahirkan ..padahal baru saja mama tinggal pergi eh kamu sudah kontraksi mau melahirkan ,kalau tahu gitu mama gak pergi tadi ". Ucap Nisa yang menghampiri anak menantunya itu .
" Iya maaf ya mah sudah buat mama khawatirin aku ". sahut Mia merasa bersalah .
" Gapapa kok nak, yang penting bagi mama kamu dan cucu mama ini selamat ". Ucap Nisa tersenyum sambil menggendong cucunya itu .
" Iya Mia benar apa kata mertua mu asal kamu dan anak kamu selamat saja kami semua sudah merasa lega , Oh ya selamat ya Cu kamu sekarang sudah menjadi seorang ibu kamu harus jaga dan mengurusnya dengan baik ya ". Ucap Nek salimah yang tersenyum senang karena melihat sepertinya Mia senang sekali atas kelahiran anaknya .
" Selamat ya Mia , atas kelahiran anaknya kami jadi punya keponakkan yang ganteng nih buat teman Reyza .. hee ". Ucap Isma tersenyum .
" Iya nih, bayinya lucu ya , mirip papa nya ". Ucap Reyhan .
" Makasih ya mas dan mbak sudah datang kesini melihat aku dan anakku ". sahut Mia tersenyum .
" Iya, sama-sama Mia ". ucap Isma dan Reyhan berbarengan . Reyza tidak ikut dikarenakan harus sekolah .
" Uhh.. dia gak mau bangun-bangun ya lelap sekali tidurnya .. makin gemes deh lihatnya ..lihat deh bu cucu kita ganteng sekali ya ". Ucap Nisa yang sedang duduk bersama Nek salimah disofa rumah sakit yang berada diruangan VIP itu .
" Iya , nak Nisa dia lucu , ibu boleh ya menggendongnya ". Ucap nek salimah .
" Boleh dong ,dia juga kan cucu ibu ". Ucap Nisa memberikan anaknya Mia ke gendong nek salimah .
__ADS_1
" Iya ". sahut nek salimah tersenyum .
Reyno tidak bisa ikut ke rumah sakit karena ia mendadak mendapat kabar harus pergi keluar kota untuk urusan bisnisnya dan Mia memaklumi itu .
Nisa sengaja memilih kamar VIP untuk Mia , supaya Mia merasa nyaman begitu pun dengan cucunya .
Mia yang melihat pemandangan yang ada dihadapannya hanya tersenyum senang, karena kelahiran anaknya disambut dengan penuh kebahagiaan oleh keluarganya , apalagi pas ia melahirkan ia ditemani suaminya .
Mia baru sadar kalau suaminya sudah keluar kamar begitu lama, ia mencari-cari suaminya .
" Oh ya mah, mas Angga kemana ya kok belum kembali juga kesini ? ".tanyanya Mia membuat semua orang yang ada disana bingung .
" Apa maksud kamu sayang, Angga sudah kembali , kapan ? kamu ketemu dia , dimana dia sekarang ". Nisa malah bertanya balik ke Mia dan langsung menghampiri Mia .
" Iya mah, tadi mas Angga ada disini nemenin aku lahiran malah , tadi ia izin keluar dulu sama aku, tapi kok sampai sekarang ia belum juga kembali ". Ucap Mia yang mulai panik karena cemas suaminya itu belum juga kembali .
" Waktu kami kesini juga ,kami sama sekali gak melihat Angga Mia , apa kamu hanya berhalusinasi karena begitu rindukannya ". Ucap Reyhan .
" Enggak mas ,beneran tadi mas Angga ada disini kalau mas dan mama gak percaya tanya saja pak Jaka dan dokter yang tadi membantu aku melahirkan mah, mas ". Ucap Mia serius .
Dan Reyhan langsung menghampiri pak jaka yang ada diparkiran rumah sakit itu . karena pak Jaka sedang menunggunya disana .
" Pak jaka ". panggil Reyhan membuat jaka langsung bangkit dari duduknya di bangku rumah sakit sambil meminum kopi .
" Eh, tuan ada apa ya ? apa perlu sesuatu tuan ?". tanyanya .
" Iya , gini pak apa benar tadi adik saya kesini menemui Mia ?". tanyanya serius .
" Adik tuan, siapa ya tuan soalnya saya kan baru kerja di rumah non Mia jadi saya belum pernah mengenalnya ". Ucapnya .
" ini pak, ini wajah adik saya namanya Angga dia suami dari Mia ". Ucapnya sambil memperlihatkan poto Angga yang ada diponselnya.
" Iya ..tuan tadi dia kesini malahan ia sempat menemani non Mia melahirkan habis itu ia pamit sama saya untuk pergi ". Jawabnya jaka .
__ADS_1
" Apa !!!.. jadi benar yang dikatakan Mia Angga kesini ,itu artinya dia masih hidup , oh ya pak kemana ia bilang perginya ". Ucap Reyhan yang bahagia karena mendapat kabar baik ini .
" Maaf tuan dia gak menyebutkan kemana ia pergi ". sahut jaka .
" Aduh..pak seharusnya bapak tanya dia pergi kemana ". Ucap Reyhan yang sedikit kesal .
" Maaf tuan ". Sahutnya sambil menundukan kepalanya dihadapan Reyhan .
" Ya sudah saya kembali kedalam, oh ya kalau dia datang tolong beri tahu saya segera ya ". Ucap Reyhan .
" Baik tuan ". sahut jaka .
Reyhan sekarang kembali kedalam rumah sakit itu tepatnya ke kamar rawat Mia .
" Gimana mas Reyhan, ada mas Angganya ?". Tanya Mia .
" Dia sudah pergi, tapi gak tahu kemana ,itu yang dibilang pak Jaka ". Ucapnya Reyhan .
" Enggak mas, dia gak boleh pergi lagi, ia harus kesini ,aku harus pergi mencarinya lagi ". Ucap Mia panik bangun dari ranjang rumah sakit sambil menangis .
" Eh .. Mia jangan sayang kamu baru saja melahirkan ,kamu gak boleh pergi kemana-mana sayang ".ucapnya Nisa yang langsung mencegah Mia yang mau turun dari ranjang rumah sakit .
" Tapi mah aku harus mengejarnya, dia gak boleh pergi lagi mah , aku harus pergi mencarinya ..hiks..hiks mas ". Ucap Mia menangis dipelukan Nisa .
" Iya ..iya nanti kita cari dia, ya tapi kamu harus tenang dulu, kamu gak kasihan sama anak kamu kalau kamu seperti ini ,biar mama dan Reyhan yang mencarinya nanti ya ,kamu tenang saya ya nak ". Ucap Nisa menenangkan Mia sambil mencium puncak rambut Mia yang sedih melihat menantunya menangis begitu karena terlalu memikirkan Angga anaknya .
Bahkan Nisa jauh lebih sedih karena belum bisa menemukan anak yang paling ia sayangi .
" Iya Cu kamu jangan sedih begini ,kasihan sama anak kamu nanti Mia ". Ucap nek salimah menasehati Mia dan kasihan melihat cucunya jadi seperti ini .
" Iya mah, nek sini aku mau gendong anakku ". Ucap Mia yang masih sedih sambil menyeka air matanya .
" Iya ini pelan-pelan ya ". Ucap nek salimah tersenyum sambil menyerahkan anaknya Mia le tangan Mia .
__ADS_1
" Kumohon mas kamu kembali ya demi anak kita mas ". Batin Mia sambil membelai-belai wajah anaknya yang baru ia lahirkan .