Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
141. Rencana Perjodohan Keluarga Pratama


__ADS_3

Dania dan ayahnya kini tengah berada diruang tamu,


" Apa, apa maksud ayah, ayah akan menjodohkan aku dengan si Reyza , Reyza dari keluarga Pratama itu, gak ayah... aku gak mau bertunangan dengannya apalagi kalau sampai menikah , gak ayah enggak ". Ucapnya menolak perjodohan itu secara keras .


" Bukannya ini yang kamu inginkan , kamu bisa menikah dengan pria dari keluarga Pratama ". Ucap Raja sambil menyeruput secangkir kopi diatas meja tamu yang ada dihadapannya .


" Iya , iya aku memang menginginkan hal itu, tapi bukan dia orangnya ayah, aku gak suka sama Reyza yang aku suka hanya Rama ayah hanya Rama ". Ucapnya menjelaskan .


" Tapi bukankah lebih baik kau menikah dengan Reyza cucu laki-laki tertua di keluarga itu, dengan begitu jika kau menjadi istrinya hidupmu pasti akan terjamin karena ayah sudah memastikannya dia akan jauh lebih banyak dapat warisan daripada si Rama , Rama itu ". Ucap Raja yang hanya mementingkan kekuasaan dan harta .


" Hanya harta dan tahta saja yang ayah pikirkan , gak ayah sekali enggak ya enggak , aku gak mau dijodohkan dengannya , lagipula aku yakin dia pun sama menolak keras perjodohan ini ". Ucap Dania yang meninggalkan Raja untuk pergi kekamar nya yang ada lantai atas .


" Tapi kan Dania , Dania ". Teriak Raja .


" Ck... anak itu selalu saja bersikap begitu ". Ucapnya yang kesal .


" Aku terlalu memanjakan nya selama ini, ya mau gimana lagi , karena itu aku sangat menyayangi nya karena hanya dia yang aku miliki sekarang , setelah kepergian ibunya hidupku menjadi sepi namun dia memberi semangat hidup ku , untuk menjalankan hidup didunia fana ini ". Ucapnya lalu ia pun pergi keruang kerjanya .


Dania didalam kamarnya hanya bergerutu karena perihal perjodohan diantara dia dan Reyza .


" Ck... mana mungkin aku mau bertunangan dengan laki-laki brengsek seperti Reyza , dia kan pria yang gak waras , dan selalu saja berniat membujukku untuk melakukan tindakan kriminal , jadi mana mungkin aku akan membiarkan dia menjadi pendampingku argh... tidak , itu tidak boleh terjadi bagaimanapun aku harus menggagalkan rencana pertunangan ini ,iya aku harus menggagalkan nya iya harus ". Ucapnya bertekad .


" Tapi aku harus ngapain ?". Ucapnya kebingungan harus dengan cara apa supaya acara pertunangan nya itu gagal .


Sedangkan Reyza kini tengah berada di apartemen yang ia beli pakai uang perusahaan,


" Argh... sial , kenapa juga perjodohan itu harus ada , dan ... dan kenapa harus dia orang nya ". Umpatnya Reyza yang kini sedang mondar-mandir didalam kamar apartemennya seperti setrikaan .

__ADS_1


" Masalah ini juga belum selesai kenapa harus juga masalah baru muncul sih, gua harus bisa menggagalkan rencana pertunangan ini, iya harus karena gua gak akan pernah mau bertunangan sama cewek brengsek kaya si Dania itu ". Umpatnya .


Rama masuk kedalam ruang rawat neneknya untuk menjaga neneknya karena orang tuanya harus pergi menemui neneknya dan ibu dari ibunya itu .


Rama menatap kearah neneknya yang terbaring lemah diranjang rumah sakit yang ditangannya terdapat selang infusan .


" Nek, maafkan Rama ya nek ". Ucapnya sambil memegang tangan neneknya yang satunya .


" Kalau nenek sampai tahu bila aku juga masih mengejar-ngejar Diva mungkin nenek akan lebih syok lebih dari sekarang , ya tuhan aku harus bagaimana , jujur ini adalah pilihan yang sulit untukku ". Ucapnya merasa bingung menghadapi diantara dua pilihan .


" Diva pun masih menolak ku , jujur aku gak mau kehilangannya lagi , aku gak mau menyesal untuk yang kedua kalinya lagi aku gak mau ". Batinnya .


Mia dan Angga pergi kerumah neneknya dimana tempat itu menjadi saksi penyatuan antara dirinya dengan Angga yang kini menjadi suaminya dan tempat itu juga tempat dimana Mia kembali bertemu ibunya .


" Jadi ibu mertua kamu sekarang ada dirumah sakit nak ?". Tanya ibunya sambil membawa secangkir kopi dan teh untuk anak-anak nya yang berkunjung ke rumahnya .


" Iya Bu, nek begitulah , dan ini semua karena beliau mendengar Reyza anaknya kak Reyhan masih berusaha mendekati Diva anaknya Aldo dan ...Reva ". Ucapnya sambil menatap kearah suaminya saat menyebut nama Reva , membuat Angga merasa canggung .


" Iya , kan benar kata nenek , justru ibu ini ya lebih khawatir kalau Rama pun melakukan hal yang sama seperti kakaknya itu, kan walau bagaimanapun Rama dulu pernah suka kan sama Diva ... Diva itu , dan mereka juga dulunya teman ". Timpal Sinta ibunya Mia .


" Itu juga yang Mia pikirkan sekarang Bu , nek , Mia takut kalau Rama juga nekat melakukan hal semacam kakak sepupunya itu ". Ujar Mia .


" Aku yakin anak kita gak seperti itu sayang, dia gak akan ceroboh melakukan yang merugikan dirinya sendiri ". Timpal Angga .


" Kita kan gak tahu apa yang ada dipikirannya itu, dia kan sifatnya gak jauh berbeda dengan kamu mas , yaitu keras kepala , susah sekali kalau disuruh itu eh malah milih yang lain ". Ucapnya Mia menyindir suaminya itu .


" Kok aku, itu kan masalalu kenapa dibahas lagi coba , aku yang sekarang sudah berubah gak kaya dulu-dulu lagi, aku juga dekat dengan ...". Ucapnya terpotong seketika karena Mia menutup mulut suaminya itu dengan kue yang ada disana yang tersedia diatas meja tamu yang dibuat neneknya .

__ADS_1


" Astagfirullah ... segitunya dia sama aku ". Batin Angga melihat kearah istrinya yang bersikap seenaknya padanya .


" Astagfirullah ... Mia suamimu itu lagi bicara loh kok malah diberi kue ". Ucap Sinta terkejut .


" Iya nih ... kamu tuh , gak baik loh ". Timpal Salimah .


" Biarin ah... daripada dia tadi menyebut nama si ****** itu ya lebih baik begitu , kuping aku selalu panas bila dia sebut-sebut nama ****** itu , jangankan membicarakannya menyebut namanya saja sudah bikin aku muak mendengarnya ". Ucapnya duduk menjauh dari suaminya membuat semua yang ada disana tersenyum . Dan malah mendekati ibunya .


" Cemburunya anak ibu tuh yah , aduhh... ". Ucap Sinta memeluk anaknya karena rindu sekali baru bisa memeluknya karena memang Mia jarang sekali pulang ke Indonesia dikarenakan sibuk oleh pekerjaannya maupun suaminya .


" Tau ... nih sudah tua juga , sudah punya anak bujang pula masih saja sikapnya kaya anak kecil ...". Timpal Angga .


" Biarin , lagian ya meski aku sekarang sudah punya anak bujang bukan berarti bikin aku tua-tua amat , masih seger gini kok , dia saja masih suka sama aku tuh ". Ucapnya berusaha membuat Angga merasa cemburu karena dia malah membahas Adam .


" Ck... ". Umpatnya .


" Aduh kalian ini sudah tua juga ya , masih saja kelakuannya kaya anak ABG aja ". Ucap Salimah tersenyum .


" Tahu nih nek , cucu nenek akhir-akhir ini selalu saja bersikap begitu , posesif , dan cemburunya itu gak ketulungan ". Ucap Angga tersenyum .


" Aku bersikap begitu itu, karena demi kebaikan kamu juga kali ". Ucapnya .


" Oh ya ". Ucap Angga .


" Ck... menyebalkan sekali sih anda sebagai suami ". Umpatnya .


Membuat semua yang ada disana tersenyum ...

__ADS_1


. . . . . .


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍😎


__ADS_2