Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
128. Masalah Sudah Selesai


__ADS_3

Reva kini tengah mendekati Angga yang terbaring pingsan diatas ranjang apartemen yang sudah disediakan oleh Adam .


" Angga...Angga kamu tuh ya memang gak bisa lepas dari aku, kamu itu sejak awal seharusnya menjadi milikku ...". Ucapnya tersenyum sambil meraba-raba wajah Angga .


" Tapi...kenapa Angga ...kenapa ". Ucapnya dengan nada beratnya sambil melotot kearah Angga yang tidur tekapar karena pingsan .


" KENAPA... kamu melakukan ini... kamu bukannya memperjuangkan aku tapi apa yang kamu lakukan hah ... kamu menikah dengannya ... menikah sama Mia ... Mia temanku sendiri ... Ck ya walaupun sekarang gak Sudi banget... gua menganggapnya teman... teman macam apa yang menikung temannya sendiri ". Ujarnya mencaci maki Mia .


" Mungkin saja kalau kamu dulu bertemu denganku duluan dibandingkan Mia , mungkin kita sudah bersama-sama lagi kaya dulu Angga ... kita saling mencintai... menyayangi ... mungkin justru sekarang kita sudah bahagia ...". Ucapnya tersenyum .


" Namun sayang , kamu malah memilih Mia sekarang , kenapa sih rasa suka kamu ke aku menghilang Ga... apa karena Mia punya segala-galanya yang gak aku punya ... kenapa kamu malah menganggap aku kini cuma adikmu Ga...kenapa ???... aku ingin lebih dari kata adik... aku ingin kaya dulu Ga... kaya dulu ". Ucapnya .


" Padahal dulu meski kamu sudah punya istri kamu selalu mengejar-ngejar aku Ga... tapi kenapa sekarang kamu malah berusaha ... menyatukan aku dengan si brengsek itu hah... kenapa ...". Bentaknya lalu diiringi senyuman kebencian .


" Kenapa !!!... kamu malah berusaha mendekatkan aku dengannya , dia itu jahat Angga .. jahat... setiap harinya dia hanya menyakitiku... menyiksaku... tapi kenapa .. kamu malah memihak padanya ... bukannya dulu kamu membencinya juga hah...!!!". Bentaknya .


" Ck... dasar brengsek... ". Ucapnya melihat kearah Angga .


" Kita lihat sekarang... apa kamu masih bisa mengganggap aku ini hanya sebagai seorang adik hah... ". Ucapnya membelai Angga .


Lalu membuka kancing bajunya Angga secara perlahan , matanya begitu terpesona setelah semua pakaian yang dikenakan Angga itu terbuka seutuhnya .


Ia menyentuh dada bidang milik Angga... lalu ia hendak menciumi dada bidang sixpack itu .


Namun sayang sekali seseorang tiba-tiba masuk kedalam kamar apartemen itu lalu menjenggut rambutnya dari belakang .


" Argh... sakit ". Bentaknya lalu melihat kearah siapa yang mencengkram nya itu .


Disana sudah terlihat jelas ternyata yang menjenggut rambutnya itu adalah Mia yang sedang menatapnya dengan tatapan membunuh .



" Jangan harap kau bisa menyentuh milikku ". Ucapnya sambil menekan .


Lalu ia menghempaskan cengkramannya pada rambut Reva sehingga Reva terhuyung jatuh kelantai ,


" Arghh...". Ringis kesakitan Reva karena terjatuh .


Mia mendekatinya dan berjongkok .


" Sudah kubilang berapa kali padamu hah... ". Ucapnya menekan sambil mencengkram lengan Reva sehingga Reva kesakitan .


" Jangan ganggu suamiku ". lanjutnya .


" Lepas... ". Ucap Reva sama-sama marah diperlakukan tidak mengenakkan oleh Mia .


" Kamu sudah lewat batas Reva, selama ini aku diam bukan berarti aku mengalah, aku hanya ingin tahu seberapa besar niat jahatmu itu, dan ini benar-benar sudah kelewatan !!!!..Jalang Brengsek". Ucapnya lalu menampar Reva .

__ADS_1


' PLAKKK...


Pipi kanannya Reva menjadi sasaran tamparan Mia membuat Reva hendak membalasnya namun Mia tidak tinggal diam, ia lalu menjenggut lagi rambut Mia ,Reva yang tidak mau kalah pun ia pun melakukan hal yang sama .


" Arghh... Cewe gak tahu diri ". Teriak Reva .


" Argh... Kamu yang gak tahu diri... berani-beraninya kamu mengusik rumah tangga orang hah... ". Bentaknya .


Orang yang ikut bersama Mia berusaha memisahkan mereka berdua namun ia pun terdorong oleh keduanya .


Karena wanita kalau sudah berkelahi akal sehatnya menjadi amarah yang membabi buta .


" Hentikan Nyonya Mia... jangan begini caranya , hentikan juga anda nyonya ... ". Ucapnya berusaha melerai mereka berdua .


Kini posisi mereka Mia tengah berada diatas Reva lalu Mia melakukan kekerasan terhadap nya karena sangking emosinya .


Ia menampar Reva secara bulak balik ...


" Argh... keparat ". Teriakan Reva , Reva pun langsung mendorong Mia dan melakukan hal yang sama pada Mia .


" Argh... Jalang brengsek ... enyah kau dari muka bumi ini ". Teriak Mia yang sama-sama tak mau kalah .


Pria yang ada disana benar-benar kewalahan saat memisahkan mereka berdua namun untungnya pihak polisi sudah datang karena Mia menyuruh polisi itu untuk datang kesana .


Reva dibawa polisi dan dibawah sana terlihat Adam yang ditangkap juga,


" Bawa mereka pak... saya menuntut mereka atas percobaan pelecehan seksual terhadap suami saya ". Ucap Mia .


" Baik Bu... kami akan mengatasi kasus ini , terima kasih atas kerja samanya , saya permisi ". Ucap komandan polisi .


Lalu mereka berdua dibawa kekantor polisi, untuk menanggung perbuatan mereka, disana terlihat juga Aldo yang baru saja datang , Reva sempat memohon-mohon pada Aldo untuk minta pertolongan agar polisi membebaskannya .


Namun Aldo malah menghiraukan nya , ia benar-benar kecewa sekali dengan sikap Reva yang benar-benar berubah dratis , Aldo sudah benar-benar tidak bisa melihat lagi sikap sisi baiknya mantan istrinya itu lagi .


" Maafkan saya Mia, saya benar-benar tidak tahu lagi harus berbuat apa untuk membuatnya jera , saya benar-benar kecewa padanya padahal saya sudah sangat berharap lagi dia akan berubah seperti dulu , namun sayang sekali itu tidaklah mungkin ". Ucap Aldo meminta maaf .


" Kamu tidak salah Aldo, sudahlah lupakan saja biarkan saja hukum yang membalas perbuatan mereka, yang terpenting sekarang aku bisa menyelamatkan suamiku, dari tangan jahat mereka ". Ujar Mia tersenyum .


" Iya ". Timpal Aldo melihat kearah Reva dan kakak laki-lakinya Adam yang dibawa polisi .


" Kalau begitu saya permisi nyonya ". Ucap pria yang datang bersama Mia tadi .


" Iya terima kasih Kevin, kamu sudah mau bekerja sama , sama saya ,saya benar-benar mengucapkan banyak-banyak terima kasih padamu, karena telah membantu saya selama ini untuk mengawasi suami saya ". Ujar Mia .


" Sama-sama nyonya , saya pun senang sekali bisa bekerja pada anda , sekali lagi saya permisi ". Ucapnya mengundurkan diri .


" Iya makasih ya ". Ucap Mia .

__ADS_1


" Sama-sama ". Timpalnya .


Lalu pria yang bernama Kevin pun pergi , Aldo pun sama-sama pamit dari sana karena ia pun harus bisa menjelaskan apa yang terjadi pada kakaknya dan Reva pada ibunya agar ibunya gak panik .


" Aku harap ini untuk terakhir kalinya mereka mengganggu hidupku , kehidupan rumah tangga ku ". Ucap Mia tersenyum lalu ia kembali kekamar apartemen itu, karena ia harus membawa suaminya pulang dari sana .


****


Sebelum kejadian terjadi ...


Mia yang tengah menangis tiba-tiba ia mendapat deringan ponsel dari ponselnya ,


dan itu dari Kevin orang mata-mata yang ia suruh untuk mengawasi suaminya itu ,


" Ahh... Kevin ". Ucapnya lalu berusaha tenang dan lalu ia menyeka air matanya .


Lalu mengangkat panggilan masuk dari Kevin .


" Ya Kevin ada apa ?". Tanya Mia .


" Gini nyonya saya tidak sengaja melihat tuan Angga keluar rumah lalu saya mengikutinya dan dia pergi ketempat tepi tebing dan sekarang saya sedang mengawasi tuan Angga yang tengah teriak-teriak dan menyebut-nyebut nama anda , apakah kalian berdua bertengkar lagi ?". Tanyanya .


" Ah... iya benar Kevin , biasalah saya dan dia selalu saja begitu , kamu juga tahu sendiri kan gimana jalan cerita rumah tangga saya ". Ucap Mia .


"... Iya nyonya ,saya tahu ". Ucapnya diseberang sana .


" Yah... kamu cukup awasi dia dan kasih tahu saya bila ada sesuatu yang terjadi padanya " Ucap Mia .


" Baik nyonya ". Ucap Kevin .


Mia lalu menutup telepon itu . Tapi tak lama kemudian ponselnya itu berdering lagi, dan itu dari Kevin lagi , ia memberi tahukan bahwa suaminya tengah hendak dijebak oleh Adam dan Reva , Kevin tadinya bertindak langsung untuk menghadapi mereka .


Namun Mia mencegahnya , karena ia punya rencana tersendiri yaitu dengan cara menjebak kembali mereka berdua dengan cara memanfaatkan suaminya itu .


Hampir nyaris saja suaminya beneran jadi santapan wanita jalang itu karena rencananya itu, tapi untungnya saja dia datang diwaktu yang tepat .


Mia membawa suaminya itu pulang kerumah mereka dan setelah suaminya sadar ia akan menceritakan semuanya .


" Gak akan pernah aku biarkan siapapun lagi yang bisa memisahkan kita mas, karena aku tidak mau lagi kehilangan kamu, untuk kesekian kalinya ". Ucap Mia tersenyum sambil tangannya menyetir mobil menuju rumahnya .


sesekali Mia melihat suaminya yang kini duduk disampingnya dengan keadaan belum sadarkan diri .


. . . . . .


Jangan lupa, Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍


Maaf ya kalau jalan ceritanya berulang-ulang 🤣😂 emang disengaja biar begitu biar semakin gemes, kesal terhadap Duo perusak hubungan itu .

__ADS_1


__ADS_2