Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia

Cinta Seorang Istri Untuk Suami Amnesia
68. Siapa Ayah dari Bayi itu ? part 07


__ADS_3

Orang yang dikejar-kejar oleh Adam dan juga Khanza kini dirinya , bersembunyi diantara gang sempit , Adam yang masih mengejar orang itu pergi kearah orang itu pergi ,


" Hah.. syukurlah dia kayanya berpikir aku pergi kearah sana deh ". Ucap Orang berhodie itu yang ternyata adalah orang suruhan Angga bernama Niko orang yang sama membantunya untuknya mengalihkan semua harta milik Julian ke tangan Angga .


" Pak Angga harus tahu soal ini ". Ucap Niko sambil lihat ponselnya .


Namun saat ia melihat ponselnya itu, tiba-tiba dari belakang seseorang membekapnya dan membiusnya pake sapu tangan , dan ternyata orang itu adalah Adam bersama Khanza .


" Ck.. ketangkep juga ini orang ". Umpat Adam .


" Terus kita apain dia Dam ?". Tanya Khanza .


" lebih baik kita bawa dulu ,nanti pikirkan soal itu nanti saja ". Ucap Adam .


" Oke ". Ucap Khanza .


Adam membawa Niko dengan cara menggendongnya dan Khanza mengikutinya dari belakang .


Walaupun disetiap kali Adam dan Khanza berjalan semua orang menatap mereka semua. Namun akhirnya mereka sampai juga dirumah persembunyian Adam .


Adam menaruh Niko di gudang rumah itu, ia mengikatnya dan membekap mulutnya pakai lakban .


" Sudah beres ". Ucap Adam sambil membersihkan tangannya .


" Ayo keluar ". Ajak Adam pada Khanza .

__ADS_1


" Iya ". sahut Khanza .


Kini Adam dan Khanza , sudah ada diruang tamu rumah itu .


" Sekarang kita harus gimana Dam ? ". Tanya Khanza .


" Kita gak punya pilihan lain selain bunuh dia, kalau gak mau rahasia kita terbongkar Zha ". Ucap Adam dengan tatapan seriusnya kearah Khanza .


" Ya kali kita bunuh dia Dam, aku takut ketahuan, aku gak mau masuk penjara Dam ". Ucap Khanza cemas .


" Ya jangan sampai ketahuan lah Zha , sudah soal dia biar aku urus , mending kamu sekarang pulang saja , kamu tenang saja serah semua urusan ini padaku ". Ucap Adam menenangkan Khanza yang mulai panik .


" Tapi Dam, aku juga gak mau kamu sampai masuk penjara gara-gara ini perkara kamu saja belum selesai yang satu malah nambah satu lagi masalah ". Ucap Khanza .


" Iya ,iya aku pulang kamu hati-hati ya ". Ucap Khanza tersenyum .


" Iya ". Ucap Adam .


Khanza kini sudah pulang dari rumah Adam, diperjalanan tak sengaja mobilnya berhenti dilampu merah ,dan pas-pasan banget sama mobil suaminya yaitu Angga , yang sedang ada meeting diluar sama rekan bisnisnya .


Angga yang melihat mobil Khanza disampingnya ,berusaha memanggil Khanza namun mobilnya melaju karena sudah lampu hijau .


Angga pun mengikutinya, dan ternyata Khanza pulang kerumah . Mobil Angga terhenti di luar gerbang ,ia sengaja berhenti disitu ia ingin melihat Khanza dari jauh .


" Habis dari mana dia ? sore begini baru pulang ? ". Ucap Angga dalam mobil .

__ADS_1


" Bukannya Niko tadi gua suruh ngikutin dia, tapi kemana Niko ?". Angga bertanya-tanya .


Lalu Angga mencoba menghubungi Niko , ponselnya tersambung namun tidak diangkat oleh Niko .


" Angkat ko , lo kemana lagi ". Ucap Angga .


Dilain tempat Adam yang sedang berusaha membawa Niko kedalam bagasi mobilnya mendengar suara ponsel Niko , lalu Adam melihat ponsel itu , dan disana tertera nama siapa yang menelpon yaitu Angga .


" Ck.. sudah gua duga orang ini pasti orang suruhan si brengsek itu ". Ucap Adam yang sedikit kesal .


Adam yang kesal ,kini mematikan ponsel itu .


Kini ia masuk kedalam mobilnya itu untuk membawa Niko ke suatu tempat dimana ia akan membunuh Niko ,karena gak mungkin a membunuh Niko dikota nya itu .


Kini Adam menyamar sebagai orang lain yaitu sebagai Niko , ia memakai sim Niko dan kartu indentitas Niko untuk pergi keluar kota menggunakan mobil lamanya Adam, ia sengaja pakai identitas Niko untuk mempermudah dirinya masuk ke kota lain, ia memakai hodie dan masker ,tak lupa kacamata hitamnya .


karena ia berjaga-jaga kalau polisi memeriksa dirinya , ia cuma hanya harus memberi mereka kartu identitas baru .


" Untung gua sudah mempersiapkan semuanya ". Ucap Adam tersenyum .


" Lihat Angga ,apa yang akan gua lakukan selanjutnya , gua gak akan pernah membiarkan lo hidup tenang ". Ucap Adam tersenyum licik .


Adam melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal, karena ia ingin segera melakukan rencananya , dan menyelesaikan masalahnya .


. . . . . .

__ADS_1


__ADS_2