
Angga terhanyut suasana yang semakin dekat dengan Mia, kini dia mendudukkan Mia diranjangnya dan kemudian duduk disampingnya Mia , dan ...
CUP ...
Angga mendaratkan bibirnya dibibir ranum Mia .
" Mmmmhhh..". Suara Mia yang kaget tiba-tiba dicium oleh Angga .
Namun Mia hendak mendorong Angga karena merasa sesak dengan tangan kanannya namun ditahan oleh Angga dengan tangannya yang menggenggam tangan Mia itu .
" Mmmmhhh..". Suara Mia yang mulai merasa sesak ,karena Angga menciumnya dengan menuntut sekali .
Ia memang suka Angga melakukan hal itu padanya tapi dirinya kali ini benar-benar merasa sesak nafas karena Angga tidak mau melepaskan pangutan ciuman itu .
" Ma..s..lepas ..hah..hah.. ". Ucap Mia mendorong Angga kali ini dengan tangannya kirinya sambil menghirup udara karena tadi ia merasa sesak sekali .
Angga yang terdorong Mia hanya menatap Mia dengan tatapan penuh nafsu .
" Kenapa ?". Tanya Angga yang merasa kecewa karena Mia menolaknya .
" Aku kaget tahu gak sih mas , kamu menciumku dengan tiba-tiba begitu , hah..hah.. apalagi..tadi..kamu menuntut banget ciumnya ". Ujar Mia sambil melihat kearah Angga .
" Maaf, kalau tadi aku memaksa ". Ucap Angga yang merasa bersalah melihat Mia yang seperti sesak nafas karena dirinya .
Kini Angga mendekati Mia lagi dan membelai pipinya Mia dengan kedua tangannya
" Maaf ya ". Ucap Angga yang benar-benar merasa bersalah .
Mia yang melihat raut wajah suaminya yang merasa bersalah itu hanya tersenyum .
" Kamu kenapa gemas banget sih mas dengan raut wajah seperti itu ... aku jadinya kan makin menginginkan kamu ". Batin Mia tersenyum .
" Iya gapapa , tapi lain kali jangan gitu lagi ya ... aku kaget tahu jadinya tadi dan mana nafasku sesak sekali lagi tadi ". Ucap Mia tersenyum sambil membenarkan rambut poni milik suaminya yang berantakan .
" Iya ". Ucap Angga yang lalu tiba-tiba mencium kedua punggung tangan istrinya itu .
Mia yang melihatnya hanya tersenyum Angga bisa saja membuatnya tersipu .
" Dasar ...". Batin Mia tersenyum .
" Bolehkan aku melanjutkan yang tadi ". Tanya Angga dengan ragu-ragu .
Mia yang mendengarnya hanya menganggukan kepalanya tanda iya .
Angga yang mendapat jawaban iya dari Mia hanya tersenyum .
Kini Angga memegang pipi Mia dengan tangan kananya dan menatap Mia penuh cinta .
Mia memejamkan kedua matanya ,saat Angga memulai aksinya , yaitu mencium bibirnya lagi , semakin lama ciuman itu semakin menjadi ciuman panas, penuh hawa nafsu .
Tangan nakal Angga mulai menjelajahi ketempat bagian yang paling ia suka ,yaitu kearea dua gunung kembar milik Mia .
Angga meninggalkan jejak disana , tanda kepemilikannya dan hanya dia saja yang boleh meninggalkan jejak disana .
Angga semakin terbawa nafsu, kini dirinya menciumi leher istrinya dan meninggalkan jejak juga disana dan itu membuat Mia yang diperlakukan seperti itu oleh Angga mulai merasa sensasi kenikmatan .
Mia mulai membuka kaos baju yang dikenakan suaminya itu , dan yang kini tengah telanjang dada , Mia mulai menjelajahi dada bidang milik suaminya itu dan menyandarkan kepalanya disana .
__ADS_1
" Mas.. ". Ucap Mia sambil memegang dada suaminya itu .
" Iya apa sayang ". Sahut Angga sambil memeluk tubuh Mia yang kini hanya memakai kemeja putinya itu namun terbuka bagian atasnya saja akibat ulah suaminya .
" Kamu janji ya jangan pergi-pergi lagi meninggalkan aku, aku benar-benar merasa sedih sepi sekali ketika kamu meninggalkan aku mas ". Lirihnya Mia .
Angga yang mendengar ucapan Mia hanya tersenyum , Lalu melepaskan pelukannya dan memegang bahu milik Mia kini mata mereka saling bertemu kembali ,Angga menatap wajah Mia dengan raut wajah sedih .
" Kamu gak usah khawatir kali ini aku, pasti akan selalu ada disini , bersama kamu dan juga anak kita Rama ". Ucap Angga tersenyum .
" Tapi mas, aku selalu merasa khawatir kalau ada orang lain memisahkan kita lagi, aku gak mau mas, aku gak mau kamu meninggalkan aku lagi, aku gak mau ...". Ucap Mia yang raut wajah sedih Angga yang melihatnya langsung memeluk kembali istrinya itu .
" Kamu gak usah khawatir kali ini aku pastikan gak akan pernah ada orang lain lagi yang akan memisahkan kita, karena bagaimana pun caranya orang-orang itu memisahkan kita ,kita gak gak akan terpisahkan karena memang takdir kita berdua takan terpisahkan oleh apapun kecuali maut yang memisahkan kita dan jika Allah yang menghendakinya ". Ujar Angga sambil menenangkan Mia dalam pelukannya .
" Kamu gak usah khawatir ya , aku ada disini sekarang dan selamanya ". Ucap Angga sambil mengecup kepala istrinya itu sambil mengelus-elus punggung istrinya itu .
" Iya ". Sahut Mia .
Angga langsung tersenyum melihat Mia yang sepertinya sudah tenang .
Kini Angga dan Mia mulai merapihkan diri mereka masing-masing karena aksi mereka tadi, dan langsung turun kelantai bawah untuk menemui keluarganya yang mungkin sudah menunggu mereka .
" Kami pamit ya , makasih sudah undang makan malam kami disini ". Ujar Jessy sambil tersenyum .
" Iya sama-sama jangan sungkan-sungkan ya main kesini lagi ". Ucap Mia tersenyum .
" Pasti dong mbak aku pasti akan sering kesini main untuk ketemu ponakan aku yang paling ganteng ini ". Ujar Jessy sambil mencubit pelan pipi tembem Rama yang kini tengah dipangku oleh Mia .
" Haha... iya ". tawa Mia .
" Iya bu pasti aku jaga diri kok kan ada yang jagain ". Ujar Mia tersenyum sambil melirik kearah Angga , dan Angga yang melihatnya hanya tersenyum kearahnya Mia .
" Haha...iya ya sudah ibu pamit ya Assalamualaikum ". Ucapnya .
" Waalaikumsalam ". sahut Mia dan Angga bersamaan .
" Nenek juga pamit ya Cu ". Ucap Salimah .
" Iya nek hati-hati ya dijalannya ". Ucap Salimah .
" Iya ,Assalamualaikum ".
" Waalaikumsalam ".
Kini semua anggota keluarga mereka berdua susah pulang kerumah masing-masing kini tinggal hanya mereka berempat yang ada dirumah .
Angga dan Mia masuk kedalam rumahnya begitupun Juna yang mengikuti mereka dari belakang .
Dan masuk kedalam kamarnya masing-masing .
Mia duduk diranjangnya sambil menyusui Rama supaya Rama bisa tidur dengan Angga yang tertidur disampingnya . Mia yang melihat suaminya tidur hanya tersenyum dan bersyukur pada tuhannnya telah mengembalikan suaminya ditengah-tengah keluarganya lagi .
" Semoga gak akan ada yang memisahkan kita lagi ya mas ". Ucap Mia tersenyum .
Kini Mia meletakan Rama dibox ranjang tidurnya Rama dengan perlahan ia menidurkan Rama disana karena gak mau membuat pangeran kecilnya itu terbangun .
" Tidur yang nyenyak ya sayang , goodnight anaknya mama ". ucap Mia pelan-pelan lalu mengecup kening anaknya lalu menyelimuti anaknya dengan selimut kecil yang bermotif bintang dan bulan .
__ADS_1
Setelah menidurkan Rama kini dirinya tidur disamping suaminya sambil memeluk suaminya .
Kini kehidupan baru Angga dimulai pagi ini, seperti biasa Angga selalu menikmati sarapan pagi terlebih dahulu sebelum ia berangkat kerja bersama keluarga kecilnya , kini sarapan paginya dengan nasi goreng spesial buatan Mia istri tercinta .
" Mmm... seperti biasa nasi goreng buatanmu ini emang yang paling enak gak ada duanya ". Ucap Angga sambil tersenyum melihat Mia duduk disampingnya .
" Haha..bisa aja kamu, ya sudah makan yang banyak ya mas , oh ya kamu jadi hari ini mau kerja mas ?". Tanya Mia sambil menuangkan air kegelas untuk suaminya .
Dan soal Juna dia memang gak ikut sarapan pagi, karena pagi-pagi sekali ia sudah berangkat kuliah karena ia mendapat mata kuliah pagi .
" Jadi ". Ucap Angga lalu memasukan makanannya kedalam mulutnya lalu mengunyahnya .
" Oh gitu, ya sudah tapi hati-hati ya kerjanya mas ". Ucap Mia .
" Iya sayang ". Sahut Angga .
Setelah selesai makan, kini Angga pamit untuk pergi Galeri lukisan miliknya yang selama ini diurus oleh kakaknya yaitu Reyhan , namun kini kantornya itu bukan kantor milik Julian karena Angga sudah memang tak berkuasa lagi disana karena sudah menyerahkan kembali yang bukan haknya itu pada pemilik sahnya .
Kini Angga bekerja kembali di Galeri yang cukup besar , yang disana ia bekerja sebagai pelukis lukisan diGaleri lukisan itu sekaligus jadi pemilik Galeri lukisan itu .
Angga kesana menggunakan mobil miliknya, yang sering dipakai oleh Mia selama ini untuk pergi bekerja , dan soal Mia kalau ingin pergi ke toko baju online nya itu Mia bisa menggunakan mobilnya yang belum lama ini ia beli .
Angga mengendarai mobil itu dengan kecepatan sedang, sambil mendengarkan musik dari smartphone nya itu , tidak sengaja ia melihat seseorang tengah hendak meloncat dari jembatan itu dan Angga yang melihatnya dengan buru-buru ia menghentikan mobilnya itu ditepian jalan .
Angga langsung berlari kearah orang itu setelah ia keluar dari mobilnya, takut -takut kalau orang itu tengah berusaha bunuh diri dan meloncat dari jembatan itu .
Dan benar orang itu hendak meloncat namun Angga langsung menarik tangannya dan akibatnya, ia terjatuh kebawah , kini posisinya Angga tengah berada dibawah dan orang itu tengah ada diatas tubuh Angga .
Angga cukup terkejut orang yang ia selamatkan itu karena ia mengenalinya .
" Khanza ". Ucap Angga melotot yang kaget melihat Khanza yang tengah bunuh diri .
Dan Khanza yang melihat Angga yang menolongnya pun terkejut dan sekaligus senang melihat Angga terus tersenyum , lalu pingsan .
" Ehh..loh kok pingsan , Zha.. zha bangun Zha ". Ujar Angga yang kebingungan melihat Khanza pingsan diatas tubunya .
" Duh..berat lagi, ngerepotin aja nih satu cewek , mana berat lagi ,ya gimana lagi dia kan lagi hamil ya.. pasti berat ". Ucap Angga yang berbicara pada diri sendiri .
" Hah.. ". Angga yang berusaha menyingkirkan tubuh Khanza diatas tubuhnya .
Jalan yang Angga lalui memang cukup sepi jadi jarang ada orang yang lewat .
" Hah..piuuhh...". suara Angga yang kecapean menyingkirkan beban berat diatas tubuhnya .
" Gua harus bawa kerumah sakit ". Ucapnya .
Angga memapahnya untuk masuk kedalam mobil , dan langsung membawanya ke rumah sakit .
Diperjalanan, Angga menelpon ayahnya Khanza untuk memberitahu bahwa anaknya pingsan dan menuju dibawa kerumah sakit sekarang .
. . . . . . .
Masih penasaran akan kelanjutan ceritanya yukk...ikutin terus jalan ceritanya ...😆
Tapi jangan lupa yak guys..
Like, vote & komenannya ya ...😘😉
__ADS_1