
Tidak disangka-sangka saat meeting diluar kantor Rama bertemu dengan Diva, karena sama-sama ingin mendapatkan kerja sama dengan perusahaan besar ,
Mereka berdua saling menatap satu sama lain, ada rasa rindu diantara keduanya ,namun tak bisa saling terbuka satu sama lain karena alasan yang sama , mereka tak ingin melanggar aturan keluarga masing-masing ,
" Kenapa rasanya begitu senang saat melihat mu Rama ". Batinnya Diva .
" Sudah lama ya tidak bertemu ". Batin Rama tersenyum .
" Baiklah karena semuanya sudah ada disini lebih baik kita , mulai saja meeting kita kali ini ". Ucap pengusaha yang hendak melakukan seleksi pada perusahaan-perusahaan yang akan ia ajak kerja sama .
" Iya mulai saja pak ". Ucap semua serempak .
Sedangkan kini diluar negeri sana Angga tengah menelpon sama klien nya .
" Iya pak , baik... saya akan buat lukisan keluarga pak Harto ". Ucapnya lalu ia pun saling menutup telepon nya .
" Siapa mas ?". Tanya Mia yang kini meletakan secangkir teh untuk suaminya itu .
" Biasa klien sayang ". Ucapnya sambil duduk disofa ruangan tamunya itu .
" Oh gitu... ya sudah nih minum teh nya ". Ujar Mia tersenyum .
" Iya sayang ...". Lalu Angga pun mengambil secangkir teh itu lalu meminumnya .
" Mmm... manis nya pas ". Ucapnya tersenyum .
" Haha... iya dong , kita harus jaga loh ... kesehatan kita , jangan terlalu berlebihan makan minuman manis , lagipula umur kita kan sudah tidak muda lagi loh... ". Ucapnya Mia yang duduk disebelah suaminya sambil membaca majalah .
" Ya tapi kan kita belum tua-tua amat masih kekar gini kok ". Ucapnya tersenyum .
" Hahaha... bisa ae nih pembohong ". Ucapnya mengejek .
" Yehh... pembohong juga kan itu dulu, tapi disitu cinta juga kan malahan bucin banget ...hahaha...". Ucapnya sambil diiringi tawa .
" Yehh... ngeledek yah... hahaha... iya aku bucin ... bucin banget malah ". Ucapnya sambil memeluk suaminya .
" Aku gak akan pernah siapapun merebut kamu dari aku , karena cuma aku yang boleh memiliki kamu ". Ucapnya .
" Iya kan aku memang hanya miliki kamu ". Ucapnya mengecup kening Mia .
" Iya... kamu janji ya jangan pernah dekat-dekat lagi dengan dia, aku gak ingin loh rumah tangga kita kaya sebelumnya penuh dengan masalah ". Ujarnya Mia .
" Iya janji , kan sudah ku buktiin sekarang , supaya kamu gak ingat-ingat lagi dengan masalalu makannya aku ajak kamu tinggal disini , supaya tidak akan ada lagi yang bisa mengganggu kita ". Ucapnya .
__ADS_1
" Lagipula untuk apa sih diingat-ingat lagi masalalu itu, seharusnya yang lalu biarlah berlalu , kita lihat kedepannya saja , kita fokus saja untuk membuat keluarga kita ini bahagia selalu tanpa ada lagi kesedihan didalamnya ,lagipula aku sudah muak dengan masalah-masalah dulu yang pernah terjadi pada keluarga kita ". Sambungnya .
" Iya mas... kamu benar kita gak seharusnya mengingat-ingat kembali masalalu kita, kita fokus saja dengan masa sekarang ". Ucapnya .
" Tapi mas , aku kangen tahu dengan keluarga aku yang ada disana , terutama nenek aku, kan aku sudah lama sekali gak bertemu dengannya , mau bagaimana pun beliau orang yang menjaga dan merawat aku sedari kecil , pastinya aku kangen banget mas , apalagi sekarang ibu aku sudah kembali ". Ujar Mia .
" Ya kalau kamu kangen mereka bisa saja kok, kita pulang kesana, untuk mengunjungi mereka , apa susahnya coba ,iya kan ". Ucap Angga .
" Iya sih mas , tapi kan kerjaan kamu gimana, kalau aku sih bisa handel biar para karyawanku saja yang mengurus butik ku untuk sementara ". Ucapnya .
" Ya kan aku juga bisa urus soal itu mah, tenang saja ". Ucap Angga .
" Lagian ya , yang order gak terlalu banyak, bisa aku selesaikan dalam waktu beberapa minggu ini saja , jadi aku bisa ikut kamu pulang kesana ". Ucapnya tersenyum .
" Oh ya, ya sudah kita tentukan saja bagaimana kalau Minggu depan kita pulang ke Indonesia ". Ucapnya mengutarakan ide nya.
" Oke... kamu atur saja ya , oh ya malam ini aku lembur ya , soalnya kan ada pesan yang harus diselesaikan malam ini juga lukisannya juga tinggal dikit lagi juga selesai , besok barang nya mau diambil ". Ujar Angga .
" Iya mas ". Ucapnya .
" Ya sudah aku berangkat ya ". Ujarnya .
" Iya hati-hati ya bawa mobilnya ". Ucap Mia bersalaman pada suaminya itu .
" Wa'alaikumsalam ". balasnya .
Lalu Mia pun kembali kedalam rumahnya .
Rama yang memenangkan tender proyek ini semakin semangat saja ia dalam hal bekerja , ia semakin yakin kalau ia bisa menangani proyek ini , ia gak boleh kecewakan orang yang sudah percaya padanya .
" Selamat pak Rama Jaya Pratama, anda bisa membuat pak Hendarawan sebagai investor mempercayakan proyek besar ini pada anda ". Ucap para pengusaha-pengusaha yang lain yang sama-sama mengikuti seleksi proyek besar ini .
" Iya makasih..". Ucapnya tersenyum sopan .
" Hebat sekali anda ini, padahal anda ini kan baru saja masuk dalam dunia bisnis seperti ini, tapi ilmu pengetahuan anda tentang dunia perbisnisan ini sudah seperti sudah handal saja dalam menjalankan nya , sekali selamat ya ". Ucapnya memberi selamat kepada Rama .
" Iya... pak , makasih atas ucapan makasih ya, perusahaan pak Yunus juga tidak kalah hebatnya kok dengan perusahaan saya ". Ujarnya sesopan mungkin .
" Ya sudah kalau begitu mari pak saja duluan ". Ucapnya .
" Oh... iya pak , silahkan-silahkan ". balas Rama .
Terlihat disana, Diva yang hanya diam saja , menyapa pun tidak ia pada Rama , dan Rama tahu apa alasannya .
__ADS_1
ia pun tak memperdulikan hal itu, ia pun langsung kembali ke kantornya , dan langsung mempelajari proyek besar yang baru saja ia dapatkan .
Namun saat itu juga, ada seseorang yang menjambret tas milik Diva dan Rama yang melihatnya pun langsung menolongnya ia menghajar pencopet tas itu .
" Kembalikan tasnya ,atau saya lapor polisi ". Ancam Rama .
Namun pencopet itu malah menghajar Rama namun untungnya Rama bisa mengelak dan mengembalikan keadaan kini pencopet itu malah yang dihajar oleh Rama , dan orang-orang yang ada disana yang melihatnya pun langsung membantu Rama, lalu pencopet itu pun dibawa kekantor polisi .
" Ini tasnya ". Ucap Rama sambil memberikan tas milik Diva itu kearah Diva .
" Makasih ...". Lalu Diva pun berjalan begitu saja kearah mobilnya namun Rama mencegahnya .
" Tunggu, boleh aku tanya sesuatu padamu ?". Ucapnya .
Diva pun membalikan tubuhnya ,
" Apa ?". Ucapnya .
" Apa benar kamu pernah suka sama aku ". Ucapnya .
" Tidak , berita hoax dari mana tuh... ya kali aku suka sama anak musuh keluarga ku ". Ucapnya .
" Semua juga sudah tahu kok makannya , gua nanya hanya untuk memastikan saja kok ". Ujarnya .
" Oh.. tapi kenyataannya berita itu hoax kok, gak benar , jadi kamu gak usah pikirkan soal hal itu , ya sudah ya aku harus kembali kekantor banyak kerjaan ". Ucapnya lalu pergi dari sana meninggalkan Rama
" Bohong ...". Ucap Rama lalu ia pun pergi juga dari sana .
Diperjalanan menuju kantor Rama masih saja memikirkan soal kejadian yang barusan terjadi .
" Ck... bohong , pembohong ". Gerutunya sambil memukul-mukul setir mobilnya sangking gak puasnya dengan jawaban dari Diva .
" Mungkin saja kalau kamu jujur, padaku aku akan mempertimbangkan hal ini, karena aku pun jujur masih berharap sama kamu Diva ". Ucapnya .
" Maafkan aku Ram, aku terpaksa...aku terpaksa harus berbohong soal perasaanku padamu , ini demi kebaikan kita berdua juga ". Ucapnya sambil menitikkan air matanya .
Lalu ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kantornya .
Mereka tidak sadar tadi sebenarnya saat mereka berbicara berdua , diam-diam Reyza melihat hal itu dan hatinya semakin panas saja .
ingin rasanya ia menghajar Rama .
. . . . . .
__ADS_1
Jangan Lupa Like, Vote dan Komentarnya ya guys 😉😊👍