
tringggg....tringgg....tringgg,,alarm dari jam ku berbunyi yang berarti sudah menandakan pukul 04.30 pagi.Tapi entah kenapa hari itu aku sangat susah sekali untuk bangun sehingga ibu berteriak dan menghampiriku di dalam kamar untuk membangungkan aku.
"Ela bangun!!!!itu loh alarm jam kamu sudah bunyi" seru ibuku.
Tapi tetap saja aku tidak bangun-bangun juga,mungkin karena aku lagi asyik di dunia mimpiku ya hehehe.
"Ela kau ini ya,,alarm mu sudah berbunyi sangat keras tapi kamu tetap tidak bangun juga" seru ibuku untuk yang kedua kalinya sambil menjewer telingaku.
Setelah ibu menjewer telinga ku,aku pun reflek langsung bangun karena merasa telingaku sangat sakit.
"Ah ibu kenapa ibu menjewerku??apa salahku ibu??" dengan polosnya aku bertanya.
"Ya Karena kamu tidak bangun-bangun Ela,,padahal alarm jam kamu itu sudah berbunyi sangat keras dan ibu juga sudah teriak-teriak membangunkanmu,,tetap saja kamu tidak bangun-bangun.Ya terpaksa ibu menjewermu" jawab ibuku dengan nada sedikit kesal.
"Owhh...jadi begitu ya bu.Maafkan Ela ya bu karena susah bangun" sambil ku tersenyum kepada ibuku.
"Sudah sana cepatlah mandi,terus sholat keburu waktunya habis kalau kamu masih bermalas-malasan dan jangan lupa setelah selesai sholat bantu ibu" tegas ibuku
"Iya ibu" kata ku,,sambil ku langkahkan kakiku keluar dari kamar dan menuju kamar mandi .
Setelah selesai mandi dan menjalankan sholat shubuh,aku pun menghampiri ibuku yang sedang berada di dapur.
"Ibu ada yang bisa Ela bantu??" tanyaku pada ibuku.
"Ini tolong kamu kupas bawang putih dan bawang merahnya setelah itu kamu cuci" perintah ibuku.
Akhirnya aku pun mengupas bawang putih dan bawang merahnya,,setelah selesai mengupas aku pun mencucinya dan memberikan kepada ibuku.
"Ibu ini bawang putih dan bawang merahnya" kataku kepada ibu,,sambil ku menyodorkan baskom yang berisi bawang putih dan bawang merah yang sudah ku cuci tadi.Tanpa bicara sepatah kata pun ibu menerima baskomnya.
"Hari ini ibu mau masak apa??" tanyaku pada ibu.
"Ibu mau masak nasi goreng saja Ela karena simpel dan praktis,,kan nanti jam 06.00 kita harus sudah berangkat ke terminal" jawab ibuku.
"Ohhhh..kalau begitu Ela mau nyapu halaman depan dulu ya bu" izinku pada ibuku.Tanpa bersuara ibuku hanya menganggukkan kepalanya.
Aku pun pergi meninggalkan ibuku dan menuju halaman depan rumahku untuk menyapu dedaunan yang berjatuhan.Tak berselang lama aku pun sudah selesai malakukan tugasku.Dan ayah mamanggilku.
"Ela apa kamu sudah selesai menyapunya" tanya ayahku.
"Sudah yah,sudah selesai.Ada apa ya yah? ku hampiri ayahku.
"Tidak ada apa-apa..cucilah tanganmu dan mari kita sarapan bersama" kata ayahku.
"Baiklah yah,,Ela cuci tangan dulu ya yah'' sambil ku langkahkan kaki ku menuju kamar mandi untuk mencuci tangan.
Setelah selesai mencuci tangan,aku pun menghampiri ayah dan ibuku yang sedang berada di ruang tamu dan di sana sudah tertata tiga piring nasi goreng dan tiga gelas teh hangat.Ya kami memang selalu makan di ruang tamu,baik sarapan atau pun makan malam terkecuali ada tamu kami tidak akan makan di ruang tamu.Karena perekonomian keluarga kami sebatas cukup jadi kami hidup serba sederhana.
"Ela apa kamu sudah menyiapkan semua keperluan yang akan kamu bawa nanti kerumah paman dan bibimu??" tanya ayahku.
"Alhamdulillah sudah semua yah,,semalam Ela sudah menyiapkannya.Insya Allah sudah siap semua" jawabku.
"Ya sudah kalau begitu" kata ayahku
__ADS_1
Kami pun segera menyantap nasi goreng buatan ibu.Setelah selesai makan aku membereskan meja tamu dan membawa piring dan gelas kotor ke dapur untuk ku bersihkan.Sedangkan ayah dan ibuku sedang bersiap-siap.Setelah semua pekerjaanku selesai aku bersiap-siap,karena hari ini kami sekeluarga akan keluar kota untuk menghadiri acara pernikahan anak dari saudara ayahku.
"Ela kamu sudah siap nak???ibu dan ayah menunggu diteras depan ya??" tanya ibuku.
"Iya bu,,Ela sudah siap bu" teriaku dari dalam kamar.
Ayah dan ibuku sudah menungguku di depan teras rumah.Kemudian aku keluar dan tak lupa ku kunci pintu rumahku lalu aku menghampiri mereka.Tak berapa lama datang sebuah betor (becak motor) yang akan mengantar kami ke terminal.Dua puluh menit sudah kami dalam perjalanan,akhirnya kami sampai juga diterminal.
"Ibu,Ela ayo kita naik bis yang disana" kata ayah sambil menunjuk sebuah bisa yang akan kami naikki.Aku dan ibuku hanya menganggukkan kepala.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam,,tepat pukul 09.00 akhrinya kami pun sampai di terminal yang kami tuju.
"Ibu,Ela ayo turun kita sudah sampai di terminal" kata ayahku
"Alhamdulillah ya yah sudah sampai" kata ibuku
Kami pun berjalan menuju ruang tunggu kedatangan.
"Yah kita naik apa kerumah paman dan bibi" tanyaku pada ayah.
"Nanti kita akan dijemput nak,,maka dari itu kita tunggu di sini saja" jawab ayahku.
Tak selang beberapa lama ada seseorang yang menghampiri kami.
"Assalamu'alaikum pak,,sudah lama kah menunggu??" tanya orang itu pada ayahku.
"Maaf anda siapa ya" tanya ayahku.
"Saya orang yang di utus pak Ahmad untuk menjemput bapak dan ibu.Kalau bapak tidak percaya silahkan menghubungi pak Ahmad" jelas orang itu pada ayahku.
"Bagaimana pak??"tanya orang itu pada ayahku.
"Oh ya betul apa yang kamu katakan tadi,,maaf ya saya sudah meragukan mu" kata ayahku.
"Tidak apa-apa pak,,wajar pak karena kita baru pertama kali bertemu.Mari pak buk,,ikut saya.Mobilnya ada di sebelah sana" sambil menunjuk ke arah mobil yang berada di parkiran.
Ya pak Ahmad adalah pamanku dan dia memiliki istri bernama bibi Inah.Pamanku orang yang terpandang di kampungnya.Dan bisa di katakan mereka dari kelas menengah ke atas.Sangat berbeda dengan kehidupan kami.
"Pak buk sudah sampai" seru sopir pamanku
"oh iya,,makasih ya mas" jawab ayahku
Kami pun turun dari mobil,,dan betapa terkejutnya aku saat melihat pemandangan yang begitu luar biasa.Yaitu tenda dan dekor pernikahan yang begitu sangat indah nan megah.Dan kami pun disambut oleh paman dan bibi.
"Assalamu'alaikum mas" seru ayahku sambil berjabat tangan dengan saudaranya.
"Wa'alaikum salam dek,,gimana perjalanan kalian??" tanya pamanku.
"Alhamdulillah mas semuanya berjalan lancar" jawab ayahku.
"Ayo mari masuk ke dalam,,kita lanjutkan ngobrolnya di dalam rumah" ajakan bibiku.
"Iya mbak yu" jawab ibuku
__ADS_1
Semuanya pun masuk menuju rumah paman dan bibi,terkecuali aku karena aku asyik memandang dekorasi pernikahan yang bagiku sangat mewah.Maklum lah ini pertama kalinya aku melihat dekorasi yang seperti di negeri dongeng itu.
"Ela ayo masuk" ibuku memanggil.
"Iya bu" sambil ku lari kecil menghampiri ibuku.
"Ayo mari duduk disini" seru bibiku sambil mempersilahkan kami duduk.
"Iya bi terima kasih" jawabku.
"Ela kamu sudah besar ya,tambah cantik ya kamu" puji bibiku.
"Ah bibi bisa saja,,Ela kan jadi malu" jawabku sambil tersipu malu.
Bibi pun masuk kedalam dan menyiapakn makanan dan minuman untuk kami.Rumah paman dan bibi hari ini belom begitu ramai karena acara resepsinya masih besok.Jadi kerabat ayah yang lainnya belom datang.Hanya ada orang dari EO saja.
"Mas Ahmad dimana Resa" tanya ayahku pada saudaranya.
"Resa.....mungkin ada di dalam kamar" jawab pamanku.
"Bu tolong panggilkan Resa kesini ya" perintah pamanku kepada bibiku.
"Iya pak" jawab bibiku.
Ya Om Resa adalah anak dari paman dan bibiku,,dan dia orang yang akan menikah besok.Tak berselang lama om Resa pun datang menghampiri kami.
"Assalamu'alaikum paman bibi,Ela" sapa om resa.
"Wa'alaikum salam" kami serentak menjawab.
"Bagaimana apa sudah siap untuk acara besok" tanya ayahku pada om Resa.
"Alhamdulillah paman siap gak siap aku harus siap paman,hehehehe" jawabnya sambil tersipu malu.
"Dek kalian istirahatlah dikamar sebelah kamar Resa ya,,aku sam mbak yu mu mau keluar sebentar ada perlu" kata paman Ahmad.
"Iya mas" jawab ayahku.
Akhirnya paman dan bibi pergi meninggalkan kami.Tak selang beberapa lama ayah dan ibu pun beranjak pergi menuju kamar yang telah disiapkan untuk istirahat.Sekarang hanya tinggal aku dan om Resa di ruang tamu.Kami pun ngobrol bersama.
"Ela gima sekolahmu??" tanya om Resa.
"Alhamdulillah om sekolahku lancar" jawabku.
"Kelas berapa sih kamu sekarang dan sudah punya pacar belom" goda om Resa.
"Aku masih kelas 1 SMK om,,mana boleh om aku pacaran masih kecil hehehe" jawabku sambil tersenyum.
"Besok ku kenalkan kamu dengan pangeran-pangeran" kata om Resa.
"Emang ada om pangeran??..Kayak di negeri dongeng saja om om" tanyaku tak percaya.
"Lihat saja besok" tegas om ku.
__ADS_1
Tak terasa waktu menunjukkan pukul 02.00.Akhirnya kita pun mengakhiri obrolan kita.Dan q memutuskan untuk sholat dhuhur dulu setelah selesai aku menghampiri ayah dan ibu.Ternyata ayah dan ibu sudah tertidur dan aku pun ikut tidur bersama mereka.
~Bersambung~