
Setelah melihat bukti Isi rekaman video dan juga rekaman suara saat Lusiana membicarakan jafran dengan salah satu teman dekatnya .
Sontak Seno langsung kaget, dia seakan tidak percaya ternyata ada yang dikatakan Andini memang benar .
akhirnya Seno pun mencoba minta maaf pada Andini .
"Din Tolong maafkan adik iparku ya !!
dan kamu juga tidak usah khawatir aku pasti akan menasehatinya dan aku juga berjanji setelah ini tidak akan ada yang berani menganggu rumah tanggamu." Bujuk Seno
"Hmmmm . . Baiklah karena kamu adalah mantanku maka aku tidak akan memperpanjang masalah ini .tapi ingat ya sen, ini adalah peringatan yang pertama dan terakhir .kalau dia masih berani menyuruh orang untuk menggoda suamiku maka aku akan membawa masalah ini ke jalur hukum " Ancam Andini
saat Andini dan Senopati tengah sibuk membahas masalah tentang jafran, tiba-tiba suaminya Andini menelpon .
Kringgg. .Kringgg . .Kringgg . .
Andini pun langsung mengangkat ponselnya yang ada di atas meja .
"Halo, assalamualaikum sayang "
"Iya , walaikumsalam beb , kamu dimana sekarang ??
kata mami kamu pergi keluar ?" Tanya Delon ternyata sebelum menelpon Andini ,Delon sudah terlebih dulu menelpon maminya .
"Iya beb, aku sedang diluar sebentar .
ada urusan !!
tapi tenang saja , bentar lagi juga mau pulang kok " jawab Andini
saat Andini dan Delon sedang berbicara lewat telpon tiba-tiba saja Seno menyapa
"Siapa Din ??
suami kamu ???" tanya nya basi-basi
Andini menutup ponselnya dengan kedua tangannya dan berharap suaminya tidak mendengar suara Seno yang baru saja bicara .
tapi sayang, Delon sudah terlanjur mendengar suara seorang pria yang jaraknya suara nya tidak jauh dari Andini menelpon
"Loh, jadi kamu keluar dengan pria beb ???
dengan siapa ???" Tanya delon penasaran
"Ti. .ti. .tidak beb.
aku keluar sendirian ,tadi yang kamu dengar itu orang lain yang duduk dibelakang ku " Andini mencoba berbohong
karena ia tidak ingin suaminya yang jauh disana salah paham . apalagi kalau suaminya sampai tau kalau ia sedang bersama dengan mantan terindahnya
pasti suaminya akan marah dan cemburu , atau bisa-bisa detik itu juga suaminya langsung menyuruh nya kembali ke Jakarta .
"kamu tidak bohong kan sayang ???"
"iya beb, aku gak mungkin bohong, kalau begitu sudah dulu ya , soalnya aku mau pulang sekarang " Lanjut Andini
__ADS_1
"iya istriku yang cantik hati-hati ya.
i love you " balas Delon dari ujung sana
Setelah telpon nya mati Andini menarik nafas panjang dan ia merasa lega karena suaminya tidak curiga sama sekali , lalu ia pun memasukkan ponselnya kedalam tas.
Seno yang melihat wajah Andini lemas pun meminta maaf
"Din maaf ya, pasti suami mu marah ya ??
maaf ,karena tadi aku benar-benar tidak sengaja dan kelepasan.
ku fikir suamimu tau kalau kamu sedang bertemu dengan ku " ujar Senopoti dengan sedikit memelas
padahal dia meminta maaf hanya lewat mulutnya saja, sedangkan jauh di dalam lubuk hatinya ia memang sengaja karena ia ingin Andini tidak bahagia dengan Delon dan masih berharap kalau suatu saat nanti Andini mau jadi istri keduanya walau itu mustahil
"Iya tidak apa-apa sen ,santai saja !
O. .iya kalau begitu aku pulang dulu , takut anak ku nangis soalnya tadi dia sedang tidur dengan mertuaku saat aku pergi "
"Ku Anter ya Din !!!" ucap Seno dia menarik tangan Andini
"Tidak usah sen, makasih aku bawa mobil sendiri kok "
Andini pun pergi pulang .
seno yang masih berdiri di kafe itu terus menatap Andini sampai hilang dari pandangannya .
setelah beberapa menit kemudian Seno pun pulang .
Sedangkan di tempat lain Lusiana pun sengaja memanfaatkan moment penting ini ,dia tahu kalau Delon sedang gelisah dan gundah gulana membiarkan istrinya dikampung hanya berdua saja dengan anaknya
"Pak maaf , kalau boleh tau memangnya istri bapak dimana ????"
"Istri saya sedang pulang kampung , karena ada urusan mendadak sehingga mengharuskan ia pulang tanpa saya" Jelasnya
"Ohhh. .begitu pak !!
Apa bapak tidak takut kalau Bu andin bertemu dengan mantannya disana ??
kalau tidak salah Bu Andin pernah cerita pada saya kalau dia punya mantan terindah di kampung nya "
Hahaahahha
"mantan ???
Tentu saja tidak !
karena saya tau kalau istri saya sangat mencintai saya " Jawab Delon dengan sangat pede
Lusiana yang mencoba memanas-manasi Delon pun kesal sendiri .
ia kesal karena Delon tidak pernah terpancing apapun yang ia lakukan.
Sedangkan Ditempat lain Setelah Seno tiba dirumah ia langsung melemparkan tas nya dan membanting ponselnya ke kasur.
__ADS_1
"Loh sayang kamu kenapa.???" Tanya Jumaira ketakutan
"Jumaira, apa yang sudah kamu katakan pada adikmu makanya dia berani menyuruh orang untuk mengganggu rumah tangga Andini" ucap Seno dengan suara nada tinggi
sampai-sampai anak kembar mereka juga takut dan menangis
"Cup . .Cup ...sayang jangan nangis ya " andini menggendong dan menenangkan anak nya
"mas , bisa gak sih suara mu di pelankan kasihan anak kita jadi kaget begini .
dan aku benar-benar tidak mengerti apa maksudmu mas " Jawab Andini
"Halah ,sudahlah !!
tidak usah berpura-pura lagi maira .
kamu cemburu kan pada Andini ???
karena dia lebih cantik dan lebih menarik dari kamu. makanya kamu suruh jafran untuk merusak rumah tangganya " Ucap Seno
Setelah punya anak kembar dan jarang dapat jatah batin dari istrinya ,Seno memang selalu emosian dan suka marah-marah tidak jelas .
bahkan sekarang ia terlihat lebih kasar pada istrinya .
"Andini lagi Andini lagi !!
kenapa sih mas kamu selalu membahas dia apakah kamu belum bisa melupakan dia ??"
Jumaira pun mulai menangis ,tidak terasa air matanya sudah membasahi kedua pipinya
ummy yang sedang sakit dikamarnya pun beranjak dari tempat tidurnya .
lalu ia membuka pintu kamar .
"Bik, bibi dengar suara teriak-teriak gak ????"Tanya Ummy
"Iya my, dengar sepertinya teriakan itu berasal dari kamar nona jumaira dan tuan Seno my" jawab pembantu
Ummy pun meminta tolong pada pembantu itu untuk mengantarnya ke atas
langkah demi langkah Akhirnya ummy dan bibik pun tiba di depan kamar putra semata wayangnya .
ummy langsung masuk, dan dia sudah melihat jumaira menangis tersedu - sedu sambil menggendong anaknya
"Ada apa ini dan kenapa kalian ribut -ribut seperti ini ???"
tanya ummy dengan suaranya yang ngos-ngosan kecapekan setelah menaiki anak tangga
Lalu Seno pun menjelaskan pada ummy alasan mereka bertengkar dan ribut-ribut .
bukannya membela Seno dan Andini ummy malah marah balik pada Seno .
"Seno hanya gara-gara masalah Andini kamu berani membentak jumaira seperti ini ??
dimana otak mu Seno ?
__ADS_1
apa kamu tidak kasihan sedikitpun pada istri mu ini . dia sudah banyak berkorban demi kamu .
tapi kamu selalu membela Andini itu " tiba-tiba Ummy memegang dadanya, jantungnya terasa nyeri dan tiba-tiba sakit .