
Hari ini adalah hari minggu,aku bangun seperti biasanya dan melakukan tugas pagiku menyapu halaman.Namun pagi ini aku ada janji dengan Melinda untuk mengikuti acara senam pagi di Alon-Alon kota ku.
Sambil ku menunggu kedatangan Melinda,aku menghampiri ibu dan ayahku yang sedang berada di ruang tamu.Lalu duduklah aku bersama mereka.
"Lho Ela kok belum berangkat" tanya ibu kepadaku.
"Nunggu di jemput Melinda dulu bu" kataku pada ibu.
"Melinda kesini naik apa nak??" tanya ayah padaku.
"Semalam sih bilangnya naik motor yah,pinjem motor kakaknya" kataku pada ayah.
"Hati-hati loh nak nanti berangkatnya,apa lagi ini hari minggu pasti jalanan sangat ramai" kata ayah padaku.
"Iya yah Ela pasti hati-hati kok yah" kataku pada ayah.
Dan tiba-tiba saja ibuku memberikan selembar uang dua puluh ribu rupiah kepadaku.
"Nak ini uang untuk mu" kata ibu kepadaku.
"Gak usah bu Ela masih punya uang saku bu" kataku pada ibu.
"Gak apa-apa nak buat pegangan" kata ibu ku sambil memberikan uangnya padaku.
"Terima kasih bu" kataku pada ibu sambil ku tersenyum.
Tak berselang lama akhirnya Melinda pun datang ke rumahku.
"Assalamu'alaikum El" teriak Melinda dari luar rumahku.
"Wa'alaikum salam,sini masuk dulu Mel" kataku padanya.
Melinda masuk kedalam rumahku,dan tak lupa dia menyapa ayah dan ibuku.
"Assalamu'alaikum om tante" sapa Melinda kepada orang tua ku sambil mencium punggung tangan mereka.
"Wa'alaikum salam nak sini duduk dulu" kata ibuku pada Melinda.
Setelah di persilahkan orang tua ku,Melinda pun duduk bersama kami.
"Om tante saya mau izin ngajak Ela main??" tanya melinda kepada orang tua ku.
"Iya nak,tadi Ela sudah izin kepada kami,iya kan bu?" kata ayah kepada Melinda sambil memandang ibuku.
"Iya om,tante makasih ya" kata Melinda kepada orang tua ku.
"Kalau begitu kami mau pamit dulu ya om,tante" sambung Melinda.
"Iya nak,,hati-hati di jalan dan kamu jangan ngebut-ngebut ya Mel bawa motonya" kata ayah kepada Melinda.
Lalu aku berpamitan kepada ayah dan ibuku.
"Yah,bu Ela berangkat dulu ya" kataku pada mereka.
"Iya nak hati-hati ya" jawab ibuku.
"Assalamu'alaikum yah,bu" kata ku pada mereka sambil ku cium punggung tangan mereka.
"Wa'alaikum salam" serentak mereka menjawab.
Aku dan Melinda pergi keluar,dan setelah itu Melinda memboncengku dengan motornya dan segeralah Melinda melajukan motornya.Karena sekarang pukul setengah tujuh sedangkan acara senamnya di mulai pukul tujuh.
Lima belas menit sudah kami dalam perjalanan,akhirnya kami sampai juga di Alon-Alon kota ku.Lalu Melinda memarkirkan motornya terlebih dahulu,barulah kita menuju tempat acara.Dan ya di sana sudah sangat banyak orang yang berkumpul,kami berbaur dengan mereka semua.Dan acara senamnya pun di mulai.
Satu jam sudah kami mengikuti acara senamnya,kami sangat berkeringat dan sangat haus.Akhirnya kami memutuskan untuk membeli minuman.
"Yuk El beli minuman dulu,aku haus bange niht" kata Melinda kepadaku.
"Ayo Mel,aku juga sangat haus" kataku padanya.
"Kita beli es serut aja ya El,kayaknya menggoda tuh kalau di lihat dari posternya" katanya padaku,sambil menunjuk poster penjual es serut tersebut.
"Ayo deh kita kesana" kataku padanya.
Kami menghampiri penjual es serut tersebut dan dengan segera kami memesannya.
"Pak mau beli es serutnya dong,dua porsi saja ya pak" kataku pada penjual es serut tersebut.
"Iya neng,mau toping apa saja neng" tanya penjual kepadaku.
"Semuanya mau kok pak" jawabku.
"Ok neng di tunggu sebentar ya'silahkan duduk neng" kata penjul kepadaku sambil menyodorkan dua buah kursi kepada ku.
__ADS_1
Lalu aku dan Melinda duduk,tak berselang lama es serut pun sudah berada di tangan kami.
"Duh El uenak banget loh esnya" kata Melinda kepadaku.
"Emmmmmm iya Mel bener kata kamu,esnya enak" kataku padanya sambil kunikmati es serut tersebut.
"Ohh ya El habis ini enaknya kita keman ya??" tanya Melinda kepadaku.
"Kayaknya kita pulang aja deh Mel" kataku padanya.
"Ok deh El" katanya padaku.
Tiba-tiba saja handphone ku berbunyi,ku ambillah handphone ku di dalam saku ku.Dan saat ku lihat ternyata yang menelfonku adalah mas Kris.Segeralah ku angkat telfonnya.
(Assalamu'alaikum) kataku padanya.
(Wa'alaikum salam) katanya padaku.
(Ada perlu apa mas???) kataku padanya.
(Apa kamu sedang ada di rumah de?) katanya padaku.
(Aku sedang ada di luar mas sama temenku) kataku padanya.
(Kira-kira kapan kamu pulang dek?) katanya padaku.
(Paling dua puluh menit lagi aku sudah nyampe rumah mas) kataku padanya.
(Oke deh dek,soalnya aku mau ke rumah kamu,kan gak enak kalau aku kesana kamunya gak ada) katanya padaku.
(Ma...ma...mau ngapin mas ke rumahku) kataku padanya.
(Main saja kok dek,ya sudah dek kalau gitu sampai ketemu di rumahmu ya) katanya padaku.
(Assalamu'alaikum dek) sambungnya.
(Wa'alaikum salam mas) kataku padanya.
Ku tutuplah panggilan telfonku dan ku masukkkan kembali handphone ku ke dalam saku ku.Ada rasa bahagia dalam hatiku setelah menerima telfon darinya,sehingga aku tersenyum-senyum sendiri.Sampai aku tak menyadari kalau di sebelahku sekarang sedang ada Melinda.
"Dapat telfon dari mana sih kok sampe senyum-senyum gitu???" tanya Melinda kepadaku.
"Yang telfon tadi itu mas Kris" kataku padanya.
"Pantes kamu senyum-senyum terus tadi,oh ya ngapain dia telfon kamu El??" tanya nya padaku.
"Ihhh kamu El bikin aku sebel saja" katanya padaku sambil cemberut.
"Iya-iya aku kasih tau,gitu aja cemberut sih" kataku padanya sambil ku cubit kedua pipinya.
"Sebenernya dia itu mau main ke rumahku Mel" sambungku.
"Serius nih???kapan dia mau main kerumah kamu??" tanyanya padaku.
"Habis ini" kataku padanya.
"Cus deh kita pulang sekarang" katanya padaku sambil menarikku.
Kami pun menuju parkiran motor,setelah itu melinda memboncengku dan melajukan motornya dengan sedikit kencang.Tak berselang lama kami sampai di rumahku.Tak lupa ku memberikan salam sebelum masuk kerumah karena tidak ada yang menjawab dan kebetulan pintu rumahku tidak di kunci,aku langsung saja masuk dengan Melinda ke dalam rumah.
"Yuk Mel masuk saja,mungkin ayah dan ibuku sedang berada di halaman belakang" kataku pada Melinda.
"He'em" katanya padaku.
"Cuci kaki dulu yuk Mel sebelum ke kamarku" kataku pada Melinda.
Lalu kami berdua pergi menuju kamar mandi dan setelah itu kami masuk ke kamar ku.Dan langsung saja Melinda membaringkan tubuhnya di atas kasurku.Tiba-tiba saja ada suara orang dari luar rumahku yang sedang memanggil-manggil namaku.
"El kayaknya da orang deh di luar" kata Melinda padaku.
"Iya ya Mel kayaknya kok manggil-manggil namaku ya?" kataku padanya.
"Apa jangan-jangan itu mas Kris-kris itu El??"Tanya Melinda padaku.
Tanpa menjawab pertanya Melinda,kulangkahkan kaki ku ke luar kamar menuju ruang tamu,dan kubukulah pintu itu.Betapa kagetnya aku ternyata yang datang bener-bener mas Kris.Ku persilajkan dia masuk dan duduk dir uang tamu.
"Mari mas masuk dan silahkan duduk" kataku padanya.
"Iya Dek maksih,oh ya kok sepi dek dimana ayah dan ibumu?" tanyanya padaku.
"Emmm sebentar ya mas ku panggilakn dulu ya" kataku padanya.
Ku langkahkan kaki ku menuju halaman belakang rumahku dan ku panggilllah ayah dan ibuku.
__ADS_1
"Yah,bu" kataku pada mereka.
"Iya nak ada apa??kapan kamu pulannya nak?"tanya ibu padaku.
"Aku pulagnya sudah dari sepuluh menit yang lalu bu,tadi aku udah ketok-ketok pintu tapi gak ada yang bukainj,adi aku langsung masuk aja bu" kataku pada ibu.
"Oalah iya nak mungkin ibu dan ayah gak denger karna lagi asyik nanem biji cabai" kata ibu kepadaku.
"Yah, bu di luar ada mas Kris" kataku pada mereka.
"Kamu temuin dulu saja nak gak apa-apa nanti kami menyusul" kata ayah kepadaku.
"Jangan lupa buatin minum ya nak" sambung ibuku.
Ku langkahkan kaki ku menuju dapur dan kemudian aku membuat tiga gelas teh.Sebelum ku menyajikan tehnya keluar ku menghampiri Melinda terlebih dahulu.Dan mengajaknya keluar untuk menemaniku menemui mas Kris.
"Mel ayo ikut aku keluar dong" kataku pada Melinda.
'Ngapain??kan di luar lagi ada tamu" katanya padaku.
"Maka dari itu aku mengajakmu keluar karena tamunya itu mas Kris" kataku padanya.
"Wow kalau gitu ayo deh aku teman,aku juga penasarran kayak apa sih mas Kris itu" katanya padaku.
Aku dan Melinda pergi keruang tamu dan kami berdua menemui mas Kris.Lalu ku perkenalkan Melinda kepada Mas Kris.Tak lupa pula kusajikan tehnya di ats meja.
"Mas silahkan tehnya di minum" kataku pada mas Kris.
"Iya dek,maksih ya dek.Oh ya dek ini siapa?" kata mas Kris kepadaku sambil menunjuk ke arah Melinda.
"Ohhh ini Melinda mas teman sekolahku ya bisa di bilang dia sahabatku mas" kataku kepada mas Kris.
Mereka berdua saling berkenalan dan kami pun mengobrol bersama.Setengah jam sudah kami mengobrol,tiba-tiba saja Melinda berpamitan akan pulang.
"El aku mau pulang dulu ya" kata Melinda kepadaku.
"Kenapa gak nanti sore saja Mel" kataku padanya.
"Motornya udah di tungguin kakak ku nih,mau di pake El" katanya padaku.
"Oke deh Mel" kataku padanya.
"Mas aku duluan ya" katanya kepada mas Kris
"Iya dek hati-hati ya" jawab mas Kris.
"Oh ya El aku buru-buru titip salam saja ya sama om dan tante" katanya padaku.
"Sipp" kataku padanya.
Melinda pun melangkahkan kakinya menuju halaman rumahku,dan segeralah dia menaiiki motornya.Aku hanya mengantarnya sampai teras depan rumahku saja.Melinda melambaikan tanganya dan segera melajukan motornya dan meninggalkan halaman rumahku.Dan aku kembali masuk menemui mas Kris di ruang tamu.
~Bersambung~
__ADS_1