CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Pesta Pernikahan


__ADS_3

Semalaman tidurku tidak terlalu nyenyak,,mungkin karena aku tidak terbiasa tidur di kamar orang lain.Tepat pukul 03.00 pagi aku terbangun,dan kulangkahkan kaki ku menuju ruang tengah.Ternyata di ruangan tersebut semua orang sudah bangun,termasuk ibuku.Mereka semua sedang menyiapkan semua kebutuhan untuk acara besok siang.


"Ibu" Ku panggil ibuku.


"Iya,,,ada apa Ela" tanya ibuku.


"Gak ada apa-apa ibu" sambil ku tersenyum kepada ibu.


"Lho kenapa jam segini sudah bangun Ela??pasti keganggu ya sama suara kita semua" tanya bibi kepadaku sambil tersenyum.


"Ah tidak bibi" jawabku.


"Sini-sini kalau gitu,,sekalian bantuin" Panggil bibiku.


Akhirnya aku menghampiri mereke semua dan ikut menyiapkan kebutuhan untuk acara besok siang dan tak lupa kami pun mengobrol dan saling bercanda.


"Bibi ini semua untuk apa??" sambil ku tunjuk bingkisan make up,baju,perhiasan,tas dan masih banyak yang lainnya.


"Oh ini untuk seserahan Ela" tegas bibiku.


"Seserahan itu apa ya bi??" saking penasarannya aku.


"Seserahan itu deretan hadiah yang diberikan pihak mempelai laki-laki kepada pihak wanita sebagai pengikat tanda kasih" penjelasan bibiku.


"Oh gitu ya bi,,banyak sekali ya bi barang-barang yang diberikan" masih saja dalam rasa penasaranku.


"Sudahlah Ela jangan menganggu bibimu terus,,ayo bantuin biar cepet selesai" seru ibuku.


"iya iya ibu"


Tak terasa Adzan subuh pun berkumandang,,kami tinggalkan sejenak pekerjaan kami untuk melaksanakan sholat shubuh.


"Ela kamu sebaiknya mandi dulu,,terus sholat sebelum antri dengan yang lainnya" seru ibuku.


"Oke ibuku tersayang" sambil ku cium pipi ibuku.


Setelah aku selesai melaksanakan sholat shubuh,,tiba-tiba saja terbesit dalam pikiranku untuk menghampiri om Resa.


"Paman,,om Resa dimana ya dari tadi aku belom ketemu sam om??" tanyaku pada paman.


"Resa ada dikamarnya nak,kesanalah" kata pamanku.


Kulangkahkan kakiku menuju kamar om Resa dan ternyata pintu kamarnya pun masih tertutup.Ku ketoklah pintu kamar om Resa.


Thook...Thook...Thook...Thook...


"Om Resaaa...om...om...om Resa" ku panggilah om Resa.


Tak berselang lama pintu kamarnya pun terbuka.


"Iya Ela ada apa'' Tanya om Resa.


"Tidak ada apa-apa om,,tak kirain om belom bangun" sahutku.


"Ya sudahlah Ela,,mana mungkin om jam segini belom bangun" tegas om ku.


"Yuk Ela ikut om keluar lihat orang-orang EO yang sedang menghias" ajakan om Resa sambil menutup pintu kamarnya kembali.


Ku anggukkan kepalaku,,pertanda aku setuju dengan ajakannya.Kami berdua keluar dan duduk-duduk diteras rumah sambil memandang orang-orang EO yang sedang bekerja.


"Om bagus banget ya om dekorasi dari orang-orang EO itu'' sambil ku tunjuk ke arah mereka.

__ADS_1


"Ya harus dong Ela,,ini kan momen sangat penting dan sekali seumur hidup" jawab om ku.


"Maksudnya sekali seumur hidup itu apa om??" dengan polosnya ku bertanya.


"Gini loh Ela orang menikah itu sekali dalam seumur hidup mereka,,jadi ya harus buat sesuatu yang berkesan yang tidak bisa dilupakan contohnya seperti pesta pernikahan ini" penjelasn om Resa.


"Emmmm gitu ya om"


"Oh ya Ela nanti kamu jadi kembar mayang ya " kata om ku.


"Lho-lho kenapa harus aku om??" jawabku.


"Terus siapa lagi???kan keponakanku yang paling besar kan hanya kamu" tehas om ku.


"Tapi kan Ela malu om" sedikit penolakan dariku.


"Malu kenapa??toh kamu juga gak jelek-jelek banget hehehe" goda om Resa kepadaku.


"Ahhhh...om itu"


"Sudahlah kamu harus mau gak boleh nolak ya" seru om ku.


Tak berselang lama datanglah empat orang laki-laki yang seusia om Resa lalu mereka menghampiri kami.


"Assalamu'alaikum bro,,gimana nih udah siap belom" sapa dari salah satu teman om Resa.


"Wa'alaikum salam bro,,tentu sudah siap luar dalem dong hahahahaha" jawab om Resa dengan sertai tawa.


"Gak boleh duduk ni tamunya??" tanya salah satu teman om Resa.


"Ayo-ayo duduk sini" ajakan om Resa.


"Wih bro siapa ini adik ini??" kata teman om Resa.


"Hai dik kenalin namaku Ardi,ini Rio,ini Jimmy dan ini Kristian"


"Salam kenal semua" jawabku dengan singkat.


"Om Ela mau masuk ke dalam dulu ya??" izinku pada om Resa.


"Iya" jawab om Resa.


Aku segera meninggalkan mereka semua,,karena aku merasa tidak nyaman berada di antara mereka.Lalu aku menghampiri ibu dan ayahku yang berada diruang tamu.


"Ela kata paman dan bibimu hari ini kamu akan jadi kembar mayang ya??" tanya ayah padaku.


"Iya yah tadi aku sudah di kasih tau sama om Resa" jawabku.


"Ya sudah kalau begitu sekarang kamu sarapan dulu sana sama ibumu sebentar lagi yang make up datang" sambung ayahku.


"Ayo Ela kita ke dapur sarapan" ajakan ibuku.


"Lho ayah gak ikut sarapan bareng kita nih" tanyaku pada ayah.


"Ayah tadi sudah sarapan sama paman dan bibimu" jawab ayahku.


"Ohhhh...ok lah ayah kalau begitu Ela sarapan dulu ya sam ibu" izinku pada ayah.


Aku dan ibu menuju kedapur untuk sarapan,tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 07.30.Tiba-tiba bibi menghampiri kami.


"Ela..apa kamu sudah selesai makannya?" tanya bibi kepadaku.

__ADS_1


"Iya sudah bi" jawabku.


"Kalau sudah kesana gih ke kamar om Resa,,orang make up nya udah nunggu disana"


"Iya bi" jawabku


Kulangkahkan kakiku menuju kamar om Resa.Dan ternyata disana sudah ada beberapa orang dan om Resa serta satu temannya yang bernama Kristian.


"Ayo Ela masuk sini" seru om Resa.


"Iiiiyyyyaaa om" jawabku dengan malu.


"Ayo mbak berbaring disini,,biar enak nanti kalau make up nya" kata orang make up itu.


Tanpa menjawab ku baringkan tubuhku,,dan mulai lah aku di rias.Setengah jam berlalu akhrinya aku pun selesai di make up.Sambil menunggu baju yang akan aku pakai,,aku duduk di tepi ranjang,,bersebelahan dengan orang yang ngerias aku tadi.Tanpa sengaja aku melihat teman om ku sedang memotretku,,dan itu tidak hanya sekali.Aku mencoba memberanikan diri menegurnya.


"Mas ngapain sih dari tadi motret aku terus,,kayak kurang kerjaan aja" tanyaku dengan jutek kepadanya.


"Gak apa-apa mbak,,buat koleksi saja" jawabnya.


Enak aja buat koleksi kenal juga enggak,,gumamku dalam hati.


"Itu kan banyak orang,,potret saja mereka jangan aku" sambil ku menunjuk keluar kamar om Resa.


"Tapi aku sukanya motret mbak,,habis mbaknya cantik sih hehehheehe" jawabnya dengan percaya diri.


Aishhh ini orang maunya apa sih,,tapi ganteng juga sih wajahnya..gumamku dalam hati.


"Mbak ini bajunya silahkan ganti" kata perias.


"Iya mbak,,makasih ya" jawabku.


Tanpa menghiraukannya lagi,ku langkahkan kakiku menuju kamar di sebelah kamar om Resa untuk ganti baju.Tak terasa waktu menujukkan pukul 10.00 dan itu artinya acara resepsinya akan segera di mulai.


Tiga jam sudah acara berlalu akhirnya selesai juga,tamu undangan pun sudah pulang terkecuali kerabat paman dan teman satu geng om ku yang terdiri dari empat cowok tadi.Aku pun menghampiri Ayah dan ibu yang sudah berada di kamar tamu terlebih dulu dan aku merebahkan tubuhku di samping ayah dan ibuku karena badanku terasa sangat lelah.


"Ela mandi dulu dan sholat dulu nak" seru ibuku.


"Iya nanti dulu ibu,,badanku capek semua" keluhku pada ibu.


"Bener kata ibu mu itu lebih baik kamu mandi dulu" sambung ayahku


"Sebentar yah Ela mau berbaring sebentar saja" jawabku.


"Ya sudah kalau begitu,,ayah mau keluar dulu ketemu kerabat lainnya"


Kini tinggallah kami berdua di dalam kamar.


"Alhamdulillah ya bu,,acaranya om Resa sudah selesai dan berjalan dengan lancar" kataku pada ibu.


"Iya Alhamdulillah tapi nanti malam malah acara puncaknya Ela..lebih rame lagi" jawab ibuku.


"Hah apa bu... masih ada acara lagi bu" tanyaku dengan herannya.


""Iya Ela kan memang begitu,,acara siang untuk akad nikah dan keluarga inti,,kalau yang malam untuk tetangga,teman paman bibi dan om resa" jelas ibuku.


"Emmmm begitu ya bu"


"Sekarang sudah setengah dua Ela cepatlah bersihkan badanmu dan segeralah sholat"


"Iya bu" kulangkahkan kaki ku menuju kamar mandi.

__ADS_1


Setelah selesai sholat aku pun balik lagi ke kamar tamu untuk istirahat dan mempersiapkan tenaga untuk acara nanti malam kerana kata ibu tamu nanti malam lebih banyak dari tamu siang tadi.Karena hari ini badanku benar-benar capek.Tanpa ku sadari aku pun tertidur.


~Bersambung~


__ADS_2