CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Bab 78


__ADS_3

Pagi ini Selomita di sibukkan dengan formulir pendaftaran. Dia sudah rapi mengenakan baju, dan segera berangkat ke universitas.


" Sel, kamu sudah rapi?" tanya Dido.


" Sudah, kamu getol banget sih." kata Selomuta sambil mencubit pipi Dido.


" Iya, dong. Kan mau mengantar pacar ku." rajuk Dido yang langsung memegang pinggang Selomita.


" Ih apaan sih, jangan genit deh." kata Selomita yang langsung mendorong tubuh Dido.


" Iya, iya.." jawab Dido, " Udah yuk jalan."


Mereka langsung menuju mobil, dan melajukan menuju universitas.


" Kamu ambil jurusan apa?" tanya Dido sambil memegang tangan Selomita.


" Kedokteran." jawab Selomita.


" Butuh waktu lama dong untuk aku melamarmu. " ucap Dido.


" Kamu kan bisa sabar, aku mohon agar kau menunggu ku." pinta Selomita.


" Oke, tapi kamu jangan sampai kecantol sama cowok-cowok gak jelas di kampus ya!" ucap Dido.


" Ih, emang aku cewek apaan?" sahut Selomita.


" Perjuangan cinta kita sangat panjang, aku mohon kamu jaga hati kamu untuk aku." pinta Dido.


Selomita hanya tersenyum, dan langsung memegang tangan Dido dengan erat.

__ADS_1


****


" Bu, aku minta tolong kau bujuk Dido untuk kembali mengelola usahaku." pinta Pak Condro.


" Tapi, Pak. Dido lagi bahagia." jawab Kristiana.


" Pendapatan ku menurun sejak di pegang oleh Anton." ucap Pak Condro.


" Mereka baru aja bersatu, masa harus pisah lagi." kata Kristiana yang tidak tega memisahkan Dido dan Selomita.


" Kan Sainah sudah merestui hubungan mereka, dan juga Selomita ngekost di sini. Kalau gak, Selomita suruh tinggal disini aja sama Yasmin. Jadi Dido tidak perlu mengkhawatirkan Selomita." usul Pak Condro.


" Nanti ibu bicarakan sama Dido." kata Kristiana.


" Kalau dia setuju, besok kita pulang sama-sama." perintah Pak Condro


" Apa Pak? Semendadak itu?" kaget Kristiana.


" Baiklah Pak, nanti ibu bicarakan pada Dido." ucap Kristiana.


Lalu mereka melanjutkan sarapan nya, Yasmin sedang rapat di luar kota. Makanya mereka hanya sarapan berdua.


****


" Sudah ngurus administrasi nya?" tanya Dido.


" Sudah, " jawab Selomita.


" Jadi ingat dulu waktu daftar kuliah. " kata Dido sambil menatap Selomita.

__ADS_1


" Hey, jangan ngeliatin aku kayak gitu." ucap Selomita yang pipinya mulai memerah.


" Habisnya kamu tuh cantik banget, aku takut kamu kecantol cowok-cowok." ujar Dido.


" Udah ah, ayo pulang." ajak Selomita.


" Aku mau ngajak kamu jalan." kata Dido lalu menyalakan mesin mobilnya.


" Kemana?" tanya Selomita bingung dengan sikap Dido hari ini.


" Nanti juga kamu tahu." kata Dido yang langsung melajukan kendaraannya meninggalkan universitas.


" Kita mau kemana sih Do?" tanya Selomita.


" Aku mau nonton bioskop, kemarin kan gagal." katanya.


" Ih, kayak anak kecil aja. Kan dirumah bisa nonton televisi." ucap Selomita.


" Kan biar romantis, kayak orang-orang." kata Dido sambil tersenyum ke arah Selomita


Selomita hanya memutar kedua bola matanya, melihat kelakuan Dido yang begitu manja..


Lalu Selomita membuka layar ponselnya, dia mengirimkan pesan kepada mamaknya kalau sudah mendaftar sekolah. Dan memoto biaya perincian pendaftaran.


Setelah melaporkan ke Mak Inah, dia langsung mengecek market place miliknya. Ternyata banyak pesanan masuk yang terlewatkan. Langsung buru-buru dia menelpon pegawai nya, untuk cepat-cepat mengirimkan barang sesuai alamat. Selomita harus giat bekerja, karena biaya menempuh pendidikan dokter sangatlah mahal.


-


-

__ADS_1


Silakan like dan berikan komentar mu.


__ADS_2